Menjelang MotoGP Teruel 2020, Alex Marquez telah meraih 2 tribune berturut-turut. Apa dia dapat sekalian menyusun hat-trick di seri kesebelas MotoGP 2020 akhir pekan ini?
Tampil jadi satu diantara 3 rookie di kelas MotoGP musim ini, kekuatan Alex Marquez pernah ditanyakan sebab tidak segera menunjukkan perform sip.

Predikat Alex Marquez jadi juara dunia Moto2 2019, ditambah lagi hadirnya di team pabrikasi jenis Repsol Honda,

plus figurnya jadi adik Marc Marquez, memang membuat terdapat beberapa harapan pada dianya.

Demikian, banyak juga yang menunggu semacam apa tindakan Alex Marquez di MotoGP mengingat hanya musim ini dia tampil di team pabrikasi Repsol Honda.

Musim depan, dia akan didemosi ke team satelit LCR Honda serta tempatnya diganti Pol Espargaro.

Alex Marquez lalu memulai musim dengan finish keduabelas serta ke-8 di Jerez. Hasil itu diteruskan dengan serangkaian finish di status ke-15, 14, 16,

serta 17. Sempat dia finish ke-7 di MotoGP Emilia Romagna, tetapi melaju lagi ke-13 di Catalunya.

Tetapi waktu khalayak mulai berasumsi jika keputusan Repsol Honda tidak lagi menggunakannya musim depan memang pas,

Alex Marquez mulai menggedor. Dia finish ke-2 dalam race basah MotoGP Prancis 2020 serta finish ke-2 lagi di balapan kering MotoGP Aragon 2020.

Alex Marquez saat itu juga jadi omongan dengan positif

Tidak hanya beberapa hasil bagus melalui 2 tribune berturut-turut, laganya di trek bisa pujian. Dengan perform sekarang ini, bukan tidak kemungkinan AM73 menyusun hat-trick tribune di MotoGP Teruel 2020 akhir pekan ini.

“Saya sangat menunggu untuk meluncur lagi di Aragon sesudah akhir pekan yang oke diakhir pekan kemarin.

Kami harus kerja keras sebab kupikir banyak pembalap yang lain akan membuat perkembangan,

sama seperti yang telah saya lakukan, untuk balapan ke-2 ,” kata pembalap 24 tahun itu ibarat dikutip Jatuh.net.

“Sasarannya teruslah sama: kerjakan gagasan kami serta berupaya membuat cara kelanjutan dalam kwalifikasi.

Kami memang bisa tembus Q2, tetapi masihlah ada yang penting dilaksanakan. Bila kami tetap lanjut sama seperti yang berlangsung dalam balapan-balapan paling akhir, saya akan sangat suka,” sebut Alex Marquez.

Mengacu statistik Alex Marquez dalam kejuaraan dunia grand prix selama ini, dobrakannya dalam 2 race paling akhir sebenarnya tidak terlalu mengagetkan.

Dia diindikasi punyai kecondongan lamban ‘panas’.

Semenjak turun di Moto3 di 2012 serta berlaga penuh di kelas itu di musim selanjutnya, Alex Marquez baru dapat naik tribune di seri ke-9.

Tetapi kemudian dapat menyusun hat-trick tribune di seri kesebelas, 12, serta 13, sebelumnya meraih kemenangan pertama di seri ke-16. Di Moto3 2014,

momen itu terus bersambung hingga kemudian disudahi dengan gelar juara dunia.

Profesinya di Moto2 (2015-2019) punyai kecondongan lamban ‘panas’ yang sama. Alex Marquez bahkan juga baru dapat meraih tribune pertama

di kelas itu mendekati sisi akhir musim kedua-duanya. Pada musim ke-3 serta ke-4, dia mulai teratur naik tribune paling atas

dengan momen itu capai klimaksnya ketika menjadi juara dunia pada musim paling akhir Alex Marquez di kelas Moto2.

Pembalap Repsol Honda, Alex Marquez, tampil sip di MotoGP Aragon 2020. Fabio Quartararo sampai mengatakan tampil mengagumkan.
Dalam balapan di Ciudad del Motor de Aragon, Alcaniz, Minggu (18/10/2020) malam WIB, Alex Marquez finish ke-2 . Ia start dari status kesebelas.

Alex Marquez bahkan juga memiliki kesempatan menjadi juara MotoGP Aragon 2020 sebab telah hampir susul Alex Rins di beberapa lap akhir. Alex Marquez lebih lamban 0,263 detik dari Rins sebagai juara.

Kemelut di trek MotoGP Aragon 2020 sampai menyebar ke paddock serta rumah keluarga Alex Marquez. Ayahnya, Julia, serta kakaknya, Marc, ikut tegang menyaksikan jalannya balapan.

Ini adalah tribune ke-2 berurutan yang sukses dijangkau oleh Alex Marquez. Dalam balapan yang berjalan di MotoGP Prancis, Alex Marquez tempati tribune ke-2 .

Beberapa hasil bagus Alex Marquez ini diakui oleh pembalap Petronas Yamaha, Quartararo. Pembalap Prancis itu tuntut kerja yang lebih baik dari mekanik-mekanik teamnya.

“Tidak hanya Suzuki yang mengagetkan saya di ini hari, pembalap yang pakung mengagumkan buat saya ialah Alex Marquez. Saya tidak mengarapkan cara maju semacam itu. Itu satu loncatan di depan yang besar sekali,” kata Quartararo seperti diberitakan oleh GP One.

“Kami tidak pernah berkompetisi untuk 1 tribune. Kami harus juga kerja lebih keras untuk pahami seluruhnya perombakan teknikal yang perlu dibikin,” kata pembalap 21 tahun itu lagi.

Hasil MotoGP Prancis 2020 bisa disaksikan. Pembalap Ducatti, Danilo Pettrucci, jadi juara dengan catatan waktu 45 menit 54,736 detik.

Di Circuit Bugatti, Le Mans, Minggu (11/10), balapan MotoGP Prancis berjalan dalam trek basah.

Hujan yang turun 10 menit mendekati start membuat race director mengibarkan bendera merah.

Start balapan selanjutnya ditetapkan mundur waktu 5 menit. Race ditetapkan pada keadaan trek basah.

Sinetron berlangsung di Le Mans, Valentino Rossi jatuh di lap pertama, persisnya di kelokan ke-3. Pembalap 41 tahun itu tidak dapat meneruskan balapan lagi.

Di sepanjang balapan, ada 4 pembalap yang berkompetisi ketat merebutkan status pertama. Petrucci, Dovizioso, Jack Miller serta Alex Rins jejerannya.

Waktu balapan tinggal tersisa 7 lap, Rins, yang berada di status ke-2 jatuh. Ia crash di kelokan ke-3,

harus berada di status terbelakang waktu kembali pada trek. Rins pada akhirnya tidak berhasil meneruskan balapan.

Sampai balapan usai, Petrucci tidak tersusul lagi untuk sentuh garis finish yang pertama. Ia diikuti oleh Alex Marquez,

yang meraih tribune pertama di MotoGP, dengan catatan waktu 1,273 detik lebih lamban dari Petrucci.

Lengkapi tribune ada pembalap KTM, Pol Espargaro dengan torehan waktu 1,711 detik lebih lamban dari juara.

Beruntun isi status 10 besar: Dovizioso, Johann Zarco, Miguel Oliveira, Takaaki Nakagami, Stefan Bradl, Fabio Quaratararo, serta Maverick Vinales.

Hasil MotoGP Prancis

Fabio Quartararo menyebutkan Valentino Rossi tidak terpindahkan di Yamaha. Pembalap 21 tahun itu tidak teringat jadi penerus The Doctor.
Quartararo telah diambil jadi pembalap pabrikasi Yamaha untuk MotoGP 2020. Ia tempati tempat Rossi, berduet dengan Maverick Vinales.

Kehadiran Quartararo itu membuat Rossi harus ikhlas geser ke team Satelit. Pembalap Italia itu berganti tempat dengan Quartararo dengan isi satu tempat di Petronas Yamaha SRT.

Quartararo masih kaget dengan ketetapan Yamaha itu. Belum ingin berangan-angan masalah musim depan, ia masih konsentrasi untuk musim ini.

“Saya cukup kaget sebab kami tentukan pilihan secara cepat pada awal tahun. Serta diakhir tahun kemarin. Tetapi, itu agus. (Saya) benar-benar bahagia jika Yamaha yakin paa saya untuk dua thun ke depan di teamnya,” kata Quartararo di Motorsports.

“Jadi, akan berasa aneh menggunakan motor Vale –bukan tempatnya– motornya. Jadi, (saya) benar-benar suka. Tetapi, kami harus konsentrasi untuk tahun ini supaya bisa ada di tempat untuk hadapi grandprix.”

“Untuk saya, saya tidak dapat menggantinya sebab Valentino ya Valentino. Saya menggunakan motornya, pasti itu motor baru. Tetapi saya tidak ambil tempatnya. Tempatnya masih disana sebab ia cetak riwayat bersama-sama Yamaha. Saya pikirkan mereka habiskan waktu bersama semasa 10 tahun.”

“Jadi, untuk saya, tempat Valentino tidak ada yang dapat sentuh serta saya cuman ambil motornya serta tempatnya akan berada di sana selama-lamanya,” ia memberikan tambahan.

Bersama-sama Petronas Yamaha, Quartararo, jadi calon kuat juara dunia MotoGP 2020. Ia memuncaki klassemen MotoGP dengan 108 point.

Balapan MotoGP musim ini masih ada 6 seri lagi. Balapan selanjutnya mementaskan MotoGP Prancis pada 11 Oktober.

Alex Rins jalani balapan mengagumkan di seri MotoGP Catalunya. Pembalap Suzuki Ecstar itu start di posisi ke-13, lantas akhiri race dengan merampas tribune 3.
Rins sukses finish ke-3 di MotoGP Catalunya yang berjalan di Sirkuit de Barcelona-Catalunya, Montmelo, Minggu (27/9/2020) malam WIB. Ia cuman ketinggalan dari Fabio Quartararo serta Joan Mir yang ada di depannya.

Perjuangan Rins untuk capai tribune ke-3 di Montmelo juga terhitung impresif. Mengawali balapan di tempat ke-13, pembalap Spanyol itu melesat semasa 24 lap sampai dapat menebus barisan tiga paling depan.

Perolehannya kesempatan ini juga jadi tribune pertama buat Alex Rins semasa gelaran MotoGP 2020. Bukan hanya itu, pembalap 24 tahun itu sukses memutuskan puasa podiumnya semenjak akhir kali finish pertama di MotoGP Silverstone pada Agustus 2019.

Bila dihitung dari balapan di Circuit Silverstone sampai gelaran MotoGP Catalunya 2020, keseluruhan Rins tidak berhasil tembus tiga besar semasa 14 race berturut-turut

Ia mengucapkan syukur dapat mendaki tribune lagi, walau hal tersebut dia mengaku perlu perjuangan serta usaha keras.

“Ya, sebenarnya saya suka sekali dapat naik lagi ke tribune sesudah demikian lama. Ini nampak dari muka saya yang terlihat lega, karena kami alami banyak permasalahan dalam beberapa race paling akhir,” kata Rins, dikutip dari Speedweek.

“Luka karena crash serta permasalahan pundak di Jerez pada tengah Juli lantas membuat saya mundur jauh. Susah buat saya kembali pada pucuk, khususnya yang berada di pemikiran saya,” tambahnya.

“Dengan cara fisik saya sebetulnya 100 % bugar, tulang saya tidak sakit lagi, tapi lidah saya menjulur semasa empat atau lima lap serta saya terengah-engah saat coba menggerakkan batasan. Sesudah 24 lap saya berasa capek ini hari,”.

“Susah buat pahami kenapa saya dapat kehabisan napas demikian cepat. Dapat jadi ini akibatnya karena luka yang berkelanjutan itu,” demikian kata Alex Rins masalah perjuangannya meraih tribune di MotoGP Catalunya.

Rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, akui yakin diri dapat memperoleh kemenangan pada MotoGP Emilia Romagna 2020.

Nasib kurang baik tengah dirasakan Joan Mir saat akan ikuti balapan di Circuit Misano, Minggu (20/9/2020).

Joan Mir akan start dari posisi ke-11 pada seri balap ke-7 MotoGP 2020 itu.

Mengawali balapan dari tempat ke-11 pasti membuat rider Spanyol itu sedih.

“Saya sedih dengan kwalifikasi ke-2. Saya mengharap untuk dapat mengawali dalam tempat ke-3,” kata Mir diambil http://207.244.247.88/ dari Tuttomotoriweb.

Mir memang tidak dapat ambil keuntungan untuk mengawali balapan dalam tempat paling depan.

 

 

Mengawali balapan dari tempat ke-11 menjadi juara kemungkinan susah.

Namun, rider 23 tahun itu kepercayaan diri untuk mencetak kemenangan.

“Kami dapat pikirkan mencetak kemenangan, jelas itu akan fenomenal. Tetapi, saya harus pikirkan untuk mengawali balapan secara baik,” sebut Mir.

Rayakan Kemenangan MotoGP Styria 2020 Oliveira Akan Nikahi Adik Tirinya – Pembalap Tim Red Bull KTM Tech3, Miguel Oliveira, telah membuat hasil mencengangkan saat memenangi MotoGP Styria 2020. Sejarah baru telah ia ciptakan karena meraih kemenangan perdana di kelas premier sekaligus menjadi pembalap Portugal pertama yang mampu naik podium teratas di MotoGP.

Rayakan Kemenangan MotoGP Styria 2020 Oliveira Akan Nikahi Adik Tirinya

Rayakan Kemenangan MotoGP Styria 2020 Oliveira Akan Nikahi Adik Tirinya

Akan tetapi, perayaan dari kesuksesan Oliveira tersebut tak berhenti hanya di podium saja. Ternyata Oliveira masih akan melanjutkan kegembiraan tersebut dengan melakukan sesuatu yang sangat spesial. Menurut laporan Marca. Pembalap berusia 25 tahun itu akan segera menikah dan mengikat janji sucinya bersama sang kekasih yakni Andreia Pimenta. Menariknya Andreia pun hanya seorang kekasih biasa karena Oliveira menjalin hubungan yang sangat unik dengan sang pacar.

Faktanya Andreia adalah saudara tiri dari Oliveira. Andreia adalah putri dari pernikahan kedua ayahnya setelah bercerai dengan ibu Oliveira pada 2003. Oliveira pun bertemu dengan Andreia sejak usia 13 tahun dan langsung jatuh cinta. Meski begitu perjalanan cinta Oliveira dan Andreia tidaklah mudah. Karena keduanya memiliki status sebagai adik kakak tiri, Oliveira dan Andreia harus menjalani hubungan secara diam-diam dalam waktu yang lama.

Akan tetapi, mereka tak bisa berlama-lama menyembunyikan hubungan mereka dan kedua orang tua telah mengetahui jalinan asmara Oliveira dan Andreia. Berutung hubungan keduanya mendapat restu langsung dari ayah Oliveira. Saya senang anak saya (Oliveira) akan menikahi wanita di hidupnya,” ucap Oliveira, mengutip dari Marca.

Setahun yang lalu, Oliveira telah melamar Andreia. Momen romantis itu pun diunggah langsung Oliveira dalam akun Instagram-nya. Temanku tersayang, hari ini saya berlutut di titik balik terbaik dalam hidup saya dan ia mengatakan iya,” tulis Oliveira dalam akun Instagram-nya. Tentu saja keinginan Oliveira untuk menikahi Andreia akan menjadi cerita indah untuk pembalap KTM Tech3 itu. Pasalnya momen itu tidak jauh dari kegembiraannya usai memenangi MotoGP Styria 2020 yang bersejarah.

Marquez Bantah Motor Honda Hanya Cocok untuknya Saja – Marc Marquez akhirnya memberikan jawaban soal. Pernyataan yang mengatakan bahwa motor Tim Repsol Honda, RC213V, dirakit hanya oleh dirinya seorang. Marquez menegaskan bahwa seluruh pembalap Tim Honda sejatinya sama-sama mencoba motor agar terasa mudah dikendarai.

Marquez Bantah Motor Honda Hanya Cocok untuknya Saja

Marquez Bantah Motor Honda Hanya Cocok untuknya Saja

Sejak debut di kelas MotoGP pada 2013, Marquez memang langsung menjelma sebagai salah satu pembalap papan atas di kelas MotoGP. Bagaimana tidak, Marquez sendiri berhasil menjalani debutnya di kelas primer dengan menjadi juara dunia. Terhitung, Marquez sendiri sejauh ini sudah mengoleksi 9 gelar juara dunia (1 Moto3, 1 Moto2, dan 6 MotoGP). Dengan usia yang cukup muda, yakni 27 tahun, banyak yang percaya bahwa Marquez masih punya kans besar jadi pembalap dengan catatan terbaik dalam sejarah MotoGP.

Meski begitu masih ada yang menaruh keraguan besar terhadap kualitas Marquez sebagai seorang pembalap profesional. Bahkan tidak sedikit yang menyebut keberhasilan Marquez tidak lepas dari ‘pelayanan’ Tim Honda kepadanya. Ya, beberapa menyebutkan bahwa teknisi Tim Honda memang sengaja merakit motor yang dapat mempermudah Marquez meraih kemenangan demi kemenangan dalam sejumlah perlombaan. Mengenai hal tersebut, pembalap senior Tim LCR Honda, yakni Cal Crutchlow, sendiri mengakuinya.

Terhitung hanya Takaaki Nakagami yang berhasil menunjukkan performa yang lumayan

Dalam beberapa kesempatan pembalap asal Inggris itu menyatakan bahwa teknisi Tim Honda memang sangat memprioritaskan kenyamanan Marquez seorang dalam membalap. Tuduhan itu memang bukan tanpa alasan, dan terlihat jelas di MotoGP 2020. Pada kejuaraan dunia tahun ini, Tim Honda benar-benar kehilangan tajinya karena Marquez harus absen mengaspal lantaran mengalami cedera patah lengan kanan. Para pembalap Tim Honda yang tersisa seperti Crutchlow, Alex Marquez, dan Stefan Bradl acap kali gagal kompetitif.

Akan tetapi, Marquez sendiri membantah pernyataan soal Tim Honda merakit motor dengan hanya mendengarkan masukkan darinya seorang. Marquez menegaskan bahwa setiap pembalap Tim Honda mempunyai hak untuk memberikan masukkannya kepada para kru Tim Honda. Orang bilang motor Honda dirakit untuk Marc.

Tapi kami semua (pembalap Honda) menjajal perangkat yang sama, memberikan komentar, dan saya orang pertama yang ingin punya motor yang lebih ramah untuk semua gaya balap dan lebih mudah dikendarai. Tapi Honda adalah Honda dan begitulah mereka berkerja,” jelas Marquez, seperti disadur dari Marca. Selain itu, Marquez juga memberikan penilaiannya terhadap performa Nakagami bersama Tim LCR Honda di MotoGP 2020. The Baby Alien –julukan Marquez– mengaku berhasil dibuat terkesan dengan apa yang ditunjukkan Nakagami tersebut.

Kini, Taka mampu mengeluarkan potensi motor itu, dan benar-benar mempelajari data saya. Dia memang selalu baca data saya, tapi kali ini ia berhasil. Namun, pemalap lain tetap kesulitan. Tak hanya adik saya, yang sedang belajar, melainkan juga Cal, yang padahal mengenal baik motor kami,” tutupnya.

Bukan Perpisahan dengan Ferrari yang Buat Vettel Merana di F1 2020 – Peraih satu gelar juara Formula One (F1). Kimi Raikkonen, mengomentari penampilan pembalap Tim Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, yang tampak terpuruk pada musim ini. Menurutnya, kondisi ini tercipta bukan karena perpisahan Vettel dengan Ferrari di akhir musim 2020.

Bukan Perpisahan dengan Ferrari yang Buat Vettel Merana di F1 2020

Raikkonen menilai situasi ini terjadi karena masalah pada mobil balap Vettel yang tak kunjung membaik. Kondisi tersebut bahkan sudah terlihat dalam penampilan Vettel sejak awal musim ini. Vettel memang dipastikan akan berpisah dengan Ferrari di akhir musim 2020. Ferrari bahkan sudah menemukan pengganti pembalap asal Jerman itu untuk musim depan yang jatuh kepada sosok Carlos Sainz Jr.Kondisi ini tentu saja menjadi pukulan bagi Vettel dalam meniti karier di F1.

Sebab, juara dunia empat kali itu harus bekerja keras mencari tim baru pada musim ini jika masih ingin melanjutkan kariernya di F1. Tetapi, Raikkonen memastikan bahwa masalah ini tak menyebabkan Vettel menjadi merana di F1 2020. Vettel dinilai menjadi frustrasi dan merana seperti saat ini karena terus menghadapi masalah pada mobilnya. Padahal, penampilannya di F1 2020 sangat penting dalam menentukan karier Vettel. Jika gagal menunjukkan aksi apik, ia tentu saja terancam takkan mendapatkan tim baru yang bisa dibelanya pada musim depan.

Tekanan atau perhatian tidak ada bedanya antara Ferrari dan tim lain. Jika Anda membaca semua artikel, mungkin tampak lebih buruk, tetapi saya tidak pernah melihatnya seperti ini,” ujar Raikkonen, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web. Tidak pernah mudah jika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana,” tukas pembalap asal Finlandia tersebut.

Quartararo Berharap Ada Kemajuan Di GP San Marino – Pebalap tim Petronas Yamaha SRT yaitu Fabio. Quartararo berharap adanya peningkatan dari motor YZR-M1 menjelang. GP San Marino mendatang. Quartararo sudah ingin bangkit setelah tampil buruk dalam tiga balapan terakhir.

Quartararo Berharap Ada Kemajuan Di GP San Marino

Quartararo Berharap Ada Kemajuan Di GP San Marino

Dalam balapan terakhir di GP Styria saja, Quartararo terlihat kewalahan dengan rem motornya. Beruntung, Quartararo tidak mengalami permasalahan rem blong sama seperti Vinales. Ia masih dapat menyelesaikan balapan hingga tuntas meski harus terlempar hingga luar posisi sepuluh besar. Hasil itu lantas membuat Quartararo kecewa dan berharap bisa membenahinya di seri yang akan datang.

Memasuki seri selanjutnya di GP San Marino, trek Misano memang lebih cocok dengan karakteristik motor Yamaha. Quartararo kemudian berharap jika kru tim dapat menemukan solusi terbaik bagi motornya supaya bisa tampil kompetitif lagi. Treknya (Sirkuit Misano) lebih cocok untuk kami. Saya harap Yamaha menemukan jawabannya.

Saya tidak akan mengungkapkan apa yang kami minta agar dilakukan para teknisi, tetapi saya yakin kami dapat memperbaiki masalah,” ucap Quartararo saat diwawancara oleh media setempat kala itu. Kami akan memiliki sedikit masalah dengan cengkeraman di sana, tetapi titik lemah lainnya pada motor belum bisa dihilangkan. Dalam kombinasi, bagaimanapun, saya yakin bahwa kami akan lebih kuat jika Yamaha dapat memberi kami umpan balik positif,” tukas pebalap yang berasal dari Prancis tersebut.

F1 2020 Resmi Tambah 4 Seri Salah Satunya Digelar di Turki – penyelenggara Formula 1 (F1) kembali mengumumkan seri tambahan untuk musim ini. Ada empat seri baru yang ditambahkan dalam kalender balap F1 2020 sehingga total kini memiliki 17 seri. Salah satu seri yang ditambahkan dalam kalender F1 2020 akan digelar di Turki. Tepatnya, balapan akan berlangsung di Sirkuit Istanbul Park.

F1 2020 Resmi Tambah 4 Seri Salah Satunya Digelar di Turki

F1 2020 Resmi Tambah 4 Seri Salah Satunya Digelar di Turki

Balapan ini pun akan menjadi yang pertama kalinya digelar di Turki sejak 2011. Sebelumnya, balapan F1 sudah pernah digelar di sirkuit tersebut selama beberapa musim sejak 2005. Tetapi, Turki akhirnya tak lagi menjadi tuan rumah balapan F1 setelah 2011. Balapan terakhir di sana dimenangi oleh Sebastian Vettel. Verstappen Diyakini Bisa Saingi Hamilton dalam Perebutan Titel F1 2020.

Selain di Turki, tiga seri tambahan F1 2020 akan digelar di Bahrain dan Abu Dhabi. Balapan F1 2020 di Sirkuit Internasional Bahrain akan digelar dua seri. Balapan akan menjadi seri ke-14 dan 15 yang berlangsung pada 13-15 November dan 27-29 November 2020.

Seri terakhir yang ditambahkan dalam kalender F1 2020 adalah Grand Prix Abu Dhabi. Balapan ini akan menjadi seri ke-17 atau penutup di F1 2020. Lewis Hamilton dan kawan-kawan baru akan tampil di Sirkuit Yas Marina setelah mentas di Turki. Dalam pernyataannya pihak F1 juga mengonfirmasi bahwa Grand Prix China yang awalnya ditunda pada awal tahun ini akhirnya dibatalkan. Balapan musim ini pun dipastikan hanya akan digelar sebanyak 17 seri.

Kami dapat memastikan bahwa Turki, Bahrain (menyelenggarakan dua balapan), dan Abu Dhabi akan menjadi bagian dari musim yang direvisi. Kami ingin mengucapkan terima kasih kami atas kerja keras semua promotor dan mitra kami dalam mewujudkannya. Musim ini akan memiliki 17 balapan,” bunyi pernyataan F1, sebagaimana dikutip dari laman resmi.

Sayangnya, kami tidak akan berlomba di China musim ini dan ingin berterima kasih kepada mitra kami Juss Sports atas dukungan dan keterlibatan mereka dalam beberapa bulan terakhir. Kami sangat berharap untuk kembali ke Shanghai tahun depan,” tutupnya.

Dekat dengan Kampung Halaman Rossi Sambut Antusias Balapan di Misano – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menyambut antusias balapan di seri berikutnya yang akan berlangsung di Sirkuit Misano. Sebab, balapan tersebut diketahui berlangsung tak jauh dari kampung halaman Rossi yang terletak di Tavullia.

Dekat dengan Kampung Halaman Rossi Sambut Antusias Balapan di Misano

Dekat dengan Kampung Halaman Rossi Sambut Antusias Balapan di Misano

Balapan selanjutnya pada MotoGP 2020 memang akan digelar di Sirkuit Misano. Tak hanya satu, tahun ini ada dua balapan yang akan digelar di sirkuit tersebut. Balapan pertama berlangsung pada 13 September 2020 dengan tajuk MotoGP San Marino 2020. Selanjutnya, balapan kedua di Sirkuit Misano akan digelar pada 20 September 2020 dengan tajuk MotoGP Emilia Romagna.

Rossi pun menyambut antusias dua balapan tersebut. Ia yakin hasil manis bisa diraih saat menjalani balapan di Sirkuit Misano. Selain karena kondisi trek yang sudah dikenalnya karena berada dekat dari rumah, Rossi juga menyadari bahwa motor balap Yamaha cocok dengan sirkuit di sana.

Pembalap berjuluk The Doctor itu total telah berhasil mengemas dua kemenangan saat mentas di Sirkuit Misano. Dua kemenangan itu didapat kala mentas di kelas MotoGP, yakni tepatnya pada musim 2008 dan 2009. Rossi pun optimis bisa mendulang hasil yang manis kembali karena motor Yamaha sendiri menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik daripada musim sebelumnya. Hal ini khususnya terlihat dari penampilan Rossi.

Juara dunia sembilan kali itu beberapa kali mencatatkan namanya sebagai pembalap terbaik Yamaha dalam balapan MotoGP. Hal itu khususnya terjadi di dua seri beruntun MotoGP yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Austria.

Sekarang kami harus bekerja dan berharap di trek lain, seperti Misano, kami bisa lebih kompetitif. Saya tinggal sangat dekat dengan sirkuit itu, jadi mudah bagi saya untuk sampai ke trek,” ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari laman resmi Yamaha. Kami berharap bisa lebih kompetitif di sana karena tahun lalu kami kuat. Kami berharap bisa berjuang untuk posisi teratas lagi tahun ini,” tukasnya.

Merana di Red Bull Ring Morbidelli Siap Tebus di Misano – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, harus menelan pil pahit dalam dua balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Austria. Ia pun menegaskan siap menebusnya pada balapan yang akan datang di Sirkuit Misano, San Marino.

Merana di Red Bull Ring Morbidelli Siap Tebus di Misano

Merana di Red Bull Ring Morbidelli Siap Tebus di Misano

Kinerja yang kurang apik memang ditunjukkan Morbidelli dalam dua gelaran balapan di Sirkuit Red Bull Ring. Dalam balapan pertama di sirkuit tersebut yang bertajuk MotoGP Austria 2020, ia gagal finis akibat terlibat insiden mengerikan dengan Johann Zarco.

Insiden itu pun menyorot perhatian besar dari publik. Pihak Federasi Balap Motor Internasional (FIM) pun akhirnya turun tangan. Zarco dipastikan bersalah atas insiden yang hampir mencelakai Valentino Rossi dan Maverick Vinales itu.

FIM pun mengganjar Zarco hukuman yang berlaku di balapan berikutnya yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring pada Minggu 23 Agustus 2020 malam WIB. Pembalap asal Prancis itu harus menjalani balapan dari pitlane.

Morbidelli sendiri yang terbebas dari hukuman gagal memanfaatkan momentum dengan baik. Ia diketahui hanya bisa finis di urutan ke-15 dalam balapan MotoGP Styria 2020. Akibat hasil buruk itu, Morbidelli pun masih tercecer di posisi ke-11 pada klasemen sementara MotoGP 2020. Rekan setim Fabio Quartararo itu total baru meraih 32 poin sejauh ini.

Mendapati hasil ini, Morbidelli tentu saja merasa kecewa. Ia pun bertekad menebus seluruh hasil minornya tersebut ke balapan berikutnya. Dua balapan berikutnya di MotoGP 2020 sendiri diketahui akan digelar di Sirkuit Misano.

Balapan pertama yang bertajuk MotoGP San Marino 2020 akan digelar pada 20 September. Sementara itu, balapan kedua yang bertajuk MotoGP Emilia Romagna akan digelar pada 27 September. Trek di sana memiliki lebih banyak tikungan, jadi saya yakin. Ini juga Grand Prix rumah saya,” ujar Morbidelli, sebagaimana dikutip dari Speedweek.

Profil Miguel Oliveira Rider Portugal Pengukir Sejarah di MotoGP – Miguel Oliveira berhasil keluar sebagai pemenang di MotoGP Styria. Hal ini membuatnya mencatatkan sejarah untuk Portugal di ajang MotoGP. MotoGP Styria 2020 berlangsung di Red Bull Ring, Spielberg, Austria. Kejutan terjadi di tikungan terakhir dengan menghadirkan Oliveira sebagai juara.

Profil Miguel Oliveira Rider Portugal Pengukir Sejarah di MotoGP

Profil Miguel Oliveira Rider Portugal Pengukir Sejarah di MotoGP

Rider asal Portugal itu finis terdepan setelah memanfaatkan serunya persaingan Jack Miller dan Pol Espargaro dalam mengincar posisi pertama. Di saat keduanya terlalu masuk ke dalam di tikungan terakhir, Oliveira menyodok Miller dan Pol. Gelar juara ini mengantarkan Oliveira ke catatan sejarah. Dia menjadi orang Portugal pertama yang berhasil meraih kemenangan di MotoGP.

Keberhasilan rider 25 tahun ini juga menjadi kemenangan pertama KTM. Hasilnya menjadi sangat luar biasa karena KTM bermarkas di Austria. GP Styria juga balapan bersejarah. Momen ini menjadi penanda race ke-900 MotoGP. Sejarah hari ini untuk saya dan negara saya, dan saya lebih bahagia melakukannya di sini, di rumah KTM,” kata Oliveira seperti dikutip dari IOL Sport.

Oliveira telah memasuki musim keduanya di MotoGP

Perjalanannya di kelas premier pertama kali pada 2019 dengan mencatatkan 33 poin dari 16 kali balapan. Sebelum menjadi pemenang, balapan terbaiknya di MotoGP terjadi di MotoGP Ceko 2020 dengan finis di posisi keenam. Sepanjang musim ini Oliveira sudah mengumpulkan 43 poin, kalah 27 angka dari Fabio Quartararo di posisi teratas.

Oliveira memulai balapan di ajang Grand Prix pada 2011. Di membalap di kelas 125cc dengan motor Aprilia untuk tim Andalucia Banca Civica. Tak ada podium yang didapat selama 11 kali membalap. Setahun berselang, kelas 125cc berganti menjadi Moto3. Pebalap kelahiran Almada, 4 Januari 1995 itu beralih ke Suter Honda dengan tim Estrella Galicia. Oliviera meraih dua podium dari 17 balapan.

Performa Oliveira di kelas Moto3 meningkat pada 2015 dengan motor KTM di tim Red Bull KTM Ajo. Juara pertama di ajang Grand Prix pun didapat saat membalap di Italia. Secara keseluruhan di musim tersebut, dia juara sebanyak enam kali. Oliveira promosi ke Moto2 pada 2017. Pada tiga seri akkhir, dia keluar sebagai juara bersama KTM: di Austria, Malaysia, dan Valencia. KTM kemudian membawanya ke kelas MotoGP pada 2019 dan masih terus percaya dengan Oliveira sampai saat ini.

Sudah Move On Morbidelli Sebut Zarco Teman Ngebut Sejak Kecil – Franco Morbidelli sudah melupakan insiden tabrakan dirinya dengan Johann Zarco di MotoGP Austria pekan lalu. Ia bahkan mengaku berteman dengan rider Prancis itu. Seperti diketahui, Zarco sudah dihukum akibat kecelakaan itu.

Sudah Move On Morbidelli Sebut Zarco Teman Ngebut Sejak Kecil

Sudah Move On Morbidelli Sebut Zarco Teman Ngebut Sejak Kecil

Pengawas FIM MotoGP yang menginvestigasi kasus itu menyatakan dirinya bersalah dan harus start dari pit lane di MotoGP Styria. Penalti untuk Zarco itu disambut positif oleh Morbidelli, terlebih ia memang ingin rider Reale Avintia Racing itu mendapat ganjaran atas gaya balapannya yang membahayakan orang lain. Namun Morbidelli tak lagi menaruh kesal pada Zarco. Ia juga sudah move on dan kini hanya berpikir untuk kembali membalap dengan baik di seri-seri berikutnya.

Saya mengutarakan pikiran saya soal kejadian itu dan menurut saya Zarco layak dihukum. Tapi saya tak punya kuasa terkait hukuman yang diberikan. Saya menerima keputusan mereka,” kata Morbidelli, sebagaimana dikutip Crash.

Saya menghormati keputusan dari para pengawas

Buat saya, insiden itu sudah berlalu. Sejak saya mengomentari kecelakaan itu, semuanya sudah selesai buat saya. Selanjutnya jadi urusan para pengawas menganalisis kejadian itu, memutuskan untuk memberi hukuman atau tidak. Tugas kami hanya membalap dan memberikan opini secara detail kepada mereka.

Morbidelli juga menyebut dirinya dan Zarco berteman sejak kecil. Apa yang ia katakan tentang Zarco sejauh ini hanyalah terkait masalah balapan, bukan karena dia memusuhi Zarco. Tak berniat melakukan balas dendam kepada Johann, seperti yang dipikirkan orang-orang. Saya berteman dengan Johann,” kata Morbidelli.

Saya sudah kenal dia sejak kecil, kami dulu membalap dengan pocket bike bersama-sama. Memberikan pendapat soal kejadian itu, dan buat saya dia harusnya dihukum karena kesalahannya.

Soal omongan kasar saya tentang dia, itu karena saya masih meluap-luap dan baru saja mempertaruhkan nyawa di kecepatan 300 km/jam. Tapi saya tegaskan saya berteman dengan Johann dan setelah saya memberikan pendapat saya soal kecelakaan itu, semuanya sudah berakhir buat saya. Sekarang saya hanya harus terus membalap sebaik mungkin,” jelas rider Petronas Yamaha SRT itu.

Hasil FP2 MotoGP Styria Pol Espargaro Tercepat Rossi ke 9 – Pembalap KTM, Pol Espargaro jadi yang tercepat di sesi FP2 MotoGP Styria sedangkan Valentino Rossi harus puas berada di posisi kesembilan. Pol Espargaro mencatat waktu terbaik 1 menit 23,638 detik pada sesi latihan bebas kedua MotoGP Styria. Catatan waktu ini 0,266 detik lebih cepat dari Takaaki Nakagami yang ada di posisi kedua.

Hasil FP2 MotoGP Styria Pol Espargaro Tercepat Rossi ke 9

Hasil FP2 MotoGP Styria Pol Espargaro Tercepat Rossi ke 9

Pembalap-pembalap Yamaha sempat melejit di awal FP2 MotoGP Styria dan berjajar di deretan atas sebelum Pol Espargaro jadi pemuncak FP2 MotogP Styria dengan catatan waktu 1 menit 24,203 detik. Catatan waktu itu lebih baik 0,022 detik dari Alex Rins yang duduk di posisi kedua hingga FP2 MotoGP Styria menyisakan 20 menit.

Rins lalu menggeser Pol Espargaro dari posisi pertama dengan catatan waktu 1 menit 24,122 detik.

Pol Espargaro mengembalikan posisi tercepat di lima menit terakhir FP2 MotoGP Styria. Pol Espargaro membukukan waktu 1 menit 23,764 detik. Ia dibuntuti duet Suzuki, Joan Mir dan Alex Rins. Takaaki Nakagami lalu menyeruak ke posisi ketiga dengan selisih 0,196 detik dari Pol Espargaro.

Di satu menit terakhir, Pol Espargaro mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 23,638 detik. Pada kesempatan terakhir, Maverick Vinales mampu melejit ke posisi kelima. Sementara itu Rossi yang berusaha keras di kesempatan terakhir harus puas dengan di posisi kesembilan.

Sebelumnya, pada FP1 MotoGP Styria, Jack Miller sukses jadi pembalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 23,859 detik. Balapan MotoGP Styria merupakan seri kelima dari balapan MotoGP 2020. Fabio Quartararo saat ini jadi pemuncak klasemen dengan nilai 67 poin, unggul 11 angka atas Andrea Dovizioso.

Hasil FP2 MotoGP Styria

1. Pol Espargaro 1 menit 23,638 detik

2. Takaaki Nakagami +0,266 detik

3. Joan Mir +0,269 detik

4. Alex Rins +0,371 detik

5. Maverick Vinales +0,422 detik

6. Miguel Oliveira +0,480 detik

7. Franco Morbidelli +0,549 detik

8. Aleix Espargaro +0,728 detik

9. Valentino Rossi +0,740 detik

10. Brad Binder +0,789 detik

Fakta MotoGP Styria Seri ke 900 Kelas Premier Rossi Terhebat – MotoGP Styria menjalani debut di. MotoGP dan bertepatan jadi seri ke-900 di kelas premier. Berikut fakta menarik perjalanan panjang MotoGP, termasuk kehebatan Valentino Rossi. Balapan MotoGP Styria merupakan seri keenam dalam MotoGP 2020. Seri MotoGP Styria juga jadi seri ke-900 dalam sejarah kelas premier.

Fakta MotoGP Styria Seri ke 900 Kelas Premier Rossi Terhebat

Fakta MotoGP Styria Seri ke 900 Kelas Premier Rossi Terhebat

Pembalap dengan kemenangan paling banyak di kelas premier adalah Valentino Rossi dengan jumlah 89 kemenangan. Di belakang Rossi terdapat Giacomo Agostini (68), Marc Marquez (56), Mick Doohan (54) dan Jorge Lorenzo (47).

Total ada 269 pembalap yang bisa berdiri di podium pada kelas premier. Valentino Rossi kembali jadi yang terbaik dalam hal finis podium dengan 189 finis podium, disusul Jorge Lorenzo (114), Dani Pedrosa (112), Marc Marquez dan Mick Doohan (95).

Pembalap Italia menjadi yang terbanyak dengan torehan 245 kemenangan, disusul Spanyol (171), Amerika Serikat (154), Inggris (141), dan Australia (125).

Honda jadi pabrikan terbaik di kelas premier dengan torehan total 309 kemenangan disusul Yamaha (231), MV Agusta (139), Suzuki (93), dan Ducati (50).

Pertanda Buruk Quartararo di MotoGP Styria – Fabio Quartararo tak berkutik di dua sesi latihan bebas MotoGP Styria pada hari pertama. Catatan ini jadi sinyal buruk bagi pembalap Prancis tersebut. Quartararo tidak bisa berbicara banyak pada dua sesi latihan bebas. Di sesi latihan bebas FP1, Quartararo berada di posisi ke-10 dengan selisih 0,522 detik dari. Jack Miller yang menjadi pembalap tercepat.

Pertanda Buruk Quartararo di MotoGP Styria

Pertanda Buruk Quartararo di MotoGP Styria

Sementara itu memasuki FP2 MotoGP Styria, catatan waktu Quartararo tidak juga membaik. Pembalap Prancis itu malah duduk di posisi ke-14 dengan selisih waktu yang lebih besar. Yakni 1,005 detik dari Pol Espargaro yang ada di posisi teratas.

Sedangkan torehan Andrea Dovizioso cukup menjanjikan di hari pertama. Meskipun di FP2 MotoGP Styria ia hanya duduk di posisi ke-5, namun Dovizioso sudah mencatat waktu di kisaran 1 menit 23 detik pada FP1 MotoGP Styria. Hal itu membuat Dovizioso punya potensi besar untuk kembali menuai hasil bagus di seri kelima MotoGP 2020 ini.

Quartararo sendiri sudah mewaspadai Dovizioso sebagai sosok yang bisa memberikan ancaman besar di MotoGP Styria yang berlangsung di Red Bull Ring. Sirkuit di Austria itu merupakan sirkuit jajahan Ducati. Sejak MotoGP 2016, pembalap Ducati selalu meraih kemenangan di sirkuit tersebut dengan Dovizioso tiga kali jadi juara.

Saat ini Quartararo masih jadi pemuncak klasemen MotoGP 2020 dengan selisih 11 poin dari Dovizioso. Selisih poin tersebut bisa musnah setelah MotoGP Styria berakhir andai Dovizioso kembali jadi pemenang dan Quartararo tak bisa memberikan perlawanan.

Selain penunggang Ducati, pembalap KTM juga mesti diwaspadai di MotoGP Styria. Pol Espargaro membuktikan bahwa ia punya potensi untuk meraih hasil bagus di seri kali ini dengan torehan waktu tercepat di FP2 MotoGP Styria. Pembalap LCR Honda, Takaaki Nakagami juga meraih hasil bagus di hari pertama, pun begitu halnya dengan duet Suzuki, Joan Mir dan Alex Rins yang bisa berada di empat besar pada FP2 MotoGP Styria.

Zarco Dinyatakan Fit untuk Balapan di MotoGP Styria – Pembalap Avintia Racing Johann Zarco dipastikan bisa ikut balapan di MotoGP Styria, Austria, Minggu (23/8). Ia dinyatakan fit untuk bersaing dengan pembalap lain di Sirkuit Red Bull Ring. Zarco absen pada sesi tes bebas hari pertama sepanjang Jumat (21/8). Pembalap berusia 30 itu tidak ambil bagian di FP1 dan FP2 karena aturan medis MotoGP.

Zarco Dinyatakan Fit untuk Balapan di MotoGP Styria

Zarco Dinyatakan Fit untuk Balapan di MotoGP Styria

Dalam aturan itu disebutkan, pembalap tidak dapat mengajukan pemeriksaan kesehatan selama 48 jam setelah operasi. Zarco baru menjalani operasi karena mengalami keretakan kecil di bagian pergelangan tangan di RS Universitas Modena, Italia, Rabu (19/8). Cedera itu didapat pembalap asal Prancis setelah insiden tragis dengan Franco Morbidelli di MotoGP Austria, akhir pekan lalu.

Zarco direncanakan akan kembali ke lintasan saat berlangsungnya sesi tes bebas hari kedua. Jika tak mengalami masalah, Zarco bakal ikut balapan di MotoGP Styria. Zarco sendiri telah dinyatakan bersalah oleh FIM MotoGP Stewards dalam insiden dengan Morbidelli. Ia mendapatkan hukuman yakni memulai balapan dari pit lane di MotoGP Styria.

Hukuman itu diberikan FIM MotoGP Stewards setelah melakukan proses dengar pendapat terkait insiden tersebut dengan Zarco dan Morbidelli. Dengan start dari pit lane, Zarco butuh usaha keras untuk bisa bersaing untuk sekadar meraih poin di MotoGP Styria mendatang. Live streaming MotoGP Styria 2020 bisa disaksikan melalui CNNIndonesia.com mulai Minggu (23/8) sore pukul 17.00 WIB. Sementara siaran langsung balapan melalui Trans7.

70 Tahun Perjalanan Kejuaraan Dunia Formula 1 – Sejarah tercipta, Sang juara terlahir, Rekor terpecahkan.. Sejak pertama kali Formula 1 diadakan di Inggris tujuh puluh tahun lalu pada 13 Mei 1950; persaingan, duel sengit, pertempuran yang tidak terlupakan, pahlawan dan legenda yang datang dan pergi. Generasi demi generasi, mewarnai perjalanan Formula 1 hingga hari ini.

70 Tahun Perjalanan Kejuaraan Dunia Formula 1

70 Tahun Perjalanan Kejuaraan Dunia Formula 1

Formula 1 dari dulu hingga kini merupakan cabang Motorsport dengan kasta tertinggi. Awalnya didominasi para aristocrat Eropa, dengan Para Pabrikan mobil maupun privateer berlomba menciptakan Mobil balap single seater, dengan mesin teranyar dan durable, dengan Pit Crew terhandal dan Pembalap bermental baja serta presisi. Kini Formula 1 bukan hanya sebuah olahraga otomotif untuk menobatkan mobil terhebat dan pembalap terkencang, namun lebih daripada itu.

Formula 1 merupakan industry yang menghasilkan lebih dari empat milliar US Dollar dalam setahun. Operation budget untuk setiap Team masing-masing mencapai empat ratus juta US Dollar dalam setahun. Hak siar, iklan dan unsur komersial lainnya menghasilkan satu miliar US Dollar setiap tahunnya. Sepeti apa wajah Formula 1 pada tujuh puluh tahun lalu? Association Internationale des Automobile Clubs Reconnus (AIACR) merupakan asosiasi pertama yang mewadahi Balap Grand Prix di Eropa pada tahun 1931.

Mercedes Benz dan Alfa Romeo merupakan beberapa nama paabrikan mobil yang mendominasi pada saat itu. Namun dikarenakan Perang Dunia II, kejuaraan-kejuaraan Eropa dihentikan. Hingga 1946, didirikanlah Commission Sportive Internationale (CSI) yang merupakan perpanjangan tangan dari AIACR. Augustine Perouse, sang President AIACR yang baru segera menginisiasi pertemuan membahas Grand Prix Formula 1 sebagai babak baru Balapan pasca Perang. Nama AIACR diganti menjadi Federation Internationale de l’Automobile (FIA) yang kita kenal hari ini.

Kelahiran Formula 1 tahun 1946

Adalah Marquis Antonio Brivio -Sforza; seorang pembalap berkebangsaan Italia yang juga anggota FIA, pemenang 24-hour Spa Francochamps, diyakini yang berperan dalam memberikan ide awal tentang Formula 1. Nama “Formula” diambil dengan maksud perpaduan aturan-aturan yang menjadi regulasi yang harus ditaati seluruh team dan “1” merupakan premier. Awalnya mau dibuat Formula Internationale lalu sempat berubah jadi Formula A. Sebenarnya F1 sudah dimulai dengan menggelar balapan non-kejuaraan pertama di Grand Prix Turin 1946.

Sejumlah organisasi balap Grand Prix telah menetapkan aturan untuk kejuaraan dunia sebelum perang, namun karena penangguhan balapan selama Perang, maka Titel Pembalap untuk Juara Dunia disahkan tahun 1947. Sementara Titel Juara dunia untuk Constructor baru ada pada tahun 1958. Total tujuh seri Balap yang diadakan pada 1950, yaitu di Swiss, Inggris, Monaco, Amerika, Italia dan Perancis. Urutan points adalah 8 points untuk juara pertama, 6 points untuk juara kedua.

4 points untuk juara ketiga, 3 points untuk urutan empat dan 2 points untuk urutan lima. Extra point untuk Fastest Lap. Pada tahun 1961, pemenang Grand Prix mendapatkah hadiah 1000 pounds atau USD 1300. Jika dikonversi ke saat ini kurang lebih setara dengan 350 pounts atau USD 455. Mobil Formula 1 yang pertama kali menyentuh garis finish pada Grand Prix F1 pertama yang diadakan di Silverstone, Inggris, adalah Alfa Romeo 158 yang dipiloti oleh pembalap Italia.

Kejuaraan Dunia Formula 1 dengan Grand Prix yang pertama di tahun 1950

Dr. Giuseppe “Nino” Farina, pembalap AIACR European Championship yang sudah makan asam garam mengemudi Alfa Romeo dan Maserati sejak 1933 dan memenangkan banyak Grand Prix. Dengan start dari pole position di Silverstone 1950 ia juga mencetak fastest lap dan memenangkan Balap F1 pertama itu. Kemenangan itu berlanjut di empat seri berikutnya dan mengganjar Farina sebagai juara dunia F1 di tahun 1950.

Farina bersanding dengan Juan Manuel Fangio, pembalap asal Argentina yang selanjutnya menjadi juara dunia F1 selama lima kali dan berada di urutan puncak pembalap F1 dengan Titel juara dunia terbanyak, hingga Michael Schumacher mengungguli rekor Fangio pada tahun 2003. Sebenarnya tidak ada alasan yang spesifik mengenai dipilihnya Silvestone menjadi Sirkuit tempat perhelatan Formula 1 yang pertama.

Namun kesuksesan Silverstone mengadakan beberapa Grand Prix sebelumnya pada tahun 1948-49 menjadikan Sirkuit yang dibangun dari Lapangan terbang itu dipertimbangkan oleh FIA. Pada era terdahulu yang memisahkan para crew di Pit lane dari dua puluh mobil yang ngebut dengan kecepatan 260 kph di straight hanyalah sebuah garis putih.

Kini fasilitas Grandstand, Paddock dan VIP Lounge untuk keluarga Kerajaan yang datang sebagai tamu, ataupun Bintang Film, musisi dan para VIP mancanegara dapat bersantai, chit chat dengan para bintang pembalap favorit mereka sambil menikmati wine, santapan kelas atas di dalam bangunan dan kompleks artististik yang menawan. Lima Hairpin; Woodcote, Corpse, Becketts, Stowe dan Club dipertahankan hingga kini.

Pengoperan gigi dilakukan menggunakan Shift stick didalam box dengan pola

Pada tahun 1950 hingga 1953, ada dua pilihan engine terkait Regulasi, yaitu displacement 4.5 L Natural Aspirated atau 1.5 L dengan Supercharger. Alfa Romeo 158 tunggangan Nino Farina punya layout Front engine dan Berpenggerak Rear Wheel Drive (RWD). Displacement mesin 1.5 L dengan Supercharger, konfigurasi delapan silinder segaris dan mampu menyemburkan 354 HP yang memungkinkan 158 berakselerasi 0-100 kph dalam empat detik dan punya kecepatan maksimum 180 mph atau setara dengan 289 kph.

Untuk alur dari gigi 1-2-3-4, dengan 3 pedal, yaitu pedal kopling di sebelah kiri dan yang hebatnya; pedal gas di tengah dan rem di kanan. Coba bandingkan dengan Alfa Romeo C39 tunggangan Kimi Raikkonen yang terpaut tujuh puluh tahun dari Alfa Romeo 158 tunggangan Nino Farina. C39 bermesin 1.6 L V6 Turbo Hybrid bertenaga 1,013 HP, rear engine, RWD.

Mampu berakselerasi 0-100 kph dalam dua detik dan punya kecepatan maksimum 220 mph atau setara dengan 354 kph. Pengoperan gigi menggunakan sequential pedal shift pada Steering wheel. Faktor-faktor yang menentukan evolusi mobil Formula 1 dalam perjalanan tujuh puluh tahun adalah sudah tentu regulasi yang diterapkan FIA, dengan menjunjung tinggi norma keselamatan dan lingkungan. Cabang Motorsport dimanapun termasuk F1 selalu belajar dari kesalahan dan memperbaikinya. Menurunkan tingkat kecelakaan serta ikut berperan mengurangi emisi dan penggunaan bahan bakar.

Drama Horor MotoGP Austria dan Pembuktian Dovizioso – Sungguh horor! Itulah ungkapan yang dapat menggambarkan bagaimana pemandangan di balapan seri ke-4 MotoGP. Balapan yang digelar di sirkuit Red Bull Ring, Austria itu, sempat diwarnai kejadian mengerikan. Ketika balapan tengah berlangsung dan masih di sekitar 8 lap awal, terjadi kecelakaan besar yang melibatkan Johann Zarco dan Franco Morbidelli. Benar, Zarco lagi.

Drama Horor MotoGP Austria dan Pembuktian Dovizioso

Drama Horor MotoGP Austria dan Pembuktian Dovizioso

Entah mengapa, Zarco kembali terlibat dalam insiden kecelakaan di balapan MotoGP. Sebelum kejadian ini ada, sepekan sebelumnya yaitu di sirkuit Brno, Rep. Ceko (9/8) terjadi kecelakaan (crash) yang melibatkan Zarco dengan Pol Espargaro. Pembalap asal KTM Factory itu harus terjatuh dan tidak mampu meneruskan balapan, sedangkan Zarco harus terkena penalti putaran lama (long lap penalty). Meski menimbulkan perdebatan dan pihak Espargaro tak terima dengan insiden itu, MotoGP tetap berlangsung kembali.

Namun, nahasnya kejadian horor kembali tercipta dan ada keterlibatan Zarco. Ketika dirinya sedang keluar dari tikungan dan melahap trek lurus pendek, malah terjadi senggolan sekaligus tabrakan dengan Morbidelli. Tayangan ulang pun berupaya menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi pada dua pembalap itu. Dan, jika melihat replay tersebut, ada ketidakwajaran dari pergerakan Zarco dan Morbidelli. Keduanya sama-sama terlalu melebar dari racing line, namun terlihat ada yang tidak ingin terdahului untuk masuk kembali ke racing line, yaitu Zarco.

Jalannya balapan pun sebenarnya tak kalah seru dengan sebelum kecelakaan mengerikan antara Zarco dan Morbidelli

Dia yang sebenarnya bisa tetap di sisi kiri trek saat itu ada di depan Morbidelli malah bergerak ke sisi kanan yang sedang diincar Morbidelli. Senggolan dan tabrakan pun tak terhindarkan, ditambah dengan kondisi kedua pembalap sedang harus memacu kecepatan tinggi setelah keluar tikungan. Zarco dan Morbidelli pun terpental dan motornya hancur lebur. Namun kejadian itu tak hanya membuat kita fokus dengan apa yang menimpa Zarco dan Morbidelli, tetapi juga Valentino Rossi. Dia nyaris terhantam satu di antara dua motor yang terlempar jauh ke bidang trek yang sebenarnya dituju.

Sangat beruntung Sang legenda balap MotoGP itu berada di tengah dan ia pun selamat dari kejadian yang pasti bisa lebih mengerikan lagi. Syukurlah. Akibat kejadian horor itu, balapan harus dihentikan sementara dengan pengibaran bendera merah (red flag). Kejadian (red flag) yang sebenarnya juga terjadi pada balapan sebelumnya, Moto2, tanpa diduga juga terjadi di kelas MotoGP. Dan, seperti kelas Moto2, balapan itu harus restart. Para pembalap akan melakoni 20 putaran dengan posisi start sesuai posisi pembalap di putaran ke-8.

Perubahan pun terjadi, karena posisi terdepan kini dihuni Pol Espargaro bukan Maverick Vinales (first start pole position). Namun, sesuai dugaan juga bahwa akan terjadi perubahan ritme. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Pertama, kondisi ban pasti berbeda dari sebelumnya. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Jack Miller pasca balapan. Ia yang awalnya tidak menggunakan soft-soft harus menggunakan ban dengan tipe itu karena stok habis untuk menjalani restart.

Meski secara prediksi Ducati akan bertarung di depan namun sebelum red flag

KTM-lah yang difavoritkan ada di depan. Ini terlihat dari posisi para pembalap di lap ke-8. Ketiga, memulai kembali itu susah-susah gampang. Tidak banyak orang mampu mengembalikan ritme yang sama ketika berada di waktu yang berbeda. Contohnya, ketika seorang penulis menemukan mood yang bagus di pagi hari sebelum sarapan, namun setelah ia sarapan, mood-nya akan berbeda dan ia pasti akan berupaya keras untuk mengembalikan mood seperti sebelum sarapan.

Hal ini juga terjadi pada balapan MotoGP seri Austria jilid 1 ini. Sungguh luar biasa dan patut diapresiasi ketika para pembalap masih mau melanjutkan balapan. Mereka pun masih menyajikan kecepatan yang bagus, meski harus mengembalikan feeling terhadap balapan. Faktor keempat atau yang terakhir adalah mental. Meski tidak semua pembalap tahu langsung kejadian horor yang menimpa Zarco dan Morbidelli, khususnya pada barisan pembalap terdepan, namun tetap saja mereka akan terpengaruh dengan situasi tersebut saat di paddock.

Hal ini semakin besar pengaruhnya ketika dilihat langsung oleh pembalap lain yang sebelumnya berada di belakang Zarco dan Morbidelli. Terkhusus pada Valentino Rossi, ia patut diacungi jempol karena tetap berada di kecepatan yang bagus pasca restart meski tertinggal cukup jauh dari barisan terdepan. Balapan kali ini memang sangat horor termasuk bagi para penonton MotoGP di layar kaca. Bisa saja di antara para penonton masih terngiang-ngiang oleh kejadian tersebut sampai detik ini. Seandainya di antara kita ada di sana, pasti itu adalah mimpi yang sangat buruk.

Melalui kejadian ini juga, ada baiknya kita angkat topi kepada semua pembalap, karena mereka tetap menjalankan tugasnya walau sewaktu-waktu kejadian nahas bisa menghampiri. Salut untuk mereka, dan selamat untuk Ducati yang merawat dominasi kemenangan seri Austria dengan podium tertinggi dari Andrea Dovioso.Semoga, ia dapat kembali meraih hasil yang maksimal di balapan selanjutnya. Sekaligus memperbesar asa untuk menjadi juara dunia musim 2020. Kalau tidak sekarang, kapan lagi Dovi

MotoGP Austria 2020 Valentino Rossi Gagal Lolos Langsung ke Q2 – Valentino Rossi gagal lolos langsung ke kualifikasi 2 MotoGP Austria 2020. The Doctor terlempar dari urutan 10 besar di waktu gabungan tiga sesi latihan bebas. Rossi mengikuti sesi latihan bebas III MotoGP Austria yang berlangsung di Sirkut Red Bull Ring. Rider tim Monster Energy Yamaha tersebut meraih waktu tercepat 1 menit 25,021 detik.

MotoGP Austria 2020 Valentino Rossi Gagal Lolos Langsung ke Q2

MotoGP Austria 2020 Valentino Rossi Gagal Lolos Langsung ke Q2

Hasil tersebut membuat Rossi menjadi yang tercepat nomor 11 pada sesi tersebut. Catatan tersebut lebih cepat dibandingkan sesi Free Practice 2 pada Jumat (14/8) yang mencapai waktu 1 menit 27,967 detik. Hasil Latihan Bebas III MotoGP Austria 2020 Vinales Tercepat Kendati demikian, hasil gabungan Valentino Rossi dalam tiga latihan bebas di MotoGP Austria 2020 membuatnya terlempar dari posisi 10 besar. Akibatnya, Pebalap 41 tahun itu gagal lolos langsung ke sesi kualifikasi 2 (Q2).

Pada sesi latihan bebas pertama, Rossi hanya mampu menduduki posisi ke-13 dengan waktu 1 menit 24,879 detik. Rossi kemudian duduk di urutan kesembilan di FP2 dan berada di urutan ke-11 pada FP3. Hasil waktu gabungan ketiga sesi latihan bebas tersebut menempatkan Valentino Rossi di urutan ke-13. Akibatnya, The Doctor mau tidak mau mesti berjuang dari sesi kualifikasi 1 (Q1) MotoGP Austria 2020. Ia harus berada di posisi dua teratas sesi itu agar bisa lolos ke Q2 dalam perebutan posisi start balapan hari Minggu (16/8).

Sementara itu, catatan waktu terbaik dalam gabungan tiga kali latihan bebas di Sirkuit Red Bull Ring dimiliki Pol Espargaro. Dia berhasil meraih waktu tercepat 1 menit 24,193 detik yang diperolehnya saat merebut posisi pertama di sesi latihan bebas I. Berikut ini daftar pebalap yang berhak lolos langsung

Sesi Kualifikasi 2 (Q2) MotoGP Austria 2020:

1. Pol Espargaro (Red Bull KTM)
2. Andrea Dovizioso (Ducati)
3. Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha)
4. Jack Miller (Pramac Racing)
5. Takaaki Nakagami (LCR Honda)
6. Alex Rins (Suzuki Ecstar)
7. Miguel Oliveira (KTM Tech3)
8. Joan Mir (Suzuki Ecstar)
9. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha)
10. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha).

MotoGP Austria Data dan Fakta Red Bull Ring Sirkuit Tercepat di Kalender MotoGP – Sirkuit Red Bull Ring yang menjadi tuan rumah MotoGP Austria menyimpan sejarah panjang gelaran balap Grand Prix. Para pebalap MotoGP mengenal trek ini sebagai lintasan paling cepat yang ada di kalender balap. Seri keempat MotoGP 2020 akan dilangsungkan akhir pekan ini. Terlepas dari nasib nahas yang dialami Marc Marquez, MotoGP sejauh ini (malah) menunjukkan tontonan yang menarik.

MotoGP Austria Data dan Fakta Red Bull Ring Sirkuit Tercepat di Kalender MotoGP

MotoGP Austria Data dan Fakta Red Bull Ring Sirkuit Tercepat di Kalender MotoGP

Tidak ada dominasi di atas lintasan, meski Fabio Quartararo sudah dua kali jadi juara. Kemunculan Brad Binder sebagai kampiun di Jerez, keberhasilan Valentino Rossi naik podium, dan tim-tim sateltit yang menunjukkan tajinya membuat balapan motor paling tinggi derajatnya ini makin memikat. Datang ke Red Bull Ring, KTM jadi tim dengan senyum paling lebar. Keberhasilan Binder jadi juara dua pekan lalu dan penampilan cemerlang Pol Espargaro (sebelum akhirnya jatuh) jadi bekal bagus mereka.

KTM bakal punya semangat berganda karena MotoGP Austria yang akan ditayangkan secara live streaming oleh detikOto ini merupakan home race mereka. Memiliki panjang 4,318 km Sirkuit Red Bull Ring punya karakter cepat. Bahkan menjadi sirkuit paling cepat di kalender balap MotoGP. Sirkuit ini pertama dibangun pada 1969 dengan panjang lntasan 5,19 km. Nama aslinya adalah Österreichring, yang berarti ‘Circuit of Austria’. Tahun 1996 namanya diubah menjadi A1-Ring.

Yang merupakan nama provider telepon di negara tersebut dan mesponsori renovasi lintasan sehingga bisa menggelar balapan MotoGP dan F1. Perusahaan minuman energi Red Bull membeli sirkuit ini pada tahun 2010, lalu melakukan banyak perubahan besar terkait keamanan. Sirkuit pun kemudian dipercaya lagi menjadi tuan rumah F1 dan MotoGP.

Dikutip dari Box Repsol, berikut data dan fakta Sirkuit Red Bull Ring

Red Bull Ring berada 677 meter di atas permukaan laut, menjadikannya sebagai sirkuit yang berada di daratan paling tinggi (‘pesaing’ terdekatnya adalah Aragon yang berada 381 meter di atas permukaan laut). Selisih ketinggian antara titik terendah dan titik tertinggi di lintasan ini adalah 65 meter. Red Bull Ring menjadi sirkuit dengan jumlah tikungan paling sedikit di sepanjang kalender MotoGP. Tercatat cuma ada 10 tikungan di trek ini.

Red Bull Ring adalah sirkuit dengan rata-rata kecepatan paling tinggi di MotoGP yakni 183,2km/jam. Buriram dan Phillip Island berada di posisi dua dan tiga, dengan berturut-turut punya rata-rata kecepatan 177,9km/jam and 176,5km/jam. Uniknya, top speed di sirkuit ini justru jadi salah satu yang paling rendah, yakni 316,7 km. Ini disebabkan Red Bull Ring punya lintasan lurus yang pendek. Red Bull Ring cuma kalah dari Assen, Misano, dan Jerez untuk urusan trek lurus terpendek

Dulu Gahar Sekarang Loyo, Ada Apa dengan Ducati. Red Bull Ring sangat memanjakan wartawan yang meliput MotoGP. Mereka jadi satu-satunya sirkuit yang menyediakan sarapan, makan siang, dan makan malam buat pekerja media. Sirkuit ini juga buka sepanjang tahun. Di musim dingin sirkuit ini berbagai event olahraga seperti balapan ski, skating, dan balapan mobil salju. Selain trek balapan utama yang dipakai untuk MotoGP dan F1, Red Bull Ring juga punya trek lain di dalam areanya. Termasuk lintasan untuk tes, offroad, karting, dan sekolah balap.

Ketika Mobil Formula 1 Ngebut di Jalan Raya – Ajang balapan Formula 1 musim 2020 terpaksa ditunda karena pandemi virus Corona. Sebelum turun ke lintasan balap, mobil Formula 1 Ferrari lebih dulu diajak pemanasan di jalan raya. Formula 1 akan digelar pada awal Juli mendatang. Untuk membuktikan timnya siap.

Ketika Mobil Formula 1 Ngebut di Jalan Raya

Ketika Mobil Formula 1 Ngebut di Jalan Raya

Ferrari meminta pebalap Charles Leclerc untuk membawa mobil balap Ferrari SF1000 keliling kota Maranello yang merupakan markas pabrikan mobil berlogo kuda jingkrak itu. Ferrari meluncurkan SF1000 di acara khusus di Reggio Emilia, Italia, pada pertengahan Februari sebelum pengujian pra-musim dan Grand Prix Australia.

Lewis Hamilton Sindir F1 Tak Ikut Kecam Rasisme Musim ini akan memperlihatkan Ferrari berkompetisi di ajang Kejuaraan Dunia Formula 1 yang ke-1.000, itulah alasan dipilihnya nama SF1000. Mobil balap ini menjadi evolusi dari SF90 tahun lalu.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, tampak Ferrari SF1000 diajak ngebut di jalan raya. Raungan mesin yang gahar membuat pencinta Formula 1 rindu akan balapan tersebut.

Video itu menggambarkan ketika Charles Leclerc mengendarai mobil balapnya melewati tikungan. Selepas dari tikungan itu, mobil Ferrari tersebut langsung digaspol di lintasan lurus.

Dalam video lainnya, terlihat mobil balap Ferrari itu keluar dari garasi di markas Ferrari di Maranello. Turun ke jalan raya yang kosong (tampaknya disiapkan agar tak ada lalu lalang kendaraan lain), mobil Formula 1 itu diajak ngebut.

Bicara spesifikasi, Ferrari SF1000 menggendong mesin V6 berkapasitas 1.600 cc. Mesin yang dibekali satu perangkat turbocharger itu juga didukung oleh dua motor generator, Motor Generator Unit Kinetic (MGU-K) dan Motor Generator Unit Heat (MGU-H).

MGU-K adalah turunan langsung dari sistem KERS sebelumnya yang memulihkan energi kinetik yang dihasilkan saat pengereman. Energi hingga 4 MJ bisa disimpan dalam paket baterai. Power MGU-K bisa mencapai 120 kW. Sementara MGU-H memanen energi panas dari turbo. Lalu ada baterai, digunakan untuk menyimpan energi listrik sebelum digunakan.

Mayoritas detikers Bela Johann Zarco, Salahkan Pol Espargaro – Johann Zarco dibela mayoritas pembaca detikSport dalam insidennya dengan Pol Espargaro di MotoGP Ceko 2020 lalu. Zarco dinilai tak layak dapat hukuman di Brno. MotoGP Ceko 2020 di Brno akhir pekan lalu turut menghadirkan insiden antara Zarco dan Pol Espargaro. Saat itu motor keduanya bersenggolan.

Mayoritas detikers Bela Johann Zarco Salahkan Pol Espargaro

Akibat insiden senggolan tersebut, Pol Espargaro yang mengendarai motor KTM harus meluncur keluar lintasan dan tak kuasa melanjutkan balapan. Sementara itu steward balapan menganggap Johann Zarco melakukan kesalahan sehingga ia pun kena hukuman Long Lap Penalty (LLP) saat balapan tengah berlangsung.

Tapi ia tetap mampu menuntaskan MotoGP Ceko 2020 dengan finis di posisi ketiga. Momen Johann Zarco Senggolan dengan Pol Espargaro di MotoGP Ceko Hukuman itu sendiri direspons negatif baik oleh Johann Zarco maupun timnya, Ducati.

Bahkan Ducati menganggap Pol Espargaro-lah yang seharusnya dihukum karena melibas racing line Zarco. Saya pikir semua orang bisa memahami kenapa kami marah sekali. Buat kami itu adalah keputusan yang keliru,” kata Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti di GPOne.

Mayoritas pembaca detikSport pun tampaknya sepakat dengan argumentasi Ducati

Kami tak paham apa salahnya Zarco, ia ada di bagian dalam dan tidak bisa mengerem karena posisi tubuhnya sedang rebah. Espargaro-lah yang menabraknya dan ia yang membuat kesalahan, harusnya Pol yang kena hukum,” sebut Ciabatti saat itu.

Sampai dengan Rabu (12/8) ini, tak kurang dari 83 komentar pembaca membela Johann Zarco. Sementara itu cuma 12 detikers yang memilih untuk membela Pol Espargaro.

Tak cuma itu, sejumlah pembaca pun menyalahkan Pol Espargaro dalam insiden tersebut. “Pol yang bersalah karena menyenggol zarco yang berada di jalurnya,” sebut seorang pembaca.

“Lihat tayangan ulang, Zarco tidak melebar, dia tetap pada racing line nya, dan dia berhak ambil racing line itu karena Pol sedikit melebar… Kalau mau lebih kritis malah harusnya Pol yg salah, dia melebar dan mencoba menutup celah tapi sudah terlambat… Jadi posisi sudah 50-50 harusnya Pol yg ngalah, dia melebar kompensasi nya yaa dia disusul secara adil…” timpal pembaca lain.

Dengan race MotoGP 2020 langsung berlanjut ke sirkuit Red Bull Ring pada gelaran MotoGP Austria 2020 pada pekan ini, bukan tidak mungkin Johann Zarco dan Pol Espargaro ‘panas lagi’.

Kamu sendiri sudah menjatuhkan pilihan di Tim Johann Zarco atau Tim Pol Espargaro? Cek berita polling insiden tersebut di sini.

Soal Insiden di Brno Kamu Tim Johann Zarco atau Pol Espargaro – Johann Zarco dan Pol Espargaro terlibat insiden dalam MotoGP Ceko 2020 di Brno. Zarco dapat hukuman, tapi apakah hukuman itu layak ia dapat. Zarco dan Espargaro bersenggolan dalam balapan di Brno. Akibat insien tersebut, Espargaro yang membalap untuk Espargaro Red Bull KTM Racing terjatuh dan tak kuasa melanjutkan balapan.

Soal Insiden di Brno Kamu Tim Johann Zarco atau Pol Espargaro

Sementara itu Johann Zarco sempat mendapat hukuman Long Lap Penalty (LLP) saat balapan tengah berlangsung, sekalipun tetap mampu menuntaskan MotoGP Ceko 2020 dengan berada di posisi ketiga. Hasil MotoGP Ceko 2020 Brad Binder Raih Kemenangan Pertama. Usai balapan tersebut, Zarco dengan kesal menyebut bahwa insiden itu lebih karena, “kami balapan, bukannya berdansa.

Kubu Ducati yang merupakan timnya pun ikut meradang dan mempertanyakan hukuman buat Johann Zarco. Saya pikir semua orang bisa memahami kenapa kami marah sekali. Buat kami itu adalah keputusan yang keliru,” kata Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti seperti dikutip GPOne.

Menurut Paolo Ciabatti, dalam insiden yang terjadi di Turn 1 (T1) Lap 10 tersebut Johann Zarco sedang melaju di racing line-nya dan Pol Espargaro yang harusnya dipersalahkan karena melebar dan masuk ke racing line dari Zarco.

Kami tak paham apa salahnya Zarco, ia ada di bagian dalam dan tidak bisa mengerem karena posisi tubuhnya sedang rebah. Espargaro-lah yang menabraknya dan ia yang membuat kesalahan, harusnya Pol yang kena hukum,” sebut Ciabatti.

Sudah begitu, ia pun merasa andaikata Johann Zarco tidak kena hukum, bisa saja ridernya tersebut menyudahi balapan di posisi finis lebih baik. “Johann sedang membalap dengan baik dan harusnya bisa saja finis kedua.”

detikers sendiri lebih berpihak kepada Johann Zarco atau Pol Espargaro dalam insiden di MotoGP Ceko 2020 tersebut

Resmi Marc Marquez Masih Absen di MotoGP Austria 2020 – Rider Repsol Honda. Marc Marquez dipastikan masih absen pada gelaran MotoGP Austria 2020 di Red Bull Ring pada akhir pekan. Marc Marquez sejauh ini belum meraih satu poin pun di MotoGP 2020. Semenjak ia mengalami crash pada gelaran MotoGP Spanyol di Jerez dan harus naik meja operasi.

Resmi Marc Marquez Masih Absen di MotoGP Austria 2020

Juara bertahan MotoGP itu muncul di sirkuit Jerez menjelang MotoGP Andalusia, dan bahkan sempat ikut latihan dan sekelebat muncul di sesi kualifikasi. Tapi akhirnya batal balapan.

Proses pemulihan kondisi Marc Marquez mengalami kemunduran setelah ia harus naik meja operasi untuk kali kedua. Diumumkan bahwa tempatnya digantikan oleh Stefan Bradl yang tampil mulai MotoGP Ceko 2020.n.

Tanpa Marquez, Tim Repsol Honda Paling Buntut di MotoGP Ceko. Saat itu disebutkan pula soal prediksi bahwa Marc Marquez akan absen dalam tiga seri balapan. Yakni MotoGP Ceko 2020, MotoGP Austria 2020, dan MotoGP Styria 2020 yang kesemuanya digelar pada bulan Agustus ini.

Dalam predisi tersebut, Marc Marquez dinyatakan baru akan bisa kembali balapan dalam MotoGP San Marino di Misano pada tanggal 13 September mendatang.

Sehubungan dengan prediksi tersebut tim Marc Marquez kini paling tidak sudah memastikan Baby Alien memang akan absen di MotoGP Austria pada 16 Agustus akhir pekan ini. Bradl masih akan menjadi penggantinya.

Stefan Bradl akan kembali bergabung dengan Repsol Honda Team di Motorrad Grand Prix von Österreich, dengan juara dunia Marc Marquez masih melanjutkan proses pemulihan setelah operasi,” demikian pernyataan di situs resmi HRC usai MotoGP Ceko 2020.

Peluang Marc Marquez pulih dan balapan lagi lebih cepat, seperti determinasi yang ia perlihatkan di MotoGP Andalusia, memang masih terbuka. Tapi tampaknya jangan berharap ia sudah bisa balapan lagi akhir pekan ini di MotoGP Austria 2020.

Brad Binder Rookie Juara MotoGP Brno dan Pergeseran Prediksi di Austria – Sebenarnya menjadi juara seri ketika masih berstatus rookie, bukanlah hal mustahil. Terbukti, ada seorang rookie masa kini yang menjuarai seri balap kelas MotoGP, yaitu Marc Marquez. Marc Marquez saat itu naik ke kelas tertinggi pada 2013. Dia secara beruntung langsung memperkuat tim pabrikan, Repsol Honda.

Brad Binder Rookie Juara MotoGP Brno dan Pergeseran Prediksi di Austria

Brad Binder Rookie Juara MotoGP Brno dan Pergeseran Prediksi di Austria

Sebenarnya Marc bukanlah rookie pertama yang langsung memperkuat tim pabrikan. Sebelumnya ada nama Jorge Lorenzo yang langsung memperkuat tim utama, Yamaha Factory berduet dengan Valentino Rossi. Namun, setelah itu tak banyak pembalap promosi dari kelas Moto2 yang langsung dapat memperkuat tim pabrikan. Ini juga membuat tidak banyak pembalap yang baru naik kelas langsung dapat menjuarai seri di musim perdananya di MotoGP.

Marc Marquez adalah pembalap baru yang mampu melakukannya dan bahkan mampu keluar sebagai juara dunia di akhir musim. Sebagai rookie Suatu fenomena yang luar biasa dan sulit terulang. Termasuk keberhasilan rookie untuk memenangkan seri balap. Johann Zarco (Tech 3 Yamaha 2017) hanya berkutat pada kata “nyaris”. Begitu pula juniornya, Fabio Quartararo (Petronas SRT Yamaha 2019). Pembalap asal Prancis itu hanya selalu menjadi yang kedua di belakang Marc Marquez.

Bisa podium saja syukur, termasuk jika berhasil menunggangi langsung tim pabrikan. Sebenarnya sejak beragamnya tim pabrikan di MotoGP, peluang pembalap muda untuk langsung mengendarai motor tim pabrikan menjadi tidak mustahil. Seperti Suzuki yang secara konsisten pernah memanggil Maverick Vinales, Alex Rins, dan Joan Mir saat masih menjadi rookie.

Hal ini juga kemudian dilakukan oleh tim pabrikan lain, yaitu KTM. Di musim 2020, KTM mempercayakan salah satu motornya untuk dikendarai rookie dari Moto2, Brad Binder. Pembalap asal Afrika Selatan itu bersama Alex Marquez langsung memperoleh kesempatan menggeber motor pabrikan. Bedanya, Alex memperkuat Repsol Honda menemani kakaknya, Marc Marquez. Musim kompetisi yang seharusnya dimulai di sirkuit Losail Qatar pada Maret lalu. Tidak jadi menyajikan pertarungan pembalap di level MotoGP.

Sejak itu tidak banyak ekspektasi yang disematkan ke pembalap rookie

Brad Binder dan rookie lainnya pun terpaksa menahan diri untuk segera merasakan atmosfer balapan sesungguhnya. Hingga tiba waktunya musim kompetisi restart dan dimulai di Jerez, Spanyol (19/7). Di sini belum terlihat tanda-tanda keistimewaan rookie di MotoGP. Alex Marquez dan Brad Binder secara berurutan mengakhiri balapan di posisi 12 dan 13. Artinya, Alex mengemas 4 poin dan Binder 3 poin. Situasi yang lebih buruk justru menimpa rookie KTM (Tech 3) lainnya, Iker Lecuona.

Seri kedua yang berlangsung di Andalusia juga tak begitu bagus. Hanya Alex yang mampu finis di posisi yang cukup bagus, 8. Sama dengan posisinya, dia juga meraih 8 poin. Berbeda dengan Binder yang harus DNF, termasuk Lecuona. Duh Melihat rekor dari dua balapan tersebut membuat tak ada ekspektasi apa-apa terhadap ketiga pembalap tersebut. Hanya, satu hal yang patut diperhatikan adalah posisi start para pembalap yang tak begitu diunggulkan di seri ketiga, Brno.

Balapan di Rep. Ceko itu diawali dengan beberapa kejutan pada posisi starting grid. Johann Zarco pole position, Aleix Espargaro ke-4, Pol Espargaro ke-6, dan Binder ke-7. Secara tim pabrikan, Yamaha, KTM, Aprilia, Ducati, dan Suzuki terlihat dominan di 10 besar. Tetapi secara pembalap, terdapat banyak kejutan.
Memang, prediksi untuk mengisi podium masih berada di antara Quartararo, Morbidelli ataupun Vinales. Posisi start ke-5 jelas masih memberikan asa kepada Vinales untuk melibas para pengejut itu.

Nama-nama yang sedang memberikan kejutan di posisi start itu ternyata berhasil mengawali balapan dengan baik. Bahkan, Franco Morbidelli sukses memimpin balapan. Posisi kedua dan ketiga pun sempat diperebutkan antara Aleix Espargaro dan Quartararo. Menariknya, mereka sudah dikuntit oleh duet KTM pabrikan, Pol dan Binder. Tidak lupa pula masih ada Zarco yang mengendarai Ducati Avintia Racing.

Namun, ketika balapan dimulai situasinya berubah

Meski posisi start-nya lebih bagus Pol, namun Binder berhasil mendahuluinya. Binder pula yang kemudian mampu memisahkan duel sengit Aleix dan Quartararo. Seperti biasa, Aleix pun kemudian tercecer secara perlahan. Sedangkan Binder mampu menempel ketat Quartararo. Keberadaan Quaratararo di depan Binder sebenarnya memberikan keuntungan bagi rekan setimnya, Morbidelli. Pembalap asal Italia itu berhasil membuka jarak sekitar 1-2 detik.

Namun, apa yang dilakukan Quartararo lama-lama tak berhasil untuk menahan laju Binder. Pembalap bernomor 33 itu akhirnya berhasil melewati pemimpin sementara puncak klasemen itu. Lepasnya Binder dari “kontrol” Quartararo kemudian membuat jarak yang dibuat Morbidelli perlahan tergerus. Morbidelli mulai melambat, sedangkan Binder terus gaspol. Ngegas-nya Binder membuat posisinya semakin dekat dengan Morbidelli. Sampai suatu momen, Morbidelli harus dilewati Binder. Pasca kejadian itu, Binder pun tak terbendung.

Meski sempat ada kekhawatiran apabila Binder melakukan kesalahan, namun ternyata hal itu tak terjadi. Hingga pada last lap, Binder diberikan instruksi oleh timnya untuk mulai selow. Binder pun berhasil menjaga performanya dan, “Yas! He’s won on the first time in his carier at MotoGP class. Kemenangan Binder ini menjadi rookie yang pertama setelah Marc Marquez. Dia pun menjadi pembalap Afrika Selatan pertama yang menang di kelas MotoGP. Ini jelas menjadi kebahagiaan yang berlipat, karena kemenangan yang ia raih juga merupakan kemenangan perdana bagi KTM.

Sebagai tim pabrikan, apa yang mereka raih jelas menjadi prestasi yang patut dinantikan kelanjutannya. Beruntungnya apa yang diraih ini juga memberikan harapan bagi KTM, bahwa mereka akan menjadi tim yang dijagokan menang di balapan selanjutnya, Austria. Austria dengan dua seri yang digelar di Red Bull Ring dan Styria sebenarnya adalah kandang bagi KTM. Namun, berhubung KTM belum berada di level yang sama dengan tim pabrikan lain–bahkan juga tim satelit lainnya, akhirnya sirkuit itu menjadi tempat favorit Ducati.

MotoGP Ceko 2020 Ramai ramai Kecam Aspal Sirkuit Brno – Setelah menjalani sesi latihan jelang race di MotoGP Republik Ceko 2020, para pebalap ramai-ramai mengeluhkan aspal Sirkuit Brno. Seri ketiga MotoGP 2020 dilangsungkan di Ceko. Brno menjadi arena pacu Valentino Rossi dkk.

MotoGP Ceko 2020 Ramai ramai Kecam Aspal Sirkuit Brno

MotoGP Ceko 2020 Ramai ramai Kecam Aspal Sirkuit Brno

Para rider MotoGP pun sudah melewati hari pertama agenda balapan, yakni menggelar dua Free Practice di Brno pada Jumat (7/8). Keluhan banyak terlontar dari para pebalap.

Adalah aspal Sirkuit Brno yang menjadi sorotan para rider. Trek bergelembung sehingga menyulitkan para rider. Quartararo dan Rossi Beda Dua Dekade, Kompak Kejar Rekor di Brno..

Ini adalah aspal terburuk yang pernah saya pakai untuk balapan. Tak bisa diterima kalau kami harus balapan di sini. Aspalnya adalah bencana, jauh dari level MotoGP. Seperti mengendarai di atas air,” jelasnya rider Aprilia, Aleix Espargaro, seperti dilansir Marca.

Dua rider Yamaha, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, juga mengeluhkan kondisi yang sama. Keduanya pun harus mengubah gaya balapannya saat latihan di MotoGP Ceko 2020.

Jerez sirkuit yang sempurna, tanpa benjolan dan punya cengkraman. Di sini sebaliknya. Sangat sulit, anda tidak boleh banyak terjatuh di sini. Anda harus mengakalinya dengan perangkat elektronik, dan mengubah mentalitas balapan,” kata Vinales, rider Monster Energy Yamaha.

Cengkramannya buruk. Ini pertama kalinya saya punya masalah dengan ban belakang,” timpal Quartararo, pemimpin klasemen MotoGP 2020 sementara. Pembelaan cuma datang dari Rossi. The Doctor memaklumi kondisi Brno, sebab renovasi membutuhkan banyak biaya, yang tahun ini sulit dikeluarkan akibat tidak ada pemasukan dari tiket penonton.

Sempat Crash, Vinales Tetap Pede Tatap Balapan MotoGP Ceko. Masalahnya adalah uang. Kami para pebalap mengatakannya, tetapi dibutuhkan beberapa juta euro untuk membenahinya. Siapa yang mau mengeluarkannya? Tahun ini tidak ada penonton. Ini sirkuit yang tidak banyak dipakai.

Keputusan ada di Dorna dan sirkuitnya. Situasinya bukan yang terbaik, tapi sirkuitnya masih sangat bagus, kok,” kata rider 41 tahun itu. Sebelumnya, Quartararo bisa menjadi yang tercepat di sesi terakhir, yakni memimpin Free Practice Kedua. Balapan MotoGP Ceko 2020 sendiri akan digeber

Tim Satelit Ducati Ingin Bawa Adik Valentino Rossi ke MotoGP 2021 – Tim satelit Ducati, Pramac Racing, berminat merekrut Luca Marini untuk MotoGP musim depan. Adik Valentino Rossi itu berpeluang masuk andai Francesco Bagnaia ditarik ke tim utama Ducati musim depan.

Tim Satelit Ducati Ingin Bawa Adik Valentino Rossi ke MotoGP 2021

Tim Satelit Ducati Ingin Bawa Adik Valentino Rossi ke MotoGP 2021

Di MotoGP 2020, Pramac diwakili oleh Jack Miller dan Francesco Bagnaia. Namun musim depan, Miller akan membalap bersama tim utama Ducati, menggantikan Danilo Petrucci yang akan hijrah ke KTM.

Nah, slot pebalap di tim utama Ducati untuk MotoGP 2021 sejauh ini belum terisi sepenuhnya. Andrea Dovizioso diketahui belum sepakat untuk memperpanjang kontraknya.

Oleh karena itu, ada kemungkinan Ducati akan mempromosikan Bagnaia ke tim utama andai kontrak Dovizioso tidak lanjut. Kalau sudah begitu, posisi pebalap Pramac akan lowong.

Dia juga sudah menunjukkan dirinya sebagai pabalap jagoan, meski performanya masih naik turun,” kata Manajer Pramac Racing Francesco Guidotti, seperti dikutip Motorsport Total.

Saya pikir dia juga sudah matang untuk berpindah ke MotoGP. Enea Bastianini juga tampil bagus, tapi dia masih perlu mendapat banyak pengalaman di Moto2.

Luca Marini seorang rider yang berpengalaman

Marini saat ini terlihat sebagai pebalap yang komplet. Tapi mungkin segalanya bisa berubah dalam tiga balapan ke depan. Kami bisa menunggu karena kami bisa menawarkan motor yang menarik bagi pebalap rookie ataupun yang berpengalaman,” jelasnya.

Marini saat ini membalap di Moto2 bersama SKY Racing Team VR46, tim milik Rossi. Bagnaia diketahui juga berasal dari tim tersebut, dan dibawa naik ke MotoGP usai menjadi juara dunia Moto2 2018.

Manajer Ducati Davide Tardozzi sebelumnya menyebut bahwa siapa rekan Miller di tim utama Ducati untuk musim depan akan ditentukan setelah menyelesaikan tiga seri MotoGP 2020 di bulan Agustus. Peluang Marini ke MotoGP musim depan diperkirakan baru jelas setelah kepastian tersebut. Selain Marini, Pramac dikabarkan juga mengincar pebalap Moto2 lainnya, Jorge Martin.

Siapa yang Bisa Memanfaatkan Kesialan Marc Marquez – Bagai pungguk merindukan bulan”, apa yang terjadi pada Marc Marquez kurang lebih demikian. Keinginannya untuk segera comeback di balapan Brno (9/8), malah berujung petaka. Telah dikonfirmasi bahwa pembalap asal Spanyol itu harus absen di Brno, karena harus kembali naik ke meja operasi pada Senin kemarin (3/8) waktu setempat. Cedera yang ia alami di balapan pertama musim ini dikabarkan menjadi lebih parah karena efek dari upaya Marc untuk mengembalikan kekuatannya.

Siapa yang Bisa Memanfaatkan Kesialan Marc Marquez

Siapa yang Bisa Memanfaatkan Kesialan Marc Marquez

Imbasnya, Repsol Honda kembali gagal diperkuat oleh pembalap utamanya. Bahkan, pembalap bernomor 93 itu juga harus absen di dua seri Austria. Jika demikian, maka peluangnya untuk juara dunia ke-9 seperti Juventus di tahun ini bisa saja gagal total. Mengapa Faktor pertama, karena jumlah seri yang dihelat MotoGP (khusus kelas tertinggi) musim 2020 ini hanya 14 seri. Dengan dua seri telah digelar di Spanyol, maka tinggal 12 seri lagi yang akan digelar.

Jika Marc Marquez absen meraih poin selama 5 seri secara beruntun, maka dirinya akan tertinggal cukup jauh dari para rival. Hitung-hitungannya akan semakin jauh pula jika Fabio Quartararo adalah pemenang dalam 1 atau 2 balapan saat Marc masih absen. Poin kedua, sudah pasti keberadaan Fabio Quartararo. Pembalap tim satelit Yamaha itu saat ini sudah mengantongi 50 poin dan diprediksi masih memiliki kesempatan menambah beberapa poin di 3 seri ke depan.

Sedangkan untuk dua balapan Austria yang dihelat di sirkuit yang sama, yaitu Red Bull Ring, pembalap Ducati lebih dijagokan untuk menang. Seandainya Quartararo hanya mengincar podium di 3 balapan itu, maka perolehan poinnya sudah cukup banyak, kurang lebih sudah bisa mencapai 100-an poin (20-16-16). Jumlah itu tentu bukanlah perkara mudah untuk disalip oleh Marc Marquez.

Peluang juara seri untuk pembalap Yamaha Petronas SRT itu sebenarnya hanya ada di Brno

Seri yang akan ia hadapi tinggal 9 seri. Kemenangan 5 kali saja belum cukup untuk mendongkel posisi Quartararo jika si pembalap satelit itu mampu bersaing konsisten di zona podium. Faktor ketiga adalah masih adanya pembalap lain yang akan berupaya memanfaatkan kesialannya. Diantaranya adalah Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales. Walaupun keduanya belum bisa meraih podium tertinggi di dua balapan awal musim ini, namun secara pengalaman mereka lebih teruji dibandingkan Fabio Quartararo. Inilah yang membuat Dovi dan Vinales diprediksi akan mencoba memanfaatkan situasi langka in.

Secara matematis, Vinales memang dapat diunggulkan, karena pembalap pabrikan Yamaha itu hanya berjarak 10 poin dari Fabio Quartararo. Namun dengan merujuk pada rekapitulasi hasil akhir MotoGP sejak 2017, Dovizioso lebih dijagokan untuk merengkuh gelar juara dunia pertamanya. Raihan ini jelas akan sangat berarti bagi Dovizioso, karena dapat membuatnya menjadi lebih bernilai untuk Ducati. Jika Dovi mampu juara dunia MotoGP, maka besar peluangnya untuk tetap menunggangi Desmosedici. Ia pun akan memilih lanjut balapan di musim 2021 nanti.

Namun jika Dovi gagal, maka Vinales-lah yang berpeluang menjadi pemecah kebuntuan Yamaha untuk juara dunia pasca ditinggal Jorge Lorenzo. Vinales memang diharapkan menjadi juara dunia bersama Yamaha, karena potensinya sudah sangat bagus sejak masih berada di Suzuki. Hanya, dirinya masih belum bisa menyaingi “kegilaan” Marc Marquez dalam beradu cepat. Inilah yang membuat Yamaha harus pandai mengatur strategi saat pembalap rival masih belum fit.

Bahkan, apabila Vinales gagal, Yamaha harus segera mendorong Quartararo untuk menjadi kontestan juara dunia 2020. Jika Honda bisa melakukannya dengan Marc Marquez saat 2013 lalu, maka Yamaha juga seharusnya bisa menaruh kepercayaan kepada pembalap mudanya.

Hal ini akan mirip dengan keadaan pembalap Moto2 Mattia Pasini

Faktor keempat yang dapat membuat Marc Marquez lempar handuk untuk pertama kalinya di sepanjang karier balapan di MotoGP adalah kekuatan fisiknya. Jika merujuk pada foto yang beredar di pemberitaan, maka sulit baginya untuk segera kembali ke performa yang sesungguhnya. Cederanya Marc Marquez berada di bagian yang vital bagi pembalap, yaitu lengan kanan. Lengan kanan adalah bagian yang biasanya menjadi tumpuan untuk berakselerasi, baik dalam hal membuka gas maupun mengurangi kecepatan dengan rem ban depan.

Pasini yang memiliki riwayat cedera di tangan kanannya kemudian membuat perubahan pada bentuk motornya. Yaitu dengan memindahkan tuas rem depan ke setang kiri. Jika melihat gaya balap Marc yang agresif saat memasuki tikungan setelah beradu cepat di lintasan lurus, maka perhatiannya akan ada di bagaimana performa tangan kanannya saat mengontrol kecepatan dan menarik tuas rem depan.

Begitu pun dalam hal menikung. Cedera yang sedemikian parahnya di bagian lengan kanan bisa membuat cara melibas tikungan sisi kanan akan berbeda dari sebelumnya. Marc yang identik dengan elbow down ketika berada di tikungan, harus mencoba gaya konvensional, yaitu bertumpu pada lutut, alih-alih siku.,Cara ini akan membuat Marc dapat meminimalisir risiko cedera di bagian yang sama. Kecuali jika Marc malah memilih untuk tetap menggunakan gaya balap lamanya itu untuk mempercepat proses adaptasi dengan trauma cederanya.

Tindakan ini akan memberikan sisi keuntungan dan kerugian

Keuntungannya sudah jelas bahwa, Marc akan dapat segera kembali beradaptasi seperti semula. Namun, kerugiannya adalah ketika Marc kembali mengalami crash dengan menimpa sisi tubuh bagian kanannya, maka akan ada risiko buruk terhadap cedera sebelumnya. Melihat faktor terakhir ini, maka peluang Marc untuk segera tampil prima dan langsung berada di barisan terdepan akan sulit. Bahkan, seorang “Undaunted” Dovizioso yang baru operasi di bahu kiri saat awal musim ini nyatanya masih terlihat cukup kesulitan untuk bersaing dengan pembalap lain yang lebih prima.

Kendala lain yang akan menambah kesulitan Marc Marquez adalah karakter motor Honda yang liar. Itu akan membuat tenaga Marc juga cepat terkuras. Tentu ini akan membahayakan kondisi tubuhnya yang diprediksi baru akan sepenuhnya fit pada 1-2 bulan kemudian. Sebagai pembalap profesional, memang Marc akan mencoba untuk secepat mungkin kembali ke lintasan. Namun, ketika dirinya sudah berada di balapan, belum tentu dia sudah 100% fit.

Itulah mengapa, musibah yang ia alami ini akan menjadi kesialan baginya dan malah menjadi keuntungan bagi pembalap lain. Para rival tentu akan berupaya berebut gelar yang sedang “dihadiahkan” oleh Marc Marquez. Kira-kira siapakah pembalap yang beruntung itu

Kemenangan Dramatis Lewis Hamilton di Silverstone Pirelli Lakukan Investigasi – Silverstone, 3 Agustus 2020, Lap 51, duo Mercedes AMG W11 EQ nomor 44 dan 77 memimpin lomba dengan selisih lima belas detik diantara keduanya. Nampaknya Silver Arrows akan kembali menorehkan hasil manis yaitu finish 1-2. Dua Lap menjelang Chequered Flag, sekonyong-konyong W11 bernomor 77 yang dipiloti Valtteri Bottas mengalami Tire failure. Di belakangnya, Max Verstappen dengan Red Bull Honda RB16 bernomor 33 sekejab mengambil posisi nomor 2 tersebut, juga seterusnya dengan para mobil di belakangnya.

Kemenangan Dramatis Lewis Hamilton di Silverstone Pirelli Lakukan Investigasi

Kemenangan Dramatis Lewis Hamilton di Silverstone Pirelli Lakukan Investigasi

Valtteri dengan terseok-seok masuk Pit. Para Pit crew segera mengganti Ban kiri depan yang sudah hancur lebur itu serta tiga ban lainnya dengan Pirelli soft dengan waktu hanya tiga detik, lalu Valtteri kembali melesat dan segera bergabung di belakang Scuderia Ferrari SF1000 bernomor 5 yang dipiloti Sebastian Vettel. Sesungguhnya Valtteri masih beruntung. Masih bisa duduk manis di mobil paling kompetitif di Formula 1 saat ini dan kontraknya masih beberapa tahun lagi. Di mobil depannya; Seb, belum juga jelas akan balapan dengan Team mana di tahun depan.

Pete Bonnington sang engineer mengingatkan Lewis Hamilton lewat Team Radio agar berhati-hati dan tidak perlu ngoyo mencetak fastest lap karena khawatir serpihan front wing mobil lain yang masih bertebaran di lintasan. Lima puluh Lap sudah berlangsung dan sudah ada beberapa korban berjatuhan siang itu di Silverstone karena masalah Tire puncture. Dani Kyvat kehilangan kendali Alpha Tauri AT01 nya pada Lap 13 gara-gara masalah Ban belakang.

McLaren MCL35 yang dipiloti Carlos Sainz Jr juga mengalami Tire failure pada beberapa Lap menjelang finish.Mercedes AMG Petronas pun harus pasrah duo Silver Arrows tidak jadi finish 1-2 di home circuit. Suara Pete kembali membahana di ear piece Lewis; “use strat eleven, Lewis” yang dimana berarti engine di set masuk ke Race Save mode, alias ekonomis.

Belakangan ia mengatakan bahwa dirinya sibuk mencari setup differential yang pas hingga konsentrasinya terganggu

Mercedes AMG Petronas Team punya beberapa quick setting pada mobil mereka sebagai pilihan dalam engine modes guna memaksimalkan kinerja mesin dalam berbagai kondisi; semisal masuk Pit, ada safety car, kondisi hujan atau saat harus Pedal to the metal. Tidak ambil resiko, Max Verstappen pun masuk Pit dan mengganti Ban pada Lap 51. Suara Pete kembali terdengar; “Verstappen rejoin, 30 seconds behind. Lalu ia menambahkan; “he will try to score fastest lap, but we won’t bother trying. Tire integrity is a predominant thing.

Dan ketika memasuki Stowe hairpin, terjadilah, persis seperti yang dialami Valtteri; Ban kiri depan mengalami failure. Lewis melaporkan hal tersebut lewat radio. Namun mobil terkendali. Sang commentator Sky Sport; David Croft pun heboh, “Can he make it??”, teriaknya. Balapan masih tersisa satu Lap lagi. Lewis bertahan. Sambil melewati Brookland hairpin suara Pete melaporkan gap antara dirinya dengan Red Bull Honda di belakangnya. Max Verstappen mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mengejar Lewis. “20 seconds to Verstappen”.

Di Maggots and Becketts, James kembali melaporkan; “15 seconds to Verstappen”. W11 itu berjalan dengan tiga roda, percikan api karena gesekan Aluminium dengan permukaan lintasan Nampak begitu jelas. Lewis berusaha tenang melewati Hangar Straight. Memasuki turn 16, yaitu Club hairpin, James seolah menghitung mundur; “9 seconds to Verstappen. 7 seconds..” Lewis meluncur ke turn 18, beberapa meter di depan Chequered Flag dikibarkan.

Ketika Nico Hulkenberg kembali ke arena Formula 1 pada menit-menit terakhir dengan memakai Racing suit putih merah muda Racing Point Team sebagai pengganti Sergio Perez. Namun sayang Nico belum dapat unjuk gigi pada saat Race karena mobil RP20 Mercedes AMG nya tidak dapat dihidupkan akibat masalah pada drivetrain. Sebelumnya Pada sesi Q3, sempat terjadi insiden di Pitlane ketika SF1000 bernomor 16 dengan dipiloti Charles Leclerc keluar dari Pit Garage dan hampir mengenai BWT Racing Point RP20 yang dipiloti Lance Stroll.

Drama British Grand Prix sebenarnya sudah dimulai sebelum sesi Free Practice

Balapan diwarnai dengan Safety Car yang terpaksa keluar pada Lap awal atas terjadinya insiden menimpa Kevin Magnussen (Haas F1) dimana ia melebar dan menabrak dinding pembatas akibat bersentuhan dengan Alexander Albon dari Red Bull Honda. Albon kemudian dikenakan penalty lima detik. Sementara Romain Grosjean dari Haas F1 mendapatkan kibaran bendera diagonal putih-hitam setelah melakukan beberapa maneuver yang dinilai berbahaya karena merubah-ubah posisi pada saat hendak di overtake oleh pembalap lain. Di Lap 21 Grosjean berusaha menahan laju Carlos Sainz Jr dengan gerakan berubah lajur secara tiba-tiba.

Beberapa Lap kemudian hal itu juga menimpa Daniel Ricciardo dari Renault F1. Sementara jelang Lap akhir, merosotnya Valtteri Bottas justru jadi berkah buat Charles Leclerc. Scuderia Ferrari naik podium nomor 3. Namun bagi driver Ferrari satu lagi; Sebastian Vettel sang juara dunia empat kali, harus puas finish di urutan ke-10. SF1000 yang dikemudikan Seb sempat mengalami masalah Intercooler pada Practice session. Seb juga mengakui bahwa tidak ada perbedaan setup dengan SF1000 yang dikemudikan Charles Leclerc. Namun ia merasa tidak mendapat kesempatan pada saat balapan. Banyak orang menyayangkan Seb yang sudah tidak ngegigit seperti waktu-waktu sebelumnya.

Faktor psikologis tentu saja punya peranan, dimana Seb tidak berhasil membawa Ferrari kembali Juara dunia setelah lima tahun berada di dalam Team Cavallino Rampante itu. Dan Charles Leclerc nampaknya punya reputasi cukup baik sebagai rookie sejak tahun lalu, sangat cepat di lintasan dan sedikit menenggelamkan pamor Seb. Ada desas-desus dirinya akan hijrah ke Racing Point F1 tahun depan. Sementara persaingan di papan tengah justru yang menarik perhatian. Pierre Gassly dengan Alpha Tauri AT01 berhasil merangkak hingga finish di urutan ke-7 setelah duel dengan Ferrari, Renault dan Racing Point.

Cukup disayangkan Alexander Albon dari Red Bull Honda terkena penalty dan strategi pemakaian Hard

Compound tire yang tidak berhasil menaikkan posisinya. Teammate-nya; Verstappen cukup konsisten bersaing di depan dan hampir saja menjuarai British Grand Prix. Sayangnya W11 yang dipiloti Lewis Hamilton terlalu perkasa untuk dikejar. Dengan 1 set Ban baru dan selisih tiga puluh detik, tidak cukup bagi Verstappen untuk mengejar Silver Arrow bernomor 44 yang berjalan dengan tiga roda sepanjang Lap akhir. Sebenarnya Red Bull Team bisa saja instruksikan Verstappen untuk tetap berada di lintasan hingga finish. Tentu saja dengan konsekuensi harus menurunkan kecepatan secara signifikan.

Namun tidak mau ambil resiko, Verstappen dipanggil masuk untuk ganti Ban satu Lap menjelang finish, menyusul kejadian Tire puncture yang dialami Valtteri Bottas. Red Bull Team yakin ini adalah keputusan yang paling aman. Menyusul masalah pada Ban yang dialami oleh dua Mercedes W11 dan McLaren MCL35, Pirelli segera melakukan investigasi. Mario Isola; Tire Chief Pirelli F1 mengatakan bahwa mereka memeriksa semua Ban yang dipakai para mobil F1 di beberapa Lap akhir. Serpihan-serpihan Front Wing bekas Alfa Romeo C39 milik Kimi Raikkonen ataupun mobil lain diperkirakan punya peranan dalam beberapa kasus Tire failure pada saat race.

Namun ada juga kemungkinan karena wear (habis karena pemakaian). Melihat ke kondisi Ban medium compound dari mobil Haas F1 yang dikemudikan Romain Grosjean, bahwa Ban sudah mendekat pemakaian hampir 100% hingga kawat bajanya Nampak keluar. Ban yang sudah hampir habis tread nya (worn) akan memiliki perlindungan sangat rendah, maka akan rentan dan sangat mudah rusak. Apalagi jika mengenai serpihan aluminium atau Kevlar.

Respons Alex Marquez Membalap di MotoGP Ceko Tanpa Sang Kakak – Alex Marquez mengomentari bakal membalap di MotoGP Republik Ceko 2020 pada 7-9 Agustus tanpa sang kakak, Marc Marquez, pada balapan itu.

Respons Alex Marquez Membalap di MotoGP Ceko Tanpa Sang Kakak

Respons Alex Marquez Membalap di MotoGP Ceko Tanpa Sang Kakak

Pihak MotoGP maupun tim Repsol Honda sebelumnya memastikan Marquez absen pada balapan di Sirkuit Brno. Baby Alien kembali absen setelag menjalani operasi patah tulang lengan kanan atas untuk kali kedua pada Senin (3/8) di Rumah Sakit Universitari Dexeus Barcelona.

Marquez Berjudi, Lalu Kalah Telak di MotoGP. Alex bakal ditemani pengganti Marquez, Stefan Bradl, pada balapan MotoGP Ceko. Pembalap 24 tahun itu pun bertekad tidak akan tampil mengecewakan di Sirkuit Brno.

Di setiap seri, saya lebih banyak belajar tentang MotoGP dan motor saya. Saya tak sabar untuk tampil di Sirkuit Brno. Ini akan jadi melelahkan, namun saya senang,” kata Alex seperti dikutip dari Speedweek.

Alex kemudian menyebut Sirkuit Brno merupakan salah satu favoritnya. Tahun lalu ketika di Moto2, dia berhasil meraih podium pertama di Moto2 Republik Ceko. Itu merupakan podium teratas untuk kelima kalinya pada musim 2019.

Repsol Honda Team’s Spanish rider Marc Marquez gets ready to take part in the third MotoGP free practice session of the Andalucia Grand Prix at the Jerez race track in Jerez de la Frontera on July 25, 2020. (Photo by JAVIER SORIANO / AFP)Marc Marquez dipastikan absen di MotoGP Ceko. (AFP/JAVIER SORIANO)
“[Sirkuit] Brno akan selalu menyenangkan bagi saya dan selalu sesuai dengan gaya balapan saya.”

Operasi Marquez Bukti Blunder Honda. Kami mendapatkan banyak sekali informasi bagus sejak di [Sirkuit] Jerez. Kami sudah mempelajari untuk membalap di trek baru di sana [Sirkuit Brno],” kata Alex.

Terakhir, Alex berharap sang kakak bisa segera pulih dan kembali balapan satu tim dengannya di Repsol Honda. Saya sangat berharap Marc bisa segera pulih dan sehat-sehat saja,” ujar Alex.

Eks Pembalap MotoGP Sebut Penyebab Kecelakaan Marquez – Mantan pembalap MotoGP, Colin Edwards, menyebut biang kerok kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Spanyol 2020. Edwards mengatakan masalah elektronik jadi biang kerok Marquez kecelakaan sehingga mengalami cedera patah tulang kanan atas.

Eks Pembalap MotoGP Sebut Penyebab Kecelakaan Marquez

Eks Pembalap MotoGP Sebut Penyebab Kecelakaan Marquez

Rekor Palsu Ronaldo Buat Pemain Juventus Gemas Baby Alien terlempar dari Tikungan 3 ke gravel. Saat berguling, lengan kanannya sempat tertimpa ban motor depannya yang juga keluar dari trek.

Edwards sempat berkicau dalam akun Twitternya menyiratkan rahasia di balik kecelakaan yang dialami pembalap Honda tersebut.

Biang kerok Marquez mengalami luka parah. Itu bukan salahnya. Besok saya akan memberitahu kalian sedikit rahasia,” demikian cuitan Edwards dalam akun Twitter.

Edwards kemudian melanjutkan cuitannya terkait penyebab kecelakaan yang dialami Marquez. Masalah elektronik yang menjadi sorotannya.

Jangan Kaget Kalau Marquez Menang Apa yang ingin saya katakan begini. Ketika kamu memiliki sistem pendukung dan Anda menyandarkan hidup di kendali itu [elektronik], Anda percaya melebihi istri Anda.”

“Dalam arti mekanisme [elektronik] selalu sama dalam lap demi lap, bukan suatu kekhawatiran. Namun kadang kala sistem mengalami kebingungan,” cuit Edwards.

Dia kemudian mencontohkan kecelakaan yang pernah dialami Casey Stoner pada kualifikasi MotoGP Amerika Serikat 2012.

Saya dahulu menyebutnya ‘waktu sudah habis’. Hal yang sama terjadi terhadap Casey Stoner di Indianapolis. Sistem mendapat masukan yang berbeda, kemudian bingung,” terang Edwards.

Marquez sendiri terus menjalani pemulihan dengan melakukan latihan fisik demi bisa membalap di MotoGP Republik Ceko 2020, 7-9 Agustus.

 

Race 1 F2 Silverstone Nikita Mazepin Juara Sean Gelael Tanpa Poin – Balap pertama (Feature Race) Formula 2 di Sirkuit Silverstone, Inggris, berhasil dimenangkan pembaap asal Rusia, Nikita Mazepin (Hitech Grand Prix) dengan catatan waktu 51 menit, 17,953 detik dalam 29 putaran. Pembalap Indonesia, Sean Gelael (DAMS Racing), harus puas di posisi 15 dengan selisih waktu 31,585 detik dari Mazepin.

Race 1 F2 Silverstone Nikita Mazepin Juara Sean Gelael Tanpa Poin

Race 1 F2 Silverstone Nikita Mazepin Juara Sean Gelael Tanpa Poin

Saya sangat senang, tetapi agak sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata karena itu sangat tidak terduga. Ada banyak hal yang terjadi sehingga saya tidak benar-benar berpikir untuk memimpin balapan,” kata Mazepin usai balapan.

Saya sangat senang karena itu benar-benar terasa seperti serangkaian perkembangan yang bagus dan saya sangat senang dengan tim. Mereka memberi saya mobil yang fantastis, yang membantu saya menjaga ban sepanjang balapan. Ini membuat ban dapat bertahan di trek yang sulit seperti Silverstone di mana ban menjadi masalah,” ujar dia.

Ban memang menjadi kendala bagi sebagian besar pembalap. Pembalap asal Jerman, Mick Schumacher (PREMA) merupakan salah satu korban degradasi ban di Silverstone. Putra mantan pembalap F1, Michael Schumacher, itu sempat memimpin lomba sebelum akhirnya tercecer di peringkat di peringkat ke-9.

Posisi kedua direbut pembalap Cina, Guanyu Zhou (UNI-Virtuosi), dan ketiga dimenangi pembalap Jepang, Yuki Tsunoda (Carlin). Pembalap Denmark, Christian Lundgaard (ART Grand Prix) mengamankan posisi 4. Pembalap tuan rumah, Callum Ilott (UNI-Virtuosi) sukses merangsek ke posisi 5 setelah start dari pit-lane.

Sprint Race atau Race 2 akan digelar pada MInggu, 2 Agustus 2020, pukul 16.10 WIB sebanyak 21 putaran.

Rekan satu tim Sean Gelael, Dan Ticktum, akan start dari posisi terdepan setelah di Race 1 berhasil finish di posisi 8 (menggunakan sistem reverse grid). Sprint Race bisa disaksikan melalui live-streaming di www.sean-gelael.com.

Klasmen sementara F2 hingga Round 4:

1. R. Shwartzman 81

2. C. Ilott 73

3. C. Lundgaard 55

4. N. Mazepin 52

5. G. Zhou 51

6. D. Ticktum 42

7. F. Drogovich 41

8. M. Schumacher 41

9. Y. Tsunoda 39

10. L. Deletraz 36

Meriahkan HUT RI ke 75 Lapas Cilegon Gelar Porsenap – Nuansa semarak peringatan Hari Kemerdekaan. RI 75 sudah terasa sejak awal bulan Agustus di tengah masyarakat, termasuk para pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon.

Meriahkan HUT RI ke 75 Lapas Cilegon Gelar Porsenap

Pelepasan balon dan burung merpati ke udara menjadi simbol dibukanya Pekan Olahraga Pegawai dan Warga Binaan di Lapas Cilegon yang dirangkaikan dalam Upacara pagi hari ini, Sabtu (01/08/2020).

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75, Kepala Lapas Cilegon selaku Inspektur Upacara mengajak seluruh pegawai dan warga binaan untuk lebih berperan aktif dan semangat dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 75.

Selain olahraga, kegiatan porsenap ini juga dapat dijadikan rekreasi. Juga kita dapat menemukan prestasi dalam bentuk perlombaan dan pertandingan serta menumbuhkan rasa nasionalisme”, ujar Kalapas, Masjuno.

Kendati masih dalam pandemik Covid-19, tetap laksanakan protokol kesehatan, jaga kesehatan, dan olahraga yang teratur. Mari kita sambut HUT Kemerdekaan RI ini dengan penuh suka cita dan semarak kemerdekaan”, tandasnya.

Marquez Diprediksi Lakukan Hal Gila di MotoGP Ceko – Marc Marquez diprediksi akan melakukan hal gila saat kembali di MotoGP Republik Ceko, 7-9 Agustus 2020, demi mengejar ketinggalan 50 poin dari Fabio Quartararo di klasemen sementara MotoGP 2020. Marquez harus bekerja keras untuk bisa mempertahankan gelar juara dunia di MotoGP 2020 setelah gagal mendapat poin di dua seri awal. Setelah gagal finis di MotoGP Spanyol.

Marquez Diprediksi Lakukan Hal Gila di MotoGP Ceko

Pembalap Repsol Honda itu gagal balapan di MotoGP Andalusia akhir pekan lalu. Pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat, mengatakan peluang juara Marquez masih sangat terbuka lebar. Pernat meyakini Marquez akan melakukan segala cara untuk bisa mengejar ketinggalan dari Quartararo mulai dari MotoGP Ceko.

Perebutan gelar juara dunia masih belum selesai. Ketika Marquez kembali, saya yakin dia akan melakukan sejumlah hal gila,” ujar Pernat melalui GP One. Jelang MotoGP Andalusia 2020.Marc Marquez gagal tampil di MotoGP Andalusia 2020. Pernat juga mengklaim Marquez sejak awal tahu tidak bisa tampil di MotoGP Andalusia. Pernat mengatakan Marquez hanya tampil di latihan bebas dan kualifikasi MotoGP Andalusia hanya untuk merusak mental rival.

Saya setuju dengan keputusan Marquez. Dia ingin menunjukkan kepada semua orang kalau tank sekalipun tidak bisa menghentikan dia. Dia muncul untuk merusak mental pembalap lain,” ujar Pernat. Jelas dia tidak bisa membalap. Saya yakin sejak awal dia tahu kalau dia tidak bisa balapan. Dia melakukannya hanya untuk merusak mental para rival. Kembali kurang dari satu pekan setelah kecelakaan jelas mengejutkan semua orang,” sambung Pernat.

Quartararo saat ini mengoleksi 50 poin di puncak klasemen sementara MotoGP 2020, unggul sepuluh poin atas Maverick Vinales.

Quartararo Pernah Minta Foto Bareng Rossi Kini Satu Podium – Fabio Quartararo mengungkapkan rasa haru yang luar biasa bisa satu podium dengan sang idola, Valentino Rossi, di MotoGP Andalusia 2020, Minggu. Quartararo kembali menyabet podium pertama di Sirkuit Jerez. Posisi kedua diraih pembalap Yamaha, Maverick Vinales. Sementara Rossi berhasil meraih podium ketiga.

Quartararo Pernah Minta Foto Bareng Rossi Kini Satu Podium

Vinales Sulit Bernapas Kejar Rossi di MotoGP Andalusia. Selain teharu, Quartararo juga merasa aneh satu podium dengan Rossi lantaran dahulu dia amat mengidolakan The Doctor. Saya amat bahagia bisa berada satu podium dengannya [Rossi],” Quartararo menceritakan perasaan aneh sekaligus haru, dikutip dari Sky Sports.

Yamaha rider Fabio Quartararo of France holds the trophy after winning the MotoGP race during the Andalucia Motorcycle Grand Prix at the Angel Nieto racetrack in Jerez de la Frontera, Spain, Sunday July 26, 2020. (AP Photo/David Clares)Fabio Quartararo menang di MotoGP Andalusia 2020. Quartararo pun mengingat momen perjumpaan dengan Rossi di Sirkuit Jerez ketika dia masih sebagai bocah fan berat The Doctor.

Di sebuah taman satu hal yang saya lakukan adalah meminta foto bersama dia [Rossi]. Momen MotoGP yang masih sangat saya ingat adalah di sini di Jerez. Podium MotoGP Andalusia, Rossi Curhat Sempat Kesal ke Mekanik. Saat itu dia [Rossi] memenangkan duel dengan [Sete] Gibernau. Dia memberikan saya motivasi luar biasa untuk meniti langkah di MotoGP,” ujar Quartararo.

Quartararo kini berada di puncak klasemen sementara MotoGP dengan koleksi 50 poin. Vinales berada di posisi kedua dengan torehan 40 poin. Sementara Rossi menyodok ke posisi keenam.

Banner Live Streaming MotoGP 2020. Dalam kesempatan itu, pembalap Petronas SRT Yamaha tersebut mengungkapkan sejumlah momen ketika dia benar-benar tegang di MotoGP Andalusia 2020.

Dalam dua momen, saya mengira bakal kecelakaan. Namun pada akhirnya saya sangat senang karena bisa membalap dengan sangat baik,” ujar Quartararo. Bos Yamaha Ungkap Rossi dan Mekanik Sempat Cekcok

Ketidakhadiran Marc Marquez di MotoGP Andalusia 2020 jadi keuntungan besar bagi Quartararo. Marquez yang baru saja menjalani operasi patah tulang lengan kanan pada Selasa (21/7), sempat melakoni latihan bebas ketiga (FP3) dan kualifikasi di Sirkuit Jerez.

Namun, dia tak menyelesaikan kualifikasi pertama dan memilih tak akan balapan di MotoGP Andalusia 2020 karena masih merasakan sakit luar biasa.

Jepang Jemput Api Olimpiade Tokyo 2020 Tanpa 2 Pejabat Tinggi – Sebuah pesawat yang ditugaskan untuk menjemput api. Olimpiade di Athena, Yunani, telah diberangkatkan dari Bandara Internasional, Jepang, Rabu (18/3/2020) waktu setempat. Namun, di dalam pesawat tersebut tidak ada delegasi atau perwakilan dari pejabat tinggi Olimpiade Tokyo 2020.

Jepang Jemput Api Olimpiade Tokyo 2020 Tanpa 2 Pejabat Tinggi

Jepang Jemput Api Olimpiade Tokyo 2020 Tanpa 2 Pejabat Tinggi

Pihak Olimpiade Tokyo 2020 memilih untuk tidak mengirimkan dua pejabat tinggi mereka, Yoshiro Mori (Ketua Komite Olimpiade Tokyo 2020), dan Seiko Hashimoto (Menteri Olimpiade Jepang). Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisasi penularan virus corona. Baca juga: Mayoritas Warga Jepang Minta Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda Virus corona, yang saat ini ditetapkan sebagai pandemi global telah merenggut ribuan nyawa manusia.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Pusat Sistem Sains dan Teknik Johns Hopkins University, Amerika Serikat, hingga Rabu (18/3/2020), pukul 14.00 WIB, sudah ada 7.954 nyawa yang melayang akibat virus tersebut. Yunani sendiri termasuk dalam negara dengan kasus corona cukup tinggi di dunia, yakni 387 kasus. Nantinya, obor olimpiade akan diserahkan secara simbolis kepada Duta Besar Jepang untuk Yunani. Kualifikasi Tinju Olimpiade 2020 di London Digelar Tanpa Penonton Obor itu.

Kemudian akan diserahkan kepada tim khusus pembawa obor Olimpiade Tokyo 2020 yang telah berada di Yunani sejak pekan lalu, untuk di bawa “pulang” ke Jepang. Obor tersebut dijadwalkan mendarat di Pangkalan Udara Matushima, Jepang, pada Jumat (20/3/2020), waktu setempat. Olimpiade Tokyo 2020 menjadi salah satu event olahraga yang masih “kebal” virus corona. Pesta olahraga empat tahunan itu belum ada tanda-tanda bakal ditunda meskipun infeksi virus corona semakin meluas.

Tinju Tanpa Penonton Komite Olimpiade Internasional (IOC), telah menyatakan komitmen mereka untuk tetap melangsungkan Olimpiade Tokyo 2020 sesuai jadwal. “IOC tetap berkomitmen penuh untuk menggelar Olimpiade Tokyo 2020. Dengan empat bulan wakitu tersisa tidak rencana perubahan drastis (ditunda),” demikian pernyataan IOC. “IOC mendorong para atlet untuk terus mempersiapkan diri sebaik mungkin menuju Olimpiade Tokyo 2020,” tulis pernyataan yang sama.

Junior Kita di Masa Depan Tunggal Putri Indonesia yang Mengkilat di Level Junior – Pertandingan di sektor tunggal puteri pada ajang. MOLA TV – PBSI Home Tournament 2020 berakhir. Gregoria Mariska Tunjung menjadi juara setelah menang atas Putri Kusuma Wardhani sekaligus membalas kekalahan pada pertandingan di babak grup sebelumnya. Hasil ini menggagalkan banyak harapan pencinta bulutangkis agar. Putri kembali menang dengan mengalahkan seniornya tersebut di usinya yang masih level yunior (U-19).

Junior Kita di Masa Depan Tunggal Putri Indonesia yang Mengkilat di Level Junior

Junior Kita di Masa Depan Tunggal Putri Indonesia yang Mengkilat di Level Junior

Padahal, di babak semifinal, para pemain yunior Putri KW, Asty, dan Saifi. Membuat kejutan dengan mengisi 3 tempat dan mengepung Jorji, panggilan akrab Georgia. Tapi akhirnya sang senior, yang usianya pun belum genap 21 tahun. Mampu membuktikan bahwa posisi unggulannya bukan sekedar posisi di atas kertas. Dengan permainan yang jauh lebih bagus dibandingkan saat babak grup. Jorji begitu mendikte Putri sehingga lawannya itu banyak melakukan kesalahan dan gagal mengulang kesuksesannya di babak grup.

Meski gagal, namun setidaknya para pemain yunior ini sudah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan seniornya. Ini merupakan kabar gembira buat pencinta bulutangkis Indonesia yang ingin melihat prestasi bulutangkis negeri ini ada yang meneruskan di masa mendatang. Dengan pembinaan yang memadai bagi pemain yunior, melalui dihidupkannya Kembali pelatnas utama dan pratama.

Sebab, melihat sejarah ke belakang, tidak semua pemain tunggal puteri. Indonesia yang berprestasi mengkilat di level yunior mampu berprestasi yang sama atau bahkan melebihinya saat sudah menginjak level senior. Ada yg berhasil dan mencapai puncaknya, ada yang sempat naik lalu tenggelam. Bahkan ada yang setelah yunior langsung stagnan dan menghilang. Berikut nama-nama pebuultangkis tunggal puteri Indonesia yang berprestasi baik di level yunior dan nasibnya saat senior. Pembahasan kali ini dibatasi hanya untuk pebulutangkis yang pernah berprestasi bagus di level yunior.

Prestasi Susi Susanti yang spektakuler di level senior

Sesungguhnya sudah dirintis sejak masa kecil saat berlatih di Tasikmalaya yang membuatnya dipinang oleh dua klub besar Indonesia, PB Jaya Raya dan PB Djarum. Karena alasan kedekatan dengan keluarga, Susi memilih PB Jaya Raya yang terletak di Jakarta. Hanya berselang setahun, Susi sudah mampu menginjakkan kakinya di pelatnas untuk berlatih bersama pebulutangkis nasional lainnya.

Tahun 1987, Susi memulai dengan prestasi ciamik dengan memborong gelar juara dari semua nomor yang bisa diikutinya (tunggal, ganda, dan ganda campuran) pada Kejuaraan Invitasi Bulutangkis yunior Bimantara di Jakarta. Gelar juara tunggal puteri diraih dengan mengalahkan Tang Jiuhong (China) yang selanjutnya menjadi saingan berat di level senior. Tahun berikutnya, Susi kembali menjadi yang superior pada gelaran yang sama meski hanya berhasil meraih dua gelar, yaitu tunggal puteri dan ganda puteri.

Prestasi Susi di level senior tidak instan, meroket tiba-tiba, melainkan bertahap namun meyakinkan. Saat berusia 16 tahun, Susi sudah mampu melaju ke babak perempat final kejuaraan dunia 1987 dengan menundukkan Kirsten Larsen, juara All England tahun itu. Setahun berikutnya, Susi sudah masuk tim uber cup dan berperan mengantarkan tim masuk ke babak semi final. Di semi final, Susi nyaris membuat kejutan saat sudah mencapai matchpoint melawan Han Aiping.

Namun, di tahun berikutnya ia sudah mampu membalas kekalahannya tersebut sekaligus menjadi juara pada Kejuaraan Piala Dunia Bulutangkis 1989 yang diadakan di Beijing (meskipun dibalas lagi di putaran Final Grandprix di Singapura). Tahun itu juga, Susi mampu merangsek melewati pemain top dunia dengan melaju ke babak Final All England sebelum dihentikan ratu tunggal puteri saat itu, Li Lingwei. Masih di tahun yang sama, Susi menunjukkan permainan sangat memukau saat berperan besar membantu Tim Indonesia meraih Piala Sudirman 1989 dengan mengalahkan Lee Young Suk.

Nyaris kalah di set kedua dalam kedudukan 6-10 setelah takluk di set pertama

Susi mampu membalikkan keadaan dan menang hingga terberitakan bahwa Lee ditampar pelatihnya yang mungkin gemas karena kehilangan peluang meraih piala yang sudah di depan mata. Pada set ketiga, Susi menggila dengan tak memberikan satu angka pun pada Lee. Tahun berikutnya adalah perjalanan Susi yang dilalui dengani prestasi demi prestasi melalui gelar di berbagai turnamen individu besar hingga puncaknya meraih emas Olimpiade Barcelona 1992 dan Kejuaraan Dunia 1993.

Gelar Susi sangat lengkap. Hanya medali emas Asian Games yang belum diraihnya, yang diakuinya sendiri merupakan. Bukti bahwa dia adalah manusia biasa yang punya kekurangan juga. Upayanya meraih emas di Asian Games 1998 di Bangkok harus dia hentikan karena kehamilan. Puteri pertama dari pernikahannya dengan sesama peraih emas Olimpiade 1992 Alan Budi Kusuma. Tidak sia-sia perjuangan Susi. Prestasinya yang cemerlang di masa yunior berhasil dia. Pertahankan bahkan dinaikkan levelnya hingga dia menjadi legenda dunia bulutangkis dengan anugerah Hall of Fame tahun 2004 dari IBF.

Yuni Kartika lebih muda dua tahun dari Susi dan pernah berjuang bersama Susi. Tahun 1989, Yuni mampu mencapai semi final Kejuaraan Invitasi Yunior Bulutangkis Dunia Bimantara 1989 meski gagal masuk final. Setahun kemudian, Yuni berhasil menyempurnakan capaiannya dengan menjadi juara tunggal puteri di ajang yang sama di usianya yang ke-17. Ini seolah menegaskan kesiapannya untuk bersaing di level senior. Tahun berikutnya, di usia 18 tahun, Yuni mulai meraih prestasi di level senior meski tidak sehebat Susi, yaitu dengan meraih posisi semi finalis di ajang Kejuaraan Belanda Terbuka 1991 lalu Semi Finalis Indonesia Terbuka 1992 dan Finalis Malaysia Terbuka 1992.

Yuni juga ikut ambil bagian dalam Tim Uber cup yang merebut piala Uber Cup

Sayangnya, di saat dia tengah berusaha meraih prestasi yang lebih baik, ujian menimpanya. Keluarganya tertimpa musibah, saat Yuni tengah bertanding di Malaysia. Ibunya meninggal dunia, sementara Ayah dan saudaranya sempat kritis di Rumah Sakit. Beruntung Ayah dan saudaranya berangsur pulih. Namun mental Yuni terlanjur terpuruk. Shock yang dialaminya membuat konsentrasi bermainnya terganggu sehingga ia sempat berhenti. Yuni Kembali ke lapangan tahun 1994 dan kembali maju ke babak semifinal di Kejuaraan Swedia Terbuka dan Indonesia Terbuka.

Tahun tersebut meskipun dia tidak dimainkan di babak semifinal dan final. Yuni masih bermain hingga tahun 1996, namun ia merasa tidak mampu bermain dengan baik hingga akhirnya memutuskan pensiun di usianya yang baru menginjak usia 23 tahun. Generasi sekarang mungkin hampir tidak ada yang mengenal Kristin Yunita, padahal dia adalah pemegang gelar juara tunggal puteri pada ajang resmi Kejuaraan. Dunia Yunior bulutangkis Dunia yang diadakan pertama kali di Jakarta dengan mengalahkan Yao Yan.

Sayang, karier Kristin mandeg setelah itu. Tak ada catatan prestasinya sama sekali. Dia tenggelam saat lawan-lawannya di level yunior mulai wara wiri meraih prestasi di level yunior seperti. Mia Audina, Yao Yan atau bahkan Hang Jingna. Juara ganda puteri di gelaran yang sama yang kemudian menjadi pemain tunggal puteri top dunia. Infonya, cedera menjadi alasan terhambatnya prestasinya tersebut hingga akhirnya Kristin mundur dari dunia bulutangkis di usia yang masih muda. Mia Audina memang “hanya” mampu menjadi semifinalis pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis Yunior Bimantara Tahun 1992.

Elena Myers Talenta yang Terjegal oleh Trauma Seksual – Nama Elena Myers mungkin tak familier di telinga, termasuk bagi para penggemar balap motor sekali pun. Meski begitu, wanita kelahiran November 1993 telah mencatat rekor cemerlang di karir profesionalnya yang singkat. Mulai Membalap di Usia Beli. Elena kecil mulai membalap dengan pocket bike berkapastas 35 cc. Bakat dan kemauan segera mengantarkannya pada jok minibike hingga akhirnya berkenalan dengan mesin supermoto 80 cc.

Elena Myers Talenta yang Terjegal oleh Trauma Seksual

Elena Myers Talenta yang Terjegal oleh Trauma Seksual

Pada usianya yang ke-13, dia menapak di kejuaraan grand prix motor yang diselenggarakan di Amerika Serikat (USGPRU). Kala itu Elena tampil di kelas 125 cc. Adalah John Ulrich, pemilik tim balap Team Hammer yang melihat bakat Elena dan kemudian menyerahinya sebuah Honda RS 125 cc rakitan 1997. Team Hammer sendiri adalah sebuah tim yang didirikan oleh Ulrich dan seorang pebalap profesional, Bruce Hammer, pada 1980. Tim ini kemudian berkembang menjadi salah satu tim besar di AS hingga kini.

Kompetisi itu diikuti Elena hingga 2009 di mana usianya genap 16 tahun. Banyak podium dikoleksinya termasuk diantaranya beberapa kemenangan. Hingga pada November 2009, saat dia mendapatkan lisensi untuk membalap di ajang yang diselenggarakan oleh American Motorcyclist Association (AMA), Ulrich berniat membawa gadis itu ke kejuaraan AMA Pro Supersport 600 cc. Musim 2010 menjadi debutnya di ajang kejuaraan AMA Pro. Berbekal Suzuki GSX-R 600 yang diracik kru Team Hammer, Elena melanglang di 10 sirkuit yang masuk dalam kalender balap selama semusim.

Hal itu tak lepas dari absennya wanita mungil itu pada 3 balapan akibat cidera pergelangan tangan

Infineon Raceway (kini Sonoma Raceway) yang menjadi seri ke-4 musim 2010 menjadi saksi bagi rekor yang diciptakan Elena. Pada Race 1, Elena berhasil meraih kemenangan pertamanya. Raihannya itu menjadi luar biasa sebab dia pun menjadi pebalap wanita pertama yang mampu menjadi kampiun di kelas itu. Di akhir musim, ia pun mencatatkan diri di papan atas yakni posisi ke dua klasemen akhir untuk West Championship. Kejuaraan AMA Pro saat itu, tepatnya dari musim 2009 hingga 2013, terbagi menjadi 3 bagian yakni West, East dan National Championship. Di tahun 2011, posisinya melorot ke rangking 5.

Dari seluruh seri yang dijalaninya, Myers mampu mengoleksi 1 podium ke tiga dan 5 kali finish di posisi lima besar. Kemenangan ke duanya diraih pada musim 2012. Di Daytona International Speedway Race 2, Myers berhasil mencapai garis finish hanya 0.240 detik di depan finisher ke dua. Di race itu, Myers berebut posisi pertama dengan 4 pebalap lainnya. Rekor lain yang dicatatnya adalah finish di urutan ke-9 di event tahunan yang sudah digelar sejak 1937, Daytona 200 pada musim 2014.

Posisi ini dicatat sebagai finish terbaik yang dapat dicapai oleh seorang pebalap wanita. Rekor sebelumnya ditorehkan oleh pebalap Honda, Melissa Paris yang pada 2011 menempati posisi ke-11. Di balapan yang menempuh jarak total 200 mil itu, Myers turun dengan mengendarai Triumph Daytona 675R. Selain mengendarai motor pabrikan, Myers pun pernah menjajal motor prototype. Adalah bos Rizla Suzuki MotoGP, Paul Denning, yang memberinya kesempatan untuk memacu Suzuki GSV-R pada 2011. Saat itu, Myers yang masih berusia 17 tahun mampu memacu motor tunggangan Alvaro Bautista hingga kecepatan 190 MpH di lintasan lurus sirkuit Indianapolis, AS.

Denning pun berkomentar bahwa Myers memiliki masa depan cerah di dunia balap motor

Namun semua catatan itu terhenti setelah Myers mengumumkan untuk undur diri dari event balap Superbike MotoAmerica (sebelumnya AMA Pro). Dikatakan bahwa timnya, 21Motorsport, mengalami kesulitan dalam mendapatkan sponsor untuk musim 2016. Sebuah ironi mengingat dirinya yang mampu berada di posisi ke-5 klasemen akhir pada gelaran 2015. Mengalami Pelecehan Seksual Pengakuan mengejutkan menyeruak pada 2017 lalu. Saat Myers mengungkapkan kepada.

Philadelphia Magazine bahwa ia telah mengalami pelecehan seksual di sebuah hotel di Philadelphia di sela kegiatan balapnya di akhir pekan. Adalah Jerome McNeill, seorang pria yang berprofesi sebagai fisioterapis di Loews Hotel yang disebutnya telah melakukan tindakan tak senonoh pada September 2014 silam. Selain terhadap Myers, McNeill pun pernah bermasalah dengan hukum diantaranya pada 2007 saat dirinya diadili dalam kasus perkosaan seorang remaja 12 tahun.

Kasus itu diakui Myers telah mengganggu psikisnya. Hal itu membuat dirinya sering dilanda kecemasan, perasaan yang sebelumnya tak pernah muncul dari dirinya. Saat itu, dirinya gamang untuk melaporkan kejadian itu ke polisi. Yang dipikirkannya hanyalah menyelesaikan lomba dengan baik. Dia berharap pengakuannya itu akan menjadi penglepasannya ke dalam sebuah kehidupan baru. Selain menjadi sebuah contoh bagi pihak lain yang mengalami kejadian serupa untuk tidak menutup mulutnya dari melaporkan pengalaman buruknya kepada pihak berwajib.

Fabio Quartararo Menangi MotoGP Andalucia Rossi Podium Ketiga – Fabio Quartararo kembali menjuarai MotoGP seri Andalucia yang digelar di sirkuit Jerez Spanyol hari ini. Melenggang tanpa halangan sejak start, Quartararo menang mudah. Podium dua diduduki oleh Maverick Vinales dan Valentino Rossi meraih podium 3. Hari ini rider Yamaha menyapu bersih podium. Marc Marquez kemarin sempat dinyatakan fit untuk balapan setelah menjalani operasi patah lengan pasca jatuh di Jerez minggu lalu.

Fabio Quartararo Menangi MotoGP Andalucia Rossi Podium Ketiga

Fabio Quartararo Menangi MotoGP Andalucia Rossi Podium Ketiga

Namun Marquez memutuskan absen balapan minggu ini dan memilih untuk memulihkan kondisinya dahulu. Alex Rins dan Cal Crutchlow yang sama cedera minggu lalu, kembali balapan minggu ini. Pembalap paling happy hari ini tentu Valentino Rossi. Minggu lalu di Jerez, The Doctor gagal finis setelah motornya mogok. Ia membalas hasil buruk itu dengan meraih podium ketiga. Podium ini sekaligus merupakan podium ke 199 kali untuknya selama berkarir di kelas premier. Balapan terdiri dari 25 lap dan balapan ini merupakan balapan terpanas selama digelar di Jerez.

Terpanas dalam arti sebenarnya ya, kondisi trek mencapai 60 derajat. Pecahkan telur di trek, langsung mateng tuh telur. Valentino Rossi memulai balapan dari posisi 4. Selepas start, Quartararo merangsek ke depan. Tumben Rossi start sempurna dan merangsek ke posisi dua. Vinales yang ada di posisi 3 mengejar Rossi buat posisi dua. Jarak Rossi dan Vinales tipis saja. Sementara di posisi 4 ada Pecco Bagnaia yang membayangi. Lap ketiga, Quartararo makin melaju di depan dan Vinales masih menempel ketat The Doctor. Vinales nyaris lewati Rossi dari sebelah dalam namun tidak berhasil.

Lap kelima, jarak Quartararo dan Rossi terpaut 2,8 detik. Tak mungkin untuk menyalip, Rossi lebih baik mempertahankan posisinya dari incaran Vinales. Lap kesembilan, Miller yang sukses lewati Bagnaia, kini mengincar posisi Vinales. Tapi Bagnaia malah yang berhasil overtake Miller. Bagnaia gaspol mengejar Vinales. Entah apa yang terjadi dengan Vinales, ia melambat dan mudah saja dilewati oleh Bagnaia, Miller dan Morbidelli. Lap kesebelas, Jack Miller jatuh dan out dari balapan. Bagnaia menempel ketat Rossi dan sukses lewati dari sisi sebelah dalam. Rossi ketiga sekarang. Sementara jarak Quartararo ke Bagnaia terpaut 4,6 detik. Quartararo bisa kali ngopi ngopi ganteng dulu.

9 Lap Tersisa Vinales Ngajak Rossi Duel Lag Berebut Posisi tiga

Lap ketigabelas, Morbidelli ancam Rossi buat posisi 3. Tahun depan Morbidelli kemungkinan besar akan satu team dengan Rossi di Yamaha Petronas SRT. Sayang di lap keenambelas, Morbidelli apes. Motornya bermasalah dan mogok. Morbidelli out dari balapan. Terlihat Vinales sabar mencari celah dan Rossi juga pintar menutup racing line. 7 lap tersisa, gantian Pecco Bagnaia yang kena apes. Asap tebal keluar dari knalpot motornya tanda mesin motornya bermasalah. Nggak perlu menunggu lap usai untuk Bagnaia keluar dari trek.

Bagnaia kesal luar biasa. Lagi posisi 2 kok mogok. Tapi Andalucia memang penuh drama, selain motor mogok, banyak juga pembalap yang jatuh dan gagal finis. Keluarnya Pecco membuat Rossi naik ke posisi dua dan Vinales naik ke posisi tiga. Podium di depan mata. Namun Vinales tak mau finis ketiga. Ia kejar dan temple ketat Rossi. Sampai beberapa lap, Vinales tak mau menjauh dari Rossi. 2 lap tersisa, Vinales melihat celah di sisi dalam dan coba menyalip. Tapi Vale pertahankan posisi.

Sayanggggg di sektor terakhir Rossi melakukan kesalahan dan melebar hingga mudah saja diovertake Vinales. Dohhhh aki-aki ini. Vale tak punya kesempatan untuk melawan karena keburu lap terakhir dan Vinales juga terlalu kuat. So Quartararo melenggang aman ke finis, diikuti oleh Vinales di posisi dua dan Rossi happy podium ketiga. Tim Yamaha happy karena tim pabrikan dan satelit melengkapi podium. Terlihat Lin Jarvis tertawa lepas. Rossi pun sama meluapkan kegembiraan dengan melakukan selebrasi naim ke pembatas gravel dan teriak-teriak ke Marshal, ya abis penontonnya nggak ada hehehehe.

Congratulations Rossi, moga podium kali ini bukan karena kebetulan yes. Kebetulan Marquez nggak ada huehehe. Berikut adalah hasil selengkapnya seri Andalucia dan posisi di klasemen sementara. Fabio Quartararo memuncaki klasemen sementara. Jagoan buat juara dunia nih

Rumor Hengkang Marc Marquez dan Pengakuan Jujurnya tentang Valentino Rossi – Mungkin banyak yang tidak menduga bahwa juara dunia MotoGP, Marc Marquez memiliki idola pembalap yang sekarang dijadikan panutannya dalam teknik membalap di lintasan MotoGP. Hal tersebut dikemukakannya kepada Tuttomotoriweb.com. Dalam situs tersebut, Marquez blak blakan berpendapat tentang Valentino Rossi dan Dani Pedrosa. Bagaimana Valentino Rossi membalap, begitu juga Mick Doohan, Dani Pedrosa, dan Alex Criville yang jadi pembalap Spanyol pertama yang menang di kelas 500cc.

Rumor Hengkang Marc Marquez dan Pengakuan Jujurnya tentang Valentino Rossi

Rumor Hengkang Marc Marquez dan Pengakuan Jujurnya tentang Valentino Rossi

Namun dari daftar itu, Dani Pedrosa dan Valentino Rossi adalah sosok yang paling banyak menang ketika saya masih muda dan saya coba untuk tiru teknik dan gerakan mereka di lintasan,” kata Marquez seperti dikutip dari Tuttomotoriweb. Teknik Rossi dan Pedrosa ini yang ditiru Marquez dalam mengarungi lintasan balap MotoGP selama ini. Dalam debutnya pada tahun 2013, Marquez akhirnya bisa mewujudkan impiannya beradu pacu di lintasan balap dengan idolanya, Valentino Rossi dan Pedrosa.

Pada MotoGP tahun 2013 tersebut. Marquez bersaing dengan Pedrosa dan Rossi sejak dirinya naik kelas ke level MotoGP. Rupanya Marquez tidak hanya sekadar ada di kelas yang sama. Dia bahkan langsung jadi juara dunia di MotoGP tahun 2013 tersebut. Sekaligus ini merupakan musim debut bagi dirinya. Beberapa kali juga Rossi dan Pedrosa harus mengakui keunggulan Marquez dalam ajang MotorGP yang mereka ikuti pada tahun tahun berikutnya. Ini yang dilakukan Marquez ibarat senjata makan tuan bagi Rossi dan Pedrosa.

Bagaimana kesan indah debutnya pada MotoGP tahun 2013 tersebut. Kepada situs tersebut Marquez juga memberikan keterangan. MotoGP 2013 adalah musim yang menurut saya paling menyenangkan. Tidak ada banyak tekanan, meskipun di beberapa seri terakhir saya merasakan itu.” Demikian Marquez seperti dilansir Tuttomotoriweb. Anak muda ini memang luar biasa. Marquez sangat berbakat sehingga dalam debut tahun pertamanya diajang MotoGP 2013, dia langsung menyabet gelar juara dunia. Sejak itu, Marquez kemudian menjelma jadi penguasa ajang MotoGP..

Setelah debutnya diajang MotoGP 2013 itu Marquez kemudian meraih enam gelar juara dunia

Dan hanya satu kali gagal yaitu pada MotoGP 2015 yang saat itu dimenangkan oleh Jorge Lorenzo. Mungkin Marquez tidak pernah menyangka dengan meniru ilmu balap dari dua pembalap Rossi dan Pedrosa bisa merajai MotoGP hingga saat itu. Terlepas dari prestasi Marc Marquez yang menakjubkan ini, beberapa pekan ini beredar rumor bahwa Marc Marquez akan meninggalkan Honda.

Pada musim balap tahun depan beredar nama Pol Espargaro sebagai kandidat kuat pembalap Honda pengganti Alex Marquez. Bos Honda sendiri, Alberto Puig, pernah mengatakan tentang dominasi Marc Marquez dalam mengambil keputusan di Tim Honda. Dengan duet Marc Marquez dan Alex Marquez, plus Emilio Alzamora, Honda merasa keluarga Marquez bakal bisa lebih dominan dalam beberapa hal perundingan terhadap tim. Seperti dikutip situs Tuttomotoriweb tersebut di atas, Alberto Puig mengambil langkah ini memiliki tujuan.

Dengan masuknya Espargaro, hal ini demi mengurangi kekuatan Marquez dalam hal kebijakan dan pengambilan keputusan di Honda. Tentunya ini suasana yang tidak menyenangkan bagi Marc Marquez. Pembalap Spanyol ini merasa kecewa dengan sikap Puig ini. Jelas ini berarti Alberto Puig akan menyingkirkan adiknya, Alex Marquez dari tim Honda. Sebenarnya jika Alex Marquez belum menunjukkan kemampuannya di atas motor Honda pada musim ini maka hal itu wajar karena darurat pandemi corona.

Oleh sebab itu bagi Marc Marquez dirasa tidak masuk akal bagi Honda untuk mempertimbangkan pembalap lain saat ini. Adiknya, Alex seharusnya tetap diberi kesempatan masuk tim tahun depan. Marquez, yang sebelumnya sudah sepakat mengikat kontrak hingga MotoGP 2024 mendatang, dengan rumor yang berkembang, maka kini Marquez punya peluang untuk hijrah ke tim lain. Suasana ini benar-benar tidak kondusif bagi Marc Marquez. Namun dia tetap merasa yakin masih memiliki posisi tawar yang kuat menghadapi Honda. Musin MotoGP 2021 memang masih lama. Dalam beberapa bulan kedepan pasti ada dinamika yang selalu berkembang.

Hamilton Juarai GP F1 Styrian Austria 2020 – Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton berhasil mengunci gelar podium pertama GP Styrian 2020 yang berlangsung di sirkuit Red Bull Ring, Austria pada Minggu 12 Juli 2020 kemarin. Ini menjadi kemenangan ke-85 bagi Hamilton sepanjang karirnya di F1. Kini Hamilton terpaut 6 kemenangan saja dari pemegang rekor balapan terbanyak sepanjang sejarah F1, Michael Schumacher. Posisi kedua juga disegel pebalap Mercedes, Valtteri Bottas yang berhasil merebutnya dari pebalap tim tuan rumah, Red Bull, Max Verstappen, empat lap sebelum balapan berakhir.

Hamilton Juarai GP F1 Styrian Austria 2020

Hamilton Juarai GP F1 Styrian Austria 2020

Posisi empat berhasil dipertahankan oleh pebalap tim tuan rumah lainnya, Alex Albon, yang berhasil mempertahankan posisinya dari sergapan Sergio Perez hingga akhir balapan. Sial bagi Perez, side plate sayap depan mobilnya patah setelah bersenggolan dengan mobil Albon, sehingga mengurangi kecepatannya. Ia pun mengikhlaskan posisi empat bagi Albon. Malang tak dapat ditolak untung pun tak dapat diraih.” Beberapa meter jelang garis finish, Norris tiba-tiba menyodok dari belakang untuk “mencuri” posisi lima Perez. Nasib sial juga menimpa tim kuda jingkrak, Ferrari.

Kedua pebalapnya tersungkur di awal-awal balapan setelah Leclerc berbuat “asusila” dengan menyundul mobil rekannya sendiri. Sayap depan mobil Leclerc patah, sementara sayap belakang Vettel copot. Selain itu side skirt mobil Leclerc juga mengalami kerusakan. SC (Safety Car) kemudian masuk lintasan, agar serpihan dari mobil tadi bisa dibersihkan. Setelah berhasil mengusung pebalapnya ke podium tiga pada balapan minggu lalu, Mc Laren cukup senang dengan hasil yang mereka capai pada balapan kali ini. Sainz Jr yang start dari posisi 3, memang cukup kecewa setelah terpuruk ke posisi 9.

Akan tetapi dia berhasil membukukan fastest lap, sehingga mendapat bonus 1 poin. Rekor Sainz Jr itu menyamai rekor Norris minggu lalu. Akhirnya Mc Laren menjadi pemegang rekor 2 fastest lap dari 2 balapan sepanjang musim 2020 ini. Lando Norris sendiri bermain gemilang. Start dari posisi 9 karena mendapat penalti turun 3 grid, Norris bermain tenang mencari aman. Beberapa lap jelang akhir balapan, barulah Norris bermain galak. Setelah berhasil melewati seniornya, Sainz Jr, ia kemudian berhasil melewati pebalap Renault, Ricciardo dan duo pebalap Racing point, Lance Stroll dan Sergio Perez untuk kemudian mengunci posisi lima.

Lewis Hamilton sang pemegang pole start paling depan diikuti oleh Max Verstappen

Carlos Sainz Jr (Mc Laren), Valtteri Bottas (Mercedes), Esteban Ocon (Renault), Alex Albon (Red Bull), Pierre Gasly (Alpha Tauri), Daniel Ricciardo (Renault), Lando Norris (Mc Laren) dan Sebastian Vettel (Ferrari) untuk melengkapi sepuluh besar pebalap. Cuaca yang cerah sangat kontras dengan hujan lebat pada sesi kualifikasi sehari sebelumnya. Lap ke-1. Selepas start, Hamilton langsung melesat, sementara Max harus berjuang keras untuk menahan gempuran Sainz Jr.

Di sisi lain Bottas tidak mau gegabah untuk memaksa ke depan, tetapi ia hanya berusaha menjaga posisinya saja. Albon kemudian berhasil melewati Ocon, sementara Ricciardo melewati Gasly. Tak lama kemudian terjadi insiden pada kedua Ferrari. Menjelang tikungan ketiga, Leclerc yang melesat selepas start, kemudian tak dapat mengendalikan mobilnya ketika Pierre Gasly yang tepat berada di depannya melambatkan kecepatan mobilnya. Leclerc kemudian menyenggol Vettel.

SC kemudian masuk ke lintasan, sementara Kedua Ferrari itu kemudian masuk ke pit untuk memperbaiki mobil. Setelah mengganti sayap depan, Leclerc kemudian melanjutkan balapan. Tetapi tidak bagi Vettel yang kemudian menjadi pebalap pertama yang menyudahi balapannya. Lap ke-4. SC kemudian ke luar dari lintasan dan balapan dilanjutkan. Bottas kemudian melewati Albon. Satu lap kemudian, Leclerc masuk pit untuk menyudahi balapannya. Kini dua Ferrari out from the race.

Lap ke-7. Hamilton masih nyaman di posisi depan menjauh dari Verstappen dan Bottas yang baru saja berhasil melewati Sainz Jr. Di belakangnya ada Albon, duo Renault, Ocon dan Ricciardo. Sementara itu Lando Norris turun ke posisi 10 dibelakang duo Racing Point, Stroll dan Perez. Lap ke-19. Setelah beberapa lap berkejar-kejaran, Ricciardo kemudian berhasil melewati rekan setimnya untuk mengunci posisi enam. Lap ke-25. Verstappen menjadi pebalap pertama yang masuk pit untuk mengganti ban ke tipe medium. Kini Bottas naik ke posisi 2, tapi terpaut waktu cukup jauh dari Hamilton.

Lap ke-26 Pebalap Renault Esteban Ocon kemudian masuk pit

Bukan untuk mengganti ban, tetapi untuk mengakhiri balapan. Terlihat sedikit asap dari bagian bawah mobilnya. Tampaknya sistim pengereman mobilnya bermasalah. Sangat disayangkan Ocon harus mengakhiri balapan pas lagi sayang-sayangnya. Duel sengit selama beberapa lap dengan rekan setimnya kemudian “menodai” sistim pengereman mobilnya. Kemalangan seperti ini memang kerap menimpa tim yang tidak menerapkan “team-order” bagi kedua pebalapnya.

Lap ke-27. Race leader, Hamilton masuk pit. Sama seperti Verstappen, Hamilton juga memilih ban medium. Ada kemungkinan Hamilton memakai strategi satu pitstop saja. Ketika kembali ke lintasan, Hamilton menempati posisi kedua di belakang rekan setimnya. Bottas Lap ke-35. Bottas masuk pit untuk mengganti ban dari soft ke medium. Memang ada sedikit pertanyaan. Mengapa ban soft tersebut bisa bertahan samapai 35 lap, padahal pebalap biasanya akan mengganti ban pada lap ke-15 hingga ke-20. Ternyata jawabannya ada pada sesi kemarinnya.

Dimana semua pebalap memakai ban wet-race untuk sesi kualifikasi. Jadi ban soft tersebut sama sekali tidak dipakai, sehingga “umurnya” lebih panjang. Lap ke-37. Setengah balapan terlewati dimana sebagian besar pebalap sudah masuk pit untuk mengganti ban. Tapi Norris belum masuk pit. Ia kini berada di posisi empat dibelakang Bottas, Max dan Hamilton. Tetapi jaraknya dengan pebalap-pebalap di depannya sangat jauh. Pace-nya terlihat menurun sesuai dengan gradasi keausan ban. Tapi ia tampaknya punya rencana lain. Lap ke-40.

Setelah berduel sengit wheel to wheel, Sainz Jr berhasil menyalip Perez, namun Perez tak mau menyerah dan balik mengejar Sainz Jr, dan kemudian balik mempertahankan posisinya kembali. Walaupun sama-sama menggunakan mesin Mercedes, tapi tampak power Racing Point lebih besar di trek lurus daripada Mc Laren. Lap ke-66. Bottas memulai battle dengan Verstappen untuk merebut posisi 2. Kedua pebalap bertarung sengit tanpa rasa takut, saling bergantian memimpin di depan. Setelah bertarung sengit sepanjang dua lap, Verstappen akhirnya menyerah, dan membiarkan Bottas nyaman berada di depan.

Di belakang mereka duel untuk perebutan posisi empat antara Albon dan Perez pun dimulai

Lap ke-70. Perez battle wheel to wheel dengan Albon. Sebelumnya Perez sudah membalap kesetanan dengan membuat beberapa kali fastest lap untuk mengasapi Sainz Jr, Lance Stroll dan Ricciardo. Alih-alih mengasapi Albon, justru ia kini tertinggal semakin jauh dari mobil Red Bull. Sementara itu di belakang mereka, terjadi juga battle wheel to wheel antara Lance Stroll yang ingin mengkudeta Ricciardo yang berada di depannya.

Pada suatu tikungan tajam ke kanan, late-brake Stroll berhasil memaksa Ricciardo hingga ke luar lintasan. Namun Stroll kemudian terpaksa mengurangi kecepatan karena mobilnya pun kini berada di atas kerb. Ternyata di belakang keduanya Norris sudah mengintai dengan strategi sekali tepuk dua lalat kena. Dibantu DRS, dan normal brake, Norris segera menyodok ke depan lewat sisi dalam untuk melewati kedua pebalap sekaligus. Stroll yang panik segera menutup racing line untuk menahan Norris, dan berhasil. Akan tetapi Stroll belum aman.

Jaraknya terlalu dekat dengan Norris yang sewaktu-waktu bisa saja melibasnya, apalagi dengan ban yang lebih segar. Sebaliknya Ricciardo yang berada di luar lintasan terpaksa harus menyerahkan posisinya kepada Norris. Betul saja, beberapa saat kemudian Norris sudah menyerang lagi, dan akhirnya Stroll menyerah.

Valentino Rossi 25 Tahun Membalap Seorang Insan Motorsport – Catalunya GP, tahun 2009, tiga lap menjelang finish, duo pembalap Team Yamaha bertempur memperebutkan posisi pertama. Mereka telah meninggalkan lawan-lawan mereka di baris terdepan beberapa lap lalu. Yamaha YZR-M1 bernomor 46 ditunggangi Valentino Rossi berada di depan, sementara motor satunya bernomor 99 ditunggangi Jorge Lorenzo, hanya berjarak dengan selisih 0,2 detik di belakang. Musim 2009 sudah berlangsung lima seri dan Casey Stoner, pembalap Ducati tengah memimpin klasemen dengan selisih 5 point dari Lorenzo.

Valentino Rossi 25 Tahun Membalap Seorang Insan Motorsport

Valentino Rossi 25 Tahun Membalap Seorang Insan Motorsport

Rossi bertengger dibawahnya diikuti Dani Pedrosa dari Team Repsol Honda. Keempatnya merupakan para kandidat kuat perebut tahta juara MotoGP 2009. Rossi baru juara satu kali di Jerez. Sementara Stoner sudah juara di Losail dan Mugello, dan Lorenzo di Motegi dan Le Mans. Catalunya GP merupakan home grand prix Lorenzo. Seratus lima puluh ribu orang yang memadati Circuit de Barcelona — Catalunya riuh ketika Lorenzo merebut posisi pertama saat mereka berdua melewati garis start dan memasuki Lap ke 24. Namun hal itu hanya berlangsung beberapa detik.

Menjelang braking zone pada bagian akhir straight, Rossi melakukan late braking dan kembali di depan Lorenzo. Ia menyalip dari sisi luar untuk memasuki turn 1. Sebenarnya Lorenzo menunjukkan bahwa ia mampu lebih cepat di straight maupun hairpin. Memasuki turn 10 di La Caixa, Lorenzo menyerang dari sisi luar namun belum berhasil hingga memasuki turn 16, Lorenzo kembali mendapatkan momentum untuk overtaking di straight. Memasuki turn 1 pada final lap, Rossi melakukan late braking kembali, namun gerakan itu sudah diantisipasi oleh Lorenzo.

Suara Guido Meda sang commentator membahana di siaran TV Italy

Selanjutnya Rossi berusaha terus mencari celah, namun Lorenzo melakukan segalanya dengan sempurna; akselerasi, deselerasi, cornering, inside-outside. Lap itu memang milik Lorenzo. Ketika memasuki La Caixa, Lorenzo menoleh sedikit ke belakang, memastikan jaraknya dengan Rossi. Lalu masuk turn 10, left-hand hairpin, masuk gigi 2, Rossi menyerang dari sisi luar. Lorenzo mempertahankan racing line, sementara Rossi mempertahankan jarak agar tidak kehilangan momentum. Di turn 14, right-hander, Rossi berusaha menyusup di sisi dalam, Lorenzo bertahan dengan sempurna, dan selepas turn 15 Rossi melakukan overtaking yang tidak disangka di sisi dalam memasuki turn 16, hingga finish.

Ce la fa! entrato, non ci credo! Non ci posso credere… cos’ha fatto, non ci posso credere, grande! Bravo! Rossi c’! Che gara, che sorpasso! Rossi c’! Che cavolo gli volete dire, bravo!” Kepalan tangan Rossi meninju ke angkasa. Ia baru saja mempercundangi rekan setimnya di home circuit nya sendiri. Pada tahun itu Rossi keluar sebagai juara dunia, yang merupakan gelar juara dunianya yang ke-9 semasa karier balapnya.

Valentino Rossi dikenal dengan beberapa julukan; “Rossifumi” yang terinspirasi dari Norifumi Abe; pembalap 500 cc asal Jepang yang membuat gebrakan pada tahun-tahun pertamanya. Beberapa tahun kemudian di era MotoGP, Rossi dikenal dengan julukan “The Doctor”, yaitu atas simbol respect, “gelar” kehormatan bagi Rossi. Dengan warna khas fluorescent yellow sebagai brand image pada atribut-atribut yang dikenakannya, Rossi juga pernah dapat julukan.

Pada hari perlombaan, ia akan selalu menyaksikan awal balapan Moto3 untuk melihat berapa lama lampu start tetap menyala sebelum padam di awal perlombaan. Sebelum naik Motornya dalam tiap sesi, baik itu saat balapan, kualifikasi, ataupun latihan, ia akan memulai ritual pribadinya dengan, membungkuk sekitar dua meter dari Motornya, seperti sedang stretching. Kemudian ia akan berjongkok dan memegang pasak kaki sisi kanan, dengan kepala tertunduk.

Konon Rossi selalu menempatkan satu sepatu boot di depan yang lain

Serta satu sarung tangan di depan yang lain, dan bahwa dia selalu mengendarai motor dengan cara yang sama dan turun dengan cara yang sama, yaitu dengan mengayunkan kaki kanan ke bagian depan Motor. Valentino Rossi lahir di Urbino, Marche, Italia. Ayahnya; Graziano Rossi adalah juara seri motor 250 cc di era 1977 s/d 1982. Rossi kecil memulai debut nya di motorsport saat berumur 5 tahun dengan sebuah Kart bermesin 100 cc hasil dari modifikasi sang Ayah.

Konon Rossi selalu menempatkan satu sepatu boot di depan yang lain

 

Pada umur 11 tahun memenangkan Regional Championship Kart, dan kembali juara lagi pada tahun-tahun berikutnya. Rossi juga memenangi beberapa kejuaraan nasional Minimoto. Untuk bisa balapan di kancah Formula 1, awal karier Rossi terbilang cukup baik dan sudah sesuai arah. Namun sayang karena terkendala biaya, Rossi harus banting setir ke Minimoto. Dengan bantuan beberapa kolega Ayahnya seperti pembalap motor; Virginio Ferrari dan Claudio Lusuardi, Rossi mulai membalap dengan Cagiva Mito 125 cc di kejuaraan nasional Italia, dari tahun 1993 hingga 1995. Kemudian ia berpindah mengendarai Aprilia 125 cc dan ikut kejuaraan eropa, bertengger di urutan 3 klasemen.

Rossi resmi ikut balapan di World Championship kelas 125 cc pada tahun 1996 bersama Team AGV Aprilia. Pada tahun itu di kelas 500 cc ada Mick Doohan, Carlos Checa, Kenny Roberts Jr, Loris Capirossi dan di kelas 250 cc ada Max Biaggi dan Sete Gibernau yang kelak akan jadi rival-rival Rossi. Rossi mencetak Pole Position dan mencicipi kemenangan pertamanya setelah bersaing sengit dengan Jorge Martinez di Brno, Czech GP pada tanggal 18 Agustus 1996.

Rossi pun naik kelas ke 250 cc di tahun 1998 dan mengganti RS125R nya dengan Aprilia RS250

Seperti yang dialaminya di kelas 125 cc; tahun pertama adalah pembelajaran. Retire pada 2 seri pertama yaitu Jepang dan Malaysia, lalu jadi runner up di 3 seri berikutnya; Spanyol, Italia dan Perancis. Retire lagi di Madrid lalu kemenangan seri pertamanya di 250 cc di Belanda. Dengan total 5 kemenangan seri di musim 250 cc pertamanya mengganjar Rossi bertengger di posisi runner up pada klasemen 1998. Dan pada tahun berikutnya, Rossi tak terbendung lagi. Sebagai satu-satunya pembalap Aprilia pada kelas 250 cc di tahun 1999, Rossi mendominasi dengan menjuarai 9 dari 15 seri yang digelar.

Rossi bertarung melawan Loris Capirossi, Tetsuya Harada, Jurgen Fuchs dan Olivier Jacque dalam mendapatkan gelar juara dunia 250 cc yang merupakan title keduanya. Sebelum era MotoGP, kelas tertinggi World Championship Motorcycle ada di kelas 500 cc. Tahun 2000 merupakan tahun pertama Rossi berlaga di 500 cc. Masih di Nastro Azzuro 500 cc dengan Honda NSR500. Beruntung Rossi berkesempatan mendapat Mick Doohan sebagai mentor di tahun pertamanya, atas bantuan dari Jeremy Burgees; Chief Designer nya kala itu. Rossi berhasil juara pertama kalinya di 500 cc di Donington Park, Inggris pada race nya yang ke-9 setelah pertarungan sengit melawan Kenny Roberts Jr. Berkat pemilihan ban yang tepat di kala perubahan cuaca dari sesi kualifikasi hingga Raceday.

Kabar Marc Marquez Usai Kecelakaan di Sirkuit Jerez Spanyol – Juara Dunia MotoGP Marc Marquez terancam tidak dapat mempertahankan gelarnya dalam MotoGP tahun 2020 ini setelah mengalami kecelakaan fatal di sirkuit Jerez Spanyol. Anda yang menyaksikan balapan tersebut pasti melihat apa yang dialami Marquez sangat mengerikan. Terpental dari motornya lalu berguling-guling di atas pasir dan berusaha bangkit namun dia merasakan ada yang tidak beres dengan tangannya.

Kabar Marc Marquez Usai Kecelakaan di Sirkuit Jerez Spanyol

Kabar Marc Marquez Usai Kecelakaan di Sirkuit Jerez Spanyol

Kabar terakhir menyebutkan Marc Marquez telah dikonfirmasi dengan lengan patah setelah kecelakaan tersebut selama MotoGP Spanyol di Jerez. Kejadian ini sangat disesalkan karena harapannya untuk mempertahankan gelar Kejuaraan Dunia MotoGP menjadi sangat tipis. Marquez sudah jelas gagal finis di MotoGP Spanyol yang jadi pembuka MotoGP 2020 akibat kecelakaan itu.

Kecelakaan yang dialami Marquez membuat performa impresif pembalap asal Spanyol itu berakhir antiklimaks. Coba bayangkan dalam balapan tersebut, Marquez sempat melorot ke posisi terakhir karena sempat masuk ke gravel akibat kehilangan keseimbangan. Tetapi secara luar biasa setelah itu dia masih bisa melewati beberapa pembalap lain termasuk Valentino Rossi hingga berada mencapai di posisi ketiga. Akan tetapi Marquez melakukan kesalahan yang sangat fatal di tikungan empat pada lap ke-22.

Marquez terpental dari motornya dan jatuh bergulingan di atas pasir sehingga menyebabkan cedera. Sungguh itu adalah kejadian yang sangat fatal baginya. Hanya tinggal beberapa tahap saja dirinya bisa menyelesaikan balapan tersebut. Bahkan jika kecelakaan itu tidak terjadi, Marquez bisa saja melewati dua pembalap di depannya yaitu Vinales dan Dovizio sebelum mengejar Fabio Quartararo.

Pihak Honda mengkonfirmasi bahwa Marc Marquez mengalami patah di bagian humerus kanan. Dia akan menjalani operasi di Rumah Sakit Universitari Dexeus, Barcelona, pada Selasa (21/7) seperti dilansir Skysports. Bos tim Repsol Honda Alberto Puig mengatakan bahwa Marquez telah dipindahkan ke pusat medis untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Marc melakukan pukulan besar ke lengan atas, sekarang mereka memeriksa dan melakukan X-Ray. Dia memiliki beberapa pembunuh rasa sakit untuk rasa sakitnya.” Kata Alberto seperti dilansir Skysports di atas..

Pembalap Spanyol ini kehilangan keseimbangan ketika ban belakang mengalami highside hingga keluar lintasan

Repsol Honda sejak itu memastikan Marquez menderita patah diaphyseal transversal ke humerus kanannya. Kendati begitu Staf medis MotoGP mengkonfirmasi bahwa tidak ada trauma kepala atau toraks serius lainnya. Walaupun tetap di bawah pengawasan selama 12 jam. Valentino Rossi mengomentari kecelakaan pembalap Spanyol tersebut usai lomba berakhir. “Marquez adalah pembalap dengan kecepatan terbaik, tetapi ia menabrak di tempat yang buruk.

Untuk kejuaraan saat ini sangat sulit karena waktu sangat pendek diantara beberapa balapan. Saya berharap yang terbaik untuk dia,” Demkian kata The Doctor, Valentino Rossi seperti dilansir Crash. Rasa empati dan harapan Rossi agar Marquez secepatnya sembuh adalah bentuk sportivitas tinggi seorang olah ragawan sejati. Walaupun mereka saling berkompetisi dalam sebuah ajang balapan bahkan kadang ada bumbu pertengkaran mulut diantara mereka. Namun demikian solidaritas sesama pembalap lebih dari segalanya.

Di luar kecelakaan yang dialami Marquez, Rossi menilai pembalap asal Spanyol itu masuk dalam daftar pembalap yang mampu tampil cepat. Rossi pun mengakui kelebihan pembalap Spanyol tersebut. Kecelakaan yang menimpanya sangat disesalkan yang mungkin bisa menutup peluang dirinya mempertahankan gelar Juara Dunia MotoGP tahun lalu. Semua penggemar Marquez pasti menyetujui pendapat Rossi tersebut. Lihat setiap manuvernya dalam setiap tikungan, Marquez dengan cerdas mengambil celah sekecil apapun dengan kecepatan penuh.

Mengenai insiden kecelakaan ini, Marquez sendiri masih sempat tersenyum dengan memposting fotonya dan pernyataan di medsos pribadinya Instagram.com/marcmarquez93. Kadang-kadang hal-hal tidak berjalan seperti yang Anda harapkan, namun Anda harus bangun dan melanjutkan. Saya harus menjalani operasi, tetapi saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan kembali sesegera mungkin dan saya akan lebih kuat dari sebelumnya.

Semangat luar biasa dari seorang Marquez. Sikap optimis menghadapi ujian apapun selalu dihadapinya dengan tabah. Begitu seharusnya seorang juara memiliki sikap hidup. Pembalap Spanyol ini akan kehilangan GP Andalusia berikutnya, menunggu perkembangan baru setelah operasi pada Selasa 21 Juli 2020. Semoga lekas sembuh Marc Marquez.