• November 25, 2020

Club Spanyol: Profile, Piala, Bukti dan Riwayat Atletico Madrid

 

 

Atletico Madrid adalah club pesaing sekota dengan Real Madrid, tetapi dengan catatan yang tidak secemerlang rekanan satu kotanya.

Los Colchoneros, panggilan Atletico Madrid, masih berusaha untuk dapat lebih banyak bicara di arena lokal dan Eropa sesudah memenangkan gelar liga paling akhir di tahun 1996.

Kemunduran, utang, dan persaingan perebutan kekuasaan menghantui club ini dalam waktu yang lama, walau musim 2009-2010 terlihat mulai menyinarkan keinginan.

Di bawah Quique Sanchez Flores, Atletico memenangi piala Eropa pertama mereka semenjak tahun 1962 saat menaklukkan Fulham 2-1 di final Liga Europa.

Selain itu, mereka capai final Copa del Rey walau harus kalah atas Sevilla.

Bukti mengenai Atletico Madrid

– Tahun berdiri: 1903

– Stadion basis: Vicente Calderon (kemampuan 54.851 orang)

– Nama panggilan: Los Colchoneros (pembikin kasur), Los Rojiblancos (merah dan putih), Los Indios (Indian), El Atleti.

– Warna baju: merah, putih

– Pembuat gol paling banyak selama hidup: Luis Aragones

– Juara La Liga: sekitar 9 kali di tahun 1939-1940, 1940-41, 1949-1950, 1950-1951, 1965-66, 1969-1970, 1972-73, 1976-1977, 1995-1996

– Juara Copa del Rey: sekitar 9 kali di tahun 1959-60, 1960-61, 1964-65, 1971-72, 1975-76, 1984-85, 1990-91, 1991-92, 1995-96

– Juwara Piala UEFA/Liga Europa: sekitar 2 kali yakni di tahun 2009-10, 2011-12

– Juara Piala Winners: sekitar 1 kali yakni di tahun 1960-1961

– Juara Piala Interkontinental: sekitar 1 kali yakni di tahun 1974

– Jwara Piala Super Eropa: sekitar 1 kali yakni di tahun 2010

 

 

Riwayat Atletico Madrid

Athletic Klub de Madrid dibuat oleh tiga mahasiswa Basque di tahun 1903, yang inginkan club ini jadi cabang pemuda untuk Athletic Bilbao.

Atletico Madrid lalu disuruh untuk tergabung dengan 10 team pertama liga Spanyol di tahun 1928 sesudah sukses meraih runner up di Copa del Rey dua musim awalnya.

Los Colchoneros memenangi gelar La Liga beruntun di tahun 1940 dan 41 di bawah Ricardo Zamora.

Di bawah manager Argentina, Helenio Herrera, Atletico Madrid memenangkan dua gelar liga di awal tahun 50-an, sebelumnya terakhir tersuruk pada tersisa dasawarsa itu.

Atletico hidupkan kembali lagi kemasyhuran dengan menaklukkan Real Madrid di final Copa del Rey 2x beruntun.

Tahun 1962 adalah tahun cemerlang saat mereka memenangi piala Eropa pertama kali dalam wujud Piala Winners, menaklukkan Fiorentina 3-0.

Walau Real Madrid memimpin di antara tahun 1960-an hinga 70-an dalam negeri dan di Eropa, Atletico masih memenangi empat gelar liga sepanjang dua dasawarsa itu, dan capai final Piala Eropa di tahun 1974.

Jesus Gil jadi presiden club di tahun 1987. Ia diketahui selaku seorang figur polemis dan mendapatkan rekam jejak dalam habiskan uang pada pemain dan kerap mengeluarkan pelatih.

Gil harus menanti sampai tahun 1996 untuk memperoleh gelar La Liga.

Pada musim 1999-2000, dengan Gil dan korps-nya diselidik atas dakwaan penyimpangan dana club, Atletico capai final Copa del Rey.

Tetapi karena bermacam permasalahan yang menerpa, Atletico Madrid harus didegradasi ke Seksi Segunda sepanjang dua musim.

Legenda club, Aragones, lalu sukses mengantarkan Atletico Madrid kembali pada kelas atas.

Club akhiri paceklik piala sepanjang 14 tahun di tahun 2010 saat 2 gol Diego Forlan mengandaskan Fulham pada final Liga Europa pertama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *