Belakangan ini tampil berita Istana olahraga GBK jadi tempat penampungan pasien COVID-19. Pusat Pengendalian Kompleks (PPK) Gelanggang olahraga Bung Karno (GBK) memberikan keterangan.
Awalnya, sempat menyebar satu video yang mengakuinya selaku tempat penampungan pasien COVID-19 di salah satunya gedung olahraga. Tempat itu dispekulasi berada di Istana olahraga, teritori GBK.

Memberi respon berita itu, PPK juga memberikan verifikasi. Dengan keras, mereka menentang berita yang menyebutkan jika kisah dalam video itu berlangsung di salah satunya gedung olahraga di teritori Istana olahraga GBK .

“Manajemen Pusat Pengendalian Komplek Gelanggang olahraga Bung Karno (GBK) mengatakan jika kabar berita itu ialah tidak betul (hoaks). Sepanjang wabah COVID-19, Istana olahraga GBK tidak digunakan atau dipakai untuk aktivitas apa saja,” bunyi pengakuan PPK GBK

Baca juga : Man City Vs Newcastle: The Citizens Menang Memberikan keyakinan 2-0

Menurut PPK GBK, berdasar Ketentuan Gubernur Wilayah Spesial Ibu-kota Jakarta Nomor 51

Tahun 2020 mengenai Penerapan Limitasi Sosial Bertaraf Besar pada periode peralihan

ke arah warga sehat, aman dan produktif, faksinya terus lakukan persiapan venue

dan teritori GBK dari segi kebersihan, keamanan dan kenyamanan.

Disamping itu, manajemen GBK mengatakan jika faksinya secara stabil

membuat bermacam anjuran berkaitan prosedur kesehatan yang diterbitkan dalam bermacam basis medium.

“Bermacam rutinitas yang dikerjakan warga di teritori GBK semenjak dikerjakannya Limitasi Sosial Bertaraf Besar (PSBB) periode peralihan ke arah new normal secara periodik jadi bahan penilaian penerapan peraturan prosedur kesehatan di GBK.”

“Peraturan dan prosedur kesehatan ketat yang diaplikasikan oleh Manajemen GBK yakni diantaranya dengan mengaplikasikan program 3M (memakai masker, membersihkan tangan, dan jaga jarak fisik minimum 1.5 mtr.). Pengujian temperatur badan dan limitasi ibu hamil dan anak umur di bawah 9 tahun dikerjakan.”

“Ikut serta aktif dan kesadaran warga yang tinggi untuk melakukannya diinginkan bisa dituruti hingga diinginkan sanggup memutuskan mata rantai penebaran virus COVID-19. Usaha yang dikerjakan manajemen GBK secara periodik dan stabil mempunyai tujuan supaya warga tetap olahraga dengan nyaman dan aman di Teritori GBK,” begitu keluarkan itu.

 

Manchester City meraih point penuh waktu bertemu Newcastle United di laga Boxing Day Premier League akhir pekan ini. The Citizens menang memberikan keyakinan 2-0.
Pertandingan ke-15 Liga Inggris 2020/2021 menghadapkan laga. Man City vs Newcastle diadakan di Etihad Stadium, Minggu (27/12/2020) pagi hari WIB. Team tuan-rumah unggul 1-0 di babak pertama lewat gol Ilkay Guendogan.

Pada paruh ke-2 , Man City menambahkan score melalui gol Ferran Torres. Pertandingan habis dengan kemenangan The Sky Blues 2-0.

Hasil ini bawa Man City naik ke urutan ke-5 klasemen Liga Inggris dengan 26 point. Saat itu, Newcastle ketahan di posisi keduabelas dengan 18 point Yowinjoker

Jalannya Pertandingan

Man City langsung pancal gas semenjak awalnya pertandingan. Team tuan-rumah mendobrak baris belakang Newcastle sepanjang 10 menit laga berjalan.

Gol! Man City sukses cetak gol pada menit ke-14. Ilkay Guendogan mencatat namanya di papan score.

Bermula dari tusukan Raheem Sterling disamping kanan kotak penalti, ia selanjutnya mengirim bola pendek yang disongsong Guendogan dengan shooting ke dalam gawang Newcastle. Man City pimpin 1-0.

Baca juga : Madrid Vs Granada: Menang 2-0, Los Blancos Tempel Atletico

Man City kembali lagi memberikan ancaman lewat bola tendangan Kevin de Bruyne dari segi kiri pada menit ke-18. Usahanya itu bisa dihalau penjaga gawang Karl Darlow.

De Bruyne kembali lagi mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-34. Terlepas dari perangkap offside, kapten Man City itu bertemu dengan Darlow dan tembak bola yang bisa dihentikan si penjaga gawang Newcastle.

Sterling hampir cetak gol ke-2 Man City pada menit ke-38 lewat bola sepakan jarak dekat disamping kanan. Darlow sanggup memutus kesempatan itu.

Tidak ada gol tambahan terbentuk sampai turun minum. Babak pertama ditutup dengan posisi 1-0 untuk keunggulan Man City.

Masuk babak ke-2 , Man City tidak mengurangi gempurannya. Hasilnya, gol ke-2 team tuan-rumah terbentuk pada menit ke-55.

Joao Cancelo melepas bola shooting di kotak penalti yang mengenai barisan belakang Newcastle. Bola membal menuju Ferran Torres langsung meneruskannya menghasilkan gol. Posisi berbeda 2-0.

Man City lagi mendesak baris belakang Newcastle untuk menambahkan golnya kembali di tersisa saat yang ada. Tetapi sampai laga habis, score 2-0 untuk The Citizens masih tetap sama.

Formasi Pemain

Manchester City: Ederson Moraes; Joao Cancelo, John Stones, Ruben Dias, Nathan Ake; Ilkay Guendogan (Phil Foden 90′), Rodri (Fenandinho 58′); Raheem Sterling, Kevin de Bruyne, Bernardo Silva; Ferran Torres (Sergio Aguero 77′).

Newcastle United: Karl Darlow; Matt Ritchie (Jamal Lewis 66′), Ciaran Clark, Fabian Schaer, Federico Fernandez, DeAndre Yedlin; Miguel Almiron (Dwight Gayle 82′), Isaac Hayden, Matthew Longstaff, Jacob Murphy; Joelinton (Andy Carroll 71′).

Baca juga : Tiga Gol Chelsea, Tiga Angka Penting buat Frank Lampard

 

Real Madrid meraih point penuh saat melayani Granada di kelanjutan LaLiga. Madrid menang 2-0 dan sekarang menyamakan pencapaian angkaAtletico Madrid di pucuk klasemen.
Laga Madrid vs Granada di pekan ke-15 Liga Spanyol diadakan di Estadio Alfredo Di Stefano, Kamis (24/12/2020) pagi hari WIB. Walau tampil menguasai, Madrid sempat kesusahan membuat kesempatan di babak pertama.

Casemiro baru merusak kebuntuan Madrid melalui gol tandukannya di menit ke-57. Sempat bisa desakan, Madrid selanjutnya mengunci kemenangan lewat gol Karim Benzema di periode injury time.

Ini menjadi kemenangan ke-5 yang dicetak Madrid secara berturut-turut di Liga Spanyol. Team instruksi Zinedine Zidane itu sekarang kumpulkan 32 point dari 15 laga

Madrid tempati rangking ke-2 klasemen Liga Spanyol dan cuman kalah beda gol dari Atletico yang berada di pucuk. Saat itu, Granada masih ketahan di rangking ke-7 dengan 21 point.

Jalannya Pertandingan

Kekeliruan baris belakang belakang Madrid di menit ke-2 hampir memberikan keuntungan buat Granada. Kekeliruan Raphael Varane digunakan oleh Roberto Soldado yang selanjutnya mengoper ke Antonio Puertas. Ia coba melepas shooting, tetapi masih melayang-layang di atas garis gawang.

Madrid langsung memberi respon melalui shooting Karim Benzema dari depan kotak penalti. Tetapi, usaha Benzema itu cuman hasilkan sepak sudut untuk Madrid.

Toni Kroos coba melepas shooting di luar kotak penalti. Kesempatan ini usaha pemain tengah Madrid itu masih melebar dari gawang Granada.

Madrid memimpin permainan. Meskipun begitu, Karim Benzema dkk kesusahan membuat kesempatan bersih. Sampai turun minum, tidak ada gol yang terbentuk.

Masuk babak ke-2 , Madrid mendapatkan kesempatan melalui Valverde dan Kroos. Tetapi usaha ke-2 nya bisa diperhitungkan oleh Rui Silva.

Madrid pada akhirnya merusak kebuntuan di menit ke-57. Operan silang Marco Asensio dari segi kiri diselesaikan dengan prima oleh Casemiro dengan tandukan.

Baca juga : Tiga Gol Chelsea, Tiga Angka Penting buat Frank Lampard

Madrid mendapatkan kesempatan untuk melipatgandakan keunggulan sepuluh menit setelah itu

Sepakan pojok Kroos dilanjutkan oleh Varane dengan tandukan. Tetapi, Rui Silva bisa menangkap bola.

Granada hampir cetak gol balasan di menit ke-76. Molina melepas shooting menuju gawang, tetapi diblok oleh Casemiro. VAR sempat memeriksa kejadian itu untuk pastikan apa Casemiro handball. VAR memilih tidak ada handball.

Granada betul-betul berusaha untuk cari gol balasan dengan tingkatkan intensif permainan. Tetapi, beberapa umpan silang yang dilepaskan Granada ke kotak penalti Madrid tidak ada yang dapat diubah menjadi gol.

Malah Madrid yang selanjutnya melipatgandakan keunggulan pada menit ke-3 injury time. Benzema cetak gol untuk mengunci kemenangan Madrid.

Striker asal Prancis itu lakukan tusukan dari segi kanan. Ia selanjutnya melalui bek-bek Granada dan melepas shooting dengan kaki kiri di luar kotak penalti. Bola ke arah sudut bawah gawang Granada tidak dapat diperhitungkan oleh Rui Silva.

Formasi Pemain

Real Madrid: Thibaut Courtois; Daniel Carvajal, Raphael Varane, Sergio Ramos, Ferland Mendy; Federico Valverde (Isco 78′), Casemiro, Toni Kroos; Lucas Vazquez (Vinicius 78′), Karim Benzema, Rodrygo (Asensio 38′)

Granada: Rui Silva; Dimitri Foulquier (Quini 73′), Jesus Vallejo (German Sanchez 84′), Yangel Herrera, Domingos Duarte, Carlos Neva; Luis Milla, Yan Eteki (Soro 63′), Kenedy (Suarez 63′); Antonio Puertas, Roberto Soldado (Molina 74′)

Baca juga : Bagaimana Rasa-rasanya Tidak berhasil Jadi Pelatih Terhebat FIFA, Flick?

Chelsea telah kembali pada lajur positif. The Blues sampai disebutkan menuai kemenangan penting untuk Frank Lampard.
Di Stamford Bridge, Selasa (22/12/2020), Chelsea menuai kemenangan 3-0 atas West Ham United. Tammy Abraham mencatatkan sekitar 2 gol, 1 gol yang lain dicatat oleh Thiago Silva.

Chelsea tampil kompak dalam laga itu. Pertahanan Sang Biru dapat menutup gerakan beberapa pemain West Ham, sampai tidak ada catatan shot on gol yang perlu diperhitungkan oleh Eduard Mendy.

Chelsea juga akhiri puasa kemenangan dalam tiga laga. Awalnya, mereka mencatatkan dua kekalahan dan satu hasil seimbang.

Karena dua kekalahan berturut-turut di Premier League itu, Chelsea sekarang duduk dalam sikap ke-5 klassemen Liga Inggris. Mereka kumpulkan 25 point, sama dengan koleksi angka Tottenham Hotspur.

Baca juga : Bagaimana Rasa-rasanya Tidak berhasil Jadi Pelatih Terhebat FIFA, Flick?

Bekas pemain Chelsea, Chris Sutton, juga beri pujian team London barat itu dapat mencetak kemenangan penting untuk Frank Lampard.

“3 gol dan lebih bernilai kembali untuk Frank Lampard, tiga angka,” kata Sutton di BBC.

“Skornya cukup jadi fakta untuk memuji Chelsea. Benar-benar perform bagus dari Tammy Abraham, dua golnya benar-benar sangatlah baik.”

“Dari pemikiran West Ham, mereka tidak cukup membuat kesempatan. Keseluruhannya, Chelsea pantas untuk mencetak kemenangan itu,” katanya menambah.

Bersama Frank Lampard musim ini, Chelsea telah mencatatkan sekitar 7 kemenangan, 4 hasil seimbang, dan telah 3x menerima kekalahan.

Baca juga : Joan Mir Juara Dunia MotoGP 2020, Tidak Perlu Dianggap Marc Marquez

Hansi Flick tidak berhasil dipilih selaku Pelatih Terhebat FIFA, walau dianya telah menyembahkan treble buat Bayern Munich. Bagaimana gagasannya masalah hasil itu?
Flick kalah saing dengan manager Liverpool, Juergen Klopp, yang dipilih selaku Pelatih Terhebat FIFA 2020, Jumat (18/12/2020). Hasil itu mengagetkan bermacam faksi, ingat Klopp cuman menyembahkan piala Premier League buat The Reds pada tahun ini.

Secara jumlah, apa yang dicapai Klopp jauh kalah yang didapat Flick bersama Bayern. Die Roten berhasil menyikat lima gelar selama setahun 2020, terhitung gelar treble Liga Jerman, Piala DFB dan Liga Champions.

Hansi Flick juga angkat bicara berkaitan ketidakberhasilan memiliki gelar Pelatih Terhebat FIFA 2020. Pria 55 tahun itu akui sedikit sedih dengan hasil itu, tetapi dianya tidak menyanggah bila Klopp pantas memenangi penghargaan kesempatan ini.

Baca juga : Joan Mir Juara Dunia MotoGP 2020, Tidak Perlu Dianggap Marc Marquez

“Kami terus menerimanya seperti seorang atlet. ‘Kloppo’ terang patut memperoleh gelar ini dan staff-nya, sama dengan staf-staf saya yang pantas menerimanya,” kata Flick, dikutip dari AS.

Simak juga: Hansi Flick Tidak berhasil Jadi Pelatih Terhebat FIFA, Klopp juga Kaget
“Hidup harus berjalan lagi. Sudah pasti saya sedikit sedih dengan hasil tadi malam, itu hal yang normal. Saat anda ada di tiga besar, anda terang pengin menang. Kita hidup dalam performa warga, hingga kami pasti ingin menang,” ia menambah.

“Tetapi segala hal harus bersambung, kami mempunyai arah-tujuan baru untuk dicapai. Saat ini permasalahan ini usai sudah, team sudah capai hasil yang mengagumkan,” katanya mengenai ketidakberhasilan memenangi gelar Pelatih Terhebat FIFA 2020.

Hansi Flick sukses bawa Bayern Munich jadi puncak klassemen Liga Jerman pada interval Natal 2020, habis teamnya menang 2-1 atas Bayer Leverkusen akhir minggu ini.

Baca juga : 10 Pemain NBA Terbaik 2020 – 2021

 

 

Marc Marquez pernah menjelaskan jika Joan Mir adalah juara yang patut habis merampas gelar MotoGP 2020. Mir memperjelas, dianya tidak perlu dianggap Marquez.
Luka panjang yang dirasakan Marquez di seri pertama membuat kompetisi di musim kemarin lebih terbuka. Pada prosesnya Mir di luar sangkaan tampil jadi juara untuk merampas gelar juara dunia pertama kalinya, sekalian gelar pertama Suzuki dalam 20 tahun.

Walau begitu, cukup banyak yang menyangsikan kelaikan Joan Mir. Bermacam opini banyak muncul salah satunya Mir cuman sekali memenangkan balapan (seri Eropa), bahkan juga tak pernah merampas pole position atau perputaran terkencang. Fakta yang semakin besar kembali ialah sebab Mir tidak menaklukkan Marquez, selaku pembalap paling kuat.

Meskipun begitu, Marc Marquez pastikan jika Mir benar-benar pantas juara dunia sebab paling stabil. “Ia yang paling teratur, juara dunia yang patut memperolehnya. Dalam satu musim di mana stabilitas ialah kuncinya, Mir selanjutnya merampas kejuaraan tiada lakukan suatu hal yang spesial,” katanya di awal bulan ini.

Baca juga : 10 Pemain NBA Terbaik 2020 – 2021

Atas kesuksesannya di 2020, Joan Mir diganjar penghargaan selaku pembalap terhebat oleh medium otomotif hebat, Autosport

Mir berkukuh, gelar juara ia itu mempunyai nilai yang sama dengan musim yang sudah-sudah.

Saya tidak memerlukan opini Marquez, sebab dalam diriku kami ketahui jika ada resiko besar di olahraga ini,” papar Mir ke Motorsport.com. “Dan kami harus juga bermain dengan resiko ini, kami harus juga bermain dengan batasan. Penting tidak untuk melalui batasan, sebab Anda dapat luka. Dan dalam kasus ini, Marc tidak terjamah sepanjang tahun akhir-akhir ini.”

“Ia membuat satu kekeliruan di balapan pertama dan ada beberapa kejuaraan

di mana pembalap khusus kecelakaan atau luka selanjutnya pembalap lain ambil kesempatan untuk memenangkan kejuaraan. Ini bukanlah bermakna kejuaraannya jadi kurang berharga.”

“Jika Anda harus ambil gelar juara dari beberapa orang yang telah meraih kemenangan dengan langkah semacam ini, kemungkinan piala yang kupunya ini dengan semua [kemenangan] di kejuaraan yang ada didalamnya dibikin untuk pembalap yang nyaris tidak ada,” ceplos Joan Mir.

Baca juga : Berkaitan Oezil, Ini Anjuran Wenger buat Arteta

Beberapa lalu, salah satunya medium olahraga paling besar di dunia, ESPN, mengeluarkan daftar 100 pemain terbaik untuk NBA 2020 – 2021. Daftar semacam ini menjadi sisi dari kegiatan rutin ESPN tiap tahunnya, menjelang musim diawali. Tidak cuman untuk kelas NBA bahkan juga, mereka keluarkan daftar semacam ini untuk pemain SMA dan pemain universitas.

Juga begitu, di tingkat NBA, daftar yang dikeluarkan ESPN terus memantik pembicaraan. Masalahnya cukup banyak pemain yang berasa dianya pantas mendapatkan rangking lebih tinggi dan sejenisnya. Tetapi, ya seperti itu resiko keluarkan tulisan yang sarat dengan relativitas. Ya, kata terbaik, seperti kalimat karakter yang lain, akan mempunyai bermacam standard, tidak pernah sama untuk semuanya orang.

10 pemain ini yang nanti tetap akan menghias kabar berita-pemberitaan medium basket dunia sejauh musim 2020 – 2021

1. LeBron James

Tidak tempatkan LeBron James selaku pemain terbaik NBA saat ini atau dalam lima musim ke belakang tentu saja perlu ditanyakan. Intinya menjelang musim baru ini, prestasi musim kemarin LeBron dengan Lakers makin kukuhkan tempatnya di pucuk pemain terbaik NBA. Sanjungan MVP dua musim paling akhir NBA, Giannis Antetokounmpo, jika LeBron ialah pemain terbaik di dunia makin memperkuat semua.

2. Kevin Durant

 

 

Pembicaraan akan tampil sesudah kita melalui LeBron. Opsi kami jatuh ke Kevin Durant. Ya, walau pemain yang dekat dipanggil KD ini tidak main benar-benar musim kemarin, beberapa tangkapan camera sesion latihan KD memperlihatkan jika dia masih pemain yang serupa. Selain itu, walau beberapa pemain dipengaruhi pascasembuh dari luka Achilles, style bermain KD yang flamboyan tetapi mematikan membuat kami percaya tidak banyak yang berbeda darinya.

3. Giannis Antetokounmpo

Dua gelar MVP berturut-turut Giannis menunjukkan dominasinya di liga. Berlainan dengan LeBron yang sekarang bermain sarat dengan kecerdikan, Giannis sarat dengan kemampuan. Harus diingat, serangkaian kemenangan Bucks di dua musim paling akhir muncul karena mereka berpusat pada Giannis. Ditambah musim kemarin, kedahsyatan Giannis makin berasa sesudah seluruh catatan apiknya berlangsung cukup dengan dia turun tidak lebih dari 30,4 menit per game. Kekurangan Giannis daripada KD di daftar ini ialah paket kelincahannya. Bila Giannis makin bagus di dalam melantun bola dan tembak jarak jauh, karena itu dia pantas geser status KD.

4. Anthony Davis

Kesuksesan Los Angeles Lakers meraih titel juara benar-benar tidak terlepas dari peranan LeBron. Tetapi, LeBron sendiri telah memberi tongkat estafet ke partnernya, Anthony Davis, selaku pilihan khusus gempuran Lakers. Davis ada di rangking empat sebab kehebatannya di dua sisi permainan. Sejauh musim kemarin, Davis memperlihatkan jika dia dapat memberikan ancaman musuh dari semua baris dengan statistik point dan ketepatan tripoinnya. Disamping kebalikannya, dia jadi tembok paling besar musuh untuk menyerbu Lakers dengan capaian dan kekuatannya membaca permainan musuh.

5. Cedera Doncic

Ada banyak nama yang berkompetisi ketat sebelumnya terakhir Cedera Doncic kami tentukan di posisi ke-5. Bukti jika Cedera lakukan segala hal pada musim ke-2 nya di NBA ialah factor besar dalam penyeleksian ini. Selain itu, tiada kontribusi yang bermakna bersamaan luka yang tetap menimpa Kristaps Porzingis, Cedera sanggup menunjukkan jika dia ialah pemain menyerbu yang cukup lengkap. Cedera kami menjagokan untuk meraih gelar MVP musim depan.

Baca juga : Berkaitan Oezil, Ini Anjuran Wenger buat Arteta

6. James Harden

Dengan semua sinetron yang berlangsung di interval musim ini, James Harden teruslah pemain paling “menakutkan” di NBA waktu menyerbu. Walau kita tahu jika dia akan lakukan geraka tahap back sebagai unggulannya, tetap lawan-lawan kesusahan mendapati jawabnya. Sekarang Harden hadapi pembuktian kekuatannya untuk bekerja lebih secara team. Dengan beberapa wajah baru di badan Houston Rockets atau team anyarnya kelak.

7. Stephen Curry

Nyaris sama dengan Kevin Durant, Stephen Curry lebih banyak habiskan musim 2019 – 2020 di ruangan perawatan. Luka yang silih bertukar membuat dia dan Golden State Warriors pada akhirnya cuman jadi pemirsa dari ketatnya persaingan Daerah Barat. Tetapi, satu kali lagi, sama dengan Durant, Curry bukan pemain yang perlu eksplosivitas dalam menyerbu musuh. Sepanjang ada sela dan tangannya tidak memiliki masalah, karena itu Curry tetap jadi teror mengagumkan untuk garis tripoin musuh.

8. Kawhi Leonard

Semenjak final NBA 2014, Kawhi Leonard sudah menasbihkan dianya selaku salah satunya two-way player terbaik di liga (bila bukan yang terbaik). Dengan bentuk yang cukup pas, Kawhi seakan mampu jaga semua pemain musuh dari garda sampai senter. Ditambahkan kekuatannya selaku pembuat angka yang bagus, intinya di tempat midrange, karena itu Kawhi pantas mendapatkan rangking ini.

9. Nikola Jokic

Nikola Jokic ialah ssebuah fenomena yang jarang ada di NBA. Seorang senter, tidak atletis, kekuatan memberikan umpan dan tembak yang bagus, kemungkinan Jokic ialah arti sesungguhnya dari senter modern yang sejauh ini disebut banyak pihak. Secara bertahan, benar-benar Jokic belumlah cukup kuat, tetapi hal tersebut dia dapat atasi dengan kekuatan membaca game yang bagus. Ditambahkan prestasi Denver Nuggets yang tetap melesat, Jokic terang masuk 10 pemain terbaik di liga.

10. Jimmy Butler

 

 

Setengah daftar ini akan kami tutup degan sosok Jimmy Butler. Kita sudah mengetahui jika Jimmy terbatas dalam menyerbu (ketepatan tripoin yang buruk), tetapi dia sukses menunjukkan, dengan sistem dan personil yang kuat, dia dapat meluncur jauh. Miami Heat dia membawa ke final. Dengan Goran Dragic dan Bam Adebayo luka, Jimmy masih mampu memaksakan Lakers main enam game. Dalam skema permainan satu musuh satu, Jimmy hampir tidak terhentikan. Kemungkinan dia ialah tiga pemain isolation terbaik di liga.

Baca juga : Drawing 16 Besar Liga Champions: Barcelona Dinanti Tanding Maut

 

 

Arsene Wenger memberikan anjuran ke Mikel Arteta berkaitan Mesut Oezil. Pemain tengah Jerman itu dipandang harus mendapatkan suport di sekitarnya.
Arteta mencoret Oezil dari tim Arsenal panas musim ini. Pemain 32 tahun itu tidak didaftarnya ke seluruh persaingan yang dituruti The Gunners.

Oezil sendiri jadi pilar penting Arsenal, semenjak dibeli dari Real Madrid. Pemain berdarah Turki itu telah menyembahkan tiga piala Piala FA. Secara statistik, Oezil lumayan oke berperanan selaku motor gempuran Arsenal awalnya. Dia punyai catatan 77 assist dan 44 gol bersama Meriam London.

Bertepatan dengan ditepikannya Oezil, Arteta malahan kesusahan bawa Arsenal berkompetisi. Sekarang ini, Pierre-Emerick Aubameyang dkk masih tenggelam di rangking 15 klassemen Liga Inggris, ketinggalan jauh dari beberapa pesaing seperti Liverpool, Chelsea, dan Tottenham Hotspur.

Baca juga : Drawing 16 Besar Liga Champions: Barcelona Dinanti Tanding Maut

Wenger, manager yang mengambilnya pada 2013 lalu, memberikan anjuran ke Arteta berkaitan Oezil. Bekas pemain Schalke 04 dan Werder Bremen itu dipandang cuman perlu suport.

“Ia tidak susah untuk ditata. Dia figur yang mempunyai kualitas spesial selaku pemain inovatif, dan perlu bersenang-senang. Ia seorang seniman dan beberapa orang ini sedikit lebih peka. Mereka memerlukan suport dan lingkungan yang menggerakkan mereka memberi yang terhebat,” kata Wenger ke ESPN Caught Offside Podcast.

“Anda punyai dua langkah untuk menyaksikan team sepakbola. kamu membuat seluruh orang lakukan hal yang sama- intensif kerja yang serupa, pekerjaan protektif yang serupa, atau Anda mendapati sepakat.”

“Anda mempunyai pemain yang lebih inovatif dalam team, yang bisa lakukan pekerjaan yang tidak begitu protektif, Tapi, Anda membuat team di sekitarnya yang bisa menyeimbangi kekurangan ini. Itu yang perlu Anda pikir,” terangnya.

Oezil sendiri beritanya di tingkat pintu keluar Arsenal. Klub-klub diberitakan ketarik membawanya, diantaranya berawal dari Turki.

Baca juga : Khabib Nurmagomedov Matre

Menjelang drawing 16 Besar Liga Champions, telah ditegaskan akan ada tanding maut yang perlu ditempuh Barcelona. Tinggal menanti siapa yang menjadi rivalnya.
Itu tidak terlepas dari bukti jika Barcelona maju ke set 16 besar Liga Champions dengan posisi runner-up, secara detil runner-up dari Group G di bawah Juventus.

Dengan begitu, Blaugrana akan masuk di dalam barisan team unseeded dalam drawing 16 Besar Liga Champions. Hal tersebut membuat Barcelona harus siap hadapi team-team yang bisa lolos selaku juara group.

Disamping itu, posisi unseeded membuat Barcelona harus mainkan putaran kedua partai 16 besar kelak di kandang musuh. Walau sebenarnya ada asumsi jika tampil di kandang sendiri pada putaran kedua dapat membuat cara bisa lolos lebih enteng.

Baca juga : Khabib Nurmagomedov Matre?

Dengan kondisinya selaku pemegang ticket dengan status runner-up group

Barcelona berkesempatan hadapi team-team seperti berikut dalam satu tanding maut setelah drawing 16 Besar Liga Champions:

– Bayern (Jerman, Group A)
– Manchester City (Inggris, C)
– Liverpool (Inggris, D)
– Chelsea (Inggris, E)
– Borussia Dortmund (Jerman, F)
– Paris Saint-Germain (Prancis, H)

Sudah pasti tidak ada nama Real Madrid, juara group B, sebab ada restriksi tanding antara dua team yang dari satu negara di set 16 besar Liga Champions. Juventus juga tidak ada dalam perincian itu sebab telah satu group dengan Barca.

Antara team-team unseeded lain, Barcelona jadi nama yang paling mencolok. Apa saja hasil drawing 16 Besar Liga Champions, El Barca ditegaskan terjebak dalam tanding maut.

Drawing 16 Besar Liga Champions sendiri akan dikerjakan di basis UEFA di Nyon, Swiss, di hari Senin tanggal 14 Desember kedepan. Drawing 16 besar Liga Champions dikerjakan pada jam 12.00 waktu di tempat, atau seputar jam 18.00 WIB.

Baca juga : Apa Iya Man City Diuntungkan Menjelang Derby Manchester

 

 

Khabib Nurmagomedov lagi diisukan akan comeback ke UFC. Khabib juga mendadak berbicara masalah uang, apa ‘The Eagle’ matre?
UFC 254 jadi pentas paling akhir Khabib Nurmagomedov. Di Fight Island, Abu Dhabi di akhir Oktober tempo hari, Khabib hadapi Justin Gaethje dalam menjaga sabuk juara kelas enteng.

Khabib Nurmagomedov, seperti umumnya tampil menguasai. Khabib hanya perlu dua ronde untuk menumpaskan perlawanan ‘The Highlight’, melalui triangle choke.

Sesudahnya, petarung asal Dagestan itu mengatakan pensiun. Itu tidak terlepas dari si ayah Abdulmanap yang meninggal pada bulan Juli tempo hari dan si ibu yang tidak ingin menyaksikan Khabib bertanding kembali.

Khabib tutup penjelajahan di dunia MMA dengan rekor cemerlang. Dianya tidak pernah kalah dari rekor kemenangan 29-0, lalu selaku juara kelas enteng UFC, dan menjadi petarung terhebat pound-for-pound di UFC.

Baca juga : Apa Iya Man City Diuntungkan Menjelang Derby Manchester

Tetapi rasanya, beberapa penggemar tidak ikhlas hati menyaksikan Khabib Nurmagomedov pensiun. Khabib dipandang kembali di pucuk kemasyhuran dan masih tetap bertanding.

Karena itu, isu Khabib comeback lagi muncul. Conor McGregor ingin rematch, Tony Ferguson belum bertanding dengannya, dan pasti pertempuran mimpi hadapi legenda Georges St-Pierre.

Seringkali Khabib Nurmagomedov mengatakan jika tidak ada keinginan pengin bertanding kembali. Untuk Khabib, dianya telah menunjukkan selaku petarung terhebat dan telah menumpaskan banyak nama besar.

Belakangan ini, Khabib Nurmaagomedov kembali lagi ditanyakan masalah dianya comeback. Dikutip dari medium Rusia, RT, Khabib ditanyakan masalah kesempatan kembali lagi bertanding ke UFC.

Kembali lagi, Khabib ngomong tidak kembali lagi bertanding. Tetapi Khabib, mendadak menyentuh masalah uang.

“Dana White (Presiden UFC) akan memikat saya dengan uang yang banyak. Pikirkan bila ia menawari uang sebesar 100 juta USD (Rp 1,4 triliun-red), itu bakal menjadi permasalahan,” kata Khabib sekalian tersenyum.

Baca juga : Edouard Mendy Pada akhirnya Buat Kekeliruan

 

Pep Guardiola menampik asumsi Manchester City diuntungkan menjelang Derby Manchester. City dapat istirahatkan team pokoknya sebab telah bisa lolos di Liga Champions.
City tinggal hadapi ‘laga formalitas’ waktu melayani Marseille di matchday 6, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB. Hasil pertandingan itu tidak mengubah the Citizens yang sudah ditegaskan selaku juara Group C dengan pencapaian sekarang ini 13 point.

Keadaan itu memungkinan Guardiola untuk merotasi skuadnya dengan memberi menit bermain ke pemain lapisan. Apa lagi, Manchester City akan hadapi laga penting penuh gengsi saat berkunjung ke basis Manchester United diakhir pekan.

Saat itu MU malah hadapi keadaan kebalikannya. The Red Devils perlu turunkan kemampuan penuh untuk bertanding habis-habisan di basis RB Leipzig untuk maju ke babak 16 besar Liga Champions.

Baca juga : Edouard Mendy Pada akhirnya Buat Kekeliruan

Manager City Pep Guardiola tidak percaya teamnya diuntungkan. Menurut mantan pembesut Barcelona dan Bayern Munich itu, beberapa pemain Manchester United tidak dipengaruhi ingat Derby Manchester akan berjalan panas.

Saya cukup percaya itu ialah satu derby dan kami akan konsentrasi dan memiliki komitmen dan ini berarti beberapa pemain tidak capek, malah kebalikannya,” papar Guardiola diambil ESPN.

City 2x kalah dalam lima Derby Manchester paling akhir, terhitung kekalahan berturut-turut semenjak menang 0-2 di Old Trafford pada April 2019. Guardiola optimis akan meraih hasil bagus ingat stabilitas City habis cuman sekali kalah dalam delapan pertandingan paling akhir di liga.

“Kami sedang dalam peristiwa yang baik saat ini. Kami telah lebih baik dibanding satu bulan kemarin tetapi itu lumrah sich. Saat ini yang perlu ialah kami tidak jauh dari kelas atas dan telah maju ke babak selanjutnya [di Liga Champions]. Ini penting. Saat ini kami pengin supaya tetap berkompetisi,” sebut Guardiola memandang Derby Manchester.

Baca juga : Lionel Messi di Tingkat Rekor Gol Pele

 

 

Edouard Mendy demikian kuat jaga gawang Chelsea. Tetapi Mendy pada akhirnya buat kekeliruan , saat hadapi Leeds United.

Chelsea vs Leeds United berlaga di Stamford Bridge, Minggu (6/12/2020) pagi hari WIB dalam kelanjutan Liga Inggris.

Chelsea ketinggalan lebih dahulu dari Leeds United melalui gol Patrick Bamford.

Olivier Giroud selanjutnya membalas untuk memaksakan paruh pertama usai 1-1.

The Blues mengubah kondisi di babak ke-2 . Kurt Zouma dan Christian Pulisic bawa Chelsea meraih kemenangan dengan score 3-1.

Baca juga :  Lionel Messi di Tingkat Rekor Gol Pele

Hasil ini untuk saat ini bawa Chelsea ke pucuk Klasemen Liga Inggris dengan 22 point,

di atasnya Tottenham Hotspur dan Liverpool yang akan baru bermain nanti malam. Leeds ada di status ke-13 dengan 14 point.

Gol pertama Leeds United jadi perhatian, terutamanya untuk bekas penjaga gawang Chelsea dan West Ham United, Rob Green.

Untuknya, Edouard Mendy membuat kekeliruan.

“Edouard Mendy keluar begitu awal dari gawangnya. Walau sebenarnya ada Kurt Zouma di sana,

tetapi kemungkinan sebab Patrick Bamford lari kuat, hingga Mendy memutuskan untuk maju,” jelas Rob Green seperti dikutip dari Mirror.

“Itu satu keragu-raguan dari Mendy,” sambungnya.

 

Lionel Messi mempunyai potensi pecahkan rekor gol punya Pele pekan ini. La Pulga cuman perlu 2 gol kembali untuk menyamakan dapatkan gol O Rei (Si Raja) di satu club.
Messi sekarang ini memiliki gelar selaku top scorer Barcelona selama hidup. Semenjak meniti karier di Camp Nou pada 2004, bintang Argentina itu keseluruhan sudah menjebloskan 641 gol.

Dengan catatannya itu, Messi tempati urutan ke-2 selaku pemain dalam jumlah rekor gol paling banyak di satu club. Peraup enam Ballon d’Or itu cuman kalah atas catatan bagus yang dipunyai legenda Brasil, Edson Arantes do Nascimento alias Pele.

Pele masih menempati urutan kesatu selaku pemain dalam jumlah gol paling banyak di satu club. Peraup tiga gelar Piala Dunia itu keseluruhan telah menjebloskan 643 gol sepanjang 18 tahun profesinya di Santos.

Baca juga : Real Madrid Nelangsa, Cristiano Ronaldo Dibawa-bawa

Di akhir pekan ini, Lionel Messi mempunyai peluang buat menyamakan rekor punya Pele saat Barcelona memainkan partai tandang ke basis Cadiz dalam kelanjutan Liga Spanyol. La Pulga diprediksikan akan tampil jadi starter pada pertandingan itu.

Jika Messi sanggup cetak 2 gol ke gawang Cadiz, karena itu dianya akan bersanding dengan Pele selaku pemain dalam jumlah gol paling banyak di satu club sejauh riwayat. Tidak itu saja, bintang 33 tahun itu bahkan juga dapat melebihi catatan O Rei, karena dianya masih aktif bela Barcelona sampai 2021.

Lionel Messi sendiri telah cetak tujuh gol dari 12 performanya di semua persaingan musim ini. 4 gol ditorehkannya di Liga Spanyol, sesaat bekasnya di gelaran Liga Champions Daftar Situs Judi Slot Online Terpercaya

Di bawah ini lima pembuat gol paling banyak di satu club sejauh riwayat:

1. Pele (Santos) – 643 gol

2. Lionel Messi (Barcelona) – 641 gol*

3. Gerd Mueller (Bayern Munich) – 566 gol

4. Fernando Peyroteo (Sporting Lisbon) – 544 gol

5. Josef Bican (Slavia Praha) – 534 gol

 

 

Real Madrid kembali tidak berdaya di semua persaingan awalnya musim ini. Tertatih-tatih di Liga Spanyol dan Liga Champions, apa dampak ditinggalkan Cristiano Ronaldo?
Real Madrid kembali kelelahan. Di Liga Spanyol, Los Blancos sesaat ada di rangking ke-4 dengan 17 point, beda tujuh point dari Real Sociedad di pucuk.

Malahan, Real Madrid telah 3x menerima kekalahan. Jumlah kalahnya telah menyamakan musim kemarin, saat mereka juara Laliga.

Di gelaran Liga Champions, nasib Real Madrid setali tiga uang. Sesaat Los Blancos duduk di rangking ke-3 dengan 7 point di bawahnya Borussia Moenchengladbach (8 point) dan Shakhtar (7 poin), di mana wakil Ukraina itu unggul head-to-head atas Madrid. Madrid hanya ada di atas Inter Milan, yang baru mengumpulkan 5 point.

Di laga pemungkas group, segala hal bisa berlangsung. Madrid dapat selamat atau turun kelas ke Liga Europa.
Dikutip dari medium Spanyol, Marca, Real Madrid yang kembali nelangsa disangkutpautkan dengan Cristiano Ronaldo. Tidak sangsi, semenjak CR7 pergi benar-benar tidak ada kembali sosok sangar di lapangan yang rajin membuat gol.

Real Madrid melepaskan Cristiano Ronaldo pada tahun 2018 ke Juventus. Saat di Juventus, Ronaldo telah menyembahkan dua gelar Serie A dan lagi cetak gol.

Pada musim pertama kalinya, Ronaldo cetak 21 gol di Liga Italia selanjutnya naik jadi 31 gol pada musim ke-2 nya. Musim 2020/2021 ini, telah delapan gol dibuatnya dari 5 laga.

Cristiano Ronaldo sudah berumur 35 tahun, umur senjakala untuk seorang pemain sepak bola. Tetapi Ronaldo, tidaklah habis!

Sesudah ditinggal Cristiano Ronaldo, pekerjaan cetak gol di Real Madrid bertopang pada Karim Benzema. Musim 2018/2019 dan 2019/2020, Benzema sanggup menyarangkan semasing 21 gol.

Tetapi jika Benzema sedang luka, nampaklah ‘bencana’. Tidak ada kembali mesin pencetak gol yang okke punyai.

Eden Hazard yang dihadirkan dari Chelsea musim kemarin lebih banyak habiskan waktu di ruangan perawatan sebab luka. Strikkekr baru Cedera Jovic belum berkilau, juga pemain yang lain seperti Vinicus Jr dan Rodrygo belum stabil.

Jumlah pencapaian gol Real Madrid tipis-tipis. Musim kemarin saat juara Laliga, mereka hanya dapat menyarangkan 70 gol dari 38 laga. Satu gol yang lumayan sedikit.

Apa lagi di transfer bursa musim panas lalu, Real Madrid pun tidak datangkan penyerang baru. Nama Kylian Mbappe sempat muncul, tetapi hanya berbuntut jadi isu semata-mata.

Jeleknya perform Real Madrid berpengaruh ke rumor pemberhentian pelatih Zinedine Zidane. Real Madrid benar-benar sedang dalam status yang tidak aman dan tidak tenteram, pada musim yang baru memulai ini.

Sebatas catatan, Cristiano Ronaldo bela Real Madrid dari tahun 2009 sampai 2018. Dianya sanggup cetak 450 gol dari 438 laga di semua persaingan.

Jadi rasanya, apa dampak Cristiano Ronaldo yang pergi telah berasa benar di badan Madrid?

 

 

http://68.183.183.3/ – Kejadian menakutkan berlangsung di balapan Formulasi 1 Grand Prix Bahrain. Romain Grosjean alami jatuh, sampai mobilnya terbakar luar biasa dan terbelah dua.

Balapan F1 2020 seri GP Bahrain berjalan di Circuit Internasional Bahrain, Minggu (29/11/2020) malam WIB. Juara dunia F1 2020,

Lewis Hamilton, mengawali balapan selaku pole position.

Di saat balapan baru masuk lap pertama, berlangsung kejadian yang menerpa pembalap team Haas F1, Grosjean.

Mobil Haas VF-20 kepunyaannya ditubruk dari belakang oleh Daniil Kvyat (AlphaTauri), sampai percikan api keluar dibagian belakang kendaraannya.

Mobil Romain Grosjean selanjutnya melaju ke segi circuit dan menubruk barrier. Ledakan besar terekam camera membakar kendaraan pria 34 tahun itu.

Mujur, Grosjean sukses keluar dari kendaraannya dan selamat dari peristiwa menakutkan yang dapat mencelakakan dianya. Dia segera dibantu team klinis.

Petugas langsung berusaha mematikan api yang membakar mobil Grosjean. Kendaraan celaka itu terlihat terbelah dua saat api telah sukses dipadamkan.

Bendera merah dikibarkan sesudah kejadian yang menerpa Romain Grosjean. Perlombaan disetop sesaat sepanjang 45 menit.

 

 

Ryan Mason harus pensiun karena luka dibagian tengkorak kepala. Mason juga lalu mengomentari pengatasan luka beradu kepala David Luiz dan Raul Jimenez.
Laga Arsenal vs Wolverhampton di Emirates Stadium, Senin (30/11/2020) pagi hari WIB baru saja berjalan 5 menit waktu tanding udara seram di antara Luiz dan Jimenez berlangsung. Bentrokan yang diterima Jimenez membuat tidak dapat meneruskan permainan.

Saat itu, Luiz mendapatkan perawatan seputar 10 menit. Luiz yang berdarah kenakan perban di kepalanya dan sempat bermain sampai babak pertama habis, saat sebelum diganti Rob Holding.

Lalu, bagaimana Jimenez? Pemain dari Meksiko itu langsung dibawa ke rumah sakit. Dalam perubahannya, tengkorak Jimenez retak untuk selanjutnya dioperasi. Sekarang ini keadaan Jimenez telah konstan pascaoperasi dan menanti pemulihan yang tentu saja memerlukan waktu lama.

Pasalnya luka kepala termasuk sangatlah riskan dan dapat memberikan ancaman nyawa pemain. Ryan Mason, mantan pemain Tottenham Hotspur dan Hull City, jadi korban dari luka kepala ini.

Pada 2017, Mason bertabrakan kepala dengan bek Chelsea Gary Cahill. Sayang, profesi Mason tidak dapat bersambung sebab luka itu hingga harus pensiun awal di umur 26 tahun.

Mason lalu gaungs menyaksikan pengatasan luka Jimenez dan khususnya Luiz yang diberi peluang untuk main

Menurut Mason, ini dapat mencelakakan profesi Luiz.

“Saya benar-benar berduka menyaksikan hal ini berlangsung kembali di atas lapangan sepakbola, ini benar-benar serius,” tutur Mason ke talkSPORT.

“Benar-benar sayang kejadian saya dahulu tidak mengganti apapun; apa yang semestinya dikerjakan beberapa orang ialah mulai mengetahui jika ini ialah suatu hal yang paling, benar-benar serius,” tambahnya.

“Jujur saja, saya kaget sekali David Luiz masih dibolehkan main. Saya tidak mengomentari team dokter Arsenal sebab ialah prosedur di situ dan saya percaya ia telah mengikut itu.”

“Tetapi, prosedur kesehatan yang ada masih kurang bagus; tidak cukup diberi waktu 2-3 menit, masih kurang.”

“Saya menyaksikan dan langsung memikir jika ke-2 pemain itu tidak bisa bermain kembali. Kadang Anda harus dapat lupakan prosedur dan sedikit memikir logis.

“Ketentuannya harus dirubah. Terang waktu lima menit di atas lapangan itu tidak cukup buat memutus apa seorang pemain itu gegar otak atau mungkin tidak, yang ada malahan tergesa-gesa.”

“Prosedur yang ada sekarang ini tidak baik dan benar-benar beresiko,” tutup Ryan Mason.