Real Madrid serta ‘Revolusi Prancis’

Posted on

Ini bukanlah Revolusi Prancis dalam pelajaran riwayat. Tetapi, satu perumpamaan Real Madrid yang ingin boyong beberapa pemain Prancis.
Real Madrid memang tidak berbelanja pemain di bursa transfer musim panas kesempatan ini. Sebab unsur keuangan yang lagi ringkih di tengah-tengah wabah, Los Blancos lebih mengoptimalkan tenaga beberapa pemain mudanya.

Namun, Real Madrid bisa berbelanja pemain di bursa transfer musim dingin kedepan atau di bursa transfer musim panas kelak. Pasti, jika mereka telah kembali lagi kumpulkan modal yang banyak.

Dikumpulkan detikSport dari beberapa sumber, Real Madrid menariknya dirumorkan telah mengawasi beberapa pemain sasaran serta umumnya berawal dari Prancis. Ya, negara yang sama juga dengan pelatih mereka, Zinedine Zidane.

Sebutlah saja Kylian Mbappe serta Paul Pogba, 2 pemain Prancis itu terus dihubungkan akan menuju Real Madrid. Untuk Mbappe, Real Madrid harus keluarkan uang cukup banyak minimal minimum Rp 1 triliun untuk membawanya dari Paris Saint-Germain (PSG).

Kylian Mbappe juga telah lama dihubungkan akan berpindah ke Real Madrid

Pemain muda itu harus cari rintangan baru di luar Liga Prancis untuk menunjukkan dianya.

Jika Paul Pogba, pemain tengah tengah Manchester United itu seringkali dirumorkan akan ke Real Madrid. Namun, Manchester United nampaknya tidak ikhlas.

Terbaru, Pogba justru katakan jika bermain di Real Madrid ialah mimpi seluruh pemain. Kontrak Paul Pogba di MU sendiri akan habis di 2021, dengan pilihan aktivasi ekstensi setahun ke depan.

Selain Pogba, pemain tengah muda Prancis Eduardo Camavinga masuk juga dalam sasaran. Pemain berumur 17 tahun itu juga tampil bagus di interval internasional kesempatan ini bersama timnasnya.

Bahkan juga, umurnya masih 17 tahun. Eduardo Camavinga telah menguatkan club Prancis, Stade Rennais semenjak tahun 2019 tempo hari dengan kontraknya habis pada tahun 2022.

Seterusnya, masih di bidang baris sedang nama Houssem Aouar. Umurnya juga masih 22 tahun, tetapi telah tampil bagus bersama Lyon musim kemarin yang dapat bawa teamnya mengambil langkah sampai semi-final Liga Champions.

Keseluruhan, Aouar telah punyai catatan 24 gol dari 140 laga bersama Lyon. Status Auoar bermain di pemain striker tengah.

Nah bertepatan, Cedera Modric serta Toni Kross di status baris tengah Real Madrid juga menua di atas umur 30 tahun. Karena itu Camavinga serta Aouar, dapat jadi penerusnya.

Selainn itu, masihlah ada Dayot Upamecano yang disebut bek tengah RB Leipzig. Pemain berpaspor Prancis ini masih berumur 21 tahun.

Upamecano dapat jadi alternatif Sergio Ramos. Lalu, ia dapat juga berduet dengan pemain Prancis yang lain di pos bek tengah yaitu Raphael Varane.

Zidane sendiri sudah punyai amunisi pemain Prancis di Real Madrid. Selain Varane, telah ada Karim Benzema yang tidak terpindahkan untuk ujung tombak serta Ferland Mendy di status bek kiri.

Karena itu akankah ‘Revolusi Prancis’ di Real Madrid terjadi kelak (jika telah ada modalnya)?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *