Surat Izin Ditarik Kepolisian, Kejurnas Pacuan Kuda 2020 Gagal Diadakan

Posted on

Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Pordasi 2020 yang merebutkan Piala Presiden diurungkan. Kejelasan itu sesudah pihak kepolisian menarik kembali lagi surat izin yang telah dikeluarkan.
Kejurnas gagasannya berjalan di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, mulai Senin (5/10/2020).

Mengenai Polda Wilayah Istimewa Yogyakarta sudah memberi surat izin referensi untuk menggelarnya pada 19 Agustus kemarin.

Namun, surat izin beraktivitas dengan nomor: B/SI/70/VIII/YSN.2.1/2020/INTELKAM itu ditarik kembali lagi sebab menimbang epidemi COVID-19.

Polda DIY selanjutnya mengirim kembali lagi surat ke Pengda Pordasi DIY pada 30 September serta minta supaya Kejurnas Pacuan Kuda itu diurungkan sampai keadaan dipastikan aman dari epidemi Corona.

“Ditintelkam Polda DIY untuk sesaat waktu tidak mengeluarkan/keluarkan referensi atau surat izin keramaian dan surat sinyal terima pernyataan.

Pada surat izin yang telah dikeluarkan itu ditarik kembali lagi serta dipastikan tidak berlaku,” catat surat itu seperti diambil detikSport.

Ketua Umum PP Pordasi, Triwatty Marciano, maklum tetapi sekaligus juga sayangkan sebab ketetapan dikeluarkan dengan cara tiba-tiba.

Dia baru mengenali ada berita penarikan izin pada 1 Oktober.

“Yang teramat disayangkan penangguhan dilaksanakan beberapa waktu sebelum pertandingan penyisihan Seri 1 pada 5 Oktober,” kata Triwatty.

Dia sedih sebab persiapan penyelenggaraan telah hampir 100 %. Serta telah ada seputar 150 kuda dari 58 club yang menyebar di 15 Pengurus Propinsi/Pengurus Wilayah Pordasi datang di Yogyakarta.

“Tidak cuman siap, semua kuda serta telah diukur tingginya pada 30 September lantas,” sesalnya.

“Tetapi sebab ini kebijaksanaan pemerintah ditujukan pada suatu hal yang bagus karena itu kita harus patuhi kebijaksanaan pemerintah,” tutur Triwatty.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *