Andreas Christensen bisa kartu merah di pertandingan Chelsea Versus Liverpool, memperingatkan kejadian kartu masa lampau yang menyertakan Tiemoue Bakayoko serta Frank Lampard.
Tanding di Stamford Bridge, yang highlight kompetisinya dapat dibaca di sini, usai dengan kemenangan 2-0 buat sang Merah.

Derita Chelsea dimulai sesudah Christensen harus tinggalkan lapangan bertambah cepat karena menyalahi Sadio Mane. Nama pemain Liverpool itu juga yang selanjutnya borong 2 gol kemenangan teamnya.

Dalam catatan talkSPORT, Andreas Christensen jadi pemain Chelsea pertama yang memperoleh kartu merah di 89 partai Premier League. Sebelumnya, ada Tiemoue Bakayoko yang bisa kartu merah waktu menantang Watford pada pertandingan tahun 2018.

Disebut selanjutnya, kartu merah Bakayoko itu didapatkan waktu melawat ke Vicarage Road. Dalam kurun waktu 30 menit saja, dia 7x kehilangan bola, salah oper 4x, serta terima dua kartu kuning dari wasit Mike Dean.

Satu bukti unik lain sekitar kartu merah Andreas Christensen di pertandingan Chelsea Versus Liverpool itu didatangkan oleh Opta melalui data serta bukti setelah pertandingan

ada nama Frank Lampard, yang sekarang jadi manager the Blues.

Lampard, saat bermain dahulu, ternyata sempat juga terima kartu merah dalam pertandingan Chelsea Versus Liverpool pada Februari 2009. Setelah Lampard, baru ada Andreas Christensen yang diacungi kartu merah oleh wasit saat sang Biru berjumpa sang Merah dalam suatu pertandingan Premier League.

Pada kartu merah Andreas Christensen sendiri, yang lahir selesai pantauan Video Assistant Referee (VAR)

meskipun wasit Paul Tierney pernah terlebih dulu keluarkan kartu kuning, apa kata Frank Lampard?

“Kartu merah mengganti segala hal, itu memaksakan saya mengubah serta kemudian bertambah susah. Menurut saya (kartu merah Andreas Christensen) itu bisa diberi atau mungkin tidak diberi. Kemungkinan saya cukup kaget sebab terlebih dulu ada kartu kuning,” kata Lampard seperti diambil TimTalk.

 

Arsenal mempunyai dua bekas pemain Chelsea, yaitu David Luiz serta Willian. Mereka juga ajak bekas pemain Chelsea yang lain, yakni Oscar buat gabung ke The Gunners.
David Luiz diangkut Arsenal musim kemarin, sedang Willian di bursa transfer panas musim ini. David Luiz telah merasai gelar Piala FA serta Community Shield, sedang Willian jadi amunisi baru di pos sayap Arsenal pada musim 2020/2021.

Ke-2 pemain itu adalah saling pemain Chelsea yang cukup berhasil bikin riwayat buat The Blues. David Luiz masuk ke tim penting Chelsea saat mendapatkan gelar juara Liga Champions pada tahun 2012.

Setelah itu tiba Willian. Pemain kribo itu sukses mengantarkan Chelsea 2x juara Premier League.

 

Willian serta David Luiz, saling dari Brasil

Dikutip dari Mirror, berita paling baru mereka berdua ingin ajak bekas pemain Chelsea yang lain untuk masuk ke Arsenal. sama datang dari Brasil, ia ialah Oscar.

 

 

Oscar sempat menguatkan Chelsea dari tahun 2012 sampai 2017. Pemain striker tengah ini saling mengukir cerita manis di Chelsea dengan perolehan 2x juara Premier League.

Oscar mencatat 203 kali performa di semua pertandingan saat mengenakan seragam biru-biru. 38 Gol serta 37 assist dibukukannya.

Oscar selanjutnya dipasarkan ke club China, Shanghai SIPG dengan harga 60 juta paun atau sama dengan Rp 1 triliun. Oscr dikontrak sampai tahun 2024 serta konon digaji mahal.

Oscar juga akui, Willian serta David Luiz ajaknya masuk ke Arsenal!

“Mereka seringkali menelepon saya, ya kami memang kawan dekat. Mereka katakan, ‘ayo tiba ke Arsenal’,” jelas Oscar.

Apa jawaban Oscar?

“Susah buat saya, sebab saya masih terjalin kontrak,” tambahnya.

 

 

Oscar juga menyebutkan, baik David Luiz serta Willian sekarang saling bahagia di Arsenal. Ke-2 pemain itu dilepaskan Chelsea sebab umurnya yang telah masuk kepala tiga serta The Blues tidak ingin menyodorkan kontrak periode panjang.

“Jika mereka bahagia, saya tentu bahagia. Tetapi saat ini, saya konsentrasi di club saat ini sampai usai kontrak,” tutup Oscar.

MotoGP Austria 2020 Valentino Rossi Gagal Lolos Langsung ke Q2 – Valentino Rossi gagal lolos langsung ke kualifikasi 2 MotoGP Austria 2020. The Doctor terlempar dari urutan 10 besar di waktu gabungan tiga sesi latihan bebas. Rossi mengikuti sesi latihan bebas III MotoGP Austria yang berlangsung di Sirkut Red Bull Ring. Rider tim Monster Energy Yamaha tersebut meraih waktu tercepat 1 menit 25,021 detik.

MotoGP Austria 2020 Valentino Rossi Gagal Lolos Langsung ke Q2

MotoGP Austria 2020 Valentino Rossi Gagal Lolos Langsung ke Q2

Hasil tersebut membuat Rossi menjadi yang tercepat nomor 11 pada sesi tersebut. Catatan tersebut lebih cepat dibandingkan sesi Free Practice 2 pada Jumat (14/8) yang mencapai waktu 1 menit 27,967 detik. Hasil Latihan Bebas III MotoGP Austria 2020 Vinales Tercepat Kendati demikian, hasil gabungan Valentino Rossi dalam tiga latihan bebas di MotoGP Austria 2020 membuatnya terlempar dari posisi 10 besar. Akibatnya, Pebalap 41 tahun itu gagal lolos langsung ke sesi kualifikasi 2 (Q2).

Pada sesi latihan bebas pertama, Rossi hanya mampu menduduki posisi ke-13 dengan waktu 1 menit 24,879 detik. Rossi kemudian duduk di urutan kesembilan di FP2 dan berada di urutan ke-11 pada FP3. Hasil waktu gabungan ketiga sesi latihan bebas tersebut menempatkan Valentino Rossi di urutan ke-13. Akibatnya, The Doctor mau tidak mau mesti berjuang dari sesi kualifikasi 1 (Q1) MotoGP Austria 2020. Ia harus berada di posisi dua teratas sesi itu agar bisa lolos ke Q2 dalam perebutan posisi start balapan hari Minggu (16/8).

Sementara itu, catatan waktu terbaik dalam gabungan tiga kali latihan bebas di Sirkuit Red Bull Ring dimiliki Pol Espargaro. Dia berhasil meraih waktu tercepat 1 menit 24,193 detik yang diperolehnya saat merebut posisi pertama di sesi latihan bebas I. Berikut ini daftar pebalap yang berhak lolos langsung

Sesi Kualifikasi 2 (Q2) MotoGP Austria 2020:

1. Pol Espargaro (Red Bull KTM)
2. Andrea Dovizioso (Ducati)
3. Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha)
4. Jack Miller (Pramac Racing)
5. Takaaki Nakagami (LCR Honda)
6. Alex Rins (Suzuki Ecstar)
7. Miguel Oliveira (KTM Tech3)
8. Joan Mir (Suzuki Ecstar)
9. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha)
10. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha).

MotoGP Austria Data dan Fakta Red Bull Ring Sirkuit Tercepat di Kalender MotoGP – Sirkuit Red Bull Ring yang menjadi tuan rumah MotoGP Austria menyimpan sejarah panjang gelaran balap Grand Prix. Para pebalap MotoGP mengenal trek ini sebagai lintasan paling cepat yang ada di kalender balap. Seri keempat MotoGP 2020 akan dilangsungkan akhir pekan ini. Terlepas dari nasib nahas yang dialami Marc Marquez, MotoGP sejauh ini (malah) menunjukkan tontonan yang menarik.

MotoGP Austria Data dan Fakta Red Bull Ring Sirkuit Tercepat di Kalender MotoGP

MotoGP Austria Data dan Fakta Red Bull Ring Sirkuit Tercepat di Kalender MotoGP

Tidak ada dominasi di atas lintasan, meski Fabio Quartararo sudah dua kali jadi juara. Kemunculan Brad Binder sebagai kampiun di Jerez, keberhasilan Valentino Rossi naik podium, dan tim-tim sateltit yang menunjukkan tajinya membuat balapan motor paling tinggi derajatnya ini makin memikat. Datang ke Red Bull Ring, KTM jadi tim dengan senyum paling lebar. Keberhasilan Binder jadi juara dua pekan lalu dan penampilan cemerlang Pol Espargaro (sebelum akhirnya jatuh) jadi bekal bagus mereka.

KTM bakal punya semangat berganda karena MotoGP Austria yang akan ditayangkan secara live streaming oleh detikOto ini merupakan home race mereka. Memiliki panjang 4,318 km Sirkuit Red Bull Ring punya karakter cepat. Bahkan menjadi sirkuit paling cepat di kalender balap MotoGP. Sirkuit ini pertama dibangun pada 1969 dengan panjang lntasan 5,19 km. Nama aslinya adalah Österreichring, yang berarti ‘Circuit of Austria’. Tahun 1996 namanya diubah menjadi A1-Ring.

Yang merupakan nama provider telepon di negara tersebut dan mesponsori renovasi lintasan sehingga bisa menggelar balapan MotoGP dan F1. Perusahaan minuman energi Red Bull membeli sirkuit ini pada tahun 2010, lalu melakukan banyak perubahan besar terkait keamanan. Sirkuit pun kemudian dipercaya lagi menjadi tuan rumah F1 dan MotoGP.

Dikutip dari Box Repsol, berikut data dan fakta Sirkuit Red Bull Ring

Red Bull Ring berada 677 meter di atas permukaan laut, menjadikannya sebagai sirkuit yang berada di daratan paling tinggi (‘pesaing’ terdekatnya adalah Aragon yang berada 381 meter di atas permukaan laut). Selisih ketinggian antara titik terendah dan titik tertinggi di lintasan ini adalah 65 meter. Red Bull Ring menjadi sirkuit dengan jumlah tikungan paling sedikit di sepanjang kalender MotoGP. Tercatat cuma ada 10 tikungan di trek ini.

Red Bull Ring adalah sirkuit dengan rata-rata kecepatan paling tinggi di MotoGP yakni 183,2km/jam. Buriram dan Phillip Island berada di posisi dua dan tiga, dengan berturut-turut punya rata-rata kecepatan 177,9km/jam and 176,5km/jam. Uniknya, top speed di sirkuit ini justru jadi salah satu yang paling rendah, yakni 316,7 km. Ini disebabkan Red Bull Ring punya lintasan lurus yang pendek. Red Bull Ring cuma kalah dari Assen, Misano, dan Jerez untuk urusan trek lurus terpendek

Dulu Gahar Sekarang Loyo, Ada Apa dengan Ducati. Red Bull Ring sangat memanjakan wartawan yang meliput MotoGP. Mereka jadi satu-satunya sirkuit yang menyediakan sarapan, makan siang, dan makan malam buat pekerja media. Sirkuit ini juga buka sepanjang tahun. Di musim dingin sirkuit ini berbagai event olahraga seperti balapan ski, skating, dan balapan mobil salju. Selain trek balapan utama yang dipakai untuk MotoGP dan F1, Red Bull Ring juga punya trek lain di dalam areanya. Termasuk lintasan untuk tes, offroad, karting, dan sekolah balap.

Ketika Mobil Formula 1 Ngebut di Jalan Raya – Ajang balapan Formula 1 musim 2020 terpaksa ditunda karena pandemi virus Corona. Sebelum turun ke lintasan balap, mobil Formula 1 Ferrari lebih dulu diajak pemanasan di jalan raya. Formula 1 akan digelar pada awal Juli mendatang. Untuk membuktikan timnya siap.

Ketika Mobil Formula 1 Ngebut di Jalan Raya

Ketika Mobil Formula 1 Ngebut di Jalan Raya

Ferrari meminta pebalap Charles Leclerc untuk membawa mobil balap Ferrari SF1000 keliling kota Maranello yang merupakan markas pabrikan mobil berlogo kuda jingkrak itu. Ferrari meluncurkan SF1000 di acara khusus di Reggio Emilia, Italia, pada pertengahan Februari sebelum pengujian pra-musim dan Grand Prix Australia.

Lewis Hamilton Sindir F1 Tak Ikut Kecam Rasisme Musim ini akan memperlihatkan Ferrari berkompetisi di ajang Kejuaraan Dunia Formula 1 yang ke-1.000, itulah alasan dipilihnya nama SF1000. Mobil balap ini menjadi evolusi dari SF90 tahun lalu.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, tampak Ferrari SF1000 diajak ngebut di jalan raya. Raungan mesin yang gahar membuat pencinta Formula 1 rindu akan balapan tersebut.

Video itu menggambarkan ketika Charles Leclerc mengendarai mobil balapnya melewati tikungan. Selepas dari tikungan itu, mobil Ferrari tersebut langsung digaspol di lintasan lurus.

Dalam video lainnya, terlihat mobil balap Ferrari itu keluar dari garasi di markas Ferrari di Maranello. Turun ke jalan raya yang kosong (tampaknya disiapkan agar tak ada lalu lalang kendaraan lain), mobil Formula 1 itu diajak ngebut.

Bicara spesifikasi, Ferrari SF1000 menggendong mesin V6 berkapasitas 1.600 cc. Mesin yang dibekali satu perangkat turbocharger itu juga didukung oleh dua motor generator, Motor Generator Unit Kinetic (MGU-K) dan Motor Generator Unit Heat (MGU-H).

MGU-K adalah turunan langsung dari sistem KERS sebelumnya yang memulihkan energi kinetik yang dihasilkan saat pengereman. Energi hingga 4 MJ bisa disimpan dalam paket baterai. Power MGU-K bisa mencapai 120 kW. Sementara MGU-H memanen energi panas dari turbo. Lalu ada baterai, digunakan untuk menyimpan energi listrik sebelum digunakan.

Mayoritas detikers Bela Johann Zarco, Salahkan Pol Espargaro – Johann Zarco dibela mayoritas pembaca detikSport dalam insidennya dengan Pol Espargaro di MotoGP Ceko 2020 lalu. Zarco dinilai tak layak dapat hukuman di Brno. MotoGP Ceko 2020 di Brno akhir pekan lalu turut menghadirkan insiden antara Zarco dan Pol Espargaro. Saat itu motor keduanya bersenggolan.

Mayoritas detikers Bela Johann Zarco Salahkan Pol Espargaro

Akibat insiden senggolan tersebut, Pol Espargaro yang mengendarai motor KTM harus meluncur keluar lintasan dan tak kuasa melanjutkan balapan. Sementara itu steward balapan menganggap Johann Zarco melakukan kesalahan sehingga ia pun kena hukuman Long Lap Penalty (LLP) saat balapan tengah berlangsung.

Tapi ia tetap mampu menuntaskan MotoGP Ceko 2020 dengan finis di posisi ketiga. Momen Johann Zarco Senggolan dengan Pol Espargaro di MotoGP Ceko Hukuman itu sendiri direspons negatif baik oleh Johann Zarco maupun timnya, Ducati.

Bahkan Ducati menganggap Pol Espargaro-lah yang seharusnya dihukum karena melibas racing line Zarco. Saya pikir semua orang bisa memahami kenapa kami marah sekali. Buat kami itu adalah keputusan yang keliru,” kata Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti di GPOne.

Mayoritas pembaca detikSport pun tampaknya sepakat dengan argumentasi Ducati

Kami tak paham apa salahnya Zarco, ia ada di bagian dalam dan tidak bisa mengerem karena posisi tubuhnya sedang rebah. Espargaro-lah yang menabraknya dan ia yang membuat kesalahan, harusnya Pol yang kena hukum,” sebut Ciabatti saat itu.

Sampai dengan Rabu (12/8) ini, tak kurang dari 83 komentar pembaca membela Johann Zarco. Sementara itu cuma 12 detikers yang memilih untuk membela Pol Espargaro.

Tak cuma itu, sejumlah pembaca pun menyalahkan Pol Espargaro dalam insiden tersebut. “Pol yang bersalah karena menyenggol zarco yang berada di jalurnya,” sebut seorang pembaca.

“Lihat tayangan ulang, Zarco tidak melebar, dia tetap pada racing line nya, dan dia berhak ambil racing line itu karena Pol sedikit melebar… Kalau mau lebih kritis malah harusnya Pol yg salah, dia melebar dan mencoba menutup celah tapi sudah terlambat… Jadi posisi sudah 50-50 harusnya Pol yg ngalah, dia melebar kompensasi nya yaa dia disusul secara adil…” timpal pembaca lain.

Dengan race MotoGP 2020 langsung berlanjut ke sirkuit Red Bull Ring pada gelaran MotoGP Austria 2020 pada pekan ini, bukan tidak mungkin Johann Zarco dan Pol Espargaro ‘panas lagi’.

Kamu sendiri sudah menjatuhkan pilihan di Tim Johann Zarco atau Tim Pol Espargaro? Cek berita polling insiden tersebut di sini.

Soal Insiden di Brno Kamu Tim Johann Zarco atau Pol Espargaro – Johann Zarco dan Pol Espargaro terlibat insiden dalam MotoGP Ceko 2020 di Brno. Zarco dapat hukuman, tapi apakah hukuman itu layak ia dapat. Zarco dan Espargaro bersenggolan dalam balapan di Brno. Akibat insien tersebut, Espargaro yang membalap untuk Espargaro Red Bull KTM Racing terjatuh dan tak kuasa melanjutkan balapan.

Soal Insiden di Brno Kamu Tim Johann Zarco atau Pol Espargaro

Sementara itu Johann Zarco sempat mendapat hukuman Long Lap Penalty (LLP) saat balapan tengah berlangsung, sekalipun tetap mampu menuntaskan MotoGP Ceko 2020 dengan berada di posisi ketiga. Hasil MotoGP Ceko 2020 Brad Binder Raih Kemenangan Pertama. Usai balapan tersebut, Zarco dengan kesal menyebut bahwa insiden itu lebih karena, “kami balapan, bukannya berdansa.

Kubu Ducati yang merupakan timnya pun ikut meradang dan mempertanyakan hukuman buat Johann Zarco. Saya pikir semua orang bisa memahami kenapa kami marah sekali. Buat kami itu adalah keputusan yang keliru,” kata Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti seperti dikutip GPOne.

Menurut Paolo Ciabatti, dalam insiden yang terjadi di Turn 1 (T1) Lap 10 tersebut Johann Zarco sedang melaju di racing line-nya dan Pol Espargaro yang harusnya dipersalahkan karena melebar dan masuk ke racing line dari Zarco.

Kami tak paham apa salahnya Zarco, ia ada di bagian dalam dan tidak bisa mengerem karena posisi tubuhnya sedang rebah. Espargaro-lah yang menabraknya dan ia yang membuat kesalahan, harusnya Pol yang kena hukum,” sebut Ciabatti.

Sudah begitu, ia pun merasa andaikata Johann Zarco tidak kena hukum, bisa saja ridernya tersebut menyudahi balapan di posisi finis lebih baik. “Johann sedang membalap dengan baik dan harusnya bisa saja finis kedua.”

detikers sendiri lebih berpihak kepada Johann Zarco atau Pol Espargaro dalam insiden di MotoGP Ceko 2020 tersebut

Resmi Marc Marquez Masih Absen di MotoGP Austria 2020 – Rider Repsol Honda. Marc Marquez dipastikan masih absen pada gelaran MotoGP Austria 2020 di Red Bull Ring pada akhir pekan. Marc Marquez sejauh ini belum meraih satu poin pun di MotoGP 2020. Semenjak ia mengalami crash pada gelaran MotoGP Spanyol di Jerez dan harus naik meja operasi.

Resmi Marc Marquez Masih Absen di MotoGP Austria 2020

Juara bertahan MotoGP itu muncul di sirkuit Jerez menjelang MotoGP Andalusia, dan bahkan sempat ikut latihan dan sekelebat muncul di sesi kualifikasi. Tapi akhirnya batal balapan.

Proses pemulihan kondisi Marc Marquez mengalami kemunduran setelah ia harus naik meja operasi untuk kali kedua. Diumumkan bahwa tempatnya digantikan oleh Stefan Bradl yang tampil mulai MotoGP Ceko 2020.n.

Tanpa Marquez, Tim Repsol Honda Paling Buntut di MotoGP Ceko. Saat itu disebutkan pula soal prediksi bahwa Marc Marquez akan absen dalam tiga seri balapan. Yakni MotoGP Ceko 2020, MotoGP Austria 2020, dan MotoGP Styria 2020 yang kesemuanya digelar pada bulan Agustus ini.

Dalam predisi tersebut, Marc Marquez dinyatakan baru akan bisa kembali balapan dalam MotoGP San Marino di Misano pada tanggal 13 September mendatang.

Sehubungan dengan prediksi tersebut tim Marc Marquez kini paling tidak sudah memastikan Baby Alien memang akan absen di MotoGP Austria pada 16 Agustus akhir pekan ini. Bradl masih akan menjadi penggantinya.

Stefan Bradl akan kembali bergabung dengan Repsol Honda Team di Motorrad Grand Prix von Österreich, dengan juara dunia Marc Marquez masih melanjutkan proses pemulihan setelah operasi,” demikian pernyataan di situs resmi HRC usai MotoGP Ceko 2020.

Peluang Marc Marquez pulih dan balapan lagi lebih cepat, seperti determinasi yang ia perlihatkan di MotoGP Andalusia, memang masih terbuka. Tapi tampaknya jangan berharap ia sudah bisa balapan lagi akhir pekan ini di MotoGP Austria 2020.

Brad Binder Rookie Juara MotoGP Brno dan Pergeseran Prediksi di Austria – Sebenarnya menjadi juara seri ketika masih berstatus rookie, bukanlah hal mustahil. Terbukti, ada seorang rookie masa kini yang menjuarai seri balap kelas MotoGP, yaitu Marc Marquez. Marc Marquez saat itu naik ke kelas tertinggi pada 2013. Dia secara beruntung langsung memperkuat tim pabrikan, Repsol Honda.

Brad Binder Rookie Juara MotoGP Brno dan Pergeseran Prediksi di Austria

Brad Binder Rookie Juara MotoGP Brno dan Pergeseran Prediksi di Austria

Sebenarnya Marc bukanlah rookie pertama yang langsung memperkuat tim pabrikan. Sebelumnya ada nama Jorge Lorenzo yang langsung memperkuat tim utama, Yamaha Factory berduet dengan Valentino Rossi. Namun, setelah itu tak banyak pembalap promosi dari kelas Moto2 yang langsung dapat memperkuat tim pabrikan. Ini juga membuat tidak banyak pembalap yang baru naik kelas langsung dapat menjuarai seri di musim perdananya di MotoGP.

Marc Marquez adalah pembalap baru yang mampu melakukannya dan bahkan mampu keluar sebagai juara dunia di akhir musim. Sebagai rookie Suatu fenomena yang luar biasa dan sulit terulang. Termasuk keberhasilan rookie untuk memenangkan seri balap. Johann Zarco (Tech 3 Yamaha 2017) hanya berkutat pada kata “nyaris”. Begitu pula juniornya, Fabio Quartararo (Petronas SRT Yamaha 2019). Pembalap asal Prancis itu hanya selalu menjadi yang kedua di belakang Marc Marquez.

Bisa podium saja syukur, termasuk jika berhasil menunggangi langsung tim pabrikan. Sebenarnya sejak beragamnya tim pabrikan di MotoGP, peluang pembalap muda untuk langsung mengendarai motor tim pabrikan menjadi tidak mustahil. Seperti Suzuki yang secara konsisten pernah memanggil Maverick Vinales, Alex Rins, dan Joan Mir saat masih menjadi rookie.

Hal ini juga kemudian dilakukan oleh tim pabrikan lain, yaitu KTM. Di musim 2020, KTM mempercayakan salah satu motornya untuk dikendarai rookie dari Moto2, Brad Binder. Pembalap asal Afrika Selatan itu bersama Alex Marquez langsung memperoleh kesempatan menggeber motor pabrikan. Bedanya, Alex memperkuat Repsol Honda menemani kakaknya, Marc Marquez. Musim kompetisi yang seharusnya dimulai di sirkuit Losail Qatar pada Maret lalu. Tidak jadi menyajikan pertarungan pembalap di level MotoGP.

Sejak itu tidak banyak ekspektasi yang disematkan ke pembalap rookie

Brad Binder dan rookie lainnya pun terpaksa menahan diri untuk segera merasakan atmosfer balapan sesungguhnya. Hingga tiba waktunya musim kompetisi restart dan dimulai di Jerez, Spanyol (19/7). Di sini belum terlihat tanda-tanda keistimewaan rookie di MotoGP. Alex Marquez dan Brad Binder secara berurutan mengakhiri balapan di posisi 12 dan 13. Artinya, Alex mengemas 4 poin dan Binder 3 poin. Situasi yang lebih buruk justru menimpa rookie KTM (Tech 3) lainnya, Iker Lecuona.

Seri kedua yang berlangsung di Andalusia juga tak begitu bagus. Hanya Alex yang mampu finis di posisi yang cukup bagus, 8. Sama dengan posisinya, dia juga meraih 8 poin. Berbeda dengan Binder yang harus DNF, termasuk Lecuona. Duh Melihat rekor dari dua balapan tersebut membuat tak ada ekspektasi apa-apa terhadap ketiga pembalap tersebut. Hanya, satu hal yang patut diperhatikan adalah posisi start para pembalap yang tak begitu diunggulkan di seri ketiga, Brno.

Balapan di Rep. Ceko itu diawali dengan beberapa kejutan pada posisi starting grid. Johann Zarco pole position, Aleix Espargaro ke-4, Pol Espargaro ke-6, dan Binder ke-7. Secara tim pabrikan, Yamaha, KTM, Aprilia, Ducati, dan Suzuki terlihat dominan di 10 besar. Tetapi secara pembalap, terdapat banyak kejutan.
Memang, prediksi untuk mengisi podium masih berada di antara Quartararo, Morbidelli ataupun Vinales. Posisi start ke-5 jelas masih memberikan asa kepada Vinales untuk melibas para pengejut itu.

Nama-nama yang sedang memberikan kejutan di posisi start itu ternyata berhasil mengawali balapan dengan baik. Bahkan, Franco Morbidelli sukses memimpin balapan. Posisi kedua dan ketiga pun sempat diperebutkan antara Aleix Espargaro dan Quartararo. Menariknya, mereka sudah dikuntit oleh duet KTM pabrikan, Pol dan Binder. Tidak lupa pula masih ada Zarco yang mengendarai Ducati Avintia Racing.

Namun, ketika balapan dimulai situasinya berubah

Meski posisi start-nya lebih bagus Pol, namun Binder berhasil mendahuluinya. Binder pula yang kemudian mampu memisahkan duel sengit Aleix dan Quartararo. Seperti biasa, Aleix pun kemudian tercecer secara perlahan. Sedangkan Binder mampu menempel ketat Quartararo. Keberadaan Quaratararo di depan Binder sebenarnya memberikan keuntungan bagi rekan setimnya, Morbidelli. Pembalap asal Italia itu berhasil membuka jarak sekitar 1-2 detik.

Namun, apa yang dilakukan Quartararo lama-lama tak berhasil untuk menahan laju Binder. Pembalap bernomor 33 itu akhirnya berhasil melewati pemimpin sementara puncak klasemen itu. Lepasnya Binder dari “kontrol” Quartararo kemudian membuat jarak yang dibuat Morbidelli perlahan tergerus. Morbidelli mulai melambat, sedangkan Binder terus gaspol. Ngegas-nya Binder membuat posisinya semakin dekat dengan Morbidelli. Sampai suatu momen, Morbidelli harus dilewati Binder. Pasca kejadian itu, Binder pun tak terbendung.

Meski sempat ada kekhawatiran apabila Binder melakukan kesalahan, namun ternyata hal itu tak terjadi. Hingga pada last lap, Binder diberikan instruksi oleh timnya untuk mulai selow. Binder pun berhasil menjaga performanya dan, “Yas! He’s won on the first time in his carier at MotoGP class. Kemenangan Binder ini menjadi rookie yang pertama setelah Marc Marquez. Dia pun menjadi pembalap Afrika Selatan pertama yang menang di kelas MotoGP. Ini jelas menjadi kebahagiaan yang berlipat, karena kemenangan yang ia raih juga merupakan kemenangan perdana bagi KTM.

Sebagai tim pabrikan, apa yang mereka raih jelas menjadi prestasi yang patut dinantikan kelanjutannya. Beruntungnya apa yang diraih ini juga memberikan harapan bagi KTM, bahwa mereka akan menjadi tim yang dijagokan menang di balapan selanjutnya, Austria. Austria dengan dua seri yang digelar di Red Bull Ring dan Styria sebenarnya adalah kandang bagi KTM. Namun, berhubung KTM belum berada di level yang sama dengan tim pabrikan lain–bahkan juga tim satelit lainnya, akhirnya sirkuit itu menjadi tempat favorit Ducati.

MotoGP Ceko 2020 Ramai ramai Kecam Aspal Sirkuit Brno – Setelah menjalani sesi latihan jelang race di MotoGP Republik Ceko 2020, para pebalap ramai-ramai mengeluhkan aspal Sirkuit Brno. Seri ketiga MotoGP 2020 dilangsungkan di Ceko. Brno menjadi arena pacu Valentino Rossi dkk.

MotoGP Ceko 2020 Ramai ramai Kecam Aspal Sirkuit Brno

MotoGP Ceko 2020 Ramai ramai Kecam Aspal Sirkuit Brno

Para rider MotoGP pun sudah melewati hari pertama agenda balapan, yakni menggelar dua Free Practice di Brno pada Jumat (7/8). Keluhan banyak terlontar dari para pebalap.

Adalah aspal Sirkuit Brno yang menjadi sorotan para rider. Trek bergelembung sehingga menyulitkan para rider. Quartararo dan Rossi Beda Dua Dekade, Kompak Kejar Rekor di Brno..

Ini adalah aspal terburuk yang pernah saya pakai untuk balapan. Tak bisa diterima kalau kami harus balapan di sini. Aspalnya adalah bencana, jauh dari level MotoGP. Seperti mengendarai di atas air,” jelasnya rider Aprilia, Aleix Espargaro, seperti dilansir Marca.

Dua rider Yamaha, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, juga mengeluhkan kondisi yang sama. Keduanya pun harus mengubah gaya balapannya saat latihan di MotoGP Ceko 2020.

Jerez sirkuit yang sempurna, tanpa benjolan dan punya cengkraman. Di sini sebaliknya. Sangat sulit, anda tidak boleh banyak terjatuh di sini. Anda harus mengakalinya dengan perangkat elektronik, dan mengubah mentalitas balapan,” kata Vinales, rider Monster Energy Yamaha.

Cengkramannya buruk. Ini pertama kalinya saya punya masalah dengan ban belakang,” timpal Quartararo, pemimpin klasemen MotoGP 2020 sementara. Pembelaan cuma datang dari Rossi. The Doctor memaklumi kondisi Brno, sebab renovasi membutuhkan banyak biaya, yang tahun ini sulit dikeluarkan akibat tidak ada pemasukan dari tiket penonton.

Sempat Crash, Vinales Tetap Pede Tatap Balapan MotoGP Ceko. Masalahnya adalah uang. Kami para pebalap mengatakannya, tetapi dibutuhkan beberapa juta euro untuk membenahinya. Siapa yang mau mengeluarkannya? Tahun ini tidak ada penonton. Ini sirkuit yang tidak banyak dipakai.

Keputusan ada di Dorna dan sirkuitnya. Situasinya bukan yang terbaik, tapi sirkuitnya masih sangat bagus, kok,” kata rider 41 tahun itu. Sebelumnya, Quartararo bisa menjadi yang tercepat di sesi terakhir, yakni memimpin Free Practice Kedua. Balapan MotoGP Ceko 2020 sendiri akan digeber

Tim Satelit Ducati Ingin Bawa Adik Valentino Rossi ke MotoGP 2021 – Tim satelit Ducati, Pramac Racing, berminat merekrut Luca Marini untuk MotoGP musim depan. Adik Valentino Rossi itu berpeluang masuk andai Francesco Bagnaia ditarik ke tim utama Ducati musim depan.

Tim Satelit Ducati Ingin Bawa Adik Valentino Rossi ke MotoGP 2021

Tim Satelit Ducati Ingin Bawa Adik Valentino Rossi ke MotoGP 2021

Di MotoGP 2020, Pramac diwakili oleh Jack Miller dan Francesco Bagnaia. Namun musim depan, Miller akan membalap bersama tim utama Ducati, menggantikan Danilo Petrucci yang akan hijrah ke KTM.

Nah, slot pebalap di tim utama Ducati untuk MotoGP 2021 sejauh ini belum terisi sepenuhnya. Andrea Dovizioso diketahui belum sepakat untuk memperpanjang kontraknya.

Oleh karena itu, ada kemungkinan Ducati akan mempromosikan Bagnaia ke tim utama andai kontrak Dovizioso tidak lanjut. Kalau sudah begitu, posisi pebalap Pramac akan lowong.

Dia juga sudah menunjukkan dirinya sebagai pabalap jagoan, meski performanya masih naik turun,” kata Manajer Pramac Racing Francesco Guidotti, seperti dikutip Motorsport Total.

Saya pikir dia juga sudah matang untuk berpindah ke MotoGP. Enea Bastianini juga tampil bagus, tapi dia masih perlu mendapat banyak pengalaman di Moto2.

Luca Marini seorang rider yang berpengalaman

Marini saat ini terlihat sebagai pebalap yang komplet. Tapi mungkin segalanya bisa berubah dalam tiga balapan ke depan. Kami bisa menunggu karena kami bisa menawarkan motor yang menarik bagi pebalap rookie ataupun yang berpengalaman,” jelasnya.

Marini saat ini membalap di Moto2 bersama SKY Racing Team VR46, tim milik Rossi. Bagnaia diketahui juga berasal dari tim tersebut, dan dibawa naik ke MotoGP usai menjadi juara dunia Moto2 2018.

Manajer Ducati Davide Tardozzi sebelumnya menyebut bahwa siapa rekan Miller di tim utama Ducati untuk musim depan akan ditentukan setelah menyelesaikan tiga seri MotoGP 2020 di bulan Agustus. Peluang Marini ke MotoGP musim depan diperkirakan baru jelas setelah kepastian tersebut. Selain Marini, Pramac dikabarkan juga mengincar pebalap Moto2 lainnya, Jorge Martin.

Siapa yang Bisa Memanfaatkan Kesialan Marc Marquez – Bagai pungguk merindukan bulan”, apa yang terjadi pada Marc Marquez kurang lebih demikian. Keinginannya untuk segera comeback di balapan Brno (9/8), malah berujung petaka. Telah dikonfirmasi bahwa pembalap asal Spanyol itu harus absen di Brno, karena harus kembali naik ke meja operasi pada Senin kemarin (3/8) waktu setempat. Cedera yang ia alami di balapan pertama musim ini dikabarkan menjadi lebih parah karena efek dari upaya Marc untuk mengembalikan kekuatannya.

Siapa yang Bisa Memanfaatkan Kesialan Marc Marquez

Siapa yang Bisa Memanfaatkan Kesialan Marc Marquez

Imbasnya, Repsol Honda kembali gagal diperkuat oleh pembalap utamanya. Bahkan, pembalap bernomor 93 itu juga harus absen di dua seri Austria. Jika demikian, maka peluangnya untuk juara dunia ke-9 seperti Juventus di tahun ini bisa saja gagal total. Mengapa Faktor pertama, karena jumlah seri yang dihelat MotoGP (khusus kelas tertinggi) musim 2020 ini hanya 14 seri. Dengan dua seri telah digelar di Spanyol, maka tinggal 12 seri lagi yang akan digelar.

Jika Marc Marquez absen meraih poin selama 5 seri secara beruntun, maka dirinya akan tertinggal cukup jauh dari para rival. Hitung-hitungannya akan semakin jauh pula jika Fabio Quartararo adalah pemenang dalam 1 atau 2 balapan saat Marc masih absen. Poin kedua, sudah pasti keberadaan Fabio Quartararo. Pembalap tim satelit Yamaha itu saat ini sudah mengantongi 50 poin dan diprediksi masih memiliki kesempatan menambah beberapa poin di 3 seri ke depan.

Sedangkan untuk dua balapan Austria yang dihelat di sirkuit yang sama, yaitu Red Bull Ring, pembalap Ducati lebih dijagokan untuk menang. Seandainya Quartararo hanya mengincar podium di 3 balapan itu, maka perolehan poinnya sudah cukup banyak, kurang lebih sudah bisa mencapai 100-an poin (20-16-16). Jumlah itu tentu bukanlah perkara mudah untuk disalip oleh Marc Marquez.

Peluang juara seri untuk pembalap Yamaha Petronas SRT itu sebenarnya hanya ada di Brno

Seri yang akan ia hadapi tinggal 9 seri. Kemenangan 5 kali saja belum cukup untuk mendongkel posisi Quartararo jika si pembalap satelit itu mampu bersaing konsisten di zona podium. Faktor ketiga adalah masih adanya pembalap lain yang akan berupaya memanfaatkan kesialannya. Diantaranya adalah Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales. Walaupun keduanya belum bisa meraih podium tertinggi di dua balapan awal musim ini, namun secara pengalaman mereka lebih teruji dibandingkan Fabio Quartararo. Inilah yang membuat Dovi dan Vinales diprediksi akan mencoba memanfaatkan situasi langka in.

Secara matematis, Vinales memang dapat diunggulkan, karena pembalap pabrikan Yamaha itu hanya berjarak 10 poin dari Fabio Quartararo. Namun dengan merujuk pada rekapitulasi hasil akhir MotoGP sejak 2017, Dovizioso lebih dijagokan untuk merengkuh gelar juara dunia pertamanya. Raihan ini jelas akan sangat berarti bagi Dovizioso, karena dapat membuatnya menjadi lebih bernilai untuk Ducati. Jika Dovi mampu juara dunia MotoGP, maka besar peluangnya untuk tetap menunggangi Desmosedici. Ia pun akan memilih lanjut balapan di musim 2021 nanti.

Namun jika Dovi gagal, maka Vinales-lah yang berpeluang menjadi pemecah kebuntuan Yamaha untuk juara dunia pasca ditinggal Jorge Lorenzo. Vinales memang diharapkan menjadi juara dunia bersama Yamaha, karena potensinya sudah sangat bagus sejak masih berada di Suzuki. Hanya, dirinya masih belum bisa menyaingi “kegilaan” Marc Marquez dalam beradu cepat. Inilah yang membuat Yamaha harus pandai mengatur strategi saat pembalap rival masih belum fit.

Bahkan, apabila Vinales gagal, Yamaha harus segera mendorong Quartararo untuk menjadi kontestan juara dunia 2020. Jika Honda bisa melakukannya dengan Marc Marquez saat 2013 lalu, maka Yamaha juga seharusnya bisa menaruh kepercayaan kepada pembalap mudanya.

Hal ini akan mirip dengan keadaan pembalap Moto2 Mattia Pasini

Faktor keempat yang dapat membuat Marc Marquez lempar handuk untuk pertama kalinya di sepanjang karier balapan di MotoGP adalah kekuatan fisiknya. Jika merujuk pada foto yang beredar di pemberitaan, maka sulit baginya untuk segera kembali ke performa yang sesungguhnya. Cederanya Marc Marquez berada di bagian yang vital bagi pembalap, yaitu lengan kanan. Lengan kanan adalah bagian yang biasanya menjadi tumpuan untuk berakselerasi, baik dalam hal membuka gas maupun mengurangi kecepatan dengan rem ban depan.

Pasini yang memiliki riwayat cedera di tangan kanannya kemudian membuat perubahan pada bentuk motornya. Yaitu dengan memindahkan tuas rem depan ke setang kiri. Jika melihat gaya balap Marc yang agresif saat memasuki tikungan setelah beradu cepat di lintasan lurus, maka perhatiannya akan ada di bagaimana performa tangan kanannya saat mengontrol kecepatan dan menarik tuas rem depan.

Begitu pun dalam hal menikung. Cedera yang sedemikian parahnya di bagian lengan kanan bisa membuat cara melibas tikungan sisi kanan akan berbeda dari sebelumnya. Marc yang identik dengan elbow down ketika berada di tikungan, harus mencoba gaya konvensional, yaitu bertumpu pada lutut, alih-alih siku.,Cara ini akan membuat Marc dapat meminimalisir risiko cedera di bagian yang sama. Kecuali jika Marc malah memilih untuk tetap menggunakan gaya balap lamanya itu untuk mempercepat proses adaptasi dengan trauma cederanya.

Tindakan ini akan memberikan sisi keuntungan dan kerugian

Keuntungannya sudah jelas bahwa, Marc akan dapat segera kembali beradaptasi seperti semula. Namun, kerugiannya adalah ketika Marc kembali mengalami crash dengan menimpa sisi tubuh bagian kanannya, maka akan ada risiko buruk terhadap cedera sebelumnya. Melihat faktor terakhir ini, maka peluang Marc untuk segera tampil prima dan langsung berada di barisan terdepan akan sulit. Bahkan, seorang “Undaunted” Dovizioso yang baru operasi di bahu kiri saat awal musim ini nyatanya masih terlihat cukup kesulitan untuk bersaing dengan pembalap lain yang lebih prima.

Kendala lain yang akan menambah kesulitan Marc Marquez adalah karakter motor Honda yang liar. Itu akan membuat tenaga Marc juga cepat terkuras. Tentu ini akan membahayakan kondisi tubuhnya yang diprediksi baru akan sepenuhnya fit pada 1-2 bulan kemudian. Sebagai pembalap profesional, memang Marc akan mencoba untuk secepat mungkin kembali ke lintasan. Namun, ketika dirinya sudah berada di balapan, belum tentu dia sudah 100% fit.

Itulah mengapa, musibah yang ia alami ini akan menjadi kesialan baginya dan malah menjadi keuntungan bagi pembalap lain. Para rival tentu akan berupaya berebut gelar yang sedang “dihadiahkan” oleh Marc Marquez. Kira-kira siapakah pembalap yang beruntung itu

Kemenangan Dramatis Lewis Hamilton di Silverstone Pirelli Lakukan Investigasi – Silverstone, 3 Agustus 2020, Lap 51, duo Mercedes AMG W11 EQ nomor 44 dan 77 memimpin lomba dengan selisih lima belas detik diantara keduanya. Nampaknya Silver Arrows akan kembali menorehkan hasil manis yaitu finish 1-2. Dua Lap menjelang Chequered Flag, sekonyong-konyong W11 bernomor 77 yang dipiloti Valtteri Bottas mengalami Tire failure. Di belakangnya, Max Verstappen dengan Red Bull Honda RB16 bernomor 33 sekejab mengambil posisi nomor 2 tersebut, juga seterusnya dengan para mobil di belakangnya.

Kemenangan Dramatis Lewis Hamilton di Silverstone Pirelli Lakukan Investigasi

Kemenangan Dramatis Lewis Hamilton di Silverstone Pirelli Lakukan Investigasi

Valtteri dengan terseok-seok masuk Pit. Para Pit crew segera mengganti Ban kiri depan yang sudah hancur lebur itu serta tiga ban lainnya dengan Pirelli soft dengan waktu hanya tiga detik, lalu Valtteri kembali melesat dan segera bergabung di belakang Scuderia Ferrari SF1000 bernomor 5 yang dipiloti Sebastian Vettel. Sesungguhnya Valtteri masih beruntung. Masih bisa duduk manis di mobil paling kompetitif di Formula 1 saat ini dan kontraknya masih beberapa tahun lagi. Di mobil depannya; Seb, belum juga jelas akan balapan dengan Team mana di tahun depan.

Pete Bonnington sang engineer mengingatkan Lewis Hamilton lewat Team Radio agar berhati-hati dan tidak perlu ngoyo mencetak fastest lap karena khawatir serpihan front wing mobil lain yang masih bertebaran di lintasan. Lima puluh Lap sudah berlangsung dan sudah ada beberapa korban berjatuhan siang itu di Silverstone karena masalah Tire puncture. Dani Kyvat kehilangan kendali Alpha Tauri AT01 nya pada Lap 13 gara-gara masalah Ban belakang.

McLaren MCL35 yang dipiloti Carlos Sainz Jr juga mengalami Tire failure pada beberapa Lap menjelang finish.Mercedes AMG Petronas pun harus pasrah duo Silver Arrows tidak jadi finish 1-2 di home circuit. Suara Pete kembali membahana di ear piece Lewis; “use strat eleven, Lewis” yang dimana berarti engine di set masuk ke Race Save mode, alias ekonomis.

Belakangan ia mengatakan bahwa dirinya sibuk mencari setup differential yang pas hingga konsentrasinya terganggu

Mercedes AMG Petronas Team punya beberapa quick setting pada mobil mereka sebagai pilihan dalam engine modes guna memaksimalkan kinerja mesin dalam berbagai kondisi; semisal masuk Pit, ada safety car, kondisi hujan atau saat harus Pedal to the metal. Tidak ambil resiko, Max Verstappen pun masuk Pit dan mengganti Ban pada Lap 51. Suara Pete kembali terdengar; “Verstappen rejoin, 30 seconds behind. Lalu ia menambahkan; “he will try to score fastest lap, but we won’t bother trying. Tire integrity is a predominant thing.

Dan ketika memasuki Stowe hairpin, terjadilah, persis seperti yang dialami Valtteri; Ban kiri depan mengalami failure. Lewis melaporkan hal tersebut lewat radio. Namun mobil terkendali. Sang commentator Sky Sport; David Croft pun heboh, “Can he make it??”, teriaknya. Balapan masih tersisa satu Lap lagi. Lewis bertahan. Sambil melewati Brookland hairpin suara Pete melaporkan gap antara dirinya dengan Red Bull Honda di belakangnya. Max Verstappen mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mengejar Lewis. “20 seconds to Verstappen”.

Di Maggots and Becketts, James kembali melaporkan; “15 seconds to Verstappen”. W11 itu berjalan dengan tiga roda, percikan api karena gesekan Aluminium dengan permukaan lintasan Nampak begitu jelas. Lewis berusaha tenang melewati Hangar Straight. Memasuki turn 16, yaitu Club hairpin, James seolah menghitung mundur; “9 seconds to Verstappen. 7 seconds..” Lewis meluncur ke turn 18, beberapa meter di depan Chequered Flag dikibarkan.

Ketika Nico Hulkenberg kembali ke arena Formula 1 pada menit-menit terakhir dengan memakai Racing suit putih merah muda Racing Point Team sebagai pengganti Sergio Perez. Namun sayang Nico belum dapat unjuk gigi pada saat Race karena mobil RP20 Mercedes AMG nya tidak dapat dihidupkan akibat masalah pada drivetrain. Sebelumnya Pada sesi Q3, sempat terjadi insiden di Pitlane ketika SF1000 bernomor 16 dengan dipiloti Charles Leclerc keluar dari Pit Garage dan hampir mengenai BWT Racing Point RP20 yang dipiloti Lance Stroll.

Drama British Grand Prix sebenarnya sudah dimulai sebelum sesi Free Practice

Balapan diwarnai dengan Safety Car yang terpaksa keluar pada Lap awal atas terjadinya insiden menimpa Kevin Magnussen (Haas F1) dimana ia melebar dan menabrak dinding pembatas akibat bersentuhan dengan Alexander Albon dari Red Bull Honda. Albon kemudian dikenakan penalty lima detik. Sementara Romain Grosjean dari Haas F1 mendapatkan kibaran bendera diagonal putih-hitam setelah melakukan beberapa maneuver yang dinilai berbahaya karena merubah-ubah posisi pada saat hendak di overtake oleh pembalap lain. Di Lap 21 Grosjean berusaha menahan laju Carlos Sainz Jr dengan gerakan berubah lajur secara tiba-tiba.

Beberapa Lap kemudian hal itu juga menimpa Daniel Ricciardo dari Renault F1. Sementara jelang Lap akhir, merosotnya Valtteri Bottas justru jadi berkah buat Charles Leclerc. Scuderia Ferrari naik podium nomor 3. Namun bagi driver Ferrari satu lagi; Sebastian Vettel sang juara dunia empat kali, harus puas finish di urutan ke-10. SF1000 yang dikemudikan Seb sempat mengalami masalah Intercooler pada Practice session. Seb juga mengakui bahwa tidak ada perbedaan setup dengan SF1000 yang dikemudikan Charles Leclerc. Namun ia merasa tidak mendapat kesempatan pada saat balapan. Banyak orang menyayangkan Seb yang sudah tidak ngegigit seperti waktu-waktu sebelumnya.

Faktor psikologis tentu saja punya peranan, dimana Seb tidak berhasil membawa Ferrari kembali Juara dunia setelah lima tahun berada di dalam Team Cavallino Rampante itu. Dan Charles Leclerc nampaknya punya reputasi cukup baik sebagai rookie sejak tahun lalu, sangat cepat di lintasan dan sedikit menenggelamkan pamor Seb. Ada desas-desus dirinya akan hijrah ke Racing Point F1 tahun depan. Sementara persaingan di papan tengah justru yang menarik perhatian. Pierre Gassly dengan Alpha Tauri AT01 berhasil merangkak hingga finish di urutan ke-7 setelah duel dengan Ferrari, Renault dan Racing Point.

Cukup disayangkan Alexander Albon dari Red Bull Honda terkena penalty dan strategi pemakaian Hard

Compound tire yang tidak berhasil menaikkan posisinya. Teammate-nya; Verstappen cukup konsisten bersaing di depan dan hampir saja menjuarai British Grand Prix. Sayangnya W11 yang dipiloti Lewis Hamilton terlalu perkasa untuk dikejar. Dengan 1 set Ban baru dan selisih tiga puluh detik, tidak cukup bagi Verstappen untuk mengejar Silver Arrow bernomor 44 yang berjalan dengan tiga roda sepanjang Lap akhir. Sebenarnya Red Bull Team bisa saja instruksikan Verstappen untuk tetap berada di lintasan hingga finish. Tentu saja dengan konsekuensi harus menurunkan kecepatan secara signifikan.

Namun tidak mau ambil resiko, Verstappen dipanggil masuk untuk ganti Ban satu Lap menjelang finish, menyusul kejadian Tire puncture yang dialami Valtteri Bottas. Red Bull Team yakin ini adalah keputusan yang paling aman. Menyusul masalah pada Ban yang dialami oleh dua Mercedes W11 dan McLaren MCL35, Pirelli segera melakukan investigasi. Mario Isola; Tire Chief Pirelli F1 mengatakan bahwa mereka memeriksa semua Ban yang dipakai para mobil F1 di beberapa Lap akhir. Serpihan-serpihan Front Wing bekas Alfa Romeo C39 milik Kimi Raikkonen ataupun mobil lain diperkirakan punya peranan dalam beberapa kasus Tire failure pada saat race.

Namun ada juga kemungkinan karena wear (habis karena pemakaian). Melihat ke kondisi Ban medium compound dari mobil Haas F1 yang dikemudikan Romain Grosjean, bahwa Ban sudah mendekat pemakaian hampir 100% hingga kawat bajanya Nampak keluar. Ban yang sudah hampir habis tread nya (worn) akan memiliki perlindungan sangat rendah, maka akan rentan dan sangat mudah rusak. Apalagi jika mengenai serpihan aluminium atau Kevlar.

Respons Alex Marquez Membalap di MotoGP Ceko Tanpa Sang Kakak – Alex Marquez mengomentari bakal membalap di MotoGP Republik Ceko 2020 pada 7-9 Agustus tanpa sang kakak, Marc Marquez, pada balapan itu.

Respons Alex Marquez Membalap di MotoGP Ceko Tanpa Sang Kakak

Respons Alex Marquez Membalap di MotoGP Ceko Tanpa Sang Kakak

Pihak MotoGP maupun tim Repsol Honda sebelumnya memastikan Marquez absen pada balapan di Sirkuit Brno. Baby Alien kembali absen setelag menjalani operasi patah tulang lengan kanan atas untuk kali kedua pada Senin (3/8) di Rumah Sakit Universitari Dexeus Barcelona.

Marquez Berjudi, Lalu Kalah Telak di MotoGP. Alex bakal ditemani pengganti Marquez, Stefan Bradl, pada balapan MotoGP Ceko. Pembalap 24 tahun itu pun bertekad tidak akan tampil mengecewakan di Sirkuit Brno.

Di setiap seri, saya lebih banyak belajar tentang MotoGP dan motor saya. Saya tak sabar untuk tampil di Sirkuit Brno. Ini akan jadi melelahkan, namun saya senang,” kata Alex seperti dikutip dari Speedweek.

Alex kemudian menyebut Sirkuit Brno merupakan salah satu favoritnya. Tahun lalu ketika di Moto2, dia berhasil meraih podium pertama di Moto2 Republik Ceko. Itu merupakan podium teratas untuk kelima kalinya pada musim 2019.

Repsol Honda Team’s Spanish rider Marc Marquez gets ready to take part in the third MotoGP free practice session of the Andalucia Grand Prix at the Jerez race track in Jerez de la Frontera on July 25, 2020. (Photo by JAVIER SORIANO / AFP)Marc Marquez dipastikan absen di MotoGP Ceko. (AFP/JAVIER SORIANO)
“[Sirkuit] Brno akan selalu menyenangkan bagi saya dan selalu sesuai dengan gaya balapan saya.”

Operasi Marquez Bukti Blunder Honda. Kami mendapatkan banyak sekali informasi bagus sejak di [Sirkuit] Jerez. Kami sudah mempelajari untuk membalap di trek baru di sana [Sirkuit Brno],” kata Alex.

Terakhir, Alex berharap sang kakak bisa segera pulih dan kembali balapan satu tim dengannya di Repsol Honda. Saya sangat berharap Marc bisa segera pulih dan sehat-sehat saja,” ujar Alex.

Eks Pembalap MotoGP Sebut Penyebab Kecelakaan Marquez – Mantan pembalap MotoGP, Colin Edwards, menyebut biang kerok kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Spanyol 2020. Edwards mengatakan masalah elektronik jadi biang kerok Marquez kecelakaan sehingga mengalami cedera patah tulang kanan atas.

Eks Pembalap MotoGP Sebut Penyebab Kecelakaan Marquez

Eks Pembalap MotoGP Sebut Penyebab Kecelakaan Marquez

Rekor Palsu Ronaldo Buat Pemain Juventus Gemas Baby Alien terlempar dari Tikungan 3 ke gravel. Saat berguling, lengan kanannya sempat tertimpa ban motor depannya yang juga keluar dari trek.

Edwards sempat berkicau dalam akun Twitternya menyiratkan rahasia di balik kecelakaan yang dialami pembalap Honda tersebut.

Biang kerok Marquez mengalami luka parah. Itu bukan salahnya. Besok saya akan memberitahu kalian sedikit rahasia,” demikian cuitan Edwards dalam akun Twitter.

Edwards kemudian melanjutkan cuitannya terkait penyebab kecelakaan yang dialami Marquez. Masalah elektronik yang menjadi sorotannya.

Jangan Kaget Kalau Marquez Menang Apa yang ingin saya katakan begini. Ketika kamu memiliki sistem pendukung dan Anda menyandarkan hidup di kendali itu [elektronik], Anda percaya melebihi istri Anda.”

“Dalam arti mekanisme [elektronik] selalu sama dalam lap demi lap, bukan suatu kekhawatiran. Namun kadang kala sistem mengalami kebingungan,” cuit Edwards.

Dia kemudian mencontohkan kecelakaan yang pernah dialami Casey Stoner pada kualifikasi MotoGP Amerika Serikat 2012.

Saya dahulu menyebutnya ‘waktu sudah habis’. Hal yang sama terjadi terhadap Casey Stoner di Indianapolis. Sistem mendapat masukan yang berbeda, kemudian bingung,” terang Edwards.

Marquez sendiri terus menjalani pemulihan dengan melakukan latihan fisik demi bisa membalap di MotoGP Republik Ceko 2020, 7-9 Agustus.

 

Race 1 F2 Silverstone Nikita Mazepin Juara Sean Gelael Tanpa Poin – Balap pertama (Feature Race) Formula 2 di Sirkuit Silverstone, Inggris, berhasil dimenangkan pembaap asal Rusia, Nikita Mazepin (Hitech Grand Prix) dengan catatan waktu 51 menit, 17,953 detik dalam 29 putaran. Pembalap Indonesia, Sean Gelael (DAMS Racing), harus puas di posisi 15 dengan selisih waktu 31,585 detik dari Mazepin.

Race 1 F2 Silverstone Nikita Mazepin Juara Sean Gelael Tanpa Poin

Race 1 F2 Silverstone Nikita Mazepin Juara Sean Gelael Tanpa Poin

Saya sangat senang, tetapi agak sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata karena itu sangat tidak terduga. Ada banyak hal yang terjadi sehingga saya tidak benar-benar berpikir untuk memimpin balapan,” kata Mazepin usai balapan.

Saya sangat senang karena itu benar-benar terasa seperti serangkaian perkembangan yang bagus dan saya sangat senang dengan tim. Mereka memberi saya mobil yang fantastis, yang membantu saya menjaga ban sepanjang balapan. Ini membuat ban dapat bertahan di trek yang sulit seperti Silverstone di mana ban menjadi masalah,” ujar dia.

Ban memang menjadi kendala bagi sebagian besar pembalap. Pembalap asal Jerman, Mick Schumacher (PREMA) merupakan salah satu korban degradasi ban di Silverstone. Putra mantan pembalap F1, Michael Schumacher, itu sempat memimpin lomba sebelum akhirnya tercecer di peringkat di peringkat ke-9.

Posisi kedua direbut pembalap Cina, Guanyu Zhou (UNI-Virtuosi), dan ketiga dimenangi pembalap Jepang, Yuki Tsunoda (Carlin). Pembalap Denmark, Christian Lundgaard (ART Grand Prix) mengamankan posisi 4. Pembalap tuan rumah, Callum Ilott (UNI-Virtuosi) sukses merangsek ke posisi 5 setelah start dari pit-lane.

Sprint Race atau Race 2 akan digelar pada MInggu, 2 Agustus 2020, pukul 16.10 WIB sebanyak 21 putaran.

Rekan satu tim Sean Gelael, Dan Ticktum, akan start dari posisi terdepan setelah di Race 1 berhasil finish di posisi 8 (menggunakan sistem reverse grid). Sprint Race bisa disaksikan melalui live-streaming di www.sean-gelael.com.

Klasmen sementara F2 hingga Round 4:

1. R. Shwartzman 81

2. C. Ilott 73

3. C. Lundgaard 55

4. N. Mazepin 52

5. G. Zhou 51

6. D. Ticktum 42

7. F. Drogovich 41

8. M. Schumacher 41

9. Y. Tsunoda 39

10. L. Deletraz 36

Meriahkan HUT RI ke 75 Lapas Cilegon Gelar Porsenap – Nuansa semarak peringatan Hari Kemerdekaan. RI 75 sudah terasa sejak awal bulan Agustus di tengah masyarakat, termasuk para pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon.

Meriahkan HUT RI ke 75 Lapas Cilegon Gelar Porsenap

Pelepasan balon dan burung merpati ke udara menjadi simbol dibukanya Pekan Olahraga Pegawai dan Warga Binaan di Lapas Cilegon yang dirangkaikan dalam Upacara pagi hari ini, Sabtu (01/08/2020).

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75, Kepala Lapas Cilegon selaku Inspektur Upacara mengajak seluruh pegawai dan warga binaan untuk lebih berperan aktif dan semangat dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 75.

Selain olahraga, kegiatan porsenap ini juga dapat dijadikan rekreasi. Juga kita dapat menemukan prestasi dalam bentuk perlombaan dan pertandingan serta menumbuhkan rasa nasionalisme”, ujar Kalapas, Masjuno.

Kendati masih dalam pandemik Covid-19, tetap laksanakan protokol kesehatan, jaga kesehatan, dan olahraga yang teratur. Mari kita sambut HUT Kemerdekaan RI ini dengan penuh suka cita dan semarak kemerdekaan”, tandasnya.

Marquez Diprediksi Lakukan Hal Gila di MotoGP Ceko – Marc Marquez diprediksi akan melakukan hal gila saat kembali di MotoGP Republik Ceko, 7-9 Agustus 2020, demi mengejar ketinggalan 50 poin dari Fabio Quartararo di klasemen sementara MotoGP 2020. Marquez harus bekerja keras untuk bisa mempertahankan gelar juara dunia di MotoGP 2020 setelah gagal mendapat poin di dua seri awal. Setelah gagal finis di MotoGP Spanyol.

Marquez Diprediksi Lakukan Hal Gila di MotoGP Ceko

Pembalap Repsol Honda itu gagal balapan di MotoGP Andalusia akhir pekan lalu. Pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat, mengatakan peluang juara Marquez masih sangat terbuka lebar. Pernat meyakini Marquez akan melakukan segala cara untuk bisa mengejar ketinggalan dari Quartararo mulai dari MotoGP Ceko.

Perebutan gelar juara dunia masih belum selesai. Ketika Marquez kembali, saya yakin dia akan melakukan sejumlah hal gila,” ujar Pernat melalui GP One. Jelang MotoGP Andalusia 2020.Marc Marquez gagal tampil di MotoGP Andalusia 2020. Pernat juga mengklaim Marquez sejak awal tahu tidak bisa tampil di MotoGP Andalusia. Pernat mengatakan Marquez hanya tampil di latihan bebas dan kualifikasi MotoGP Andalusia hanya untuk merusak mental rival.

Saya setuju dengan keputusan Marquez. Dia ingin menunjukkan kepada semua orang kalau tank sekalipun tidak bisa menghentikan dia. Dia muncul untuk merusak mental pembalap lain,” ujar Pernat. Jelas dia tidak bisa membalap. Saya yakin sejak awal dia tahu kalau dia tidak bisa balapan. Dia melakukannya hanya untuk merusak mental para rival. Kembali kurang dari satu pekan setelah kecelakaan jelas mengejutkan semua orang,” sambung Pernat.

Quartararo saat ini mengoleksi 50 poin di puncak klasemen sementara MotoGP 2020, unggul sepuluh poin atas Maverick Vinales.

Quartararo Pernah Minta Foto Bareng Rossi Kini Satu Podium – Fabio Quartararo mengungkapkan rasa haru yang luar biasa bisa satu podium dengan sang idola, Valentino Rossi, di MotoGP Andalusia 2020, Minggu. Quartararo kembali menyabet podium pertama di Sirkuit Jerez. Posisi kedua diraih pembalap Yamaha, Maverick Vinales. Sementara Rossi berhasil meraih podium ketiga.

Quartararo Pernah Minta Foto Bareng Rossi Kini Satu Podium

Vinales Sulit Bernapas Kejar Rossi di MotoGP Andalusia. Selain teharu, Quartararo juga merasa aneh satu podium dengan Rossi lantaran dahulu dia amat mengidolakan The Doctor. Saya amat bahagia bisa berada satu podium dengannya [Rossi],” Quartararo menceritakan perasaan aneh sekaligus haru, dikutip dari Sky Sports.

Yamaha rider Fabio Quartararo of France holds the trophy after winning the MotoGP race during the Andalucia Motorcycle Grand Prix at the Angel Nieto racetrack in Jerez de la Frontera, Spain, Sunday July 26, 2020. (AP Photo/David Clares)Fabio Quartararo menang di MotoGP Andalusia 2020. Quartararo pun mengingat momen perjumpaan dengan Rossi di Sirkuit Jerez ketika dia masih sebagai bocah fan berat The Doctor.

Di sebuah taman satu hal yang saya lakukan adalah meminta foto bersama dia [Rossi]. Momen MotoGP yang masih sangat saya ingat adalah di sini di Jerez. Podium MotoGP Andalusia, Rossi Curhat Sempat Kesal ke Mekanik. Saat itu dia [Rossi] memenangkan duel dengan [Sete] Gibernau. Dia memberikan saya motivasi luar biasa untuk meniti langkah di MotoGP,” ujar Quartararo.

Quartararo kini berada di puncak klasemen sementara MotoGP dengan koleksi 50 poin. Vinales berada di posisi kedua dengan torehan 40 poin. Sementara Rossi menyodok ke posisi keenam.

Banner Live Streaming MotoGP 2020. Dalam kesempatan itu, pembalap Petronas SRT Yamaha tersebut mengungkapkan sejumlah momen ketika dia benar-benar tegang di MotoGP Andalusia 2020.

Dalam dua momen, saya mengira bakal kecelakaan. Namun pada akhirnya saya sangat senang karena bisa membalap dengan sangat baik,” ujar Quartararo. Bos Yamaha Ungkap Rossi dan Mekanik Sempat Cekcok

Ketidakhadiran Marc Marquez di MotoGP Andalusia 2020 jadi keuntungan besar bagi Quartararo. Marquez yang baru saja menjalani operasi patah tulang lengan kanan pada Selasa (21/7), sempat melakoni latihan bebas ketiga (FP3) dan kualifikasi di Sirkuit Jerez.

Namun, dia tak menyelesaikan kualifikasi pertama dan memilih tak akan balapan di MotoGP Andalusia 2020 karena masih merasakan sakit luar biasa.

Jepang Jemput Api Olimpiade Tokyo 2020 Tanpa 2 Pejabat Tinggi – Sebuah pesawat yang ditugaskan untuk menjemput api. Olimpiade di Athena, Yunani, telah diberangkatkan dari Bandara Internasional, Jepang, Rabu (18/3/2020) waktu setempat. Namun, di dalam pesawat tersebut tidak ada delegasi atau perwakilan dari pejabat tinggi Olimpiade Tokyo 2020.

Jepang Jemput Api Olimpiade Tokyo 2020 Tanpa 2 Pejabat Tinggi

Jepang Jemput Api Olimpiade Tokyo 2020 Tanpa 2 Pejabat Tinggi

Pihak Olimpiade Tokyo 2020 memilih untuk tidak mengirimkan dua pejabat tinggi mereka, Yoshiro Mori (Ketua Komite Olimpiade Tokyo 2020), dan Seiko Hashimoto (Menteri Olimpiade Jepang). Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisasi penularan virus corona. Baca juga: Mayoritas Warga Jepang Minta Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda Virus corona, yang saat ini ditetapkan sebagai pandemi global telah merenggut ribuan nyawa manusia.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Pusat Sistem Sains dan Teknik Johns Hopkins University, Amerika Serikat, hingga Rabu (18/3/2020), pukul 14.00 WIB, sudah ada 7.954 nyawa yang melayang akibat virus tersebut. Yunani sendiri termasuk dalam negara dengan kasus corona cukup tinggi di dunia, yakni 387 kasus. Nantinya, obor olimpiade akan diserahkan secara simbolis kepada Duta Besar Jepang untuk Yunani. Kualifikasi Tinju Olimpiade 2020 di London Digelar Tanpa Penonton Obor itu.

Kemudian akan diserahkan kepada tim khusus pembawa obor Olimpiade Tokyo 2020 yang telah berada di Yunani sejak pekan lalu, untuk di bawa “pulang” ke Jepang. Obor tersebut dijadwalkan mendarat di Pangkalan Udara Matushima, Jepang, pada Jumat (20/3/2020), waktu setempat. Olimpiade Tokyo 2020 menjadi salah satu event olahraga yang masih “kebal” virus corona. Pesta olahraga empat tahunan itu belum ada tanda-tanda bakal ditunda meskipun infeksi virus corona semakin meluas.

Tinju Tanpa Penonton Komite Olimpiade Internasional (IOC), telah menyatakan komitmen mereka untuk tetap melangsungkan Olimpiade Tokyo 2020 sesuai jadwal. “IOC tetap berkomitmen penuh untuk menggelar Olimpiade Tokyo 2020. Dengan empat bulan wakitu tersisa tidak rencana perubahan drastis (ditunda),” demikian pernyataan IOC. “IOC mendorong para atlet untuk terus mempersiapkan diri sebaik mungkin menuju Olimpiade Tokyo 2020,” tulis pernyataan yang sama.

Junior Kita di Masa Depan Tunggal Putri Indonesia yang Mengkilat di Level Junior – Pertandingan di sektor tunggal puteri pada ajang. MOLA TV – PBSI Home Tournament 2020 berakhir. Gregoria Mariska Tunjung menjadi juara setelah menang atas Putri Kusuma Wardhani sekaligus membalas kekalahan pada pertandingan di babak grup sebelumnya. Hasil ini menggagalkan banyak harapan pencinta bulutangkis agar. Putri kembali menang dengan mengalahkan seniornya tersebut di usinya yang masih level yunior (U-19).

Junior Kita di Masa Depan Tunggal Putri Indonesia yang Mengkilat di Level Junior

Junior Kita di Masa Depan Tunggal Putri Indonesia yang Mengkilat di Level Junior

Padahal, di babak semifinal, para pemain yunior Putri KW, Asty, dan Saifi. Membuat kejutan dengan mengisi 3 tempat dan mengepung Jorji, panggilan akrab Georgia. Tapi akhirnya sang senior, yang usianya pun belum genap 21 tahun. Mampu membuktikan bahwa posisi unggulannya bukan sekedar posisi di atas kertas. Dengan permainan yang jauh lebih bagus dibandingkan saat babak grup. Jorji begitu mendikte Putri sehingga lawannya itu banyak melakukan kesalahan dan gagal mengulang kesuksesannya di babak grup.

Meski gagal, namun setidaknya para pemain yunior ini sudah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan seniornya. Ini merupakan kabar gembira buat pencinta bulutangkis Indonesia yang ingin melihat prestasi bulutangkis negeri ini ada yang meneruskan di masa mendatang. Dengan pembinaan yang memadai bagi pemain yunior, melalui dihidupkannya Kembali pelatnas utama dan pratama.

Sebab, melihat sejarah ke belakang, tidak semua pemain tunggal puteri. Indonesia yang berprestasi mengkilat di level yunior mampu berprestasi yang sama atau bahkan melebihinya saat sudah menginjak level senior. Ada yg berhasil dan mencapai puncaknya, ada yang sempat naik lalu tenggelam. Bahkan ada yang setelah yunior langsung stagnan dan menghilang. Berikut nama-nama pebuultangkis tunggal puteri Indonesia yang berprestasi baik di level yunior dan nasibnya saat senior. Pembahasan kali ini dibatasi hanya untuk pebulutangkis yang pernah berprestasi bagus di level yunior.

Prestasi Susi Susanti yang spektakuler di level senior

Sesungguhnya sudah dirintis sejak masa kecil saat berlatih di Tasikmalaya yang membuatnya dipinang oleh dua klub besar Indonesia, PB Jaya Raya dan PB Djarum. Karena alasan kedekatan dengan keluarga, Susi memilih PB Jaya Raya yang terletak di Jakarta. Hanya berselang setahun, Susi sudah mampu menginjakkan kakinya di pelatnas untuk berlatih bersama pebulutangkis nasional lainnya.

Tahun 1987, Susi memulai dengan prestasi ciamik dengan memborong gelar juara dari semua nomor yang bisa diikutinya (tunggal, ganda, dan ganda campuran) pada Kejuaraan Invitasi Bulutangkis yunior Bimantara di Jakarta. Gelar juara tunggal puteri diraih dengan mengalahkan Tang Jiuhong (China) yang selanjutnya menjadi saingan berat di level senior. Tahun berikutnya, Susi kembali menjadi yang superior pada gelaran yang sama meski hanya berhasil meraih dua gelar, yaitu tunggal puteri dan ganda puteri.

Prestasi Susi di level senior tidak instan, meroket tiba-tiba, melainkan bertahap namun meyakinkan. Saat berusia 16 tahun, Susi sudah mampu melaju ke babak perempat final kejuaraan dunia 1987 dengan menundukkan Kirsten Larsen, juara All England tahun itu. Setahun berikutnya, Susi sudah masuk tim uber cup dan berperan mengantarkan tim masuk ke babak semi final. Di semi final, Susi nyaris membuat kejutan saat sudah mencapai matchpoint melawan Han Aiping.

Namun, di tahun berikutnya ia sudah mampu membalas kekalahannya tersebut sekaligus menjadi juara pada Kejuaraan Piala Dunia Bulutangkis 1989 yang diadakan di Beijing (meskipun dibalas lagi di putaran Final Grandprix di Singapura). Tahun itu juga, Susi mampu merangsek melewati pemain top dunia dengan melaju ke babak Final All England sebelum dihentikan ratu tunggal puteri saat itu, Li Lingwei. Masih di tahun yang sama, Susi menunjukkan permainan sangat memukau saat berperan besar membantu Tim Indonesia meraih Piala Sudirman 1989 dengan mengalahkan Lee Young Suk.

Nyaris kalah di set kedua dalam kedudukan 6-10 setelah takluk di set pertama

Susi mampu membalikkan keadaan dan menang hingga terberitakan bahwa Lee ditampar pelatihnya yang mungkin gemas karena kehilangan peluang meraih piala yang sudah di depan mata. Pada set ketiga, Susi menggila dengan tak memberikan satu angka pun pada Lee. Tahun berikutnya adalah perjalanan Susi yang dilalui dengani prestasi demi prestasi melalui gelar di berbagai turnamen individu besar hingga puncaknya meraih emas Olimpiade Barcelona 1992 dan Kejuaraan Dunia 1993.

Gelar Susi sangat lengkap. Hanya medali emas Asian Games yang belum diraihnya, yang diakuinya sendiri merupakan. Bukti bahwa dia adalah manusia biasa yang punya kekurangan juga. Upayanya meraih emas di Asian Games 1998 di Bangkok harus dia hentikan karena kehamilan. Puteri pertama dari pernikahannya dengan sesama peraih emas Olimpiade 1992 Alan Budi Kusuma. Tidak sia-sia perjuangan Susi. Prestasinya yang cemerlang di masa yunior berhasil dia. Pertahankan bahkan dinaikkan levelnya hingga dia menjadi legenda dunia bulutangkis dengan anugerah Hall of Fame tahun 2004 dari IBF.

Yuni Kartika lebih muda dua tahun dari Susi dan pernah berjuang bersama Susi. Tahun 1989, Yuni mampu mencapai semi final Kejuaraan Invitasi Yunior Bulutangkis Dunia Bimantara 1989 meski gagal masuk final. Setahun kemudian, Yuni berhasil menyempurnakan capaiannya dengan menjadi juara tunggal puteri di ajang yang sama di usianya yang ke-17. Ini seolah menegaskan kesiapannya untuk bersaing di level senior. Tahun berikutnya, di usia 18 tahun, Yuni mulai meraih prestasi di level senior meski tidak sehebat Susi, yaitu dengan meraih posisi semi finalis di ajang Kejuaraan Belanda Terbuka 1991 lalu Semi Finalis Indonesia Terbuka 1992 dan Finalis Malaysia Terbuka 1992.

Yuni juga ikut ambil bagian dalam Tim Uber cup yang merebut piala Uber Cup

Sayangnya, di saat dia tengah berusaha meraih prestasi yang lebih baik, ujian menimpanya. Keluarganya tertimpa musibah, saat Yuni tengah bertanding di Malaysia. Ibunya meninggal dunia, sementara Ayah dan saudaranya sempat kritis di Rumah Sakit. Beruntung Ayah dan saudaranya berangsur pulih. Namun mental Yuni terlanjur terpuruk. Shock yang dialaminya membuat konsentrasi bermainnya terganggu sehingga ia sempat berhenti. Yuni Kembali ke lapangan tahun 1994 dan kembali maju ke babak semifinal di Kejuaraan Swedia Terbuka dan Indonesia Terbuka.

Tahun tersebut meskipun dia tidak dimainkan di babak semifinal dan final. Yuni masih bermain hingga tahun 1996, namun ia merasa tidak mampu bermain dengan baik hingga akhirnya memutuskan pensiun di usianya yang baru menginjak usia 23 tahun. Generasi sekarang mungkin hampir tidak ada yang mengenal Kristin Yunita, padahal dia adalah pemegang gelar juara tunggal puteri pada ajang resmi Kejuaraan. Dunia Yunior bulutangkis Dunia yang diadakan pertama kali di Jakarta dengan mengalahkan Yao Yan.

Sayang, karier Kristin mandeg setelah itu. Tak ada catatan prestasinya sama sekali. Dia tenggelam saat lawan-lawannya di level yunior mulai wara wiri meraih prestasi di level yunior seperti. Mia Audina, Yao Yan atau bahkan Hang Jingna. Juara ganda puteri di gelaran yang sama yang kemudian menjadi pemain tunggal puteri top dunia. Infonya, cedera menjadi alasan terhambatnya prestasinya tersebut hingga akhirnya Kristin mundur dari dunia bulutangkis di usia yang masih muda. Mia Audina memang “hanya” mampu menjadi semifinalis pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis Yunior Bimantara Tahun 1992.

Elena Myers Talenta yang Terjegal oleh Trauma Seksual – Nama Elena Myers mungkin tak familier di telinga, termasuk bagi para penggemar balap motor sekali pun. Meski begitu, wanita kelahiran November 1993 telah mencatat rekor cemerlang di karir profesionalnya yang singkat. Mulai Membalap di Usia Beli. Elena kecil mulai membalap dengan pocket bike berkapastas 35 cc. Bakat dan kemauan segera mengantarkannya pada jok minibike hingga akhirnya berkenalan dengan mesin supermoto 80 cc.

Elena Myers Talenta yang Terjegal oleh Trauma Seksual

Elena Myers Talenta yang Terjegal oleh Trauma Seksual

Pada usianya yang ke-13, dia menapak di kejuaraan grand prix motor yang diselenggarakan di Amerika Serikat (USGPRU). Kala itu Elena tampil di kelas 125 cc. Adalah John Ulrich, pemilik tim balap Team Hammer yang melihat bakat Elena dan kemudian menyerahinya sebuah Honda RS 125 cc rakitan 1997. Team Hammer sendiri adalah sebuah tim yang didirikan oleh Ulrich dan seorang pebalap profesional, Bruce Hammer, pada 1980. Tim ini kemudian berkembang menjadi salah satu tim besar di AS hingga kini.

Kompetisi itu diikuti Elena hingga 2009 di mana usianya genap 16 tahun. Banyak podium dikoleksinya termasuk diantaranya beberapa kemenangan. Hingga pada November 2009, saat dia mendapatkan lisensi untuk membalap di ajang yang diselenggarakan oleh American Motorcyclist Association (AMA), Ulrich berniat membawa gadis itu ke kejuaraan AMA Pro Supersport 600 cc. Musim 2010 menjadi debutnya di ajang kejuaraan AMA Pro. Berbekal Suzuki GSX-R 600 yang diracik kru Team Hammer, Elena melanglang di 10 sirkuit yang masuk dalam kalender balap selama semusim.

Hal itu tak lepas dari absennya wanita mungil itu pada 3 balapan akibat cidera pergelangan tangan

Infineon Raceway (kini Sonoma Raceway) yang menjadi seri ke-4 musim 2010 menjadi saksi bagi rekor yang diciptakan Elena. Pada Race 1, Elena berhasil meraih kemenangan pertamanya. Raihannya itu menjadi luar biasa sebab dia pun menjadi pebalap wanita pertama yang mampu menjadi kampiun di kelas itu. Di akhir musim, ia pun mencatatkan diri di papan atas yakni posisi ke dua klasemen akhir untuk West Championship. Kejuaraan AMA Pro saat itu, tepatnya dari musim 2009 hingga 2013, terbagi menjadi 3 bagian yakni West, East dan National Championship. Di tahun 2011, posisinya melorot ke rangking 5.

Dari seluruh seri yang dijalaninya, Myers mampu mengoleksi 1 podium ke tiga dan 5 kali finish di posisi lima besar. Kemenangan ke duanya diraih pada musim 2012. Di Daytona International Speedway Race 2, Myers berhasil mencapai garis finish hanya 0.240 detik di depan finisher ke dua. Di race itu, Myers berebut posisi pertama dengan 4 pebalap lainnya. Rekor lain yang dicatatnya adalah finish di urutan ke-9 di event tahunan yang sudah digelar sejak 1937, Daytona 200 pada musim 2014.

Posisi ini dicatat sebagai finish terbaik yang dapat dicapai oleh seorang pebalap wanita. Rekor sebelumnya ditorehkan oleh pebalap Honda, Melissa Paris yang pada 2011 menempati posisi ke-11. Di balapan yang menempuh jarak total 200 mil itu, Myers turun dengan mengendarai Triumph Daytona 675R. Selain mengendarai motor pabrikan, Myers pun pernah menjajal motor prototype. Adalah bos Rizla Suzuki MotoGP, Paul Denning, yang memberinya kesempatan untuk memacu Suzuki GSV-R pada 2011. Saat itu, Myers yang masih berusia 17 tahun mampu memacu motor tunggangan Alvaro Bautista hingga kecepatan 190 MpH di lintasan lurus sirkuit Indianapolis, AS.

Denning pun berkomentar bahwa Myers memiliki masa depan cerah di dunia balap motor

Namun semua catatan itu terhenti setelah Myers mengumumkan untuk undur diri dari event balap Superbike MotoAmerica (sebelumnya AMA Pro). Dikatakan bahwa timnya, 21Motorsport, mengalami kesulitan dalam mendapatkan sponsor untuk musim 2016. Sebuah ironi mengingat dirinya yang mampu berada di posisi ke-5 klasemen akhir pada gelaran 2015. Mengalami Pelecehan Seksual Pengakuan mengejutkan menyeruak pada 2017 lalu. Saat Myers mengungkapkan kepada.

Philadelphia Magazine bahwa ia telah mengalami pelecehan seksual di sebuah hotel di Philadelphia di sela kegiatan balapnya di akhir pekan. Adalah Jerome McNeill, seorang pria yang berprofesi sebagai fisioterapis di Loews Hotel yang disebutnya telah melakukan tindakan tak senonoh pada September 2014 silam. Selain terhadap Myers, McNeill pun pernah bermasalah dengan hukum diantaranya pada 2007 saat dirinya diadili dalam kasus perkosaan seorang remaja 12 tahun.

Kasus itu diakui Myers telah mengganggu psikisnya. Hal itu membuat dirinya sering dilanda kecemasan, perasaan yang sebelumnya tak pernah muncul dari dirinya. Saat itu, dirinya gamang untuk melaporkan kejadian itu ke polisi. Yang dipikirkannya hanyalah menyelesaikan lomba dengan baik. Dia berharap pengakuannya itu akan menjadi penglepasannya ke dalam sebuah kehidupan baru. Selain menjadi sebuah contoh bagi pihak lain yang mengalami kejadian serupa untuk tidak menutup mulutnya dari melaporkan pengalaman buruknya kepada pihak berwajib.

Fabio Quartararo Menangi MotoGP Andalucia Rossi Podium Ketiga – Fabio Quartararo kembali menjuarai MotoGP seri Andalucia yang digelar di sirkuit Jerez Spanyol hari ini. Melenggang tanpa halangan sejak start, Quartararo menang mudah. Podium dua diduduki oleh Maverick Vinales dan Valentino Rossi meraih podium 3. Hari ini rider Yamaha menyapu bersih podium. Marc Marquez kemarin sempat dinyatakan fit untuk balapan setelah menjalani operasi patah lengan pasca jatuh di Jerez minggu lalu.

Fabio Quartararo Menangi MotoGP Andalucia Rossi Podium Ketiga

Fabio Quartararo Menangi MotoGP Andalucia Rossi Podium Ketiga

Namun Marquez memutuskan absen balapan minggu ini dan memilih untuk memulihkan kondisinya dahulu. Alex Rins dan Cal Crutchlow yang sama cedera minggu lalu, kembali balapan minggu ini. Pembalap paling happy hari ini tentu Valentino Rossi. Minggu lalu di Jerez, The Doctor gagal finis setelah motornya mogok. Ia membalas hasil buruk itu dengan meraih podium ketiga. Podium ini sekaligus merupakan podium ke 199 kali untuknya selama berkarir di kelas premier. Balapan terdiri dari 25 lap dan balapan ini merupakan balapan terpanas selama digelar di Jerez.

Terpanas dalam arti sebenarnya ya, kondisi trek mencapai 60 derajat. Pecahkan telur di trek, langsung mateng tuh telur. Valentino Rossi memulai balapan dari posisi 4. Selepas start, Quartararo merangsek ke depan. Tumben Rossi start sempurna dan merangsek ke posisi dua. Vinales yang ada di posisi 3 mengejar Rossi buat posisi dua. Jarak Rossi dan Vinales tipis saja. Sementara di posisi 4 ada Pecco Bagnaia yang membayangi. Lap ketiga, Quartararo makin melaju di depan dan Vinales masih menempel ketat The Doctor. Vinales nyaris lewati Rossi dari sebelah dalam namun tidak berhasil.

Lap kelima, jarak Quartararo dan Rossi terpaut 2,8 detik. Tak mungkin untuk menyalip, Rossi lebih baik mempertahankan posisinya dari incaran Vinales. Lap kesembilan, Miller yang sukses lewati Bagnaia, kini mengincar posisi Vinales. Tapi Bagnaia malah yang berhasil overtake Miller. Bagnaia gaspol mengejar Vinales. Entah apa yang terjadi dengan Vinales, ia melambat dan mudah saja dilewati oleh Bagnaia, Miller dan Morbidelli. Lap kesebelas, Jack Miller jatuh dan out dari balapan. Bagnaia menempel ketat Rossi dan sukses lewati dari sisi sebelah dalam. Rossi ketiga sekarang. Sementara jarak Quartararo ke Bagnaia terpaut 4,6 detik. Quartararo bisa kali ngopi ngopi ganteng dulu.

9 Lap Tersisa Vinales Ngajak Rossi Duel Lag Berebut Posisi tiga

Lap ketigabelas, Morbidelli ancam Rossi buat posisi 3. Tahun depan Morbidelli kemungkinan besar akan satu team dengan Rossi di Yamaha Petronas SRT. Sayang di lap keenambelas, Morbidelli apes. Motornya bermasalah dan mogok. Morbidelli out dari balapan. Terlihat Vinales sabar mencari celah dan Rossi juga pintar menutup racing line. 7 lap tersisa, gantian Pecco Bagnaia yang kena apes. Asap tebal keluar dari knalpot motornya tanda mesin motornya bermasalah. Nggak perlu menunggu lap usai untuk Bagnaia keluar dari trek.

Bagnaia kesal luar biasa. Lagi posisi 2 kok mogok. Tapi Andalucia memang penuh drama, selain motor mogok, banyak juga pembalap yang jatuh dan gagal finis. Keluarnya Pecco membuat Rossi naik ke posisi dua dan Vinales naik ke posisi tiga. Podium di depan mata. Namun Vinales tak mau finis ketiga. Ia kejar dan temple ketat Rossi. Sampai beberapa lap, Vinales tak mau menjauh dari Rossi. 2 lap tersisa, Vinales melihat celah di sisi dalam dan coba menyalip. Tapi Vale pertahankan posisi.

Sayanggggg di sektor terakhir Rossi melakukan kesalahan dan melebar hingga mudah saja diovertake Vinales. Dohhhh aki-aki ini. Vale tak punya kesempatan untuk melawan karena keburu lap terakhir dan Vinales juga terlalu kuat. So Quartararo melenggang aman ke finis, diikuti oleh Vinales di posisi dua dan Rossi happy podium ketiga. Tim Yamaha happy karena tim pabrikan dan satelit melengkapi podium. Terlihat Lin Jarvis tertawa lepas. Rossi pun sama meluapkan kegembiraan dengan melakukan selebrasi naim ke pembatas gravel dan teriak-teriak ke Marshal, ya abis penontonnya nggak ada hehehehe.

Congratulations Rossi, moga podium kali ini bukan karena kebetulan yes. Kebetulan Marquez nggak ada huehehe. Berikut adalah hasil selengkapnya seri Andalucia dan posisi di klasemen sementara. Fabio Quartararo memuncaki klasemen sementara. Jagoan buat juara dunia nih

Sabar Menunggu Olimpiade Tokyo – Jika ingin dikenang abadi, perlihatkan aksimu di panggung yang megah. Dan tak ada yang lebih akbar dari Olimpiade. Olimpiade Athena 2004 yang historis sejatinya terselenggara dengan baik, banyak dipuji sebagai satu yang terbaik yang pernah terselenggara. Namun belakangan Olimpiade 2004 dinilai sebagai salah satu penyebab krisis parah Yunani. Harga mahal menjadi tuan rumah ajang olahraga akbar harus ditanggung rakyat Yunani.

Sabar Menunggu Olimpiade Tokyo

Sabar Menunggu Olimpiade Tokyo

Pada 2008 Olimpiade sampai ke Beijing, China. Penyulutan api kaldron dilaksanakan pada waktu yang cantik, tanggal delapan bulan delapan tahun dua ribu delapan, pukul delapan malam lewat delapan menit. Seperti prediksi pengamat bahwa untuk pertama kali China menjadi juara umum terbukti. Negeri tirai bambu mampu meraih 51 medali emas ! Jauh melebihi perolehan medali USA yang hanya menyabet 36 medali emas.

Di arena kolam renang Water Cube, Michael Pelsp menasbihkan diri sebagi The Greatest Olympian All the Time. Pelps meraih delapan medali emas dengan catatan enam world record plus satu olympic record, memecahkan rekor perenang Mark Spitz, juga dari USA, yang bertahan selama 36 tahun saat Olimpiade Munich 1972. Dengan enam medali emas sebelumnya yang didapat di Athena 2004, maka 14 keping emas telah diraih pemuda dari Baltriomore ini untuk diri dan negaranya, USA.

Beijing 2008 juga ditandai rekor fantastis

Selain Pelps, Sprinter Usain Bolt (Jamaika) juga bersinar terang, ia melesat bak hewan Cita di lintasan atletik stadion Sarang Burung. Bolt menggapai puncak kejayaan dunia dengan tiga medali emas plus menciptakan rekor dunia 100 M, 200 M, dan estafet 4 x 100 M, tiga hari berturut-turut! Olimpiade pertama yang membuat Bolt menjadi legenda hidup.

Kontingen Indonesia sendiri masih belum mampu memperbaiki prestasi medali emas. Satu-satunya medali emas lagilagi dari badminton, nomor ganda putra Markis Kido/ Hendra Setiawan. Hendra dan Kido menang meyakinkan dari duet tuan rumah Cai Yun/Fu Haifeng di pertandigan final yang berlangsung tepat di hari kemerdekaan RI ke 63, pada 17 Agustus 2008.

London kembali menjadi tuan rumah Olimpiade pada 2012, ini untuk ketiga kalinya bagi ibukota Inggris mendapat kehormatan. Dari semua upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade yang pernah saya saksikan, saya menilai Olimpiade London 2012 paling spektakuler. Banyak pertunjukan dari musisi, artis, sosok ikonik yang berasal dari Inggris mengisi acara pertunjukan yang memukau penonton di Stadion Olimpic dan layar kaca.

Rumor Hengkang Marc Marquez dan Pengakuan Jujurnya tentang Valentino Rossi – Mungkin banyak yang tidak menduga bahwa juara dunia MotoGP, Marc Marquez memiliki idola pembalap yang sekarang dijadikan panutannya dalam teknik membalap di lintasan MotoGP. Hal tersebut dikemukakannya kepada Tuttomotoriweb.com. Dalam situs tersebut, Marquez blak blakan berpendapat tentang Valentino Rossi dan Dani Pedrosa. Bagaimana Valentino Rossi membalap, begitu juga Mick Doohan, Dani Pedrosa, dan Alex Criville yang jadi pembalap Spanyol pertama yang menang di kelas 500cc.

Rumor Hengkang Marc Marquez dan Pengakuan Jujurnya tentang Valentino Rossi

Rumor Hengkang Marc Marquez dan Pengakuan Jujurnya tentang Valentino Rossi

Namun dari daftar itu, Dani Pedrosa dan Valentino Rossi adalah sosok yang paling banyak menang ketika saya masih muda dan saya coba untuk tiru teknik dan gerakan mereka di lintasan,” kata Marquez seperti dikutip dari Tuttomotoriweb. Teknik Rossi dan Pedrosa ini yang ditiru Marquez dalam mengarungi lintasan balap MotoGP selama ini. Dalam debutnya pada tahun 2013, Marquez akhirnya bisa mewujudkan impiannya beradu pacu di lintasan balap dengan idolanya, Valentino Rossi dan Pedrosa.

Pada MotoGP tahun 2013 tersebut. Marquez bersaing dengan Pedrosa dan Rossi sejak dirinya naik kelas ke level MotoGP. Rupanya Marquez tidak hanya sekadar ada di kelas yang sama. Dia bahkan langsung jadi juara dunia di MotoGP tahun 2013 tersebut. Sekaligus ini merupakan musim debut bagi dirinya. Beberapa kali juga Rossi dan Pedrosa harus mengakui keunggulan Marquez dalam ajang MotorGP yang mereka ikuti pada tahun tahun berikutnya. Ini yang dilakukan Marquez ibarat senjata makan tuan bagi Rossi dan Pedrosa.

Bagaimana kesan indah debutnya pada MotoGP tahun 2013 tersebut. Kepada situs tersebut Marquez juga memberikan keterangan. MotoGP 2013 adalah musim yang menurut saya paling menyenangkan. Tidak ada banyak tekanan, meskipun di beberapa seri terakhir saya merasakan itu.” Demikian Marquez seperti dilansir Tuttomotoriweb. Anak muda ini memang luar biasa. Marquez sangat berbakat sehingga dalam debut tahun pertamanya diajang MotoGP 2013, dia langsung menyabet gelar juara dunia. Sejak itu, Marquez kemudian menjelma jadi penguasa ajang MotoGP..

Setelah debutnya diajang MotoGP 2013 itu Marquez kemudian meraih enam gelar juara dunia

Dan hanya satu kali gagal yaitu pada MotoGP 2015 yang saat itu dimenangkan oleh Jorge Lorenzo. Mungkin Marquez tidak pernah menyangka dengan meniru ilmu balap dari dua pembalap Rossi dan Pedrosa bisa merajai MotoGP hingga saat itu. Terlepas dari prestasi Marc Marquez yang menakjubkan ini, beberapa pekan ini beredar rumor bahwa Marc Marquez akan meninggalkan Honda.

Pada musim balap tahun depan beredar nama Pol Espargaro sebagai kandidat kuat pembalap Honda pengganti Alex Marquez. Bos Honda sendiri, Alberto Puig, pernah mengatakan tentang dominasi Marc Marquez dalam mengambil keputusan di Tim Honda. Dengan duet Marc Marquez dan Alex Marquez, plus Emilio Alzamora, Honda merasa keluarga Marquez bakal bisa lebih dominan dalam beberapa hal perundingan terhadap tim. Seperti dikutip situs Tuttomotoriweb tersebut di atas, Alberto Puig mengambil langkah ini memiliki tujuan.

Dengan masuknya Espargaro, hal ini demi mengurangi kekuatan Marquez dalam hal kebijakan dan pengambilan keputusan di Honda. Tentunya ini suasana yang tidak menyenangkan bagi Marc Marquez. Pembalap Spanyol ini merasa kecewa dengan sikap Puig ini. Jelas ini berarti Alberto Puig akan menyingkirkan adiknya, Alex Marquez dari tim Honda. Sebenarnya jika Alex Marquez belum menunjukkan kemampuannya di atas motor Honda pada musim ini maka hal itu wajar karena darurat pandemi corona.

Oleh sebab itu bagi Marc Marquez dirasa tidak masuk akal bagi Honda untuk mempertimbangkan pembalap lain saat ini. Adiknya, Alex seharusnya tetap diberi kesempatan masuk tim tahun depan. Marquez, yang sebelumnya sudah sepakat mengikat kontrak hingga MotoGP 2024 mendatang, dengan rumor yang berkembang, maka kini Marquez punya peluang untuk hijrah ke tim lain. Suasana ini benar-benar tidak kondusif bagi Marc Marquez. Namun dia tetap merasa yakin masih memiliki posisi tawar yang kuat menghadapi Honda. Musin MotoGP 2021 memang masih lama. Dalam beberapa bulan kedepan pasti ada dinamika yang selalu berkembang.

Hamilton Juarai GP F1 Styrian Austria 2020 – Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton berhasil mengunci gelar podium pertama GP Styrian 2020 yang berlangsung di sirkuit Red Bull Ring, Austria pada Minggu 12 Juli 2020 kemarin. Ini menjadi kemenangan ke-85 bagi Hamilton sepanjang karirnya di F1. Kini Hamilton terpaut 6 kemenangan saja dari pemegang rekor balapan terbanyak sepanjang sejarah F1, Michael Schumacher. Posisi kedua juga disegel pebalap Mercedes, Valtteri Bottas yang berhasil merebutnya dari pebalap tim tuan rumah, Red Bull, Max Verstappen, empat lap sebelum balapan berakhir.

Hamilton Juarai GP F1 Styrian Austria 2020

Hamilton Juarai GP F1 Styrian Austria 2020

Posisi empat berhasil dipertahankan oleh pebalap tim tuan rumah lainnya, Alex Albon, yang berhasil mempertahankan posisinya dari sergapan Sergio Perez hingga akhir balapan. Sial bagi Perez, side plate sayap depan mobilnya patah setelah bersenggolan dengan mobil Albon, sehingga mengurangi kecepatannya. Ia pun mengikhlaskan posisi empat bagi Albon. Malang tak dapat ditolak untung pun tak dapat diraih.” Beberapa meter jelang garis finish, Norris tiba-tiba menyodok dari belakang untuk “mencuri” posisi lima Perez. Nasib sial juga menimpa tim kuda jingkrak, Ferrari.

Kedua pebalapnya tersungkur di awal-awal balapan setelah Leclerc berbuat “asusila” dengan menyundul mobil rekannya sendiri. Sayap depan mobil Leclerc patah, sementara sayap belakang Vettel copot. Selain itu side skirt mobil Leclerc juga mengalami kerusakan. SC (Safety Car) kemudian masuk lintasan, agar serpihan dari mobil tadi bisa dibersihkan. Setelah berhasil mengusung pebalapnya ke podium tiga pada balapan minggu lalu, Mc Laren cukup senang dengan hasil yang mereka capai pada balapan kali ini. Sainz Jr yang start dari posisi 3, memang cukup kecewa setelah terpuruk ke posisi 9.

Akan tetapi dia berhasil membukukan fastest lap, sehingga mendapat bonus 1 poin. Rekor Sainz Jr itu menyamai rekor Norris minggu lalu. Akhirnya Mc Laren menjadi pemegang rekor 2 fastest lap dari 2 balapan sepanjang musim 2020 ini. Lando Norris sendiri bermain gemilang. Start dari posisi 9 karena mendapat penalti turun 3 grid, Norris bermain tenang mencari aman. Beberapa lap jelang akhir balapan, barulah Norris bermain galak. Setelah berhasil melewati seniornya, Sainz Jr, ia kemudian berhasil melewati pebalap Renault, Ricciardo dan duo pebalap Racing point, Lance Stroll dan Sergio Perez untuk kemudian mengunci posisi lima.

Lewis Hamilton sang pemegang pole start paling depan diikuti oleh Max Verstappen

Carlos Sainz Jr (Mc Laren), Valtteri Bottas (Mercedes), Esteban Ocon (Renault), Alex Albon (Red Bull), Pierre Gasly (Alpha Tauri), Daniel Ricciardo (Renault), Lando Norris (Mc Laren) dan Sebastian Vettel (Ferrari) untuk melengkapi sepuluh besar pebalap. Cuaca yang cerah sangat kontras dengan hujan lebat pada sesi kualifikasi sehari sebelumnya. Lap ke-1. Selepas start, Hamilton langsung melesat, sementara Max harus berjuang keras untuk menahan gempuran Sainz Jr.

Di sisi lain Bottas tidak mau gegabah untuk memaksa ke depan, tetapi ia hanya berusaha menjaga posisinya saja. Albon kemudian berhasil melewati Ocon, sementara Ricciardo melewati Gasly. Tak lama kemudian terjadi insiden pada kedua Ferrari. Menjelang tikungan ketiga, Leclerc yang melesat selepas start, kemudian tak dapat mengendalikan mobilnya ketika Pierre Gasly yang tepat berada di depannya melambatkan kecepatan mobilnya. Leclerc kemudian menyenggol Vettel.

SC kemudian masuk ke lintasan, sementara Kedua Ferrari itu kemudian masuk ke pit untuk memperbaiki mobil. Setelah mengganti sayap depan, Leclerc kemudian melanjutkan balapan. Tetapi tidak bagi Vettel yang kemudian menjadi pebalap pertama yang menyudahi balapannya. Lap ke-4. SC kemudian ke luar dari lintasan dan balapan dilanjutkan. Bottas kemudian melewati Albon. Satu lap kemudian, Leclerc masuk pit untuk menyudahi balapannya. Kini dua Ferrari out from the race.

Lap ke-7. Hamilton masih nyaman di posisi depan menjauh dari Verstappen dan Bottas yang baru saja berhasil melewati Sainz Jr. Di belakangnya ada Albon, duo Renault, Ocon dan Ricciardo. Sementara itu Lando Norris turun ke posisi 10 dibelakang duo Racing Point, Stroll dan Perez. Lap ke-19. Setelah beberapa lap berkejar-kejaran, Ricciardo kemudian berhasil melewati rekan setimnya untuk mengunci posisi enam. Lap ke-25. Verstappen menjadi pebalap pertama yang masuk pit untuk mengganti ban ke tipe medium. Kini Bottas naik ke posisi 2, tapi terpaut waktu cukup jauh dari Hamilton.

Lap ke-26 Pebalap Renault Esteban Ocon kemudian masuk pit

Bukan untuk mengganti ban, tetapi untuk mengakhiri balapan. Terlihat sedikit asap dari bagian bawah mobilnya. Tampaknya sistim pengereman mobilnya bermasalah. Sangat disayangkan Ocon harus mengakhiri balapan pas lagi sayang-sayangnya. Duel sengit selama beberapa lap dengan rekan setimnya kemudian “menodai” sistim pengereman mobilnya. Kemalangan seperti ini memang kerap menimpa tim yang tidak menerapkan “team-order” bagi kedua pebalapnya.

Lap ke-27. Race leader, Hamilton masuk pit. Sama seperti Verstappen, Hamilton juga memilih ban medium. Ada kemungkinan Hamilton memakai strategi satu pitstop saja. Ketika kembali ke lintasan, Hamilton menempati posisi kedua di belakang rekan setimnya. Bottas Lap ke-35. Bottas masuk pit untuk mengganti ban dari soft ke medium. Memang ada sedikit pertanyaan. Mengapa ban soft tersebut bisa bertahan samapai 35 lap, padahal pebalap biasanya akan mengganti ban pada lap ke-15 hingga ke-20. Ternyata jawabannya ada pada sesi kemarinnya.

Dimana semua pebalap memakai ban wet-race untuk sesi kualifikasi. Jadi ban soft tersebut sama sekali tidak dipakai, sehingga “umurnya” lebih panjang. Lap ke-37. Setengah balapan terlewati dimana sebagian besar pebalap sudah masuk pit untuk mengganti ban. Tapi Norris belum masuk pit. Ia kini berada di posisi empat dibelakang Bottas, Max dan Hamilton. Tetapi jaraknya dengan pebalap-pebalap di depannya sangat jauh. Pace-nya terlihat menurun sesuai dengan gradasi keausan ban. Tapi ia tampaknya punya rencana lain. Lap ke-40.

Setelah berduel sengit wheel to wheel, Sainz Jr berhasil menyalip Perez, namun Perez tak mau menyerah dan balik mengejar Sainz Jr, dan kemudian balik mempertahankan posisinya kembali. Walaupun sama-sama menggunakan mesin Mercedes, tapi tampak power Racing Point lebih besar di trek lurus daripada Mc Laren. Lap ke-66. Bottas memulai battle dengan Verstappen untuk merebut posisi 2. Kedua pebalap bertarung sengit tanpa rasa takut, saling bergantian memimpin di depan. Setelah bertarung sengit sepanjang dua lap, Verstappen akhirnya menyerah, dan membiarkan Bottas nyaman berada di depan.

Di belakang mereka duel untuk perebutan posisi empat antara Albon dan Perez pun dimulai

Lap ke-70. Perez battle wheel to wheel dengan Albon. Sebelumnya Perez sudah membalap kesetanan dengan membuat beberapa kali fastest lap untuk mengasapi Sainz Jr, Lance Stroll dan Ricciardo. Alih-alih mengasapi Albon, justru ia kini tertinggal semakin jauh dari mobil Red Bull. Sementara itu di belakang mereka, terjadi juga battle wheel to wheel antara Lance Stroll yang ingin mengkudeta Ricciardo yang berada di depannya.

Pada suatu tikungan tajam ke kanan, late-brake Stroll berhasil memaksa Ricciardo hingga ke luar lintasan. Namun Stroll kemudian terpaksa mengurangi kecepatan karena mobilnya pun kini berada di atas kerb. Ternyata di belakang keduanya Norris sudah mengintai dengan strategi sekali tepuk dua lalat kena. Dibantu DRS, dan normal brake, Norris segera menyodok ke depan lewat sisi dalam untuk melewati kedua pebalap sekaligus. Stroll yang panik segera menutup racing line untuk menahan Norris, dan berhasil. Akan tetapi Stroll belum aman.

Jaraknya terlalu dekat dengan Norris yang sewaktu-waktu bisa saja melibasnya, apalagi dengan ban yang lebih segar. Sebaliknya Ricciardo yang berada di luar lintasan terpaksa harus menyerahkan posisinya kepada Norris. Betul saja, beberapa saat kemudian Norris sudah menyerang lagi, dan akhirnya Stroll menyerah.

Valentino Rossi 25 Tahun Membalap Seorang Insan Motorsport – Catalunya GP, tahun 2009, tiga lap menjelang finish, duo pembalap Team Yamaha bertempur memperebutkan posisi pertama. Mereka telah meninggalkan lawan-lawan mereka di baris terdepan beberapa lap lalu. Yamaha YZR-M1 bernomor 46 ditunggangi Valentino Rossi berada di depan, sementara motor satunya bernomor 99 ditunggangi Jorge Lorenzo, hanya berjarak dengan selisih 0,2 detik di belakang. Musim 2009 sudah berlangsung lima seri dan Casey Stoner, pembalap Ducati tengah memimpin klasemen dengan selisih 5 point dari Lorenzo.

Valentino Rossi 25 Tahun Membalap Seorang Insan Motorsport

Valentino Rossi 25 Tahun Membalap Seorang Insan Motorsport

Rossi bertengger dibawahnya diikuti Dani Pedrosa dari Team Repsol Honda. Keempatnya merupakan para kandidat kuat perebut tahta juara MotoGP 2009. Rossi baru juara satu kali di Jerez. Sementara Stoner sudah juara di Losail dan Mugello, dan Lorenzo di Motegi dan Le Mans. Catalunya GP merupakan home grand prix Lorenzo. Seratus lima puluh ribu orang yang memadati Circuit de Barcelona — Catalunya riuh ketika Lorenzo merebut posisi pertama saat mereka berdua melewati garis start dan memasuki Lap ke 24. Namun hal itu hanya berlangsung beberapa detik.

Menjelang braking zone pada bagian akhir straight, Rossi melakukan late braking dan kembali di depan Lorenzo. Ia menyalip dari sisi luar untuk memasuki turn 1. Sebenarnya Lorenzo menunjukkan bahwa ia mampu lebih cepat di straight maupun hairpin. Memasuki turn 10 di La Caixa, Lorenzo menyerang dari sisi luar namun belum berhasil hingga memasuki turn 16, Lorenzo kembali mendapatkan momentum untuk overtaking di straight. Memasuki turn 1 pada final lap, Rossi melakukan late braking kembali, namun gerakan itu sudah diantisipasi oleh Lorenzo.

Suara Guido Meda sang commentator membahana di siaran TV Italy

Selanjutnya Rossi berusaha terus mencari celah, namun Lorenzo melakukan segalanya dengan sempurna; akselerasi, deselerasi, cornering, inside-outside. Lap itu memang milik Lorenzo. Ketika memasuki La Caixa, Lorenzo menoleh sedikit ke belakang, memastikan jaraknya dengan Rossi. Lalu masuk turn 10, left-hand hairpin, masuk gigi 2, Rossi menyerang dari sisi luar. Lorenzo mempertahankan racing line, sementara Rossi mempertahankan jarak agar tidak kehilangan momentum. Di turn 14, right-hander, Rossi berusaha menyusup di sisi dalam, Lorenzo bertahan dengan sempurna, dan selepas turn 15 Rossi melakukan overtaking yang tidak disangka di sisi dalam memasuki turn 16, hingga finish.

Ce la fa! entrato, non ci credo! Non ci posso credere… cos’ha fatto, non ci posso credere, grande! Bravo! Rossi c’! Che gara, che sorpasso! Rossi c’! Che cavolo gli volete dire, bravo!” Kepalan tangan Rossi meninju ke angkasa. Ia baru saja mempercundangi rekan setimnya di home circuit nya sendiri. Pada tahun itu Rossi keluar sebagai juara dunia, yang merupakan gelar juara dunianya yang ke-9 semasa karier balapnya.

Valentino Rossi dikenal dengan beberapa julukan; “Rossifumi” yang terinspirasi dari Norifumi Abe; pembalap 500 cc asal Jepang yang membuat gebrakan pada tahun-tahun pertamanya. Beberapa tahun kemudian di era MotoGP, Rossi dikenal dengan julukan “The Doctor”, yaitu atas simbol respect, “gelar” kehormatan bagi Rossi. Dengan warna khas fluorescent yellow sebagai brand image pada atribut-atribut yang dikenakannya, Rossi juga pernah dapat julukan.

Pada hari perlombaan, ia akan selalu menyaksikan awal balapan Moto3 untuk melihat berapa lama lampu start tetap menyala sebelum padam di awal perlombaan. Sebelum naik Motornya dalam tiap sesi, baik itu saat balapan, kualifikasi, ataupun latihan, ia akan memulai ritual pribadinya dengan, membungkuk sekitar dua meter dari Motornya, seperti sedang stretching. Kemudian ia akan berjongkok dan memegang pasak kaki sisi kanan, dengan kepala tertunduk.

Konon Rossi selalu menempatkan satu sepatu boot di depan yang lain

Serta satu sarung tangan di depan yang lain, dan bahwa dia selalu mengendarai motor dengan cara yang sama dan turun dengan cara yang sama, yaitu dengan mengayunkan kaki kanan ke bagian depan Motor. Valentino Rossi lahir di Urbino, Marche, Italia. Ayahnya; Graziano Rossi adalah juara seri motor 250 cc di era 1977 s/d 1982. Rossi kecil memulai debut nya di motorsport saat berumur 5 tahun dengan sebuah Kart bermesin 100 cc hasil dari modifikasi sang Ayah.

Konon Rossi selalu menempatkan satu sepatu boot di depan yang lain

 

Pada umur 11 tahun memenangkan Regional Championship Kart, dan kembali juara lagi pada tahun-tahun berikutnya. Rossi juga memenangi beberapa kejuaraan nasional Minimoto. Untuk bisa balapan di kancah Formula 1, awal karier Rossi terbilang cukup baik dan sudah sesuai arah. Namun sayang karena terkendala biaya, Rossi harus banting setir ke Minimoto. Dengan bantuan beberapa kolega Ayahnya seperti pembalap motor; Virginio Ferrari dan Claudio Lusuardi, Rossi mulai membalap dengan Cagiva Mito 125 cc di kejuaraan nasional Italia, dari tahun 1993 hingga 1995. Kemudian ia berpindah mengendarai Aprilia 125 cc dan ikut kejuaraan eropa, bertengger di urutan 3 klasemen.

Rossi resmi ikut balapan di World Championship kelas 125 cc pada tahun 1996 bersama Team AGV Aprilia. Pada tahun itu di kelas 500 cc ada Mick Doohan, Carlos Checa, Kenny Roberts Jr, Loris Capirossi dan di kelas 250 cc ada Max Biaggi dan Sete Gibernau yang kelak akan jadi rival-rival Rossi. Rossi mencetak Pole Position dan mencicipi kemenangan pertamanya setelah bersaing sengit dengan Jorge Martinez di Brno, Czech GP pada tanggal 18 Agustus 1996.

Rossi pun naik kelas ke 250 cc di tahun 1998 dan mengganti RS125R nya dengan Aprilia RS250

Seperti yang dialaminya di kelas 125 cc; tahun pertama adalah pembelajaran. Retire pada 2 seri pertama yaitu Jepang dan Malaysia, lalu jadi runner up di 3 seri berikutnya; Spanyol, Italia dan Perancis. Retire lagi di Madrid lalu kemenangan seri pertamanya di 250 cc di Belanda. Dengan total 5 kemenangan seri di musim 250 cc pertamanya mengganjar Rossi bertengger di posisi runner up pada klasemen 1998. Dan pada tahun berikutnya, Rossi tak terbendung lagi. Sebagai satu-satunya pembalap Aprilia pada kelas 250 cc di tahun 1999, Rossi mendominasi dengan menjuarai 9 dari 15 seri yang digelar.

Rossi bertarung melawan Loris Capirossi, Tetsuya Harada, Jurgen Fuchs dan Olivier Jacque dalam mendapatkan gelar juara dunia 250 cc yang merupakan title keduanya. Sebelum era MotoGP, kelas tertinggi World Championship Motorcycle ada di kelas 500 cc. Tahun 2000 merupakan tahun pertama Rossi berlaga di 500 cc. Masih di Nastro Azzuro 500 cc dengan Honda NSR500. Beruntung Rossi berkesempatan mendapat Mick Doohan sebagai mentor di tahun pertamanya, atas bantuan dari Jeremy Burgees; Chief Designer nya kala itu. Rossi berhasil juara pertama kalinya di 500 cc di Donington Park, Inggris pada race nya yang ke-9 setelah pertarungan sengit melawan Kenny Roberts Jr. Berkat pemilihan ban yang tepat di kala perubahan cuaca dari sesi kualifikasi hingga Raceday.

Kabar Marc Marquez Usai Kecelakaan di Sirkuit Jerez Spanyol – Juara Dunia MotoGP Marc Marquez terancam tidak dapat mempertahankan gelarnya dalam MotoGP tahun 2020 ini setelah mengalami kecelakaan fatal di sirkuit Jerez Spanyol. Anda yang menyaksikan balapan tersebut pasti melihat apa yang dialami Marquez sangat mengerikan. Terpental dari motornya lalu berguling-guling di atas pasir dan berusaha bangkit namun dia merasakan ada yang tidak beres dengan tangannya.

Kabar Marc Marquez Usai Kecelakaan di Sirkuit Jerez Spanyol

Kabar Marc Marquez Usai Kecelakaan di Sirkuit Jerez Spanyol

Kabar terakhir menyebutkan Marc Marquez telah dikonfirmasi dengan lengan patah setelah kecelakaan tersebut selama MotoGP Spanyol di Jerez. Kejadian ini sangat disesalkan karena harapannya untuk mempertahankan gelar Kejuaraan Dunia MotoGP menjadi sangat tipis. Marquez sudah jelas gagal finis di MotoGP Spanyol yang jadi pembuka MotoGP 2020 akibat kecelakaan itu.

Kecelakaan yang dialami Marquez membuat performa impresif pembalap asal Spanyol itu berakhir antiklimaks. Coba bayangkan dalam balapan tersebut, Marquez sempat melorot ke posisi terakhir karena sempat masuk ke gravel akibat kehilangan keseimbangan. Tetapi secara luar biasa setelah itu dia masih bisa melewati beberapa pembalap lain termasuk Valentino Rossi hingga berada mencapai di posisi ketiga. Akan tetapi Marquez melakukan kesalahan yang sangat fatal di tikungan empat pada lap ke-22.

Marquez terpental dari motornya dan jatuh bergulingan di atas pasir sehingga menyebabkan cedera. Sungguh itu adalah kejadian yang sangat fatal baginya. Hanya tinggal beberapa tahap saja dirinya bisa menyelesaikan balapan tersebut. Bahkan jika kecelakaan itu tidak terjadi, Marquez bisa saja melewati dua pembalap di depannya yaitu Vinales dan Dovizio sebelum mengejar Fabio Quartararo.

Pihak Honda mengkonfirmasi bahwa Marc Marquez mengalami patah di bagian humerus kanan. Dia akan menjalani operasi di Rumah Sakit Universitari Dexeus, Barcelona, pada Selasa (21/7) seperti dilansir Skysports. Bos tim Repsol Honda Alberto Puig mengatakan bahwa Marquez telah dipindahkan ke pusat medis untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Marc melakukan pukulan besar ke lengan atas, sekarang mereka memeriksa dan melakukan X-Ray. Dia memiliki beberapa pembunuh rasa sakit untuk rasa sakitnya.” Kata Alberto seperti dilansir Skysports di atas..

Pembalap Spanyol ini kehilangan keseimbangan ketika ban belakang mengalami highside hingga keluar lintasan

Repsol Honda sejak itu memastikan Marquez menderita patah diaphyseal transversal ke humerus kanannya. Kendati begitu Staf medis MotoGP mengkonfirmasi bahwa tidak ada trauma kepala atau toraks serius lainnya. Walaupun tetap di bawah pengawasan selama 12 jam. Valentino Rossi mengomentari kecelakaan pembalap Spanyol tersebut usai lomba berakhir. “Marquez adalah pembalap dengan kecepatan terbaik, tetapi ia menabrak di tempat yang buruk.

Untuk kejuaraan saat ini sangat sulit karena waktu sangat pendek diantara beberapa balapan. Saya berharap yang terbaik untuk dia,” Demkian kata The Doctor, Valentino Rossi seperti dilansir Crash. Rasa empati dan harapan Rossi agar Marquez secepatnya sembuh adalah bentuk sportivitas tinggi seorang olah ragawan sejati. Walaupun mereka saling berkompetisi dalam sebuah ajang balapan bahkan kadang ada bumbu pertengkaran mulut diantara mereka. Namun demikian solidaritas sesama pembalap lebih dari segalanya.

Di luar kecelakaan yang dialami Marquez, Rossi menilai pembalap asal Spanyol itu masuk dalam daftar pembalap yang mampu tampil cepat. Rossi pun mengakui kelebihan pembalap Spanyol tersebut. Kecelakaan yang menimpanya sangat disesalkan yang mungkin bisa menutup peluang dirinya mempertahankan gelar Juara Dunia MotoGP tahun lalu. Semua penggemar Marquez pasti menyetujui pendapat Rossi tersebut. Lihat setiap manuvernya dalam setiap tikungan, Marquez dengan cerdas mengambil celah sekecil apapun dengan kecepatan penuh.

Mengenai insiden kecelakaan ini, Marquez sendiri masih sempat tersenyum dengan memposting fotonya dan pernyataan di medsos pribadinya Instagram.com/marcmarquez93. Kadang-kadang hal-hal tidak berjalan seperti yang Anda harapkan, namun Anda harus bangun dan melanjutkan. Saya harus menjalani operasi, tetapi saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan kembali sesegera mungkin dan saya akan lebih kuat dari sebelumnya.

Semangat luar biasa dari seorang Marquez. Sikap optimis menghadapi ujian apapun selalu dihadapinya dengan tabah. Begitu seharusnya seorang juara memiliki sikap hidup. Pembalap Spanyol ini akan kehilangan GP Andalusia berikutnya, menunggu perkembangan baru setelah operasi pada Selasa 21 Juli 2020. Semoga lekas sembuh Marc Marquez.

Diwarnai Tendangan Bebas Tidak Langsung AC Milan Bikin Bologna Babak Belur – Ada kejadian unik dalam laga AC Milan vs Bologna di lanjutan Serie A giornata 34, Minggu (19/7) dinihari WIB. Pada menit ke-77, Bologna mendapat hadiah tendangan bebas tidak langsung di dalam kotak penalti Milan. Sayangnya, eksekusi tendangan bebas tidak langsung yang dilakukan Nicola Sansone dan Federico Santander gagal menembus gawang Milan yang dikawal Donnarumma.

Diwarnai Tendangan Bebas Tidak Langsung AC Milan Bikin Bologna Babak Belur

Diwarnai Tendangan Bebas Tidak Langsung AC Milan Bikin Bologna Babak Belur

Sebetulnya, apa yang dimaksud dengan tendangan bebas tidak langsung? Dalam situasi apa wasit akan memberi hukuman ini? Bagaimana aturan tendangan bebas tidak langsung yang sesuai Laws of the Game? Mari kita bahas perkara ini terlebih dahulu. Ketika kita menyaksikan pertandingan sepak bola baik secara langsung maupun melalui layar kaca, pasti kita sering menjumpai adanya eksekusi tendangan bebas (freekick).

Umumnya, eksekusi freekick ini dilakukan di luar kotak penalti dan langsung diarahkan ke gawang lawan. Tak sedikit dari eksekusi itu berbuah gol yang indah. Nah, eksekusi yang demikian itu disebut tendangan bebas langsung atau direct freekick, ada juga yang menyebut tendangan bebas satu sentuhan. Intinya, seorang pemain boleh mengeksekusi freekick secara langsung ke arah gawang lawan untuk mencetak gol. Tendangan bebas langsung ini selalu terjadi di area pertahanan lawan diluar kotak penalti. Jika terjadi di dalam kotak penalti, itu namanya tendangan penalti.

Perkara area ini jugalah yang membedakan tendangan bebas langsung dan tidak langsung. Jadi, tendangan bebas langsung hanya dapat dilakukan di area atau daerah lawan dan terjadi diluar kotak penalti. Sementara itu, tendangan bebas tidak langsung bisa dilakukan di area manapun termasuk di dalam kotak penalti itu sendiri. Hal kedua yang membedakan tendangan bebas langsung dengan tendangan bebas tidak langsung adalah pemicunya. Wasit akan memberikan hukuman tendangan bebas sesuai dengan pelanggaran yang terjadi. Lalu, dalam kondisi apa saja tendangan bebas langsung dan tidak langsung dapat dilakukan.

Tendangan bebas langsung dan tidak langsung

Berdasarkan aturan FIFA dan Laws of the Game, umumnya tendangan bebas langsung diberikan wasit jika terjadi handball oleh pemain lawan atau terjadi pelanggaran keras kepada pemain lawan. Pelanggaran yang disengaja seperti tekel berbahaya, menabrak pemain lawan, menarik atau menahan laju lawan, hingga mendorong pemain lawan bisa berbuah tendangan bebas. Namun, hal itu tetap baru akan terjadi bila pelanggaran terjadi dekat area kotak penalti.

Namun, dalam pertandingan Milan vs Bologna, terjadi tendangan bebas tidak langsung di area penalti Milan. Kok bisa? Untuk kasus ini ada pemicu khusus yang membedakannya dengan tendangan penalti. Wasit memberi Bologna hadiah tendangan bebas tidak langsung akibat Donnarumma menyentuh backpass Simon Kjaer dengan tangannya di kotak penalti. Situasi ini terjadi juga akibat pemain Bologna yang hendak menyambar backpass Kjaer.

Memang, umumnya sebuah tim dihadiahi tendangan bebas tidak langsung di area lawan akibat kesalahan kiper. Jika tak mau dihukum, kiper dilarang untuk; menyentuh bola dengan tangannya setelah rekannya memberi backpass, memegang bola lebih dari 6 detik sebelum melepaskannya lagi, menyentuh bola kembali setelah melepaskannya sebelum pemain lain menyentuhnya, dan menyentuh bola dengan tangannya setelah dia menerima bola langsung dari lemparan ke dalam yang diambil rekan setimnya.

Dalam Laws of the Game, ada aturan khusus dalam eksekusi tendangan ini. Sesuai namanya, tendangan ini tidak boleh ditendang langsung ke arah gawang lawan, melainkan harus diumpan dulu ke pemain lain. Wasit akan mengangkat tangannya dan akan tetap diposisi tersebut hingga tendangan dilakukan sampai bola menyentuh pemain lain, baru tendangan ini dinyatakan sah.
Seperti yang terlihat di laga Milan vs Bologna. Ada dua pemain yang mengambil tendangan bebas tidak langsung itu. Santander (9) menjadi eksekutornya setelah bola lebih dulu diumpan oleh Sansone (10). Sayangnya, eksekusi tersebut gagal berbuah gol.

AC Milan bikin Bologna babak belur di San Siro

Laga AC Milan vs Bologna sendiri berakhir untuk kemenangan tuan rumah. Bermain di kandang sendiri, San Siro, Milan menggila dan sukses memetik 3 poin dari tamunya. Pasukan Stefano Pioli berhasil mengandaskan perlawanan pasukan Sinisa Mihajlovic. Tak tangung-tanggung, 5 gol dicetak 5 pemain Milan ke gawang Lukasz Skorupski. Bologna sendiri hanya bisa membalas 1 gol saja.

Milan memetik kemenangan meyakinkan, 5-1 atas Bologna. Gol-gol Milan dicetak masing-masing oleh Alexis Saelemaekers (10′), Hakan Calhanoglu (24′), Ismael Bennacer (49′), Ante Rebic (57′), dan Davide Calabria (92′). Bologna hanya mempu membobol gawang Donnarumma sekali lewat gol Tomiyasu pada menit ke-44.

Terakhir kali Milan punya 5 pencetak gol berbeda dalam satu pertandingan terjadi pada November 2012 dalam duel Milan vs Chievo. Kala itu Emanuelson, Montolivo, Bojan, El Shaarawy, dan Pazzini jadi pencetak golnya. Berdasarkan statistik dari MilanData, tuan rumah memang lebih dominan dengan penguasaan bola sebesar 53%. Alessio Romagnoli dkk. juga mencatat percobaan 17 tendangan dimana 14 tendangannya on target. Sementara Bologna hanya mencatat 3 shots on target saja.

Dengan sisa 4 pertandingan, peluang Milan mengamankan zona Liga Europa semakin besar. Di 4 laga sisa, Milan akan menghadapi Sassuolo, Atalanta, Sampdoria, dan Cagliari. Laga versus Sassuolo dan Atalanta akan jadi ujian berat, sebab semua tim tersebut tengah on fire sejak Serie A dimulai kembali. Jika konsisten, minimal Milan bisa lolos ke Liga Europa melalui jalur kualifikasi.

Catatan bagus Milan di 9 laga terakhir juga membuat Pioli semakin mendapat apresiasi. Banyak pihak yang menilai Pioli pantas dipertahankan. Rumor terbarunya, Pioli akan tetap jadi pelatih musim depan, sementara Ralf Rangnick yang diisukan jadi penggantinya akan mengisi posisi Direktur Olahraga. Apapun pemberitaannya, Milan harus fokus di sisa kompetisi jika tak mau gagal mentas ke kompetisi eropa musim depan.

Dibuang Leicester City Pemain Tua Jepang Jadi Mesin Gol di Spanyol – Dua tim dari Segunda Division sudah dipastikan naik kasta ke La Liga musim 2020/2021. Kepastian pertama adalah tim Cadiz CF yang sudah mengumpulkan 69 poin saat menyisakan dua laga tersisa. Peraturan mengatakan dua tim yang menduduki peringkat teratas klasemen akhir otomatis lolos ke La Liga. Sedangkan tim kedua yang yang memastikan lolos ke La Liga adalah Huesca. Kepastian Huesca lolos diperoleh ketika mereka mengoleksi poin 67.

Dibuang Leicester City Pemain Tua Jepang Jadi Mesin Gol di Spanyol

Dibuang Leicester City Pemain Tua Jepang Jadi Mesin Gol di Spanyol

Menyisakan satu laga tersisa, perolehan poin Huesca sudah tidak mungkin terkejar lagi. Mereka cuma berselisih dua poin dengan penghuni puncak klasemen, Cadiz CF. Siapakah yang menjadi man of the match dari tim yang berasal dari kota Huesca tersebut. SD Huesca nampaknya akan gagal balik ke La Liga kalau tidak ada Shinji Okazaki. Pemain asal Jepang berusia 34 tahun ini merupakan top skorer tim yang bermarkas di El Acoraz itu.

Di musim ini Okazaki sudah menorehkan 12 gol untuk Huesca. Tidak ada lagi pemain Huesca yang mampu mencetak selusin gol. Saingan terdekat “Si Mesin Gol” Huesca adalah Rafael Mir Vicente dengan 9 gol. Targetnya memang tercapai seperti apa yang pernah dikatakannya ketika debut berseragam Huesca. Target saya adalah mencetak lebih dari 10 gol,” katanya waktu itu. Okazaki memang tidak mengecewakan suporter Huesca, dia selalu tampil prima hampir di setiap laga yang digelar.

Pada bulan September tahun lalu, foxsportasia mengabarkan SD Huesca merasa hoki karena bisa memiliki Okazaki dengan status bebas transfer. Okazaki menandatangani kontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan di musim berikutnya. Pada saat Okazaki datang, Huesca berada di posisi ke 6 Segunda Division. Dan kini Huesca mendapatkan keuntungan lainnya, mereka promosi ke Liga 1. Opsi perpanjangan jadi dilanjutkan. Jatah satu tiket lagi untuk berlayar ke Liga 1 Spanyol diperebutkan oleh empat tim dalam sesi play off.

Shinji Okazaki dilahirkan di Takarazuka pada 16 April 1986

Pada tahun 2008 Okazaki memperkuat negaranya di Olimpiade. Bersama Jepang senior, dia sudah menciptakan 50 gol dari 113 kali penampilan. Tim senior pertama yang dibelanya adalah Shimizu, dilanjutkan ke VfB Stuttgart, terus ke FSV Mainz O5, dan Leicester City.

Pada bulan Januari tahun lalu, Okazaki sempat diincar oleh Huddersfield Town, namun negosiasi di antara kedua belah pihak belum mencapai kata sepakat.  “King Power” secara mengejutkan keluar sebagai juara Liga Inggris musim 2015/2016. Okazaki mencetak 5 gol dari 36 kali penampilan. Okazaki didepak ke Divisi 2 Liga Spanyol, Malaga, secara gratis oleh Leicester setelah musim 2018/2019 berakhir.

Di tim itu, Okazaki hanya bermain selama dua bulan saja. Bukan apa-apa, hal itu disebabkan karena Malaga tidak sanggup membayar gaji Okazaki, mereka terhalang aturan batas gaji tertinggi seorang pemain. Okazaki pun dilepas ke Huesca. Okazaki memang masih berkeinginan untuk merumput di Eropa kendati di Liga 2 supaya bersemangat. Hasrat Okazaki pun akhirnya terbayar lunas.

Okazaki bersinar di negara matador itu, dia menjadi mesin gol dan tentunya Okazaki memperoleh kebanggaan tersendiri karena mengantarkan timnya kembali merumput di kasta tertinggi Liga Spanyol. Didirikan pada tahun 1960, pada musim 2016/2017 Huesca nyaris promosi ke La Liga. Sangat disayangkan, mereka kalah 0-2 dari Getafe di semifinal play off. Pada musim 2017/2018 Huesca mencatat sejarah untuk pertama kalinya naik kasta ke Liga 1 dengan status sebagai runner-up Segunda Division.

Balas Kekalahan Arsenal Siap dengan Rekor Baru – Mungkin akhir-akhir ini banyak yang meremehkan Arsenal. Maklum saja The Gunners (julukan Arsenal) meraih gelar Juara Liga Inggris terakhir kali pada musim 2003/2004. Saat itu mereka mengukir rekor yang tak tertandingi sampai sekarang. Kini, merekapun sudah siap kembali dengan rekor baru. Musim 2003/2004 adalah musim terbaik bagi Arsenal dalam sejarah sepakbola Liga Inggris.

Balas Kekalahan Arsenal Siap dengan Rekor Baru

Balas Kekalahan Arsenal Siap dengan Rekor Baru

Saat itu mereka meraih gelar juara dengan tanpa terkalahkan dalam satu musim kompetisi. Bahkan, catatan tak terkalahkan tersebut bertahan sampai pada angka 49 kali pertandingan. Karenanya Arsenal musim tersebut digelari The Invincibles. Sejak terakhir kali juara, telah banyak bintang sepakbola yang datang dan pergi dari markas The Gunners. Sebut saja nama-nama besar semisal Henry, Fabregas, Nasri, van Persie, Sanchez, Ozil, hingga Aubameyang.

Dua nama terakhir memang masih membela Arsenal hingga kini, tetapi gelar juara Liga Inggris masih belum kembali ke Arsenal. Dengan kenyataan tersebut, mungkin wajar kiranya ada yang menganggap remeh prestasi Arsenal. Tetapi fans sejati sepakbola pasti sangat menaruh hormat pada skuad London Merah. Tak hanya karena gelar juara tanpa terkalahkan di musim 2003/2004, tentu didukung juga dengan jumlah gelar yang mereka raih.

Arsenal telah menjuarai Liga Inggris sebanyak 13 kali. Memang tak sebanyak Manchester United dan Liverpool, tetapi jumlah itu masih jauh diatas tim yang lain semisal Manchester City dan Chelsea. Jadi, untuk urusan juara Liga Inggris sebenarnya Arsenal masih salah satu tim yang patut selalu dimasukkan dalam daftar calon kuat juara. Gelar juara Liga Inggris musim ini menjadi milik Liverpool. Lantas rekor baru apa yang siap dibuat lagi oleh The Gunners? Jawabannya pastilah gelar juara FA Cup.

Sejatinya Arsenal masih memegang rekor untuk jumlah terbanyak gelar juara FA Cup. Mereka telah mengoleksi 13 tropi Piala FA, masih lebih banyak dibanding Manchester United di posisi ke-dua. Musim ini mereka tinggal satu langkah lagi untuk memperbaharui rekor itu. Semalam, Arsenal melakoni babak semifinal FA Cup kontra Manchester City. Banyak yang memandang sebelah mata The Gunners, apalagi sebelumnya mereka dikalahkan oleh skuad Manchester Biru di laga Liga Inggris. Termasuk mungkin diantara itu adalah sejumlah fans Arsenal.

Hal itu pun berlaku pada pertandingan semifinal FA Cup Arsenal vs Manchester City

Sepakbola tentu bukan urusan statistik, selalu ada hal yang tak terduga di dalamny. Manchester City yang bertanding dengan skuad mahalnya dikalahkan oleh Arsenal. Skor 2-0 menjadi bukti kemenangan pasukan Arsenal yang kini dalam arahan mantan asisten Pep Guardiola di Man. City, yakni Mikel Arteta. Jika merujuk pada laman Livescore.com, tercatat bahwa dua gol kemenangan Arsenal dicetak oleh kapten mereka, Aubameyang.

Dua gol tersebut dicetaknya atas dukungan assist Pepe dan Thierney. Menariknya, gol tersebut sangat kontras dengan statistik pertandingan. Arsenal unggul atas Manchester City hanya dengan penguasaan bola 28% dan total tembakan 4 kali (semuanya on target). Berbanding terbalik dengan hasil tanpa gol milik Manchester City yang disokong oleh penguasaan bola mencapai 78% dan total 13 kali tembakan ke lawan (3 tembakan on target, 10 off target). Hasil ini membuktikan bahwa barisan pertahanan Arsenal juga tampil solid layaknya kegemilangan lini serang mereka.

Kemenangan Arsenal tadi malam seolah menjadi pelajaran berharga, bahwa tidak ada yang tak-mungkin dalam sepakbola. Dalam sepakbola Liga Inggris, kemenangan terhadap tim yang sangat diunggulkan kerap kali terjadi. Apalagi jika yang bertanding adalah tim-tim dengan kemampuan relatif seimbang.

Atas kemenangan tersebut, Arsenal tinggal melakoni partai Final. Pada final yang akan digelar di Stadion Wembley itu, Arsenal masih menunggu siapa pemenang laga semifinal lainnya antara Manchester United dengan Chelsea. Siapapun lawannya nanti, tentu Arsenal siap dengan rekor baru. Sebelum pluit panjang akhir pertandingan, semuanya bisa saja terjadi.

Jika Arsenal juara FA Cup musim ini, maka itu akan memperbaharui rekor yang mereka sandang hingga saat ini. Apakah Arsenal akan mampu menajamkan rekor juara di komepetisi FA Cup, kita tunggu saja. Semoga pertandingan berjalan menarik dan Piala FA kembali akan melahirkan juaranya.

Terancam Kudeta Ada Apa dengan Juventus Kembali Menelan Hasil Negatif – Pada lanjutan giornata 33 Serie A Italia, Juventus nyaris kalah di kandang Sassuolo. Bermain di Mapei Stadium, gol Alex Sandro memaksa hasil imbang 3-3. Ini merupakan lanjutan hasil negatif di 2 giornata sebelumnya. Pada pekan 32, Juventus juga hanya meraih hasil imbang 2-2 di kandang kala bersua dengan Atalanta. Ironisnya, Juventus di-bully sebab mereka dua kali menyamakan kedudukan lewat gol penalti Ronaldo.

Terancam Kudeta Ada Apa dengan Juventus Kembali Menelan Hasil Negatif

Terancam Kudeta Ada Apa dengan Juventus Kembali Menelan Hasil Negatif

Dua hasil imbang di 2 giornata terakhir merupakan lanjutan hasil buruk di pekan ke-31. Si Nyonya Tua yang bertandang ke San Siro tumbang dari AC Milan setelah sempat unggul 2-0. Pasukan Maurizio Sarri pulang ke Turin dengan tertunduk malu setelah keunggulan mereka dibalas 4 gol oleh Milan. Hasil negatif di 3 laga terakhir terjadi setelah mereka meraih 4 kemenangan beruntun di Serie A pascavakum akibat pandemi covid-19. Di 4 laga itu, Juve mencetak 14 gol dan hanya 2 kali kebobolan. Akan tetapi, statistik buruk justru ditunjukkan di 3 laga terakhir.

Si Nyonya Tua hanya meraih 2 poin dari 3 pertandingan. Mereka kalah sekali dan imbang dua kali. Melawan Milan, Atalanta, dan Sassuolo, Le Zebre hanya mencetak 7 gol dan kebobolan 9 gol. Hasil yang jomplang jika dibandingkan dengan 4 laga sebelumnya. Sebagai pendukung tim rival saya pribadi tak terlalu memahami Juventus. Namun, sebagai pecinta Serie A saya cukup paham apa yang kini dirisaukan oleh para Juventini. Mereka menilai, problem utamanya adalah filosofi Sarriball milik Maurizio Sarri yang tak berjalan mulus.

Sebelum itu, ada baiknya kita pahami dulu maksud dari filosofi Sarriball. Tanpa memahami “Sarriball”, kita tak akan tahu sebab Juventus kendor di 3 laga terakhirnya. Mengenal Sarriball, filosofi taktik milik Maurizio Sarri Sarriball merupakan istilah yang disematkan kepada filosofi taktik milik Maurizio Sarri. Istilah ini pertama kali disebut ketika Sarri menangani Napoli. Kala itu, ia menjadikan Napoli sebagai kuda hitam yang memiliki gaya bermain berbeda daripada tim Italia lainnya karena menerapkan permainan menyerang di tengah catenaccio klub-klub Serie A.

Keberhasilan pola ini mengandalkan peran sosok deep lying playmaker

Filosifinya itu disanjung oleh pelatih legendaris Italia, Arrigo Sacchi sebagai salah satu perkembangan sepak bola Italia paling penting. Akan tetapi, Sarri sendiri mengaku tak paham maksud dari Sarriball. Istilah itu memang disematkan oleh para jurnalis di Italia dan Inggris. Begitulah kata Sarri ketika di tanya seorang jurnalis soal gagasan sepak bolanya pada 2018 lalu. Konsep “Sarriball” atau di Italia juga disebut “Sarrismo” adalah sebuah konsep taktik sepak bola menyerang yang mengandalkan umpan pendek cepat dari kaki ke kaki one touch pass.

Vertical tiki taka “Sarriball” memberi perintah kepada pemainnya untuk melakukan umpan cepat dengan membentuk pola segitiga kecil. Regista yang memiliki kemampuan mengalirkan bola dari lini belakang kedepan dengan cepat dan akurat. Konsep ini membuat tim yang dilatih Sarri jarang membuat percobaan dribble dan lebih sering menusuk langsung ke depan gawang lawan dengan umpan mendatar.

Untuk memuluskan taktik menyerang ini, Sarri juga menginstruksikan pemainnya untuk menerapkan high pressing kepada lawannya. Sehingga counter cepat bisa segera dilakukan ketika bola berhasil direbut. “Sarriball” sendiri mempunyai pakem formasi yang menjadikan gaya bermainnya menjadi atraktif dan sedap dipandang. Sejak di Napoli, Sarri selalu memakai pakem formasi 4-3-3. Untuk menciptakan high pressing ketika bertahan, formasi ini akan berubah menjadi 4-5-1 atau 4-4-2.

Di Juventus, Sarri tetap menerapkan formasi 4-3-3. Formasi ini sering terlihat berganti menjadi 4-3-1-2 atau 4-3-2-1 namun, intinya tetap menggunakan 3 penyerang di depan. Ketika bertahan, Juve sering merubah formasinya menjadi 4-4-2 menyisakan 2 penyerang dan menambah 1 gelandang untuk memutus aliran bola lawan. Di posisi bek, yang punya kemampuan ball playing defender mumpuni hanya de Ligt dan Demiral. Sebenarnya Bonucci punya kemampuan itu, namun ia rasanya tak cocok dengan formasi 4 bek dan lebih baik ketika bermain dengan formasi 3 bek seperti formasinya Conte.

Selain Problem Tersebut Sarriball Memang Punya Kelemahan Mendasar

Sarri dikenal sebagai seorang pelatih yang keras kepala. Semua pemain yang turun harus mengikuti polanya, maka kreatifitas pemain jarang kita lihat. Selain itu, Ia tak akan mengubah formasi dan taktiknya apapun yang terjadi. Ya, “Sarriball” tak punya plan B ketika buntu. Kapan mengalami kebuntuan? Yaitu, ketika anak asuh Sarri bertemu tim yang menerapkan taktik “parkir bus” atau punya pertahanan solid. Hal ini sangat terlihat ketika Juve kalah dari Milan di giornata 31.

Dua gol Juve bisa dibilang hasil kesalahan bek Milan. Memang, Ronaldo bisa mencetak gol lewat situasi umpan lambung cepat yang menembus pertahanan Milan, sesuatu yang jarang terjadi di permainan Sarri. Namun, setelah mencetak 2 gol, Juve selalu membentur dinding pertahanan solid dari Milan. 2 gol Milan saja tercipta akibat kegagalan pemain Juve menerapkan “Sarriball” yang berbuah serangan balik. High pressing yang diterapkan justru menjadi bumerang bagi Juventus. Di 3 laga terakhirnya, Juventus pasti kebobolan dan salah satu penyebabnya adalah kesalahan bek yang entah dilakukan Bonucci, Danilo, atau Alex Sandro.

Selain kesalahan bek, Juventus juga makin sering mengalami kebuntuan. Karena Sarri tak punya plan B dan sepanjang laga “Sarriball” terus dimainkan tak peduli bagaimana situasi riilnya, maka hanya tinggal menunggu waktu sampai tim lain hafal dengan pola serangan Juventus.

Menyoal Tingkah Konyol Gareth Bale di Bangku Cadangan – GARETH Bale adalah salah seorang pemain bintang, yang dimiliki klub asal La Liga Spanyol, Real Madrid. Kecuali dalam kondisi cidera atau sakit, yang namanya pemain bintang hampir pasti selalu dimainkan untuk membela klubnya dalam setiap pertandingan. Terlebih, jika pertandingan itu merupakan laga krusial. Contohnya, menghadapi musuh bebuyutan, penentuan juara, atau laga-laga penting lainnya, yang sifatnya mengejar target kemenangan.

Menyoal Tingkah Konyol Gareth Bale di Bangku Cadangan

Menyoal Tingkah Konyol Gareth Bale di Bangku Cadangan

Pun, dengan Gareth Bale. Biasanya dia juga selalu menjadi pemain andalan dalam setiap laga yang dimainkan Los Blancos, julukan Real Madrid. Terlebih, saat pemain andalan mereka, Cristiano Ronaldo hijrah ke Juventus. Namun, entah kenapa dalam beberapa pertandingan terakhir, pemain berkewarganegaraan Wales ini, hanya menjadi pemanis bangku cadangan. Padahal, kondisinya tidak sedang dilanda cidera.

Baik, lupakan tentang alasan sering tidak dimainkannya Bale oleh sang peracik tim, Zinedine Zidane. Namun, meski jarang atau tak beraksi di lapangan, pemain sayap dengan larinya yang terkenal cepat itu tak kehilangan akal untuk mencari perhatian. Meski, apa yang dilakukannya tersebut cenderung lucu menjurus konyol. Setidaknya, dalam satu pekan terakhir, Bale cukup membuat heboh, dan tingkah polah konyolnya itu menjadi viral di media sosial.

Pada pertandingan yang dimenangkan Real Madrid, dua gol tanpa balas tersebut, Bale dengan sengaja mengalihfungsikan masker yang semestinya untuk penutup hidung dan mulut menjadi penutup matanya. Konyolnya, aksi tadi dibarengi dengan posisi telentang dan tertidur sejenak. Sepintas, ulah Bale tampak lucu dan konyol. Kendati begitu, tak sedikit pula yang menilai, mantan pemain Liga Primer Inggris, Totenham Hotspurs ini telah menodai citranya sendiri sebagai salah satu pemain bintang sepak bola dunia.

Bale membentuk pita medis sebagai teropong untuk mengamati laga

Bukan hanya itu, tingkah polah Bale tersebut, kian menguatkan spekulasi, kalau dirinya akan segera cabut dari Los Blancos. Kedua, tingkah konyol kembali terjadi pada saat timnya melawan Granada, masih dalam lanjutan kompetisi La Liga Spanyol. Dalam pertandingan yang berlangsung pada Rabu (14/07/2020) dan dimenangkan Madrid dengan skor tipis 2-1 tersebut, tingkah konyol Bale berbanding terbalik dengan tingkah konyol sebelumnya.

Kalau, pada pertandingan melawan Alaves, Bale ketiduran atau mungkin pura-pura tidur, kali ini dia tampak sigap. Atas kedua tingkah konyolnya tersebut, membuat para fans Madrid kecewa dan marah terhadap pemain Wales ini. Mereka menganggap Bale sudah tidak menghormati klubnya lagi.

Bukan saja para fans Madrid yang kecewa atas segala tingkah konyol yang diperlihatkan Gareth Bale. Mantan pemain asal Bulgaria, Dimitra Berbatov juga menganggap hal serupa. Ketika saya melihatnya, saya tak mempercayai hal itu. Saya melihatnya mengenakan masker menutupi mata dan pura-pura tidur,” ucap Berbatov. Dikutip dari CNNIndonesia yang melansir dari Marca.

Berbatov menyadari kekecewaan yang dialami Bale yang telah lama tersingkir dari formasi idaman pilihan Zinedine Zidane. Namun tingkah Bale tersebut dianggap Berbatov tidak dapat dibenarkan. Masih dikutip dari CNNIndonesia, Berbatov yakin Bale tengah melakukan psywar dengan Real Madrid.

Winny Oktavina Sang Penerus Butet Terlahir Kembali di Turnamen Internal PBSI – Seperti saya tulis sebelumnya, sejak akhir Juni hingga akhir Juli nanti, PP PBSI bekerja sama dengan Mola TV, menggelar kompetisi home tournament. Para pebulutangkis Pelatnas di semua sektor (tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran) tampil dalam kompetisi internal. Mereka bermain melawan rekan sendiri.

Winny Oktavina Sang Penerus Butet Terlahir Kembali di Turnamen Internal PBSI

Turnamen ini dikemas berbeda dengan game yang mereka mainkan selama latihan. Ada referee, wasit, hakim servis, hakim garis, serta team match control. Plus hadiah bagi pemenang. Selengkapnya ada di sini. Turnamen ini memainkan sektor tunggal putra. Sebelumnya, ganda putra menjadi pembuka dengan pasangan Fajar Alfian/Yeremia Erich yang jadi juara. Dan, akhir pekan kemarin, sektor ganda campuran berakhir seru.

Di sektor ganda campuran, pasangan terbaik Indonesia saat ini, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti, tampil sebagai pemenang. Namun, sorotan khusus tertuju pada pasangan yang mereka kalahkan di final, yakni Akbar Bintang Cahyono dan Winny Oktavina Kandow. Utamanya Winny. Bagi remaja asal Sulawesi Utara ini, turnamen tersebut punya makna lain. Bukan hanya ajang untuk pemanasan. Bukan pula sekadar melepas rindu di masa kevakuman turnamen akibat pandemi.

Winny (21 tahun) seperti ingin memberi pengumuman ke semua orang di PP PBSI. Termasuk ke para badminton lovers di Indonesia. Pengumuman bahwa dirinya pemain muda potensial. Dia ingin menunjukkan bisa move on dari cerita lalu. Cerita yang berawal pada akhir tahun 2018 silam. Ketika PBSI melalui pelatih ganda campuran, memutuskan untuk menjodohkan Winny dengan pemain senior, Tontowi Ahmad. Mereka berpasangan sepanjang tahun 2019.

Bagi Winny itu keputusan besar untuk karier bulutangkisnya

Keputusan yang bisa membuat dirinya naik dalam waktu cepat ke panggung teratas bulutangkis dunia. Betapa tidak, dirinya akan bermain dengan Tontowi. Pemain yang telah meraih hampir segalanya kala bermain dengan Liliyana Natsir. Dari juara All England, juara dunia, hingga meraih emas Olimpiade 2016. Tentu saja, Winny akan mendapat sorotan media internasional lebih besar dibanding sebelumnya. Bahkan, ketika PBSI memutuskan memilih dia sebagai pendamping Tontowi, itu sudah jadi berita besar.

Memang, sebelum ada keputusan itu, ada banyak orang yang tahu kualitas permainan Winny. Itu bermula ketika di bulan Juli 2018, Winny yang masih berusia 19 tahun, bisa menembus semifinal Singapore Open 2018 bersama AKbar Bintang Cahyono. Banyak orang terkesima dengan permainannya. Dia terlihat jago bermain di depan net. Tenang. Tidak grusa-grusu. Pintar menempatkan bola (shuttle cock). Responnya sigap. Pukulannya juga cepat.

Melihat permainan Winny, orang jadi teringat dengan Liliyana Natsir. Kebetulan, keduanya sama-sama berasal dari Sulawesi. Winny pun disebut-sebut sebagai calon penerus kesuksesan Butet–panggilan Liliyana. Kala bermain bersama Akbar, Winny juga berhasil meraih gelar di turnamen internasional. Mereka juara Hyderabad Open Super 100 di India pada September 2018. Pencapaian itu menjadi penegas. Bahwa pasangan Akbar dan Winny punya potensi.

Karenanya, ketika PBSI mengumumkan Winny bakal dipasangkan dengan Tontowi yang artinya berpisah dengan Akbar, ada beberapa pecinta bulutangkis yang sejatinya kurang sreg. Kenapa harus Winny. Bukan yang lain. Saya pun sempat merasa begitu. Rasanya eman (sayang).

Siapa tahu mereka bisa langsung nyetel. Seperti saat China memasangkan Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang langsung panen gelar dan hingga kini jadi pasangan world number one. Sayangnya, kenyataan berbeda dengan harapan. Pasangan Tontowi/Winny tidak sesuai harapan. Dari beberapa kali tampil di turnamen, mereka tidak pernah mampu tembus final. Pada akhirnya, setelah melakukan evaluasi, PBSI memutuskan untuk memasangkan kembali Winny dengan Akbar. Lantas, Tontowi kemudian memilih mundur dari Pelatnas.

Ada juga faktor internal Tapi yang jelas saya tidak mau menyalahkan sisi personal

Sebab, di bulutangkis, bermain ganda memang butuh chemistry antara dua pemain. Bukan hanya menonjolkan kemampuan satu pemain. Karena dua orang, butuh komunikasi yang cair. Tidak merasa canggung. Juga butuh adaptasi satu sama lain karena mereka sebelumnya bermain dengan pemain berbeda dengan gaya main beda.

Nah, proses memahami satu sama lain itu terkadang tidak bisa cepat seperti merebus mie instan. Butuh waktu. Masalahnya, Tontowi dan Winny dipaksa berpacu dengan waktu. Mereka harus segera meraih hasil bagus dalam persaingan yang ketat demi berburu poin menuju Olimpiade. Jadi, mereka seolah dipaksa padu secepatnya. Sah-sah saja ketika ada orang menyebut pasangan ini tidak berjalan sesuai harapan karena Tontowi tidak bisa ngemong Winny ketika bermain.

Kalau banyak yang lihat kami bermain bagus di turnamen ini, sebenarnya di awal-awal kacau banget. Nggak dapat feel-nya sama sekali. Permainan Akbar dan bang Owi (Tontowi) kan beda. Biasnya bang Owi nutup di sini, Akbar enggak, karena pikirannya beda. Jadi saya harus adaptasi lagi. Menariknya, Winny juga menyinggung Tontowi. Dia mengaku sedih ketika mendengar Tontowi pensiun dari Pelatnas karena merasa belum bisa meraih hasil maksimal selama berpasangan.

Namun, dia mengaku bisa belajar banyak dari pengalaman ketika berpasangan dengan Tontowi. Belajar apa saja yang kurang untuk menjadi pasangan yang saling melengkapi. Belajar pentingnya relasi yang cair ketika bermain ganda. Juga tentang percaya diri. Pada akhirnya, kita berharap, turnamen di rumah sendiri yang digelar PBSI bagi para pebulutangkis Pelatnas tersebut, bisa berdampak bagus. Tidak hanya mengisi kevakuman turnamen akibat pandemi.

Lebih dari itu, pemain-pemain muda juga bisa jadi lebih percaya diri. Serta, mengevaluasi apa saja yang perlu diperbaiki. Dan, ketika nanti, turnamen BWF World Tour, mereka benar-benar sudah siap. Bagaimanapun, Winny dan pemain-pemain muda lainnya adalah aset bagi bulutangkis Indonesia. Salam.

Tak Berdaya Pasca Rehat Barca Harus Say Goodbye Gelar La Liga – KOMPETISI kasta tertinggi Liga Spanyol, La Liga, tengah menatap masa penghujung laga. Hingga pekan ini, kompetisi negeri Matador tersebut telah memasuki pekan ke-36. Itu artinya tinggal menyisakan dua laga. Dengan hanya menyisakan dua laga, tim yang masih memiliki peluang juara tinggal menyisakan dua tim. Yaitu dua tim yang selama ini selalu terjadi persaingan sengit. Barcelona dan Real Madrid.

Tak Berdaya Pasca Rehat Barca Harus Say Goodbye Gelar La Liga

Tak Berdaya Pasca Rehat Barca Harus Say Goodbye Gelar La Liga

Namun begitu, pasukan Zinedine Zidane adalah tim yang paling berpeluang bisa mengangkat tropy La Liga musim 2019/2020. Kenapa Mari kita lihat posisi di klasemen sementara. Hingga pekan ke-36, Real Madrisd masih menduduki posisi puncak dengan raihan poin 83. Sedangkan rival utamanya, Barcelona, meraih 79 poin. Atau tertinggal empat poin. Secara matematis, peluang Barcelona untuk mempertahankan gelar yang diraihnya musim lalu, masih belum tertutup.

Asalkan, dengan catatan Real Madrid terpeleset di dua laga sisa, alias keok dari lawan-lawannya. Atau, paling tidak kalah sekali dan imbang sekali. Sebab, jika dalam dua laga sisa, anak asuh Zinedine Zidane ini hanya meraih hasil imbang saja dan Barcelona mampu memaksimalkan dua laganya dengan kemenangan. Kedua tim bakal sama-sama mengantongi 85 poin. Maka, yang keluar sebagai juara adalah tetap Real Madrid. Sebab, Lionel Messi dan kawan-kawan kalah head to head.

Ya, dalam dua laga pertemuan kedua tim, Real Madrid tak pernah kalah dari Blaugrana, julukan Barcelona. Skuad asuhan Zinedine Zidane itu mampu menahan imbang 0-0 saat bertamu ke Camp Nou, markas Barcelona. Lalu pada pertemuan kedua di Santiago Barnabeu, Madrid mampu mengalahkan Lionel Messi dan kawan-kawan dengan skor 2-0. Dengan hitung-hitungan seperti ini, rasanya tidak berlebihan jika Barcelona mengucapkan say goodbye dengan gelar La Liga musim ini. Meski, seperti saya katakan tadi, bahwa secara matematis, peluang mereka masih belum tertutup.

Hanya saja, dengan sejumlah catatan dan mengharapkan Real Madrid terpeleset dalam dua laga sisa, rasanya berat juga. Soalnya, sejak kick off setelah istirahat cukup lama, karena pandemi covid-19. Real Madrid benar-benar berlari kencang. Mereka mampu menuntaskan sembilan laga beruntun dengan kemenangan. Belum lagi, lawan yang bakal dihadapi Real Madrid dalam dua laga sisa, adalah lawan-lawan yang di atas kertas mampu mereka taklukan.

Pada pekan ke-37, Karim Benzema dan kawan-kawan menjamu Vilareal. Sedangkan pada pekan terakhir bertandang ke markas Leganes.

Klopp Ogah Seperti Alex Ferguson Kenapa Pelatih Sepak Bola – BAGI pelatih sepak bola di belahan dunia manapun, sudah pasti akan sangat memimpikan hasil racikannya mampu berprestasi dan sukses seperti yang pernah di raih oleh mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson. Betapa tidak, pelatih asal Skotlandia tersebut benar-benar pelatih paripurna bagi sebuah klub. Karena telah meraih segalanya bersama si setan merah julukan Manchester United.

Klopp Ogah Seperti Alex Ferguson Kenapa Pelatih Sepak Bola

Klopp Ogah Seperti Alex Ferguson Kenapa Pelatih Sepak Bola

Selama kepemimpinannya yang dimulai sejak 1986 hingga 2013 hampir tidak ada gelar yang tak pernah dia dapatkan. Baik itu liga domestik, eropa maupun dunia. Dominasi Ferguson bersama Manchester Merah mulai terlihat nyata setelah terbentuknya English Premier League (EPL) yang menggantikan Football League First Division sebagai kasta teratas Inggris, pada tahun 1992 silam. Dari tahun 1992 hingga 2013, hanya di delapan kesempatan, Ferguson harus merelakan gelar EPL disambar klub lain. 13 edisi lainnya, berakhir dengan tropy bagi setan merah.

Untuk tingkat kompetisi eropa, pria yang kerap mengunyah permen karet saat anak asuhnya bertanding ini mampu mempersembahkan dua tropy bergengsi Liga Champion. Tropy si kuping besar ini dia raih pada musim 1998/1999 dan 2007/2008. Sementara pada dua musim dan tahun yang sama pula, Ferguson mampu mempersembahkan tropy tingkat dunia antar klub. Meski pada tahun 1999 namanya masih piala intercotinental.

Tropy-tropy yang saya sebutkan di atas adalah tropy-tropy bergengsi saja. Mulai dari tingkat liga domestik hingga tingkat klub dunia. Di luar itu sesungguhnya masih banyak gelar yang pernah dipersembahkan Ferguson selama menangani setan merah. Seperti Piala FA, Comunity Shield, Piala Winners dan Piala Super Eropa. Nah, dengan sederet tropy ini, pelatih mana coba yang tidak ingin mengikuti jejaknya. Kalaupun ada, sosok pelatih itu adalah Jurgen Klopp.

Seorang Jerman Yang Saat Ini Tengah Menangani Klub Liga Primer Inggris

Tapi, tunggu dulu. Maksud saya di sini tentu saja bukan masalah prestasinya yang tidak diimpikan oleh Jurgen Klopp. Melainkan membentuk sebuah dinasti seperti yang pernah dilakukan Alex Ferguson bersama Manchester United.

Ya, Tim Liverpool yang sekarang dibangunnya dengan penuh kerja keras dan kesabaran oleh Jurgen Klopp disebut-sebut bakal bisa bersaing untuk memperebutkan berbagai gelar dalam beberapa tahun ke depan. Bahkan tidak menutup kemungkinan The Reds julukan Liverpool akan membangun sebuah dinasti selama Klopp masih bermukim di Anfield.

Mantan pelatih Borusia Dortmund ini pun disebut akan bisa menapak di jalan yang sama seperti yang pernah ditempuh oleh Sir Alex Ferguson di Manchester United. Akan tetapi harapan itu sepertinya tak akan tercapai. Karena pelatih yang baru saja mengantarkan Liverpool juara liga primer inggris untuk pertama kalinya setelah terakhir kalinya juara pada musim 1989/1990 ini tidak ingin terus bertahan di Anfield markas Liverpool hingga dirinya pensiun.

Dikutip dari Goal.com, Jurgen Klopp memastikan hanya akan bertahan di Anfield sampai masa kontraknya habis hingga tahun 2024 mendatang. Setelah itu, dirinya berencana akan pulang kembali ke kampung halamannya.

Klopp juga menambahkan, ia membuka segala kemungkinan setelah tugasnya di Liverpool tuntas. Bisa saja ia menjabat peran baru di klub lain, atau bahkan menukangi timnas Jerman dan bisa juga rehat setahun. Akan tetapi untuk saat ini ia tak mau membuat rencana apa pun.

Tak Ada Wimbledon Tahun Ini – Tak terasa setahun sudah, salah satu pertandingan terbesar dalam sejarah tenis tersaji pada final tunggal putra Wimbledon 2019 antara Roger Federer (Swiss) melawan Novak Djokovic (Serbia), di All England Club, London, Inggris.

Tak Ada Wimbledon Tahun Ini

Tak Ada Wimbledon Tahun Ini

Djokovic dengan kekuatan mental baja, menang melalui laga dramatis yang sangat menegangkan dengan skor, 7-6, 1-6, 7-6, 4-6, 13-12, dalam waktu 4 jam 58 menit. Final 2019 akan tercatat sebagai final terpanjang dalam sejarah Wimbledon.

Juara yang harus dipuji tinggi. Nole, sapaan Djokovic, melakukan sesuatu yang sulit dipercaya, ia menyelamatkan dua championship point di final dan memenangkan tiga tie break termasuk tie break 12-12 pertama tersebut, mengganti peraturan advantage set (perbedaan dua gim pada set penentuan) untuk menghemat waktu.

Nole juga mesti melawan dukungan penonton yang mayoritas memfavoritkan Federer, maka ketika poin terakhir ia dapat dia hanya kalem saja, berjalan dan melakukan ritual pribadi tiap kali juara Wimbledon: memakan rumput.

Kemenangan fantastis itu membuat Djokovic mempertahankan gelarnya yang sekaligus trofi kelimanya di All England Club. Memang masih kalah dengan rekor delapan kali juara Federer dan tujuh kali Pete Sampras, petenis legendaris Amerika Serikat.

Hari ini, sejatinya kita akan menyaksikan final Wimbledon lagi, namun karena wabah korona, Grand Slam lapangan rumput itu terpaksa dibatalkan. Wimbledon tak bisa dimundurkan seperti Rolland Garros, karena jenis lapangan rumput hanya bisa digunakan pada musim panas. Sebelumnya hanya perang dunia pertama dan kedua yang memaksa Wimbledon dibatalkan. Perancis, dan Amerika Serikat terbuka. Dari keempat itu, Wimbledon adalah turnamen tenis tertua sejagat, diselenggarakan sejak 1877. Semua petenis yang menjalani persaingan di arena professional, memimpikan bisa juara turnamen bergengsi ini.

Wimbledon Merupakan Salah Satu Dari Empat Seri Grand Slam Selain Australia

Tentu saja kita kehilangan turnamen prestius dan klasik yang memiliki banyak tradisi unik. Apa saja keunikan Wimbledon? Petenis yang bertanding wajib mengenakan apparel serba putih, lapangan rumput hijau, pesta taman menu es krim dan stoberi buah ikonik Wimbledon, kehadiran anggota kerajaan dan pesohor di Royal Box centre court, dan masih banyak agenda lain yang menarik turis pada Juni-Juli setiap tahun. Saya lupa persis kapan pertama kali menyimak seksama turnamen Wimbledon. Yang pasti awal 1990-an, barangkali terinspirasi mendengar kisah luar biasa petenis Jerman Boris Becker menjuarai Wimbledon 1985 saat berusia 17. Rekor juara termuda yang masih bertahan sampai saat ini.

Selain kemenangan Boris pada 1985 dan Djokovic 2019, masih banyak pertandingan besar yang dapat saya kenang dengan sangat baik. Sekadar menyebut, Pete Sampras mendominasi pada era 1990-an; Goran Ivanesivec akhirnya sukses pada 2001 saat berstatus pemain wild card; Roger Federer memenangkan lima kali beruntun (2003-2007); Rafael Nadal mematahkan dominasi Federer di final 2008 yang luar biasa; saya patah hati bersama Andy Roddick pada final 2009; air mata Andy Murray yang kalah di final 2012 dari Federer, dan setahun kemudian Andy Murray terharu saat memenangkan Wimbledon 2013, gelar yang ditunggu-tunggu publik Inggris Raya selama 77 tahun.

Di sektor putri, saya merindukan pengganti Yayuk Basuki, petenis terbaik Indonesia tersebut bisa bersaing di Wimbledon, puncak prestasi Yayuk adalah mencapai perempat final pada 1997, sebelumnya selalu kandas di babak keempat (16 besar). Yayuk tidak hanya mengharumkan negara Indonesia tapi juga bangsa Asia. Periode itu Yayuk bersama petenis Jepang Kimiko Date merupakan petenis andalan Asia. Mereka berkompetisi dengan ratu-ratu tenis Steffi Graff, Monica Seles, Gabriella Sabatini, Aranxa Sances Vicario dan sebagainya.

Sore ini di All England Club, London, tak ada pesta kebun, tak ada pertandingan final yang seru, tak ada drama podium trofi juara. Turnamen tahun depan akan sangat dinantikan dan kita akan lebih menghargainya.

Uang Koin Menentukan Kemenangan dalam Turnamen Daha Cup II – TURNAMEN bola mini dan bola dangdut Daha Cup II, Jumat sore 10 Juli 2020, kembali tersaji. Dimana pertandingan kali ini, mempertemukan kesebelasan Gang Ompu Pa dusun Tolo Rodi yang berhadapan dengan Pemuda Baper dusun Asi Peke. Kesebelasan Gang Ompu Pa mengenakan kostum orange Persija Jakarta, sedangkan tim Pemuda Baper memakai jersei warna hitam bergaris putih.

Uang Koin Menentukan Kemenangan dalam Turnamen Daha Cup II

Ketika memasuki lapangan, kedua kesebelasan berjalan memutar arah dengan menyusuri pinggir lapangan. Dengan membawa bendera merah putih sebagai lambang kesucian dan keberanian tim. Sebelum pertandingan benar-benar dilangsungkan, kedua kesebelasan melakukan sesi foto bersama tim dan ofisial. Kemudian setelah itu, wasit utama yang di pimpin oleh Erwin memberikan pengarahan kepada kedua kesebelasan.

Dengan harapan memahami segala hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama pertandingan berlangsung. Menariknya pertandingan kali ini, kedua kesebelasan sama-sama memiliki pemain yang berpostur yang hampir sama. Baik tinggi badan, dan pola permainannya. Dimana, sepanjang pertandingan berlangsung, kedua kesebelasan mampu memberikan hiburan kepada penonton yang menyaksikan jalannya pertandingan.

Dimana sepanjang laga, baik kesebelasan Gang Ompu Pa maupun Pemuda Baper menggunakan pola yang sama dalam permainannya. Karena dimana ada bola di situ di kejar bersama-sama, lalu ditendang kadang salah arah. Pemain kedua kesebelasan yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini, masih sulit di arahkan ofisialnya.

Beberapa kali ofisialnya di pinggir lapangan berteriak untuk mengatur posisi pemainnya. Di babak pertama, kedua kesebelasan berjalan imbang dan tak ada yang bisa menceploskan si kulit bundar ke jala lawan. Namun, bukan berarti tanpa peluang, tapi karena pertahanan yang diperagakan kedua kesebelasan begitu disiplin, sehingga sebelum turun minum kedua tim sama-sama imbang.

Kedua Kesebelasan Kembali Memperagakan Permainan Yang Hampir Sama

Mengejar bola dengan cara dikerumuni, tanpa mengetahui posisinya masing-masing. Namun, sekali lagi, justru itu yang membuat para penonton tersenyum, tertawa terpingkal-pingkal. Ternyata kedua kesebelasan kembali sama-sama kuat di babak kedua, dan akhirnya kemenangan ditentukan lewat drama adu penalti. Naas bagi kesebelasan Pemuda Baper, karena semua penendang yang diberikan kepercayaan untuk menjadi algojo lewat drama adu penalti, semuanya gagal menuntaskan harapan tim.

Sedangkan bagi kesebelasan Gang Ompu Pa, ketiga pemainnya berhasil menceploskan si kulit bundar, dengan mengecoh penjaga gawang lawan. Kedudukan akhir, dewi fortuna memberikan kemenangan pada kesebelasan Gang Ompu Pa, dan mereka berhasil melangkah pada partai berikutnya. Kita akan tunggu sepak terjang kesebelasan Gang Ompu Pa di partai berikutnya. Mampukah mereka menumbangkan lawan-lawannya, sangat patut kita tunggu.

Beberapa saat kemudian kembali partai kedua tersaji di lapangan desa Daha, lewat bola Dangdut yang mempertemukan kesebelasan Kamori Ma Made dengan Mori Wali. Kedua kesebelasan turun dengan kekuatan penuh, karena terlihat pemain-pemain kedua kesebelasan di huni oleh pemain-pemain yang terbiasa mengikuti liga tarkam. Memasuki areal lapangan dengan di dampingi ofisialnya pak Ihwan, kesebelasan Mori Wali yang mengenakan kostum merah, begitu bersemangat menatap pertandingan kali ini.

Kembali, pertandingan kali ini masih di pimpin oleh Pak Wan, sebagai wasit utama, dengan di dampingi kedua asistennya yang bertugas di kiri kanan lapangan. Sebelum pertandingan benar-benar dilangsungkan, wasit utama memberikan arahan kepada kedua kesebelasan, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama tim dan ofisial. Di awal babak pertama, jual beli serangan tak terhindarkan.

Memasuki Areal Lapangan Dengan Di Dampingi Ofisialnya

Kesebelasan Kamori Ma Made beberapa kali membahayakan penjaga gawang Mori Wali, dengan metode penyerangan membongkar barisan pertahanan lawan lewat bagian tengah yang mengarah ke gawang. Para pemain Kamori Ma Made beberapa kali mencoba membongkar pertahanan lawan, dengan umpan-umpan pendek tika taka ala Barcelona. Namun, disiplinnya barisan pertahanan kesebelasan Mori Wali, sehingga mampu mematahkan serangan para penyerang Kamori Ma Made.

Kesebelasan Mori Wali bukan tanpa perlawanan. Atas arahan Pak Ihwan selaku ofisial, kesebelasan Mori Wali mengandalkan pemain-pemainnya sayapnya. Serangan dibangun lewat umpan-umpan jauh di sisi sayap, dan ketika memasuki areal pertahanan lawan, para pemain sayap beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Kamori Ma Made.

Setelah semua pemain yang terdaftar menjadi penendang sudah melakukan tugasnya. Tapi kedudukan masih 1-1 untuk kedua kesebelasan. Sehingga kemudian dilanjutkan dengan tambahan dua pemain untuk menjadi penendang lagi. Namun, lagi-lagi tak ada satu pun pemain yang berhasil menceploskan si kulit bundar ke jala lawan, sehingga kemenangan di tentukan dengan melemparkan koin ke udara.

Setelah kesepakatan dengan ofisial kedua kesebelasan dan kepanitiaan, maka pelemparan koin pun dilakukan untuk menentukan kemenangan. Nampaknya lewat pelemparan koin, kemenangan akhirnya benar-benar berpihak kepada kesebelasan Mori Wali dan berhasil melaju ke babak berikutnya. Selamat kepada Mori Wali, dan kita sama-sama tunggu di pertandingan berikutnya.

Gracias Claudio Usai Pastikan Werder Bremen Bertahan di Bundesliga Claudio Pizarro Resmi Pensiun – Werder Bremen akhirnya memastikan bertahan di Bundesliga. Kepastian itu didapat setelah pada leg kedua promotion-relegation play-offs, Selasa (7/7) dini hari WIB, Werder Bremen bermain imbang melawan tuan rumah Heidenheim, 2-2. Bremen memastikan bertahan di Bundesliga berkat keunggulan agresivitas gol tandang.

Gracias Claudio Usai Pastikan Werder Bremen Bertahan di Bundesliga Claudio Pizarro Resmi Pensiun

Gracias Claudio Usai Pastikan Werder Bremen Bertahan di Bundesliga Claudio Pizarro Resmi Pensiun

Sebelumnya, mantan juara Bundesliga 2004 itu terancam degradasi ke kasta kedua setelah hanya menempati peringkat ke-16 klasemen Bundesliga. Untungnya, posisi 16 tidak langsung terdegradasi tapi akan menjalani laga play-offs melawan peringkat ke-3 2.Bundesliga 2019/2020 yaitu FC Heidenheim. Sayangnya, kesempatan leg pertama di kandang sendiri tak dimanfaatkan Bremen. Mereka ditahan imbang 0-0 oleh Heidenheim yang tengah mencoba untuk promosi ke Bundesliga untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.

Namun, pada akhirnya usaha Heidenheim digagalkan Bremen yang berusaha menjaga rekor bertahan di Bundesliga sejak 1981. Pada leg kedua yang digelar di kandang Heidenheim, Voith Arena, Bremen bermain lebih baik. Laga baru berjalan 3 menit mereka sudah memimpin lewat gol bunuh diri bek Heidenheim, Norman Theuerkauf. Setelah gol itu, Heidenheim berbalik menguasai pertandingan. Namun mereka baru berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-85 lewat gol Tim Kleindienst. Heidenheim hanya butuh satu gol lagi untuk promosi ke Bundesliga musim depan.

Menariknya, drama justru terjadi di masa injury time. Menit ke-4 masa injury time, Bremen justru kembali unggul memanfaatkan kelengahan Heidenheim yang hampir semua pemainnya sedang berada di pertahanan Bremen. Ludwig Augustinsson dengan mudah membobol gawang tuan rumah dan membawa Bremen unggul 2-1.

Tapi drama belum usai. 4 menit berselang, tuan rumah mendapat hadiah penalti. Tim Kleindienst yang jadi algojo kembali berhasil menyamakan kedudukan, namun sayangnya waktu sudah habis. Setelah gol itu wasit meniup peluit dan Bremen pun berpesta setelah berhasil memastikan bertahan di Bundesliga. Dengan demikian, Fortuna Dusseldorf dan Paderborn yang resmi terdegradasi. Sementara dari kasta kedua, Arminia Bielefeld dan Vfb Stuttgart yang akan promosi.

Claudio Pizarro Resmi Pensiun Usai Bawa Werder Bremen Bertahan Di Bundesliga

Seusai laga, pemain, pelatih, dan official Bremen langsung tumpah ruah ke lapangan merayakan berhasilan mereka. Bremen bersuka cita setelah sukses menjaga rekor bertahan di Bundesliga sejak 1981. Ada suka, ada duka. Begitulah situasi Bremen. Walaupun tak jadi terdegradasi, Bremen juga harus melepas salah satu legenda klub mereka yang resmi gantung sepatu selepas laga tersebut. Adalah Claudio Pizarro, striker dan legenda Bremen yang resmi pensiun di usianya yang ke-41 tahun.

Setelah mengakhiri laga, para pemain Bremen dengan kompak mengangkat Pizarro ke udara untuk menghormati legenda mereka. Sayangnya, pelatih Bremen, Florian Kohfeldt tak memainkan Pizarro di laga terakhirnya. Bagi Pizarro sendiri, dirinya sedikit kecewa tak bermain di laga terakhirnya. Tapi baginya kepentingan tim lebih utama dan yang terpenting dirinya bisa terlibat dan menyaksikan secara langung keberhasilan timnya bertahan di Bundesliga.

Pria 41 tahun asal Peru itu tak Cuma legenda bagi Bremen saja, namun juga Bundesliga. Sejak berkarier profesional dari tahun 1996, Pizarro sudah menyebrang ke eropa di usianya yang ke-20 tahun. Di tahun 1999, Pizarro direkrut Werder Bremen dari Alianza Lima. Sejak saat itu, dirinya terhitung bermain di kompetisi Bundesliga selama 20 tahun atau 4 dekade (90an, 2000an, 2010an, 2020an). Sempat menyebrang ke Chelsea semusim (2007-2008), selama 20 tahun dirinya berpetualang di klub-klub Bundesliga; Werder Bremen, Bayern Munich, dan FC Koln.

17 trofi sudah pernah Pizarro rasakan selama berkarier di Bundesliga. 16 trofi ketika membela Bayern selama 2 periode dan 1 trofi dengan Bremen selama 4 periode. Ya, “Pizarrinha” adalah pemain yang membuat mantan klubnya sulit move on dengan bolak-balik merekrutnya.

Periode Keduanya Bersama Munich Terjadi Secepat Mungkin

Pizarro membela Munich selama 2 periode. Periode pertama dirinya berkostum Munich terjadi selama 6 musim, dari tahun 2001 hingga 2007. Ia mencatat 256 penampilan dan total mencetak 100 gol pada periode tersebut. Masing-masing 3 trofi Bundesliga dan DFB-Pokal berhasil ia persembahkan dan ia juga sempat menjadi topskor Munich di DFB-Pokal 2004/2005.

Musim membela Munich di periode keduanya, Pizarro mencatat 71 penampilan dan mencetak 25 gol. Di periode ini ia berhasil merasakan trofi Liga Champions ketika membawa Bayern Munich juara di musim. Walau terbilang sukses bersama Munich, namun Pizarro lebih lama mengabdi untuk Bremen yang bolak-balik merekrutnya selama 4 kali. Selama 4 periode membela Bremen (1999-2001, 2008-2012, 2015-2017, dan 2018-2020), Pizarro punya catatan yang luar biasa. Membela Bremen di 320 laga dan mencetak 152 gol.

Sayangnya selama 4 kali kesempatan membela Bremen, Pizarro hanya mempersembahkan 1 trofi, yaitu DFB-Pokal 2008/2009. Tapi disinilah ia mencatat berbagai rekor. 152 gol bagi Bremen di semua kompetisi dan 109 gol di Bundesliga membuat ia menjadi topskor Bremen sepanjang sejarah klub. Ketika membela Bremen di periode ketiganya, tepatnya pada musim 2015/2016 dirinya menjadi pemain tertua yang membuat hat-trick di Bundesliga.

Perpisahan Pizarro dengan Bremen dan Bundesliga memang tak lengkap karena ketidakhadiran fans di stadion. Pizarro layak mendapat apresiasi perpisahan yang megah, namun karena pandemi covid-19, semuanya hanya bisa mendoakannya dari luar lapangan hijau.

Selamat untuk Werder Bremen. Dan selamat pensiun Claudio Pizarro.

Bola Klasik Pesta Gli Azzuri di Jerman 2006 – Berlin, 9 Juli 2006, hari ini tepat 14 tahun yang lalu, tim Italia, sukses menjuarai Piala Dunia setelah mengalahkan Perancis di pertandingan final yang diwarnai skandal Zinedine Zidane. Perjalanan Italia menjadi campeone del ondo penuh liku, drama, kontroversi, serta ketangguhan mental pemain anak-anak asuh Marcello Lippi, ditengah hantaman badai skandal calciopoli di dalam negeri.

Bola Klasik Pesta Gli Azzuri di Jerman 2006

Bola Klasik Pesta Gli Azzuri di Jerman 2006

Trofi Emas keempat Gli Azzuri tersebut salah satu momen terindah saya sebagai penggemar sepak bola, sebagai penggemar fanatik kompetisi Serie-A sejak lama. Piala Dunia 2006 merupakan turnamen yang banyak sekali momen yang masih saya ingat dengan baik. Salah satu yang terbaik yang pernah diselenggarakan. Piala Dunia edisi ke-18 tersebut kembali berlangsung di benua biru, tepatnya Jerman. Piala Dunia bagi Jerman, seperti wahana untuk memamerkan tingginya standar mereka dalam mengurus sebuah ajang yang menjadi pusat perhatian global.

Kultur sepak bola, stadion representatif, sistem transportasi rapih, akomodasi memadai, dan fasilitas lain, membuat semua orang yang datang ke Jerman berdecak kagum. Bos FIFA saat itu, Sepp Blatter, mengapresiasi tinggi kerja komite panitia yang dipimpin Sang Kaisar, Franz Beckenbauer, legenda hidup.

Italia tergabung dalam grup keras, mengawali turnamen dengan susah payah menekuk Ghana. Sempat ditahan imbang Amerika Serikar, 1-1, lewat permainan keras cenderung brutal. Baru di pertandingan ketiga, Italia memastikan lolos ke fase knock-out, setelah unggul 2-0 atas Ceko, yang dimotori Pavel Nedved. Itu laga perpisahan emosional bagi Nedved di persaingan sepak bola yang karirnya begitu panjang di Serie-A. Ia menangis haru dengan empati dari rekan, rival, dan penonton yang memadati Stadion Volkspark Hamburg.

Italia Sangat Sulit Dihentikan Di Perdelapan final

Seperti yang sudah-sudah, jika lolos ke sistem gugur, Italia sangat sulit dihentikan. Di perdelapan final, Italia menang kontroversial lewat gol penalti di injury time, akibat aksi pura-pura jatuh bek Fabio Grosso yang merangsek ke kotak penalti Australia. Francesco Totti tak menyiakan kesempatan emas pada menit ke-94.

Socceros Australia dan pendukungnya marah besar dan mengecam wasit Luis Medina Cantalejo asal Spanyol, mengutuk drama Grosso, dan memprotes FIFA. Hal semacam ini bukan pertama kali terjadi, dan Australia mungkin belum siap menerima, bahwa apa saja bisa terjadi dalam event Piala Dunia.

Di perempat final, Gli Azzuri sedikit mulus dengan unggul telak, 3-0, atas tim kejutan Ukraina. Selanjutnya mereka sudah ditunggu Jerman, tuan rumah. Kali ini Jerman sangat difavoritkan menghentikan laju Italia. Kemenangan atas Argentina di perempat final, membuat skuad Jurgen Klinsmann berada pada puncak kepercayaan tinggi. Die Mannschaft diyakini segera terbang ke Berlin, menuntaskan misi di final akbar.

Pirlo dan Grosso Namun Jerman dan pendukungnya sedikit lupa data sejarah tak memihak Jerman. Panser tak pernah bisa menggilas Azzuri di ajang Piala Dunia. Laga yang berlangsung di Westfalen Stadium, Dortmund inilah pertandingan terbaik di Piala Dunia kali ini. Berlangsung dengan tempo tinggi, ketat, dan sangat mendebarkan. Meski menguasai lapangan dengan serangkaian kans, Jerman tak bisa membobol gawang Gianluigi Buffon di waktu normal. Italia pun belum berhasil meski juga sesekali mengancam lini belakang Jerman. Pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan, dan sepertinya harus diitentukan melalui adu penalti.

Italia Mendapat Sepak Pojok Setelah Sepakan Jarak Jauh Andrea Pirl

Nyatanya tidak. Italia mendapat sepak pojok setelah sepakan jarak jauh Andrea Pirlo dihalau kiper Jens Lehmann. Alesandro del Piero mengambil dan menendangkan bola ke tengah kotak penalti yang dikeremuni banyak pemain kedua tim. Arne Friedrich menghalau bola penjuru dengan sundulan. Bola jatuh di kaki Andrea Pirlo, yang dengan tenang mengontrolnya. Dugaan saya Pirlo akan menendang langsung dari luar kotak. Pada saat itulah intuisi deep playmaker ini berperan krusial yang mengubah hasil laga besar.

Dalam sekejap dan tak terduga, Pirlo ternyata mengumpan pelan kepada Grosso, yang entah dari mana sudah berada di sisi kiri tak terkawal pertahanan Jerman. Assist Pirlo itu dilepas dengan sangat gaya, tanpa melihat Grosso, seperti gerak khas asis pebasket Magic Johnson. Ketika bola tersodor kepadanya, posisi Grosso setengah memunggungi gawang, tanpa kontrol, sepakan kiri Grosso melaju dengan melengkung dan menghujam telak di pojok kanan atas gawang. Kiper Jens Lehmann, sudah membuang badan mencoba memblok, namun tak kuasa menggapai bola. Gol, 1-0, di menit 118 !!!

Jerman masih berusaha menyamakan di waktu yang sangat sempit. Sempat ada satu peluang melalui umpan tarik ke area gawang Buffon, namun berhasil dicegah keluar kapten Fabio Cannavaro, yang bermain tanpa kesalahan sepanjang turnamen. Haluan Canna itu merupakan peluang terakhir Jerman, sekaligus awal serangan balik Italia yang berbuah gol kedua oleh Del Piero, tepat di menit 120. Skor hasil 0-2.

Dianggap Permalukan Griezmann Pelatih Barcelona Quique Setien Saya. Tidak Akan Minta Maaf – Memainkan Griezmann pada menit ke-91 saat melawan Atletico Madrid. Setien mengaku paham apabila sang pemain merasa diperlakukan buruk. Pelatih Barcelona Quique Setien tidak merasa mempermalukan. Antoine Greizmann dengan memasangnya pada menit injury time babak kedua saat melawan Atletico Madrid dini hari tadi.

Dianggap Permalukan Griezmann Pelatih Barcelona Quique Setien Saya Tidak Akan Minta Maaf

Dianggap Permalukan Griezmann Pelatih Barcelona Quique Setien Saya Tidak Akan Minta Maaf

Seperti diketahui, pertandingan melawan Rojiblancos menjadi laga spesial bagi Griezmann yang pernah menjadi pemain mereka selama lima musim. Tetapi ia baru masuk saat laga menginjak menit ke-91. Saya melihat dia baik-baik saja. Tetapi ini perlu untuk diputuskan, mungkin tidak logis untuk memasukkan dia, tetapi lebih buruk lagi jika tidak melakukannya,” ujar Setien.

Saya tidak melakukan itu lebih awal karena mereka yang di lapangan bermain dengan baik, Riqui Puig, Lionel Messi dan Luis Suarez. Mencari tempat tidak mudah tanpa membuat tim kurang stabil. Saya tidak sepenuhnya setuju (bahwa ini mempermalukan). Memasukkan dia dengan waktu yang sangat sedikit berat bagi pemain dengan levelnya. Saya akan berbicara dengan dia besok. Saya tidak akan minta maaf, tetapi saya sepenuhnya mengerti jika dia merasa tidak nyaman.

Pertandingan yang digelar di Camp Nou tersebut berakhir dengan skor imbang

Pertandingan yang digelar di Camp Nou tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2 dengan gol bunuh diri Diego Costa dan penalti Messi berhasil dibalas melalui brace Saul dari titik putih. Sungguh disayangkan, sekarang kami dalam situasi yang jauh lebih rumit. Kami menjauh dari gelar juara tetapi kami harus tetap bekerja keras. Atletico Madrid adalah tim yang bagus,” pungkas Setien.

Hasil tersebut membuat Blaugrana gagal kembali memuncaki klasemen sementara La Liga Spanyol dan jika Real Madrid menang di pekan ini, maka Messi dan kawan-kawan bakal terpaut empat poin dari rival abadi mereka tersebut. Barca mengeluarkan mahar mencapai €120 juta demi bisa mengakuisisi Griezmann ke Camp Nou musim panas lalu setelah saga transfer yang berjalan cukup panjang. Dia diikat oleh kubu Camp Nou dengan kontrak lima musim.

Pemain juara Piala Dunia 2018 itu berada di antara para pencetak gol terbanyak dari musim ke musim La Liga saat dia memperkuat Atletico. Tapi ketika di Catalonia, dia tidak bisa mencapai standar yang sama ketika dia berada di klub ibu kota.

Griezmann hanya mencetak delapan gol dalam 31 penampilan pertamanya di La Liga bagi Barca, yang meminta sang pemain untuk beradaptasi dengan peran yang bukan posisi natural dengan menempati sisi kiri dari trisula penyerangan tim bersama Luis Suarez dan Lionel Messi.

Jakarta – Manager Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mulai bicara tentang hari esok Paul Pogba. Manager asal Norwegia itu memperjelas akan lakukan semua langkah untuk menjaga si pemain di Old Trafford.

Paul Pogba sekarang ini telah masuk tahun paling akhir kontraknya bersama-sama Manchester United. Dia dapat tinggalkan Old Trafford dengan cara gratis pada musim panas 2021, walau The Red Devils punyai pilihan aktifkan klausul ekstensi kontrak automatis si pemain tengah semasa setahun.

Selama ini memang Pogba dikabarkan akan pergi dari Manchester United. Dia telah dihubungkan dengan beberapa team papan atas Eropa seperti Real Madrid serta Juventus yang tertarik untuk memperoleh jasanya.

Tetapi, Solskjaer optimis si pemain tengah tidak tinggalkan Manchester United. “Saya pikir Anda tidak dapat menanyakan karieronalitas Paul,” papar Solskjaer yang diambil Sportsmole.

Beri yang Paling baik

Ole Gunnar Solskjaer memandang Pogba sekarang ini tidak pikirkan isu-isu yang menimpanya. Dia menyebutkan si pemain tengah konsentrasi untuk memberi perform paling baik untuk Manchester United.

“Paul ialah pemain yang benar-benar karieronal dan hidup secara betul. Dia tetap ingin jadi versus paling baik dari dirinya,” tutur Solskjaer.

“Ia mengetahui dianya punyai bakat yang istimewa, serta ia tidak ingin hidup di 5 atau 10 tahun ke depan lalu lihat kembali pada belakang serta mengatakan ‘Saya tidak mengoptimalkan apakah yang saya punya’,” lanjut manager Manchester United itu.

Berupaya Keras Menjaga

Solskjaer memandang jika Pogba sekarang ini ialah satu antara beberapa pemain paling baik Manchester United. Karena itu dia merencanakan untuk perpanjang kontraknya dalam tempo dekat.

“Ia ialah seorang juara Piala Dunia serta telah mendapatkan banyak piala bersama-sama Juventus. Jadi saya tidak kaget dengan ketertarikan dan dedikasinya untuk kita,” tutur Solskjaer.

“Kami akan berusaha untuk menjaga Paul di sini. Kami tetap coba menjaga pemain paling baik kami, serta Paul ialah satu salah satunya.” dia menandaskan.

Pogba sendiri terakhir memperoleh banyak pujian sesudah Premier League berguling kembali lagi. Si pemain tengah dipandang tampil menarik waktu laga menantang Tottenham serta Sheffield United belakangan ini.

Sumber: Sportsmole

Sergio Aguero harus ditarik keluar saat Manchester City menaklukkan Burnley. Pelatih City, Josep Guardiola akui cemas dengan luka yang dirasakan oleh Aguero.

City berpesta gol saat melayani Burnley di minggu ke-30 Premier League. Bermain di Etihad Fase, Selasa (23/6/2020) ini hari, The Citizens menang 5 gol tanpa ada balas.

Phil Foden serta Riyad Mahrez semasing sukses cetak 2 gol. Disamping itu, 1 gol bekasnya disumbangkan oleh si kapten David Silva.

Tetapi kemenangan City ini rupanya harus ditebus pada harga yang benar-benar mahal. Pasalnya City harus kehilangan Sergio Aguero sebab luka.

Luka itu didapatkan Aguero sesudah dilanggar bek tengah Burnley, Ben Mee di kotak penalti mendekati set pertama selesai. Aguero juga sangat terpaksa ditarik keluar lapangan serta tempatnya diganti oleh Gabriel Jesus.

Luka Aguero

Sesudah pertandingan selesai, Guardiola mengkonfirmasikan jika Aguero alami permasalahan pada lututnya. Tetapi, dia belum dapat pastikan berapa kronis luka yang membungkam Aguero.

“Itu tidak nampak bagus. Suatu hal berlangsung di lututnya. Kami akan lihat esok serta akan lihat apakah yang berlangsung dengannya,” kata Guardiola di situs sah club.

“Ia merasai suatu hal di lututnya serta ia akan kesusahan di bulan paling akhir, tapi kita akan melihat.

“Dokter mengatakan esok kita akan tahu semakin banyak, tapi sekarang ini tidak nampak bagus.”

Puji Perform

Walau begitu, Guardiola benar-benar suka dengan kemenangan yang dicapai City atas Burnley. Ini ialah kemenangan berturut-turut ke-2 semenjak sepak bola diawali kembali lagi.

“Kami bermain benar-benar baik serta itu ialah performa yang bagus serta kompak, khususnya diawalnya,” sambungnya.

“Kita memberikan keunggulan yang bagus di atas rangking ke-5 untuk kwalifikasi Liga Champions musim depan.

“Kami benar-benar dekat sama kwalifikasi.”

Sumber: MCFC

Satu penawaran diberi Ronaldo Nazario pada Alexis Sanchez. Legenda Tim nasional Brasil itu minta Alexis Sanchez geser ke Spanyol pada panas musim ini bila dia tidak terpakai di Manchester United.

Sanchez sekarang ini nasibnya memang tengah terluntang-lantung. Ini karena dia beritanya tidak dipermanenkan oleh Inter Milan yang sekarang ini jadi pelarian kariernya.

Bila Inter tidak mempermanenkannya, automatis dia harus kembali pada MU pada musim panas kelak. Tetapi permasalahannya ialah dia pun tidak diharapkan oleh Manchester United.

Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan tidak mengkehendaki kedatangan pemain sayap asal Chile itu. Oleh karena itu Solskjaer merencanakan melepas Sanchez di bursa transfer mendatang.

Baca lanjutan hari esok Sanchez berikut ini.

Pemain Hebat

Legenda Tim nasional Brasil, Ronaldo Nazario rupanya ketahui keadaan yang menerpa Sanchez sekarang ini.

Dia yakin jika Sanchez belum juga habis serta dia cukup optimis si pemain sayap dapat mendapatkan kekuatan terbaik kembali lagi.

“Alexis Sanchez telah mendapatkan keberhasilan di club mana saja yang dia perkuat,” tutur Ronaldo yang diambil Sportsmole.

Siap Memuat

Ronaldo yang sekarang ini jadi pemilik club La Liga, Real Valladolid akui siap memuat Sanchez pada musim panas kelak.

Dia memandang si pemain sayap dapat memberi andil yang besar buat Valladolid pada musim depan.

“Ia [Sanchez] mempunyai kualitas yang mengagumkan. Bila dia tidak memperoleh keberhasilan di Inter, Valladolid akan membuka pintu buatnya.” dia menandaskan.

Akan Susah

Real Valladolid serta Ronaldo dipandang akan alami kesusahan untuk memakai layanan Sanchez pada musim panas kelak.

Pasalnya si pemain sayap mempunyai upah yang tinggi sekali, yakni sebesar 350 ribu pounds per minggu.

(Sportsmole)