Sebelum Berbeda dengan PSSI, Shin Tae-yong Asyik Memberi Seminar serta Terima Karikatur dengan Bendera Indonesia

Posted on

Jakarta – Banyak kesibukan yang ditempuh oleh Shin Tae-yong semasa pulang kampung ke Korea Selatan. Kecuali mengawasi beberapa pemainnya dengan cara virtual, manager pelatih Tim nasional Indonesia ini berpeluang pimpin seminar dalam suatu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Negeri Ginseng.

Yonhap memberikan laporan, pada 16 Juni 2020, Shin Tae-yong diundang oleh SMA Yeongju di Yeongju, Propinsi Gyeongsangbuk-do, untuk memberi kuliah spesial pada siswa sepak bola di sekolah itu.

“Shin Tae-yong, yang sekarang ini tinggal di Seoul, berkunjung ke SMA Yeongju untuk memberi kuliah mengenai manajemen pribadi serta yang lain pada siswa sepak bola,” catat Yonhap.

Dari photo yang tercantum dalam kabar berita itu, faksi SMA Yeongju memberi kenangan pada Shin Tae-yong sebelum jadi pembicara dalam kuliah spesial itu. Kenang-kenangan yang diterima pelatih berumur 49 tahun ini berbentuk karangan bunga serta cenderamata yang berisi karikatur dianya dengan bendera Indonesia serta Korea Selatan dan dipenuhi tulisan dalam bahasa ditempat.

“Pelatih Tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong terima karangan bunga serta cenderamata yang disediakan oleh sekolah
sebelum pimpin kuliah spesial mengenai manajemen pribadi untuk siswa sepak bola di SMA Yeongju,” catat info dalam photo itu.

Tidak lama sesudah memberi kuliah spesial, Shin Tae-yong lakukan interviu dengan media Korea Selatan yang lain, Joins. Tindakan buka-bukaan bekas pelatih Tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu membuat PSSI geram besar serta berbuntut perselisihan.

Merencanakan Bawa serta Tim nasional Indonesia U-19 ke Korea Selatan

Masih pada Yonhap, Shin Tae-yong menceritakan tentang tujuannya bawa Tim nasional Indonesia U-19 untuk jalani pemfokusan latihan di Korea Selatan.

“Saya memberi gagasan kerja pada PSSI sesudah Korea Selatan aman dari epidemi virus corona. Aku mengharap dapat bawa pemain kesini serta berlatih di sini semasa seputar sebulan,” tambah Shin Tae-yong.

“Saya pikirkan saya harus tinggalkan Korea Selatan pada awal atau tengah Juli, tetapi saat ini beberapa orang yang terkena
virus corona di indonesia. Jadi, saya tidak dapat tentukan tanggal kembalinya dengan gampang.”

“Saya cuma melatih beberapa pemain dari jarak jauh untuk sekarang ini. Saya tidak dapat lakukan hal-hal lain. Beberapa pemain Indonesia mempunyai kemampuan individu yang baik, tetapi mereka loyo,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *