Hamilton Juarai GP F1 Styrian Austria 2020

Posted on

Hamilton Juarai GP F1 Styrian Austria 2020 – Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton berhasil mengunci gelar podium pertama GP Styrian 2020 yang berlangsung di sirkuit Red Bull Ring, Austria pada Minggu 12 Juli 2020 kemarin. Ini menjadi kemenangan ke-85 bagi Hamilton sepanjang karirnya di F1. Kini Hamilton terpaut 6 kemenangan saja dari pemegang rekor balapan terbanyak sepanjang sejarah F1, Michael Schumacher. Posisi kedua juga disegel pebalap Mercedes, Valtteri Bottas yang berhasil merebutnya dari pebalap tim tuan rumah, Red Bull, Max Verstappen, empat lap sebelum balapan berakhir.

Hamilton Juarai GP F1 Styrian Austria 2020

Hamilton Juarai GP F1 Styrian Austria 2020

Posisi empat berhasil dipertahankan oleh pebalap tim tuan rumah lainnya, Alex Albon, yang berhasil mempertahankan posisinya dari sergapan Sergio Perez hingga akhir balapan. Sial bagi Perez, side plate sayap depan mobilnya patah setelah bersenggolan dengan mobil Albon, sehingga mengurangi kecepatannya. Ia pun mengikhlaskan posisi empat bagi Albon. Malang tak dapat ditolak untung pun tak dapat diraih.” Beberapa meter jelang garis finish, Norris tiba-tiba menyodok dari belakang untuk “mencuri” posisi lima Perez. Nasib sial juga menimpa tim kuda jingkrak, Ferrari.

Kedua pebalapnya tersungkur di awal-awal balapan setelah Leclerc berbuat “asusila” dengan menyundul mobil rekannya sendiri. Sayap depan mobil Leclerc patah, sementara sayap belakang Vettel copot. Selain itu side skirt mobil Leclerc juga mengalami kerusakan. SC (Safety Car) kemudian masuk lintasan, agar serpihan dari mobil tadi bisa dibersihkan. Setelah berhasil mengusung pebalapnya ke podium tiga pada balapan minggu lalu, Mc Laren cukup senang dengan hasil yang mereka capai pada balapan kali ini. Sainz Jr yang start dari posisi 3, memang cukup kecewa setelah terpuruk ke posisi 9.

Akan tetapi dia berhasil membukukan fastest lap, sehingga mendapat bonus 1 poin. Rekor Sainz Jr itu menyamai rekor Norris minggu lalu. Akhirnya Mc Laren menjadi pemegang rekor 2 fastest lap dari 2 balapan sepanjang musim 2020 ini. Lando Norris sendiri bermain gemilang. Start dari posisi 9 karena mendapat penalti turun 3 grid, Norris bermain tenang mencari aman. Beberapa lap jelang akhir balapan, barulah Norris bermain galak. Setelah berhasil melewati seniornya, Sainz Jr, ia kemudian berhasil melewati pebalap Renault, Ricciardo dan duo pebalap Racing point, Lance Stroll dan Sergio Perez untuk kemudian mengunci posisi lima.

Lewis Hamilton sang pemegang pole start paling depan diikuti oleh Max Verstappen

Carlos Sainz Jr (Mc Laren), Valtteri Bottas (Mercedes), Esteban Ocon (Renault), Alex Albon (Red Bull), Pierre Gasly (Alpha Tauri), Daniel Ricciardo (Renault), Lando Norris (Mc Laren) dan Sebastian Vettel (Ferrari) untuk melengkapi sepuluh besar pebalap. Cuaca yang cerah sangat kontras dengan hujan lebat pada sesi kualifikasi sehari sebelumnya. Lap ke-1. Selepas start, Hamilton langsung melesat, sementara Max harus berjuang keras untuk menahan gempuran Sainz Jr.

Di sisi lain Bottas tidak mau gegabah untuk memaksa ke depan, tetapi ia hanya berusaha menjaga posisinya saja. Albon kemudian berhasil melewati Ocon, sementara Ricciardo melewati Gasly. Tak lama kemudian terjadi insiden pada kedua Ferrari. Menjelang tikungan ketiga, Leclerc yang melesat selepas start, kemudian tak dapat mengendalikan mobilnya ketika Pierre Gasly yang tepat berada di depannya melambatkan kecepatan mobilnya. Leclerc kemudian menyenggol Vettel.

SC kemudian masuk ke lintasan, sementara Kedua Ferrari itu kemudian masuk ke pit untuk memperbaiki mobil. Setelah mengganti sayap depan, Leclerc kemudian melanjutkan balapan. Tetapi tidak bagi Vettel yang kemudian menjadi pebalap pertama yang menyudahi balapannya. Lap ke-4. SC kemudian ke luar dari lintasan dan balapan dilanjutkan. Bottas kemudian melewati Albon. Satu lap kemudian, Leclerc masuk pit untuk menyudahi balapannya. Kini dua Ferrari out from the race.

Lap ke-7. Hamilton masih nyaman di posisi depan menjauh dari Verstappen dan Bottas yang baru saja berhasil melewati Sainz Jr. Di belakangnya ada Albon, duo Renault, Ocon dan Ricciardo. Sementara itu Lando Norris turun ke posisi 10 dibelakang duo Racing Point, Stroll dan Perez. Lap ke-19. Setelah beberapa lap berkejar-kejaran, Ricciardo kemudian berhasil melewati rekan setimnya untuk mengunci posisi enam. Lap ke-25. Verstappen menjadi pebalap pertama yang masuk pit untuk mengganti ban ke tipe medium. Kini Bottas naik ke posisi 2, tapi terpaut waktu cukup jauh dari Hamilton.

Lap ke-26 Pebalap Renault Esteban Ocon kemudian masuk pit

Bukan untuk mengganti ban, tetapi untuk mengakhiri balapan. Terlihat sedikit asap dari bagian bawah mobilnya. Tampaknya sistim pengereman mobilnya bermasalah. Sangat disayangkan Ocon harus mengakhiri balapan pas lagi sayang-sayangnya. Duel sengit selama beberapa lap dengan rekan setimnya kemudian “menodai” sistim pengereman mobilnya. Kemalangan seperti ini memang kerap menimpa tim yang tidak menerapkan “team-order” bagi kedua pebalapnya.

Lap ke-27. Race leader, Hamilton masuk pit. Sama seperti Verstappen, Hamilton juga memilih ban medium. Ada kemungkinan Hamilton memakai strategi satu pitstop saja. Ketika kembali ke lintasan, Hamilton menempati posisi kedua di belakang rekan setimnya. Bottas Lap ke-35. Bottas masuk pit untuk mengganti ban dari soft ke medium. Memang ada sedikit pertanyaan. Mengapa ban soft tersebut bisa bertahan samapai 35 lap, padahal pebalap biasanya akan mengganti ban pada lap ke-15 hingga ke-20. Ternyata jawabannya ada pada sesi kemarinnya.

Dimana semua pebalap memakai ban wet-race untuk sesi kualifikasi. Jadi ban soft tersebut sama sekali tidak dipakai, sehingga “umurnya” lebih panjang. Lap ke-37. Setengah balapan terlewati dimana sebagian besar pebalap sudah masuk pit untuk mengganti ban. Tapi Norris belum masuk pit. Ia kini berada di posisi empat dibelakang Bottas, Max dan Hamilton. Tetapi jaraknya dengan pebalap-pebalap di depannya sangat jauh. Pace-nya terlihat menurun sesuai dengan gradasi keausan ban. Tapi ia tampaknya punya rencana lain. Lap ke-40.

Setelah berduel sengit wheel to wheel, Sainz Jr berhasil menyalip Perez, namun Perez tak mau menyerah dan balik mengejar Sainz Jr, dan kemudian balik mempertahankan posisinya kembali. Walaupun sama-sama menggunakan mesin Mercedes, tapi tampak power Racing Point lebih besar di trek lurus daripada Mc Laren. Lap ke-66. Bottas memulai battle dengan Verstappen untuk merebut posisi 2. Kedua pebalap bertarung sengit tanpa rasa takut, saling bergantian memimpin di depan. Setelah bertarung sengit sepanjang dua lap, Verstappen akhirnya menyerah, dan membiarkan Bottas nyaman berada di depan.

Di belakang mereka duel untuk perebutan posisi empat antara Albon dan Perez pun dimulai

Lap ke-70. Perez battle wheel to wheel dengan Albon. Sebelumnya Perez sudah membalap kesetanan dengan membuat beberapa kali fastest lap untuk mengasapi Sainz Jr, Lance Stroll dan Ricciardo. Alih-alih mengasapi Albon, justru ia kini tertinggal semakin jauh dari mobil Red Bull. Sementara itu di belakang mereka, terjadi juga battle wheel to wheel antara Lance Stroll yang ingin mengkudeta Ricciardo yang berada di depannya.

Pada suatu tikungan tajam ke kanan, late-brake Stroll berhasil memaksa Ricciardo hingga ke luar lintasan. Namun Stroll kemudian terpaksa mengurangi kecepatan karena mobilnya pun kini berada di atas kerb. Ternyata di belakang keduanya Norris sudah mengintai dengan strategi sekali tepuk dua lalat kena. Dibantu DRS, dan normal brake, Norris segera menyodok ke depan lewat sisi dalam untuk melewati kedua pebalap sekaligus. Stroll yang panik segera menutup racing line untuk menahan Norris, dan berhasil. Akan tetapi Stroll belum aman.

Jaraknya terlalu dekat dengan Norris yang sewaktu-waktu bisa saja melibasnya, apalagi dengan ban yang lebih segar. Sebaliknya Ricciardo yang berada di luar lintasan terpaksa harus menyerahkan posisinya kepada Norris. Betul saja, beberapa saat kemudian Norris sudah menyerang lagi, dan akhirnya Stroll menyerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *