Rumor Hengkang Marc Marquez dan Pengakuan Jujurnya tentang Valentino Rossi

Posted on

Rumor Hengkang Marc Marquez dan Pengakuan Jujurnya tentang Valentino Rossi – Mungkin banyak yang tidak menduga bahwa juara dunia MotoGP, Marc Marquez memiliki idola pembalap yang sekarang dijadikan panutannya dalam teknik membalap di lintasan MotoGP. Hal tersebut dikemukakannya kepada Tuttomotoriweb.com. Dalam situs tersebut, Marquez blak blakan berpendapat tentang Valentino Rossi dan Dani Pedrosa. Bagaimana Valentino Rossi membalap, begitu juga Mick Doohan, Dani Pedrosa, dan Alex Criville yang jadi pembalap Spanyol pertama yang menang di kelas 500cc.

Rumor Hengkang Marc Marquez dan Pengakuan Jujurnya tentang Valentino Rossi

Rumor Hengkang Marc Marquez dan Pengakuan Jujurnya tentang Valentino Rossi

Namun dari daftar itu, Dani Pedrosa dan Valentino Rossi adalah sosok yang paling banyak menang ketika saya masih muda dan saya coba untuk tiru teknik dan gerakan mereka di lintasan,” kata Marquez seperti dikutip dari Tuttomotoriweb. Teknik Rossi dan Pedrosa ini yang ditiru Marquez dalam mengarungi lintasan balap MotoGP selama ini. Dalam debutnya pada tahun 2013, Marquez akhirnya bisa mewujudkan impiannya beradu pacu di lintasan balap dengan idolanya, Valentino Rossi dan Pedrosa.

Pada MotoGP tahun 2013 tersebut. Marquez bersaing dengan Pedrosa dan Rossi sejak dirinya naik kelas ke level MotoGP. Rupanya Marquez tidak hanya sekadar ada di kelas yang sama. Dia bahkan langsung jadi juara dunia di MotoGP tahun 2013 tersebut. Sekaligus ini merupakan musim debut bagi dirinya. Beberapa kali juga Rossi dan Pedrosa harus mengakui keunggulan Marquez dalam ajang MotorGP yang mereka ikuti pada tahun tahun berikutnya. Ini yang dilakukan Marquez ibarat senjata makan tuan bagi Rossi dan Pedrosa.

Bagaimana kesan indah debutnya pada MotoGP tahun 2013 tersebut. Kepada situs tersebut Marquez juga memberikan keterangan. MotoGP 2013 adalah musim yang menurut saya paling menyenangkan. Tidak ada banyak tekanan, meskipun di beberapa seri terakhir saya merasakan itu.” Demikian Marquez seperti dilansir Tuttomotoriweb. Anak muda ini memang luar biasa. Marquez sangat berbakat sehingga dalam debut tahun pertamanya diajang MotoGP 2013, dia langsung menyabet gelar juara dunia. Sejak itu, Marquez kemudian menjelma jadi penguasa ajang MotoGP..

Setelah debutnya diajang MotoGP 2013 itu Marquez kemudian meraih enam gelar juara dunia

Dan hanya satu kali gagal yaitu pada MotoGP 2015 yang saat itu dimenangkan oleh Jorge Lorenzo. Mungkin Marquez tidak pernah menyangka dengan meniru ilmu balap dari dua pembalap Rossi dan Pedrosa bisa merajai MotoGP hingga saat itu. Terlepas dari prestasi Marc Marquez yang menakjubkan ini, beberapa pekan ini beredar rumor bahwa Marc Marquez akan meninggalkan Honda.

Pada musim balap tahun depan beredar nama Pol Espargaro sebagai kandidat kuat pembalap Honda pengganti Alex Marquez. Bos Honda sendiri, Alberto Puig, pernah mengatakan tentang dominasi Marc Marquez dalam mengambil keputusan di Tim Honda. Dengan duet Marc Marquez dan Alex Marquez, plus Emilio Alzamora, Honda merasa keluarga Marquez bakal bisa lebih dominan dalam beberapa hal perundingan terhadap tim. Seperti dikutip situs Tuttomotoriweb tersebut di atas, Alberto Puig mengambil langkah ini memiliki tujuan.

Dengan masuknya Espargaro, hal ini demi mengurangi kekuatan Marquez dalam hal kebijakan dan pengambilan keputusan di Honda. Tentunya ini suasana yang tidak menyenangkan bagi Marc Marquez. Pembalap Spanyol ini merasa kecewa dengan sikap Puig ini. Jelas ini berarti Alberto Puig akan menyingkirkan adiknya, Alex Marquez dari tim Honda. Sebenarnya jika Alex Marquez belum menunjukkan kemampuannya di atas motor Honda pada musim ini maka hal itu wajar karena darurat pandemi corona.

Oleh sebab itu bagi Marc Marquez dirasa tidak masuk akal bagi Honda untuk mempertimbangkan pembalap lain saat ini. Adiknya, Alex seharusnya tetap diberi kesempatan masuk tim tahun depan. Marquez, yang sebelumnya sudah sepakat mengikat kontrak hingga MotoGP 2024 mendatang, dengan rumor yang berkembang, maka kini Marquez punya peluang untuk hijrah ke tim lain. Suasana ini benar-benar tidak kondusif bagi Marc Marquez. Namun dia tetap merasa yakin masih memiliki posisi tawar yang kuat menghadapi Honda. Musin MotoGP 2021 memang masih lama. Dalam beberapa bulan kedepan pasti ada dinamika yang selalu berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *