Rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, akui yakin diri dapat memperoleh kemenangan pada MotoGP Emilia Romagna 2020.

Nasib kurang baik tengah dirasakan Joan Mir saat akan ikuti balapan di Circuit Misano, Minggu (20/9/2020).

Joan Mir akan start dari posisi ke-11 pada seri balap ke-7 MotoGP 2020 itu.

Mengawali balapan dari tempat ke-11 pasti membuat rider Spanyol itu sedih.

“Saya sedih dengan kwalifikasi ke-2. Saya mengharap untuk dapat mengawali dalam tempat ke-3,” kata Mir diambil http://207.244.247.88/ dari Tuttomotoriweb.

Mir memang tidak dapat ambil keuntungan untuk mengawali balapan dalam tempat paling depan.

 

 

Mengawali balapan dari tempat ke-11 menjadi juara kemungkinan susah.

Namun, rider 23 tahun itu kepercayaan diri untuk mencetak kemenangan.

“Kami dapat pikirkan mencetak kemenangan, jelas itu akan fenomenal. Tetapi, saya harus pikirkan untuk mengawali balapan secara baik,” sebut Mir.

Bukan Perpisahan dengan Ferrari yang Buat Vettel Merana di F1 2020 – Peraih satu gelar juara Formula One (F1). Kimi Raikkonen, mengomentari penampilan pembalap Tim Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, yang tampak terpuruk pada musim ini. Menurutnya, kondisi ini tercipta bukan karena perpisahan Vettel dengan Ferrari di akhir musim 2020.

Bukan Perpisahan dengan Ferrari yang Buat Vettel Merana di F1 2020

Raikkonen menilai situasi ini terjadi karena masalah pada mobil balap Vettel yang tak kunjung membaik. Kondisi tersebut bahkan sudah terlihat dalam penampilan Vettel sejak awal musim ini. Vettel memang dipastikan akan berpisah dengan Ferrari di akhir musim 2020. Ferrari bahkan sudah menemukan pengganti pembalap asal Jerman itu untuk musim depan yang jatuh kepada sosok Carlos Sainz Jr.Kondisi ini tentu saja menjadi pukulan bagi Vettel dalam meniti karier di F1.

Sebab, juara dunia empat kali itu harus bekerja keras mencari tim baru pada musim ini jika masih ingin melanjutkan kariernya di F1. Tetapi, Raikkonen memastikan bahwa masalah ini tak menyebabkan Vettel menjadi merana di F1 2020. Vettel dinilai menjadi frustrasi dan merana seperti saat ini karena terus menghadapi masalah pada mobilnya. Padahal, penampilannya di F1 2020 sangat penting dalam menentukan karier Vettel. Jika gagal menunjukkan aksi apik, ia tentu saja terancam takkan mendapatkan tim baru yang bisa dibelanya pada musim depan.

Tekanan atau perhatian tidak ada bedanya antara Ferrari dan tim lain. Jika Anda membaca semua artikel, mungkin tampak lebih buruk, tetapi saya tidak pernah melihatnya seperti ini,” ujar Raikkonen, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web. Tidak pernah mudah jika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana,” tukas pembalap asal Finlandia tersebut.

Quartararo Berharap Ada Kemajuan Di GP San Marino – Pebalap tim Petronas Yamaha SRT yaitu Fabio. Quartararo berharap adanya peningkatan dari motor YZR-M1 menjelang. GP San Marino mendatang. Quartararo sudah ingin bangkit setelah tampil buruk dalam tiga balapan terakhir.

Quartararo Berharap Ada Kemajuan Di GP San Marino

Quartararo Berharap Ada Kemajuan Di GP San Marino

Dalam balapan terakhir di GP Styria saja, Quartararo terlihat kewalahan dengan rem motornya. Beruntung, Quartararo tidak mengalami permasalahan rem blong sama seperti Vinales. Ia masih dapat menyelesaikan balapan hingga tuntas meski harus terlempar hingga luar posisi sepuluh besar. Hasil itu lantas membuat Quartararo kecewa dan berharap bisa membenahinya di seri yang akan datang.

Memasuki seri selanjutnya di GP San Marino, trek Misano memang lebih cocok dengan karakteristik motor Yamaha. Quartararo kemudian berharap jika kru tim dapat menemukan solusi terbaik bagi motornya supaya bisa tampil kompetitif lagi. Treknya (Sirkuit Misano) lebih cocok untuk kami. Saya harap Yamaha menemukan jawabannya.

Saya tidak akan mengungkapkan apa yang kami minta agar dilakukan para teknisi, tetapi saya yakin kami dapat memperbaiki masalah,” ucap Quartararo saat diwawancara oleh media setempat kala itu. Kami akan memiliki sedikit masalah dengan cengkeraman di sana, tetapi titik lemah lainnya pada motor belum bisa dihilangkan. Dalam kombinasi, bagaimanapun, saya yakin bahwa kami akan lebih kuat jika Yamaha dapat memberi kami umpan balik positif,” tukas pebalap yang berasal dari Prancis tersebut.

F1 2020 Resmi Tambah 4 Seri Salah Satunya Digelar di Turki – penyelenggara Formula 1 (F1) kembali mengumumkan seri tambahan untuk musim ini. Ada empat seri baru yang ditambahkan dalam kalender balap F1 2020 sehingga total kini memiliki 17 seri. Salah satu seri yang ditambahkan dalam kalender F1 2020 akan digelar di Turki. Tepatnya, balapan akan berlangsung di Sirkuit Istanbul Park.

F1 2020 Resmi Tambah 4 Seri Salah Satunya Digelar di Turki

F1 2020 Resmi Tambah 4 Seri Salah Satunya Digelar di Turki

Balapan ini pun akan menjadi yang pertama kalinya digelar di Turki sejak 2011. Sebelumnya, balapan F1 sudah pernah digelar di sirkuit tersebut selama beberapa musim sejak 2005. Tetapi, Turki akhirnya tak lagi menjadi tuan rumah balapan F1 setelah 2011. Balapan terakhir di sana dimenangi oleh Sebastian Vettel. Verstappen Diyakini Bisa Saingi Hamilton dalam Perebutan Titel F1 2020.

Selain di Turki, tiga seri tambahan F1 2020 akan digelar di Bahrain dan Abu Dhabi. Balapan F1 2020 di Sirkuit Internasional Bahrain akan digelar dua seri. Balapan akan menjadi seri ke-14 dan 15 yang berlangsung pada 13-15 November dan 27-29 November 2020.

Seri terakhir yang ditambahkan dalam kalender F1 2020 adalah Grand Prix Abu Dhabi. Balapan ini akan menjadi seri ke-17 atau penutup di F1 2020. Lewis Hamilton dan kawan-kawan baru akan tampil di Sirkuit Yas Marina setelah mentas di Turki. Dalam pernyataannya pihak F1 juga mengonfirmasi bahwa Grand Prix China yang awalnya ditunda pada awal tahun ini akhirnya dibatalkan. Balapan musim ini pun dipastikan hanya akan digelar sebanyak 17 seri.

Kami dapat memastikan bahwa Turki, Bahrain (menyelenggarakan dua balapan), dan Abu Dhabi akan menjadi bagian dari musim yang direvisi. Kami ingin mengucapkan terima kasih kami atas kerja keras semua promotor dan mitra kami dalam mewujudkannya. Musim ini akan memiliki 17 balapan,” bunyi pernyataan F1, sebagaimana dikutip dari laman resmi.

Sayangnya, kami tidak akan berlomba di China musim ini dan ingin berterima kasih kepada mitra kami Juss Sports atas dukungan dan keterlibatan mereka dalam beberapa bulan terakhir. Kami sangat berharap untuk kembali ke Shanghai tahun depan,” tutupnya.